Avenge The Princess

Avenge The Princess
EP 102


__ADS_3

Cuplikan


Zhuo Zhang melihat Xie Lin menjadi kesal segera menatap seseorang yang membentak Xie Lin itu


"apa kau mau mati hah?" ucsp Zhuo Zhang dengan tatapan membunuhnya pada seseorang tersebut


"ya-yang mulai raja?! apa yang anda lakukan disini? mohon maafkan hamba jika manusia kotor itu mengganggu pemandangan anda, saya akan segera membunuhnya untuk anda." ucap seseorang tersebut pada Zhuo Zhang


"membunuhnya? kau ingin membunuh ratuku? apa kau sudah bosan hidup?"ucap Zhuo Zhang pada seseorang itu


seketika semua orang yang ada di sana terkejut mendengar perkataan dari Zhuo Zhang


dan beralih menatap Xie Lin yang sedang asik bertaruh


......................


"apa?! ratu?!" pekik semua orang yang ada di dalam rumah judi tersebut seraya menatap Xie Lin


sedangkan Xie Lin yang ditatap berbalik dan melihat semua orang yang menatapnya


"kenapa kalian melihatku? mau aku pukul?" ucap Xie Lin dengan tatapan tajam nan membunuh


seketika semua orang yang ada disana segera berbalik dan kembali ke aktivitas mereka masing masing dengan tertekan


Xie Lin akhirnya kembali ke aktivitasnya juga dan mulai bertaruh


Zhuo Zhang memperhatikan Xie Lin yang tengah bertaruh terlihat menggemaskan ketika memenangkan taruhan


tak butuh waktu lama bagi Xie Lin untuk membangkrutkan rumah judi tersebut


pemilik rumah judi itu terkejut dan menganga melihat kepergian Xie Lin dengan Zhuo Zhang


"dia sungguh wanita yang hebat." ucap salah satu orang yang ikut bertaruh tadi pada pemilik rumah judi


pemilik rumah judi tersebut hanya bisa menganggukkan kepalanya dengan pasrah sambil menggigit sarung tangannya


sedang Xie Lin yang keluar dengan banyak uang begitu gembira dan bernyanyi nyanyi sepanjang perjalanan


"kelihatannya kau sangat bahagia." ucso Zhuo Zhang pada Xie Lin yang tersenyum senyum


"hehehe…aku tentu saja bahagia, aku mendapatkan banyak uang hari ini." ucap Xie Lin pada Zhuo Zhang dengan senyuman

__ADS_1


Zhuo Zhang kembali tersenyum dan mengelus kepala Xie Lin dengan lembut


sedangkan Xie Lin yang kepalanya dielus merasa geli dan segera berlari menjauh dari Zhuo Zhang dan menuju ke penjual aksesoris jalanan


Xie Lin melihat banyak aksesoris pasangan dan mencari yang tidak berpasangan akan tetapi tidak ada


"apa tidak ada kalung atau gelang atau aksesoris apalah yang tidak berpasangan?" ucap Xie Lin pada penjual aksesoris itu


"ada, itu sebuah kalung mutiara, aku menemukannya ditengah jalan menuju ke mari." ucap penjual aksesoris itu pada Xie Lin


Xie Lin menganggukkan kepalanya dan penjual aksesoris itu dengan segera mengambikannya untuk Xie Lin


Xie Lin yang telah mendaptkan kalung mutiara tersebut tersenyum dan memberikan satu tael perak pada penjual aksesoris itu


"ini terlalu banyak nona." ucap penjual aksesoris itu pada Xie Lin


"tidak apa apa, ambil saja kembaliannya anggap saja aku memberikan sedikit upah padamu." ucap Xie Lin yang asal asalan


sang penjual aksesoris itu tersenyum menyeringai ketika melihat kepergian Xie Lin Dan seraya menghilang dari sana


sedangkan Zhuo Zhang yang kehilangan arah dimana Xie Lin pergi menjadi sedikit panik dan mencoba memanggil nama Xie Lin


Xie Lin yang mendengar namanya dipanggil segera berjalan ke arah suara tersebut dengan cepat


dan terlih Zhuo Zhang yang sedang mencari Xie Lin kemana mana


Xie Lin mendekati Zhuo Zhang secara perlahan dari belakang dan mengejutkan Zhuo Zhang yang tengah mencari


Xie Lin Tekekeh melihat Zhuo Zhang yang terkejut sedangkan Zhuo Zhang yang terkejut melihat ke belakang dan ternyata orang yang mengejutkannya adalah Xie Lin


"haih…aku telah mencarimu kemana mana dan ternyata kau ada di belakang." ucap Zhuo Zhang pada Xie Lin sambil tersenyum


"hehe…maafkan aku tuan, lain kali aku tidak akan mengulanginya lagi." ucap Xie Lin pada Zhuo Zhang


"baiklah tapi bisakah kau mengganti panggilanmu padaku itu? sebutan tuan terdengar sangat asing." ucap Zhuo Zhang pada Xie Lin


"kalau begitu kau mau dipanggil apa?" ucap Xie Lin pada Zhuo Zhang


"panggil aku Zhang, mulai sekarang oanhgitaku Zhang." ucso Zhuo Zhang pada Xie Lin


Xie Lin menatap Zhuo Zhang sejenak dan memanggil Zhuo Zhang dengan panggilan Yang Zhuo Zhang katakan dengan sangat ketus kemudian pergi duluan dari sana

__ADS_1


Zhuo Zhang yang dipanggil begitu merasa senang dan segera menyusul Xie Lin pergi dari sana


terlihat Xie Lin yang sedang jalan jalan dan menemukan penjual permen buah dan segera menghampirinya dan membeli lima tusuk permen buah


Xie Lin yang menyadari Zhuo Zhang yang terus menatapnya berhenti dan menawari Zhuo Zhang setusuk permen buah


Zhuo Zhang yang ditawari setusuk permen buah oleh Xie Lin merasa senang dan dengan cepat mengambilnya dari tangan Xie Lin


Xie Lin yang melihat Zhuo Zhang bertingkah kekanak kanakan didepannya menghela napas pasrah dan kemudian lanjut berjalan pulang


setelah berjalan cukup lama akhirnya mereka berdua sampai di istana dan Xie Lin segera berjalan menuju ke kamarnya dengan lelah


sedang Zhuo Zhang yang masih memiliki tugas diruang kerjanya segera ke sana dan menyelesaikan tugasnya yang menumpuk banyak


Xie Lin yang telah sampai di kamarnya segera membaringkan tubuhnya di atas kasur dan tertidur pulas


keesokan paginya Xie Lin bangun kesiangan dan langsung mandi dengan singkat dan segera menuju ke ruang makan


di sana terlihat Zhuo Zhang yang sedang menjngf Xie Lin dengan mata panda


Xie Lin yang melihat hal tersebut terkekeh kecil dan duduk di kursinya kemudian makan bersama Zhuo Zhang


"ada apa dengan matamu? apa kau tidak tidur semalam Zhang?" ucap Xie Lin pada Zhuo Zhang sambil terkekeh kecil


"hoam…banyak tugas yang menumpuk di atas meja kerja ku dan aku harus mengerjakannya dalam semalam jadi tidak sempat tidur." ucsp Zhuo Zhang pada Xie Lin yang mengantuk


Xie Lin melihat Zhuo Zhang begitu menderita karena tugas yang menumpuk merasa kasihan


"kukira iblis bisa tidak tidur berjalan hati hari bahkan ber tahun tahun ternyata… em tapi sebaiknya kau tidur dulu sesudah makan, kau akan sakit jika terus begini." ucso Xie Lin yang segera mengubah Topi pembicaraannya


Zhuo Zhang terkekeh kecil kemudian menyudahi makannya dan segera keruang kerjanya dan lanjut mengerjakan tugasnya sedangkan Xie Lin yang ditinggal sendiri tidak mau kalah dan segera menanyakan Arah menuju ke ruang kerja Zhuo Zhang


setelah mengetahui arah menuju ke ruang kerja Zhuo Zhang Xie Lin berjalan dengan cepat dan membuka pintu ruang kerja Zhuo Zhang secara perlahan dan melihat Zhuo Zhang yang sedang tertidur pulas di meja kerjanya tanpa menggunakan selimut


Xie Lin yang kasihan melihat Zhuo Zhang yang tertidur mendekat dan mengeluarkan selimut dari dalam ruang dimensinya dan menyelimutinya Zhang


Kemudian mencoba membaca dokumen dokumen yang ada di atas meja Zhuo Zhang dan membantu Zhuo Zhang mengerjakannya


setelah beberapa jam akhirnya selesai Xie Lin pergi dari sana meninggala Zhuo Zhang yang masih tertidur


see you

__ADS_1


__ADS_2