
Cuplikan
akhirnya aku di usir dari Perguruan Yingzhou dan harus berkelana mencari tempat tinggal
tapi juga tidak bisa dibilang berkelana karena aku memiliki Markas pembunuh bayaran yang bisa aku tinggali semauku."ucap Xie Lin pada Jia Ning Shu dan Jia Qing Gang
Jia Qing Gang dan Jia Ning Shu meng oh kan perkataan dari Xie Lin sambil mengangguk anggukkan kepalanya
"jadi seperti itu yah…sepertinya Nona besar memang sudah kelewatan." ucap Jia Qing Gang
......................
"jadi aku ke sini mau membalas semua perbuatannya padaku dulu, aku sudah berbaik hati menampungnya dan menjaganya juga melindunginya tapi dia malah membalasku dengan tuduhan seperti itu? heh! tidak akan aku biarkan." ucap Xie Lin yang kini rambutnya berubah menjadi marah dan putih
Jia Qing Gang dan Jia Ning Shu yang melihat perubahan Xie Lin terkejut dan merasa sedikit takut
"hm…baiklah, tapi obati dulu luka yang ada di tanganmu itu." ucap Jia Qing Gang pada Xie Lin
Xie Lin menatap tangannya yang terluka kemudian mengulurkantangan yang satunya lagi
dan secara perlahan muncul cahaya di tangan Xie Lin Dan secara beransur ansur luka yang ada di tangan Xie Lin perlahan puli
"sudah tidak apa apa, kalau begitu aku kembali deluan ya." ucap Xie Lin kemudian pergi dari ruang makan
sedangkan Jia Qing Gang dan Jia Ning Shu yang lihat elemen cahaya dari Xie Lin sekali lagi terkejut
sedangkan Xie Lin kini terlihat sedang berbaring di atas kasurnya dan seperti memikirkan sesuatu
"Xie Lin, berhenti memikirkan orang itu, bersantailah satu hari sebelum memulai pembalasanmu." uczp Zhuo Zhang dari dalam ruang dimensi Xie Lin
__ADS_1
"tapi Zhang…aku tidak bisa melupakan orang itu, tapi aku akan coba untuk melupakannya." ucap Xie Lin pada Zhuo Zhang
sebelahnya Xie Lin kembali tertidur dan menunggu hingga Sore hari datang dan membangunkannya
Zhuo Zhang yang melihat Xie Lin yang sudah kecanduan tidur tak bisa berbuat apa apa lagi
disisi lain terlihat seorang kakek dan nenek yang bolak balik seperti sedang memikirkan sesuatu
"nenek kakek, apa yang kalian khawatirkan?" ucap seorang laki laki pada kakek dan nenek itu
"Cheng, aku sedang memikirkan keadaan adikmu sekarang, apakah disana dia baik baik saja?" ucap nenek itu pada laki laki itu
benar, laki laki itu adalah Bai Qing Cheng kakak laki laki Xie Lin
dan kakek dan nenek itu adalah ding Liu Xing dan Gao meng ji'a yang merupakan kakek dan nenek Xie Lin
"huh…kalau nenek menghawatirkan keadaan Xie Lin, nanti Sore kira hubungi Xie Lin lewat baru transportasi suara ini, karena kalau jam jam segini mungkin Xie Lin sedang tidur." ucap Bai Qing Cheng pada Gao meng ji'a
Bai Qing Cheng mengangguk anggukkan kepalanya dan pergi dari sana
sedangkan ding Liu Xing dan Gao meng ji'a yang langsung berangkat ke istana bersama
kini orang yang dibicarakan sedang asik asikan tidur tanpa gangguan apa apa
terlihat Xie Lin tertidur dengan sangat nyenyak tanpa mempedulikan keadaan sekitarnya
"Xie Lin bangunlah…ada seseorang yang berniat buruk padamu di dalam kamarmu." ucap Zhuo Zhang pads Xie Lin yang masih tertidur
"Xie Lin bangun!" pekik Zhuo Zhang lewat telepati pada Xie Lin
__ADS_1
Xie Lin yang mendengar suara telepati dari Zhuo Zhang terkejut dan langsung membuka matanya
"apa Zhang?" ucap Xie Lin pada Zhuo Zhang lewat telepati
"ada seseorang yang ingin berniat membunuhmu di dalam kamarmu." ucap Zhuo Zhang pada Xie Lin
Xie Lin yang mendengar perjalasan dari Zhuo Zhang sedikit terkejut dan langsung mempersiapkan diri akan serangan dari seseorang itu
dan benar saja, beberapa pisau muncul dan menghujat Xie Lin
untungnya pendengaran Xie Lin cukup tajam dan bisa mendengar suara gerakan yang seseorang itu lakukan sehingga memudahkannya untuk menghindari serangan tersebut
setelah serangan pertama selesai lanjut serangan kedua dari seseorang itu yang merupakan sebuah cakram beracun yang dilemparkan ke arah Xie Lin
Xie Lin menghindarinya dengan cukup cepat meski belum bangun dari tempat tidurnya
dan lanjut serangan ketiga diluncurkan oleh seseorang itu yaitu sebuah serangan elemen dari api
terlihat beberapa bola api yang cukup besar mengarah ke Xie Lin
Xie Lin dengan sigap bangun dan menangkis serangan bola api itu
selanjutnya adalah giliran Xie Lin
Xie Lin membuat sebuah bola api yang sama dengan apa yang seseorang itu lemparkan padanya
akan tetapi Xie Lin menambahkan elemen Angin ke dalam elemen api tersebut juga sebuah obat tidur
Xie Lin menyerang seseorang itu dengan sekali gerakan dan berhasil menumbangkan seseorang itu
__ADS_1
Xie Lin kemudian menggunakan elemen tumbuhannya dan langsung mengikat seseorang itu dan membawanya turun ke bawah
see you