
Cuplikan
pria itu bersama dengan pengawalnya terkejut mendengar cerita tentang Xie Lin yang diceritakan oleh pelayan rumah judi tersebu
dan diwaktu yang bersamaan pria itu menyeringai dan meminta pengawalnya untuk mencari tahu keberadaan Xie Lin saat ini
setelah menunggu selamanya setengah jam pengawal pria itu kembali dan melaporkan hasil pencariannya
"lapor Tuan, wanita itu bernama Xuan Xie Lin, putri ketempat dari Kaisar Xuan kerajaan Xuan dan merupakan peserta pertandingan yang Ayahanda tuan adakan dan terakhir wanita itu adalah murid perguruan Yingzhou dan wanita itu bersama rombongannya tinggal di penginapan Luo yang."ucap pengawal pria itu
pria itu tersenyum menyeringai dan berjalan keluar dari rumah judi dan pergi mencari Xie Lin
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
sedangkan orang yang dicari kini mampir lagi di rumah judi yang lainnya dan membuat rumah judi itu ikutan bangkrut
Xie Lin keluar dengan wajah tersenyum dan menggoyang goyangkan kantong uang tak terbatasnya
sedangkan pria yang mencari Xie Lin kini menemukan keberadaan Xie Lin Dan mengikuti Xie Lin dari belakang
Xie Lin yang menyadarinya terus berjalan hingga menemukan sebuah rumah judi lagi dan alhasil Xie Lin memasukinya selama setengah jam dan nasib rumah judi itu berakhir sama dengan rumah judi lainnya yang Xie Lin buat bangkrut
pria itu dan pengawalnya terkejut melihat Xie Lin yang telah membuat tiga rumah judi terbesar di Ibukota Kekaisaran bangkrut dalam sekejap
hal itu jugalah yang membuat sang pria semakin tertarik pada Xie Lin
Xie Lin berjalan mencari rumah judi selanjutnya akan tetapi tiba tiba sebuah pameran membangkitkan semangat ketertarikannya
Xie Lin segera berlari menuju ke pameran tersebut dan melihat banyak benda berharga dan indah
Xie Lin melihat lihatnya dan tanpa sengaja melihat sebuah gelang antik yang ada di ujung
Xie Lin mengambil gelang antik tersebut dan membelinya kemudian Xie Lin memakainya di tangannya
diwaktu bersamaan banyak monster buas yang menerobos masuk dan menyakiti semua orang yang berlalu lalang di oasa
Xie Lin yang tidak tega melihatnya menjadi kesal dan maju menyerang para monster buas itu
__ADS_1
dengan cepat Xie Lin memotong leher monster buas itu dan membuat sebuah percikan darah dan mengenai bajunya yang putih bersih
pria itu terdiam bersama dengan pengawalnya melihat Xie Lin yang dengan mudah memotong leher monster buas itu
Xie Lin maju dengan cekatan dan menyelamatkan semua orang yang menjadi target dari para monster buas tersebut
setelah menyelamatkan semua orang yang ditargetkan Xie Lin mengeluarkan kipasnya dan menyerang para monster buas itu
dan dengan cepat Xie Lin mengalahkan semua monster buas itu dengan hitungan detik
sedangkan semua orang yang ada disana termasuk pria itu dengan pengawalnya terkejut bukan main melihat Xie Lin yang begitu kuat
dan alhasil Xie Lin mendapatkan banyak tepukan tangan dari orang orang sekitar
Xie Lin menjadi tersipu malu dan segera pergi dari sana kaan tetapi dicegah oleh orang orang yang dia tolong
"nona kecil jangan pergi dulu, terimalah hadiah dari kami anggap saja sebagai ucapan terima kasih kami karena telah menolong kami tadi." ucap perempuan penjual itu pada Xie Lin dengan ramah
Xie Lin menolak hadiah dari penjual itu akan tetapi penjual itu memaksa Xie Lin untuk menerimanya dan secara terpaksa Xie Lin menerimanya dan segera pergi dari sana
Xie Lin pulang dengan penuh dengan Senyuman di wajahnya membuat pengajar Li wenji dan Liu Duan mu serta Jing Xiao Leng ternganga tak percaya
sedangkan pengajar Li wenji dan Jing Xiao Leng serta Liu Duan mu yang penasaran segera mengintipi Xie Lin yang tersenyum senyum sendiri
didalam kamar sana terlihat Xie Lin yang tersenyum melihat hadiah yang dipegangnya
pengajar Li wenji dan Jing Xiao Leng serta Liu Duan mu menjadi semakin penasaran dan memasuki kamar Xie Lin
"Xie Lin kecil kenapa kau tersenyum senyum sendiri? apa ada sesuatu yang membuat mu bahagia?" ucap Jing Xiao Leng pada Xie Lin yang masih tersenyum
"Oh, ini aku dapat hadiah dari seorang penjual, aku senang sekali, kau tahu ini pertama kalinya aku mendapatkan sebuah hadiah dari seseorang dengan tulus." ucap Xie Lin dengan bahagia yang tampak jelas diwajahnya
pengajar Li wenji melihat hadiah Xie Lin Dan ternyata sebuah baju yang cocok untuk bertarung
baju itu memiliki motif dan warna yang sangat cocok dengan Xie Lin
pengajar Li wenji tersenyum dan membelai rambut Xie Lin dengan lembut
__ADS_1
"kalau begitu jagalah dengan baik baik pemberian dari orang." ucap pengajar Li wenji pada Xie Lin yang terlihat sangat bahagia
Xie Lin menganggukkan kepalanya dengan patuh kemudian menaruh kembali bajunya dengan sangat rapi
sedangkan Liu Duan mu yang melihat baku Xie Lin yang berlumuran darah penasaran
"Xie Lin ada apa dengan bajumu? kenapa banyak sekali darah di bajumu?" ucap Liu Duan mu pada Xie Lin
Xie Lin melihat pakaiannya yang penuh dengan darah kemudian berdiri
"jangan khawatir ini bukan darahku, ini darah dari monster Buas yang ku bunuh di pasar tadi."ucap Xie Lin pada Liu Duan mu dengan santai
"oh iya, tadi aku mampir ke sebuah rumah judi dan aku memenangkan semua taruhannya, bagaimana, aku hebat kan? aku membuat rumah judi itu bangkrut dan lagi! aku ke rumah judi selanjutnya dan coba tebak apa yang terjadi." ucap Xie Lin dengan gembira di hadapan ketiga pria itu
"uh…kau kalah taruhan?" ucap Jing Xiao Leng dengan ragu ragu
"salah, aku memenangkan semua taruhannya dan membuat rumah judi itu bangkrut dan untuk ketiga kalinya aku memasuki rumah judi aku juga memenangkan semua taruhannya dan membuat rumah judi itu bangkrut, jadi singkatannya aku membuat tiga rumah judi bangkrut." ucap Xie Lin pada ketiga pria yang ada di hadapannya
ketiga pria itu menganga tak percaya dengan apa yang Xie Lin katakan
Xie Lin memperlihatkan gelang ruangnya dan juga kantong uang tak terbatasnya yang dia dapatkan dari rumah judi
semua gelang ruang dan kantong uang Xie Lin penuh dengan uang taruhan yang Xie Lin menangkan
pengajar Li wenji seperti ingin pingsan segera di hadapan Xie Lin dan jing Xiao Leng dan Liu Duan mu yang seketika gemetaran dan mundur beberapa langkah sambil menutup mulut mereka melihat Xie Lin
Xie Lin bingung dengan sikap ketiga pria yang ada di hadapannya saat ini dan mendekati mereka bertiga
"tunggu, jangan sentuh aku sebentar, aku ingin menenangkan diri dulu." ucap Jing Xiao Leng kemudian segera pergi kamarnya dan disusul oleh Liu Duan mu dan pengajar Li wenji yang segera berlari meninggalkan Xie Lin sendirian di kamarnya
Xie Lin tak ingin ambil pusing dan memilih untuk mandi kemudian berpakaian lalu tidur hingga pagi
akan tetapi kali ini Xie Lin tidak makan malam karena merasa kenyang
sedangkan ketiga pria itu kini ada di lantai bawah dan makan sambil memikirkan apa yang Xie Lin katakan pada mereka bertiga
mereka bertiga memesan begitu banyak makanan dan menghabiskannya dengan sangat cepat kemudian kembali ke kamar masing masing dengan perut buncit
__ADS_1
see you