
cuplikan~
Xiongnu Merinding ketakutan dan menarik putri kedua pergi dari sana
"ck! sekelompok semut yang tidak tahu malu! sukanya mencari masalah!" ucap Xie Lin
"sudahlah meiemei, ayo pergi ke kantin. kami sudah lapar!" ucap pangeran kedua
Xie Lin berbalik dan berjalan ke kantin bersama saudara dan saudarinya
...----------------...
xie lin ke kantin bersama saudara dan saudarinya, tak berselang lama mereka sampai dikantin, xie lin melihat sekeliling dan menyadari kalau ternyata ada banyak murid baru di kantin dan diantaranya adalah teman sekelasnya
"di kantin ternyata sangat ramai." ucap Xie melihat sembari melihat sekeliling kantin
mereka melihat lihat sambil mencari tempat yang bagus untuk makan siang
"ah!", pangeran ketiga tanpa sengaja melihat sebuah tempat yang ada di sudut kiri kantin dan berdekatan dengan jendela serta cocok untuk bersantai sambil berbincang juga tidak terlalu ribut disana, " hei, kita duduk di sana saja."ucap pangeran ketiga sambil menunjuk ke arah tempat tersebut
Xie lin dan yang lainnya menyetujui pendapat pangeran ketiga dan ke sana
sesampainya disana Xie lin langsung memesan dua porsi paha ayam yang lumayan besar dan dua mangkuk sup, "bibi! dua porsi paha ayam ukuran sedang dan dua mangkuk sup!" Ucap Xie lin sambil sedikit berteriak pada seorang perempuan paruh baya yang bekerja di kantin
perempuan itu mendengar pesanan Xie lin dan segera menganggukkan kepala dan masuk ke dapur
,hahahahaha, sedangkan para gege dan jiejienya menertawakan sikap Xie lin yang menurut mereka sedikit rakus
Xie lin menatap gege gegenya dan juga jiejienya serta meimeinya dengan tatapan kesal, "kenapa kalian menertawakan ku, apa ada yang salah denganku." ucap Xie lin sambil melipat kedua tangannya di atas dadanya
sekali lagi gege gege dan jiejienya serta meimeinya tertawa melihat tingkah laku Xie lin yang terlihat menggemaskan
"hehehe tidak apa apa, hanya saja kau terlihat menggemaskan ketika kesal dan terlihat sedikit rakus saat kau memesan dua paha ayam ukuran sedang dan dua porsi sup." ucap pangeran kedua sambil terkekeh
Xie lin jadi tambah kesal karena dibilang rakus oleh gegenya, "jadi maksud gege aku rakus dan kelihatan gemuk, begitu."ucap Xie lin yang kesal
pangeran kedua melihat ekspresi Xie lin yang sudah kesal total dan meminta maaf pada Xie lin, " baiklah baiklah, maafkan aku ya meimei.", ucap pangeran kedua lalu pelayan kantin yang bertugas memberikan pesanan datang dengan dua porsi paha ayam ukuran sedang dan dua mangkuk sup
"ini pesanan anda nona." ucap pelayan kantin tersebut lalu pergi dari sana
Xie lin tanpa basa basi langsung memakan makanannya dengan lahap tanpa mempedulikan etika yang ada
dan setelah selesai makan perut Xie lin menjadi sakit sekali dan tak tertahankan, "ugh... ", Xie lin memegang perutnya yang sakit
Putri pertama melihat wajah Xie lin yang pucat dan bibirnya yang kering kelihatan dengan sangat jelas bahwa Xie lin sedang kesakitan
"Xie lin, wajahmu kelihatan pucat. apa kau baik baik saja?" tanya putri pertama pada Xie lin
__ADS_1
Xie lin membuka matanya dan menatap putri pertama dengan lemas dan kembali menutup matanya
"ugh... entah kenapa perutku tiba tiba saja sakit... " ucap Xie lin dengan lemah dan mulai kehilangan kesadaran nya
"Xie lin? Xie lin? bangun Xie lin! apa kau mendengarku?! Xie lin!" pekik putri pertama sambil menggoyang goyangkan tubuh Xie lin yang sudah melemah karena kesakitan
"a-aku baik baik saja... mungkin ada sesuatu di dalam makanan yang tadi aku makan... " lesu Xie lin dan akhirnya kehilangan kesadaran dan pingsan
semua saudara nya kaget karena Xie lin tiba-tiba pingsan dan segera menggendong Xie lin menuju tempat Xie lin
disana sudah ada seorang tabib yang sedang memeriksa keadaan Xie lin dan mengatakan kalau Xie lin telah diberikan sebuah obat yang membuat perut sakit
"obat yang membuat sakit perut?" bingung pangeran kedua
beberapa saat kemudian Xie lin tersadar dan mendengar bahwa ternyata dirinya diberikan obat sakit perut, 'siapa yang melakukannya' gumam Xie lin dalam hati
Xie lin mulai memikirkan Siapa dalang dibaliknya dan mendapatkan sebuah petunjuk kecil
"pasti ada seseorang yang sengaja memasukkan obat sakit perut ke dalam makanan Xie lin." ucap pangeran keempat
"mungkin ada orang yang tidak suka dengan adik Xie lin jadi melakukan cara kotor seperti ini untuk membalas adik Xie lin" ucap Putri ke tiga dengan menduga duga
seketika saja terlintas dibenak Xie lin seseorang yang sepertinya ada dendam dengan Xie lin dan orang itu adalah putri kedua
"atau mungkin orang yang melakukannya adalah Putri kedua." ucap Xie lin yang berhasil mengambil perhatian dari ketujuh saudara itu
"Xie lin! kau sungguh membuat kami khawatir."icao Putra Mahkota sambil memeluk erat Xie lin
Xie lin merasa sesak dan meminta Putra Mahkota untuk melepaskan pelukannya, " aku baik baik saja tapi mungkin aku akan segera pingsan lagi jika gege lang tidak melepaskan pelukan gege.", pekiknya
Xuan Yuan lang segera saja melepaskan pelukan nya dan segera meminta maaf pada Xie lin
"oh iya, kenapa kau bilang kalau pelakunya adalah Putri ke dua?" tanya xuan Yuan yu
Xie lin balik menatap xuan Yuan yu lalu menjawab pertanyaan dari xuan Yuan yu, "karena selain putri ke dua, aku tidak punya musuh lain, dan lagi pula orang yang sangat ingin menjatuhkan ku adalah Putri ke dua, itu saja." ucap Xie lin dengan santai
"ternyata begitu." ucap Putri pertama
'aku tidak pernah berpikir ini ulah putri ke dua, tapi memang benar putri kedua yang kelihatan sering mencari masalah dengan Xie lin'gumam putri pertama
Xie lin menatap putri pertama dengan tatapan aneh dan sulit diartikan
"kalau begitu apa yang harus kita lakukan?" tanya pangeran ke empat
Xie lin menatap keluar jendela dan memikirkan sebuah rencana untuk Putri kedua
Xie lin menyeringai dan menatap keempat pangeran dan ketiga Putri dengan tatapan yang sulit diartikan
__ADS_1
"kita bisa menjebaknya menggunakan rencananya sendiri, bagaiamana menurut kalian?" ucap Xie lin dengan penuh senyum yang sulit diartikan
keempat pangeran dan ketiga Putri tersebut merinding ketakutan melihat senyuman Xie lin
"menurutku rencana Xie lin cukup bagus." ucap pangeran ketiga
Xuan Yuan yu menganggukkan kepalanya dan menyetujui rencana Xie lin dan diikuti oleh yang lainnya
semuanya setuju dengan rencana Xie lin dan memulai aksinya pada malam hari, oh ya, mengenai kenapa rencananya dijalan pada malam hari aku juga gk tau ya😄
woke next >_<
akhirnya malam hari tiba dan saatnya Xie lin dan yang lainnya melancarkan rencana mereka
dibelakang sebuah paviliun terlihat Xie lin dan yang lainnya yang sudah siap
"jadi pertama Mei akan mengalihkan perhatian Putri kedua, Xie lin masuk... " ucap Xuan Yuan lang tertunda oleh Xuan Yuan yu, "rencanamu payah sekali, lebih baik salah satu dari kita masuk dari pintu belakang dan menyelinap ke dapur dan menaruh obatnya di makanan putri kedua." ucap Xuan Yuan yu yang menyampaikan pendapatnya
Xie lin mengangguk ngangguk dn memikirkan rencana Xuan Yuan yu, "boleh juga, kalau begitu aku akan masuk dan menyamar menjadi pelayan dan menyelinap ke dapur." ucap Xie lin dengan penuh percaya diri
ketiga putri secara serempak membentak perkataan Xie lin dan melarang Xie lin melakukan rencananya, "tidak bisa!!! itu terlalu bahaya untuk keselamatanmu Xie lin! kami tidak akan membiarkanmu dalam bahaya lagi." ucap putri pertama, ketiga, dan kelima secara bersamaan
Xie lin menatap ketiga putri dan menyakinkan ketiganya
"jangan khawatir, aku akan baik baik saja." ucap Xie lin sambil menepuk nepuk pundak Xuan Yuan Mei, "tapi... " ucapan Xuan Yuan Mei tertunda karena ucapan Xie lin, "tenang saja kak, kalian tunggu aku disini, aku akan masuk." ucap Xie lin lalu segera pergi menuju pintu belakang tempat putri kedua
kriek!
Xie lin membuka pintu belakang secara perlahan dan berhasil masuk dan mencari pakaian pelayan yang cocok dengannya
"apa tidak ada pakaian pelayan yang lebih kecil dari yang ini." ucsp Xie lin dengan kesal
tiba tiba seorang pelayan masuk ke dapur dengan sebuah loyan ditangannya
Xie lin melihat pelayan itu yang melihat seumuran dengan dirinya dan menyekap pelayan tersebut dari belakang dan mengambil pelayan tersebut dan memakainya
"maafkan aku, aku akan mengembalikan bajumu nanti." ucap Xie lin lalu mengambil loyang yang ada ditangan pelayan tersebut dan mengambil teh yang susah di seduh
"hmp! kau ingin membalasku dengan membuat perutku sakit!?" jeda Xie lin, "itu sungguh rencana yang penuh dengan lelucon, dan, aku akan mengembalikan rencana mu sendiri padamu." ucap Xie lin dengan senyuman devil
woke next_-
episode selanjutnya_-
jgn lupa like, komen, dn vote_-
ingat☝_-
__ADS_1