Avenge The Princess

Avenge The Princess
EP 69


__ADS_3

Cuplikan


sedangkan di sisi lain terlihat Xie Lin yang dan Liu Duan mu yang telah turun dari arena pertandingan bersama dan segera pergi ke kantin bersama


'tangan gadi ini sangat lembut dan hangat, aku ingin memegangnya terus.' Guamam Liu Duan mu dalam hatinya


"em…itu…apa aku bisa tahu siapa namamu?" ucap Liu Duan mu pada Xie Lin dengan sedikit ragu ragu dan malu malu


"namaku Xuan Xie Lin panggil saja Xie Lin." ucap Xie Lin pada Liu Duan mu sambil melihat ke arah Liu Duan mu dan tersenyum ramah


Liu Duan mu yang melihat senyuman dari Xie Lin seketika tersipu malu dan memalingkan wajahnya ke arah lain


...****************...


Xie Lin yang melihatnya terkekeh kecil dan terus menarik Liu Duan mu hingga sampai ke kantin


"aku mau pesan makanan ringan aja , kau mau pesan apa?"ucap Xie Lin pada Liu Duan mu


"terserah kau saja karena kau kan yang ingin mentraktir ku makan." ucap Liu Duan mu pada Xie Lin


"hehe…baiklah, bibi makanan ringannya Duan porsi." ucap Xie Lin oada bibi pelayan yang bertugas mencatat pesanan pembeli


Xie Lin Dan Liu Duan mu kemudian duduk di tempat masing masing sambil menunggu pesanan mereka datang


"kau dari sekte apa?" ucap Liu Duan mu pada Xie Lin


"aku? aku dari perguruan Yin, meski begitu aku ini putri kaisar kerajaan Xuan loh tapi putri terbuang."ucap Xie Lin pada Liu Duan mu


"putri terbuang? maksudnya apa?" ucap Liu Duan mu pada Xie Lin yang tidak mengerti


"putri terbuang itu ya seperti ini contohnya, pertama ia diabaikan oleh ayahnya dan tidak dipedulikan Oleh semua orang, kedua tidak memiliki teman, ketiga tinggal di tempat yang buruk dan tidak tinggal di istana yang megah dan mewa, kelima tidak menggunakan perhiasan atau pun gaun yang indah melainkan memakai pakaian yang compang camping,


keenam makanan yang tidak bergizi dan merupakan sisa sisa makanan yang tidak dimakan oleh keluarga kerajaan, ketujuh diperlakukan dengan buruk oleh pelayan pelayan, kedelapan tidak diberikan pendidikan yang pantas, kesembilan harus mencari nafkah sendiri untuk menghidupi diri sendiri,


ke sepuluh hidup bagaikan wabah bagi para anak anak yang seumuran dan tidak ada yang mau berteman dengan kita, kurang lebih begitulah kehidupan putri terbuang, kesebelas kita akan dipanggil sampah oleh semua orang."jelas Xie Lin dengan Panjang lebar pada Liu Duan mu


"berarti kau hidup sangat menderita dong di sana." ucap Liu Duan mu pada Xie Lin dengan rasa simpati


"tidak juga karena ketika aku berumur 14 tahun aku bertemu dengan saudara saudara ku dan disitulah penderitaan ku berkurang cuma salah seorang saudara ku sangat benci padaku dan berusaha membunuhku tidak peduli siang malam."ucap Xie Lin pada Liu Duan mu

__ADS_1


dan di waktu bersamaan pula makanan Xie Lin Dan Liu Duan mu sampai, "ini makanan anda nona Tuan, silahkan dinikmati." ucap bibi pelayan tersebut pada Xie Lin Dan Liu Duan mu kemudian pergi dari sana


Xie Lin tersenyum menanggapi perkataan bibi pelayan tersebut


Xie Lin mulai memakan makanannya sedangkan Liu Duan mu hanya mengacak ngacak makanannya dan terus melihat Xie Lin yang memakan makanannya dengan sangat ahap dengan tatapan sedih dan simpati terhad Xie Lin


'Xie Lin pasti sangat menderita waktu itu…tapi bisa bisanya dia tersenyum begitu.' Gumam Liu Duan mu dalam hatinya sambil terus melih Xie Lin yang makan


sedangkan Xie Lin terus ditatap menyadarinya dan melihat Liu Duan mu yang terus menatapnya


"kenapa kau terus menatapku dengan tatapan seperti itu?" ucap Xie Lin oada Liu Duan mu


seketika Liu Duan mu terkejut dan hampir menumpahkan makanannya


"eh? mana ada? aku tidak menatapmu terus kok." ucap Liu Duan mu dengan keringat dingin dahinya dan gelagapan


"hm…cepat makan makananmu nanti dingin dan tidak enak di makan."ucap Xie Lin pada Liu Duan mu


"ah…iya." ucao Liu Duan mu dengan suara rendahnya


setelah beberapa menit makan akhirnya Xie Lin Dan Liu Duan mu kenyang juga


"Xie Lin tempat mu dimana?" ucap Liu Duan mu pada Xie Lin


Xie Lin tidak berbicara dan hanya menunjuk pada pengajar Li wenji dan Jing Xiao leng


"oh, apa kau bisa pindah dan duduk di dekatmu?" ucap Liu Duan mu pada Xie Lin


Xie Lin menganggukkan kepalanya dan langsung naik ke tempatnya menggunakan Ilmu peringanan tubuhnya bersama dengan Liu Duan mu


pengajar Li wenji dan Jing Xiao leng yang melihat Xie Lin Dan Liu Duan menuju ke arah mereka terkejut dan menelan saliva mereka dengan kasar


'gawat, Xie Lin mengajak Liu Duan mu kesini.' Gumam Jing Xiao leng dalam hatinya sambil berkeringat dingin


"akhirnya aku bisa duduk juga." ucap Xie Lin seraya duduk di tempatnya


Liu Duan mu tidak melihat kursi yang kosong di dekat Xie Lin Dan menyuruh pengajar Li wenji untuk pindah kursi karena masih ada kursi kosong disamping pengajar Li wenji


"Tuan, bisakah anda pindah ke kursi yang disamping tuan itu? aku ingin duduk di samping Xie Lin." ucap Liu Duan mu dengan sopan pada pengajar Li wenji

__ADS_1


pengajar Li wenji segera pindah kursi karena tidak ingin mencari gara gara dengan Liu Duan mu


sedangkan Jing Xiao leng yang melihat pengajar Li wenji yang disingkirkan dari samping Xie Lin diam diam terkekeh kecil


Xie Lin mengeluarkan sebuah camilan dari dalam ruang dimensinya dan memakannya


sedangkan pengajar Li wenji dan kedua laki laki yang ada di samping Xie Lin menelan saliva mereka sambil terus melihat cemilan yang Xie Lin makan


Xie Lin yang menyadarinya segera mengambil lagi tiga cemilan dari dalam ruang dimensinya dan memberikan masing masing satu cemilan kepada ketiga laki laki yang ada di sampingnya


"Terima kasih Xie Lin kecil." ucap Jing Xiao leng pada Xie Lin


Liu Duan mu dan pengajar Li wenji melihat cemilan yang Xie Lin berikan pada mereka dengan bingung karena tidak tahu bagaimana cara membuka cemilan tersebut


Xie Lin yang melihatnya terkekeh dan mengambil cemilan, "cara membukanya seperti ini."ucap Xie Lin sambil membuka cemilan Liu Duan mu


keduanya menganggukkan kepalanya dan kemudian perlahan membukanya


keempatnya kemudian memakan cemilan nya dan lanjut menonton pertandingan tersebut hingga berakhir


" Xie Lin kau akan pulang?"ucap Liu Duan mu ketika melihat Xie Lin Dan pengajar Li wenji akan kembali kamar mereka masing masing


"iya, aku mengantuk dan ingin segera pulang lalu tidur." ucal Xie Lin pada Liu Duan mu seraya menguap


"kalau begitu sampai jumpa besok Xie Lin." ucap Liu Duan mu lada Xie Lin kemudian pergi duluan


setelah Liu Duan mu pergi Xie Lin Dan pengajar Li wenji juga pergi dari sama bersama dengan Jing Xiao leng


"ah…kita berpisah disini lagi…sampai jumpa besok Xie Lin." ucap Jing Xiao leng pada Xie Lin sambil melambaikan tangannya


Xie Lin melambaikan tangannya membalas lambaian tangan dari Jing Xiao leng kemudian pergi ke kamarnya


kriekkk....


suara pintu di buka


"aduh…seluruh tubuhku rasanya sakit semua…dan sangat bau, aku harus segera mandi dan tidur." ucso Xie Lin kemudian pergi mandi


seperti biasa Xie Lin bernyanyi sambil mandi setelah mandi Xie Lin menggunakan banu tidurnya dan tidur hingga menjelang pagi tanpa makan malam

__ADS_1


see you~


__ADS_2