
Cuplikan
"ini namanya steak, ini ayam panggang, ini mie rebus, ini sup ayam, ini ikan tumis, ini telur balado…" ucap Xie Lin sambil memperkenalkan semua makanannya pada semua koki yang ada di sana
"kalau kalian penasaran dengan rasanya kalian bisa mencobanya sedikit dan rasakan bagaimana rasanya." ucap Xie Lin pda semua Koki lagi
para koki dengan ragu ragu mencoba makanan Xie Lin Dan berakhir menyukainya dan menjadi ingin lagi
sayangnya semua makanan terse Xie Lin siapkan untuk keluarganya makan
tapi karena ingin berbagi Xie Lin memberikan beberapa masakannya dan membiarkan pelayan yang ingin Mencobanya memakannya
......................
Xie Lin membawa semua makannya ke ruang makan dan dibantu oleh beberapa pelayan di sampingnya
sesampainya disana Xie Lin langsung menaruh makannya diatas meja dan menajikann dengan penuh hati hati
setelahnya Xie Lin duduk dan makan bersama dengan keluarganya
kakek dan nenek Xie Lin yang merasakan masakan Xie Lin merasa terbuai dengan rasa masakan Xie Lin yang enak
"nak, masakanmu memang yang terenak." ucap Gao meng ji'a pada Xie Lin
"kalau begitu nenek makanlah yang banyak supaya sehat." ucap Xie Lin pada Gao meng ji'a sambil makan
sedangkan Zhuo Zhang yang melihat makanan Xie Lin memakannya dengan ragu ragu dan berakhir menyukainya dan terus makan hingga kenyang
ini pertama kalinya Zhuo Zhang makan sampai kenyang dan itu karena masakan Xie Lin
"masakanmu memang enak Xie Lin, lain kali jika kita ada di mana mana, kau saja yang masakkan aku makanan." ucap Zhuo Zhang pada Xie Lin
"ih…bodoh amat, masak saja sendiri." ucap Xie Lin dengan ketus pada Zhuo Zhang
Zhuo Zhang yang mendapatkan balasan seperti itu terkejut dan pergi duluan ke kamarnya
Xie Lin Yang melihat sikap Zhuo Zhang yang cemberut dan pergi terkekeh kecil kemudian ikut menyusul Zhuo Zhang
sedangkan kedua orang tua yang masih ada di ruang makan terkekeh kecil melihat kelakuan keduanya
setelahnya mereka pergi dan membiarkan pelayan membersihkan meja makan dan mencuci piring piring kotor
"Zhang, apa kau marah dengan perkataan ku tadi?" ucap Xie Lin pada Zhuo Zhang
__ADS_1
Zhuo Zhang tak membalas perkataan Xie Lin Dan pura pura tidur
sedangkan Xie Lin yang melihat sikap Zhuo Zhang yang kekanak kanakan. terkekeh kemudian pergi dari sana dan keluar jalan jalan di pasar
dan tentunya dilengkapi dengan topeng diwajahnya agar tidak ketahuan oleh orang orang
disana Xie Lin melihat berbagai macam makanan dan berbagai hal lainnya yang menarik
Xie Lin menghampiri setiap penjual dan membeli masing masing satu barang yang dijual setiap penjualnya
setelahnya Xie Lin lanjut jalan jalan dan melihat sekelilingnya yang aman dan damai
"permisi nona, apakah nona bisa mampir ke toko kami dan melihat lihat, siapa tahu nona tertarik membeli toko kami." ucap seseorang yang tiba tiba muncul di belakang Xie Lin
Xie Lin berbalik dan melihat dari atas sampai bawah seseorang itu dengan teliti
"baiklah, tuntun jalannya." ucap Xie Lin pada seseorang itu dengan singkat
seseorang itu menjadi senang dengan perkataan Xie Lin Dan segera membawa Xie Lin ke tokonya
sesampainya di toko yang seseorang itu maksud Xie Lin melihat sejenak dan mengerutkan alisnya
'apa apaan ini? bukankah ini tokoku sendiri, jadi untuk apa dijual?'gumam Xie Lin dalam hatinya seraya menatap seseorang itu
"Tuan toko ini ingin menjual tokonya karena katanya dia selalu sibuk fan tidak punya waktu untuk mengurus tokonya." ucap seseorang itu pada Xie Lin tanpa ragu ragu
Xie Lin yang mendengar ada seseorang yang ingin menjual tokonya seketika marah dan mengeluarkan aura membunuhnya
sedangkan seseorang itu yang merasakan aura membunuh dari Xie Lin terkejut dan berbalik melihat
"apa kau sungguh yakin tuanmu menyuruhmu menjual toko ini?" ucap Xie Lin dengan kesabaran yang cukup tipis
"be-benar…ini perintah langsung dari Tuan saya." ucap seseorang itu pada Xie Lin
"bagus…sangat bagus, siapa namamu?" ucap Xie Lin pada seseorang itu dengan marah yang membara
"nama hamba Lao nona." ucap Lao pada Xie Lin
"apa kau tahu Tuan toko ini adalah aku? aku yang menciptakan semua makanan yang toko ini buat, dimulai dari steak, ayam panggang, sup ayam, ayam bakar, ikan tumis, dll." ucap Xie Lin dengan amarah
"hah? nona jangan membuat deh, Tuan toko ini laki laki gemuk dan dia sangat menakutkan ketika marah." ucap Lao pada Xie Lin
"oh…laki laki gemuk ya…panggilkan Tuan toko ini ke hadapanku sekarang juga." Ucap Xie Lin pada Lao
__ADS_1
Lao dengan patuh pergi memanggil Tuan palsu tokonya Xie Lin dengan segera
Xie Lin yang kini marah menunggu dengan kesal di dalam tokonya sendiri
tak berselang lama Tuan palsu toko Xie Lin datang dan melihat Xie Lin dari atas sampai bawah dengan tatapan mesum
"wanita ini lumayan juga, kau dapatnya dari mana?" ucap laki laki gemuk itu pada Lao
"hng! perkenalkan aku Xuan Xie Lin, pemilik Toko yang kau kelola ini, dan ngomong ngomong di mana sam? bukankah sam yang sedang menjalankan Toko ini selagi aku tidak ada?" ucap Xie Lin dengan amarah yang tertahankan
"heh! Bocah lebih baik kau jangan mengada ngada, aku ini Tuan toko ini dan kau beraninya mengaku ngaku di depanku." ucap laki laki gemuk itu pada Xie Lin
"apa kau punya bukti bahwa toko ini milikmu?" ucap Xie Lin pada laki laki gemuk itu dengan penuh tatapan membunuh
"punya, lihat ini, ini adalah surat surat toko kami dan ini tanda tangan pembelian toko kami." ucap laki laki gemuk itu pada Xie Lin
"heh! sayangnya itu palsu dan yang asli ada padaku." ucap Xie Lin dengan penuh kemenangan sambil mengeluarkan surat surat aslinya dari dalam ruang dimensinya
laki laki gemuk itu tidak percaya dengan apa yang Xie Lin katakan dan mencoba untuk menjebak Xie Lin
"semua orang kesini! lihat ada penipu yang menyamar menjadi Tuan toko kami! cepat kamari!" teriak laki laki gemuk itu yang terdengar oleh semua orang yang ada di luar
seketika semua orang masuk dan melihat Xie Lin yang laki laki gemuk itu sebut sebagai penipu
"heh! apa di antara kalian ada yang bisa membedakan yang mana surat yang asli dengan surat yang palsu kan?" ucap Xie Lin pada semua orang yang ada di sana
"saya nona." ucap seseorang yang ada di paling belakang
Xie Lin memberikan kode agar seseorang itu maju dan mencoba untuk membedakan surat surat yang asli dan palsu
sesampainya seseorang itu di depan Xie Lin Xie Lin langsung memberikan kedua surat surat itu dan benar saja surat surat yang dipegang oleh Xie Lin lah yang asli dan yang palsu adalah surat laki laki gemuk itu
"surat yang nona ini pegang asli dan yang ini palsu, semua bahan yang digunakan oleh surat palsu itu sangat mahal dan sulit untuk dibedakan." ucap seseorang itu pada Xie Lin
"jadi…apa yang akan Tuan toko palsu ini katakan?" ucap Xie Lin dengan penuh senyuman kemenangan
laki laki gemuk itu seketika terkejut dan mundur beberapa langkah ke belakang
"apa apaan ini? aku jelas jelas telah mengambilnya dari sam waktu itu dan aku yakin surat itu asli." ucap laki laki gemuk itu
Xie Lin tersenyum penuh kemenangan dan kemudian menggunakan elemen anginnya dan mengangkat laki laki gemuk itu keluar dari tokonya
see you
__ADS_1