
mohon maaf karena judulnya episode nya salah! salah tulis judulnya epsidoe!
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di tengah hutan Tampak seorang gadis yang sedang memetik tanaman obat yang tidak lain adalah xie lin
"haha! tidak ku sangka di hutan belantara ini terdapat banyak tanaman obat herbal" ucap xie lin sambil memasukkan semua tanaman obat herbal nya ke dalam cincin ruang
saking senangnya xie lin sampai tidak menyadari kalo sedari tadi Ada seorang laki laki yang sedang memperhatikannya
"untuk apa gadis kecil itu masuk ke hutan Dan juga kenapa memetik semua tanaman obat herbal yang susah payah aku tanam?" ucap laki laki itu
sedangkan xie lin yang merasa selalu di perhatikan pun berbalik Dan menatap pohon yang di tempati seseorang itu lalu berbalik kembali
"aneh... Apa Ada seseorang yang sedang memperhatikanku? hm... mungkin hanya perasaanku saja"ucap xie lin lalu beristirahat Sejenak
"ternyata capek juga memetik tanaman obat herbal! tidur dulu sebentar lalu melanjutkan perjalananku" ucap xie lin yang mulai ketiduran
"oh iya! aku lupa aku butuh tungku pembakaran untuk membuat pill!!! bagaimana Cara nya aku mendapatkan tungku pembakaran? aduh!!! susah sekali" kesal Xie lin lalu berdiri Kemudian melipat tangannya di atas dadanya
sedangkan laki laki itu hanya terkekeh melihat tingkah Xie lin yang menurutnya menggemaskan Dan juga imut
laki laki itu pun turun dari atas pohon Dan Mendekati Xie lin yang sedang tidur
"kau sungguh berani masuk ke dalam hutan ini gadis kecil! apa kau tidak takuk Akan di makan oleh hewan buas?"ucap laki laki itu
"kalau Ada hewan buas yang ingin memakanku maka aku Akan memakannya duluan!" ucap xie lin sambil bangun dari tidur pura pura nya
laki laki itu kembali terkekeh karena ucapan xe lin Dan Xie lin pun sadar Dan berbalik ke belakang
"eh!!! siapa kau? Dan apa maumu?" ucap xie lin lalu menatap laki laki itu dengan tatapan mematikan
"aku hanya kebetulan lewat Dan melihatmu sedang tidur jadi aku turun kesini" ucap laki laki itu
"jangan berbohong padaku! aku tahu kau Sudah memperhatikanku Dari tadi" ucap xie lin lalu mengeluarkan sebuah belati dari dalam lengan bajunya
"ba-baik aku Akan jujur! tapi simpan dulu belatimu itu Dan jangan menatap ku dengan tatapan itu" ucap laki laki itu
seseorang itu pun menjelaskan semuanya ke xie lin secara detail Dan xie lin hanya mengangguk Angus saja menedengar penjelasan dari laki laki itu
"oh, jadi namamu long xing Liang. kau bermarga long?" ucap xie lin
"iya, benar"ucap long xing liang
"tidak Ada menteri atau pejabat pejabat lainnya yang bermarga long, kau human berasal dari kekaisaran xuan kan" ucap xie lin
"kau memang pintar gadis kecil" ucap long xing xiang
"hei aku punya nama jadi jangan panggil aku gadis kecil" kesal xie lin
sedangkan long xing Liang hanya terkekeh menanggapi perkataan xie lin
"kau tidak memberi tahu Ku namamu jadi Ku panggil gadis kecil" ucap long Xing Liang
"namaku xuan xie Lin, panggil Xie lin saja" ucap Xie lin
"marga xuan?kau seorang putri?" ucap long xing xiang yang menebak identitas Xie lin
"lebih tepatnya putri terbuang Dan tidak berguna yang di panggil sampah"ucap Xie lin sambil melompat ke atas pohon
"kenapa kau berkata begitu? bukankah kau seorang putri itu di hormati? kau pasti mendapatkan kasih sayang orang tua kan Dan juga kau cantik pasti banyak laki laki yang mengejarmu. kau pasti hidup bahagia" ucap long xing xiang
"heh! putri Yang di hormati? mendapatkan kasih sayang orang tua? Dan dikejar banyak laki laki? hidup bahagia? sungguh lelucon Yang bagus Dan juga Yang kau katakan itu memang benar adanya" ucap Xie lin
Xie lin lalu turun dari atas pohon lalu berjalan mendekati long xing xiang
"tapi sayang nya kau salah! Yang kau katakan itu salah! aku tidak pernah di anggap putri, semua orang membenciku juga memanggiku sampah" ucap Xie lin sambil menjitak dahi long xing xiang
"kasih sayang orang tua? heh! bahkan mau melihatku saja tidak mau! setiap hari selalu disiksa habis habisan oleh para selir juga pangeran Dan putri lainnya!" ucap Xie lin lagi lalu berjalan ke arah pohon
"aku tidak makan setiap hari nya! aku hanya makan ketika Ada sisa makanan saja! bahkan para pelayan hanya memberi Ku sisa makanan yang sudah basi untuk aku makan" ucap Xie lin sambil bersandar di pohon
"aku tidak punya uang! bajuku semua belas bajuku pelayan! aku hanya bisa tinggal di paviliun yang bobrok Dan sudah tidak bisa di tinggali lagi! apa itu Yang kau sebut hidup senang" ucap Xie lin
menedengar semua perkataan Xie lin membuat long xing Liang merasa bersalah pada Xie lin
"aku minta maaf aku tidak tahu ternyata seperti itu hidup mu"ucap long xing liang yang merasa bersalah pada Xie lin
" tidak masalah, lagi pula aku Sudah biasa"ucap Xie lin lalu mengambil sebuah apel dari ruang dimensinya Dan memakannya
"kalau begitu bagaimana jika kau ikut dengan Ku saja ke negaraku?" ucap long xing Liang
"tidak! aku Mau menjadi kuat Dan membalas semua perbuatan mereka padaku" ucap Xie lin lalu berdiri
"aish! kalau begitu sayang sekali... tapi mungkin Ada Yang bisa Ku bantu" ucap long xing xiang Yang sangat berharap Xie lin membutuhkan bantuan
"oh iya! Aku hampir lupa aku membutuhkan tungku pembakaran"ucap Xie lin
" kalau begitu ini! ambillah!"ucap long xing Liang sambil memberi Xie lin tungku pembakaran
"eh! apa tidak masalah kau memberi Ku tungku pembakaran?" ucap Xie lin yang ragu ragu untuk mengambil tungku pemberian long xing Liang
"tidak apa apa! lagi pula aku sudah bilang Akan membantu mu jika kau membutuhkan bantuan, jadi ambil saja, tidak masalah"ucap long xing Liang sambil melempar tungku pembakaran ke Xie lin
"eh! kalau begitu terima kasih ya" ucap Xie lin pada long xing Liang
"tidak perlu berterima kasih! kalau begitu aku pergi dulu ya gadis kecil" ucap long xing Liang lalu pergi
Xie lin yang mendengar kata 'gadis kecil' sungguh membuatnya kesal
__ADS_1
"siapa Yang kau sebut gadis kecil hah!" teriak Xie lin dicampur dengan rasa kesal nya Yang Sudah memuncak
setelah kepergian long xing Liang Xie lin melanjutkan perjalanannya menuju markas ke tua pembunuh bayaran dengan kesal
setelah 10 menit menempuh perjalanan akhirnya Xie lin tiba di depan pintu masuk markas ketua pembunuh bayaran
"permisi kakak kakak penjaga" ucap Xie lin pada penjaga pintu masuk markasa
"hm? Ada urusan apa gadis kecil seperti mu ke tempat ini? disini berbahaya untuk seorang gadis kecil! pulanglah, orang tua mu pasti sedang mencarimu" ucap penjaga itu dengan ramah sambil menyuruh Xie lin pulang
"kakak penjaga aku ingin bertemu gege qing" ucap Xie lin
"hei beraninya kau menyebut langsung nama ketua kami! apa kau sudah bosan hidup hah!" bentak penjaga yang Satu
yan yang kebetulan lewat Dan mendengar sebuah keributan di luar pun membuka gerbang Dan Bertanya pada penjaga gerbang
"hoam... apa yang terjadi? kenapa ribut sekali di luar?" tanya yan sambil menguap
"tetua kelima! Ada seorang gadis yang ingin masuk ke dalam Dan juga dia menyebut langsung nama ketua" ucap penjaga pintu yang membentak Xie lin tadi
sedangkan Xie lin yang mendengar yan di panggil tetua menjadi Terkejut karena yan yang masih muda ternyata seorang tetua
'ternyata gege yan seorang tetua!dia Masih muda tapi sudah menjadi tetua, sungguh hebat' batin xie lin
"gege yan!!!" teriak xie lin memanggil yan sambil berlari memeluk yan
kedua penjaga menjadi Terkejut karena Xie lin yang tiba tiba saja berteriak memanggil nama tetua kelima mereka Dan langsung memeluk tetua kelima mereka
"Xie lin!!!" ucap yan yang Terkejut dengan kedatangan Xie lin yang langsung memeluk nya
"aku sangat merindukanmu gege yan" ucap Xie lin lalu melepaskan pelukannya
"aku juga merindukan Xie lin" ucap yan sambil mengusap usap kepala Xie lin
sedangkan kedua penjaga itu menjadi tambah Terkejut karena sikap yan kepada Xie lin berbeda
"per-permisi tetua kelima" ucap salah Satu penjaga
"iya? Ada apa?" tanya yan pada penjaga pintu
"kalau boleh tahu... siapa gadis kecil ini apa hubungannya dengan anda?" tanya penjaga itu
"Xie lin adalah putri kaisar xuan Dan dia sudah Ku anggap sebagai adikku sendiri" ucap yan lalu membawa Xie lin masuk
"oh iya, lain kali kalau Xie lin datang ke sini langsung biarkan masuk saja" ucap yan lali lanjut membawa Xie lin
"gege yan dimana gege yang lainnya?" ucap xie lin sambil melihat sekeliling
"yang lainnya Sudah tidur, xie lin Mau menemui mereka?" tanya yan
mendengar kalau kakak nya yang lain sudah pada tidur seketika memberikan sebuah ide kepada Xie lin
sedangkan yan yang sedari tadi memperhatikan xie lin seketika merinding Dan Bertanya pada xie lin
"xie lin kenapa terkekeh? apa ada yang lucu?" tanya yan
"gege yan sini sebentar" ucap xie lin lalu membisikkan sesuatu pada yan
sedangkan yan yang mendengar apa yang xiein sampaikan pada nya menajdi bersemangat Dan juga ikut terkekeh
"kalau begitu ayo kita kesana sekarang, gege sudah tidak sabar" ucap yan
"iya! ayo pergi" ucap Xie lin lalu berjalan menuju kamar yan Dan yang lainnya
setelah sampai disana terlihat seorang penjaga yang sedang berpatroli
"hei kau, kesini sebentar" panggil yan lada penjaga yang berpatroli
"tetua kelima, Ada Hall apa anda memanggil saya?" tanya penjaga
"tolong kamu pergi temui ketua Dan bilang kalau kami ingin bertemu dengannya" ucap yan
penjaga itu pun pergi untuk menemui Qing sedangkan Xie lin Dan yan sudah mulai beraksi
"gege yan kita mulai dari gege bai yin dulu" ucap Xie lin menunjuk arah bai yin
sedangkan bai yin yang tengah tidur tiba tiba merasakan hawa dingin bmdan begitu pun dengan yang lainnya
"hehe... mari kita mulai haha" ucap yan yang selalu terkekeh tanpa henti
Xie lin Dan yan pun mulai merias bai yin lalu di lanjutKan ke yang Satu nya lalu ke yang Satu nya lagi
setelah 10 menit akhirnya Xie lin Dan yan selesai merias ke empatnya dan hasilnya lumayan bagus untuk seorang laki laki
"sekarang tinggal bangunkan mereka" ucap Xie lin sembil mendekat
sedangkan yan mengintip di luar Dan melihat kalau qing Sudah hampir sampai
"Xie lin, ketua Sudah Mau sampai" ucap yan
Xie lin yang mendengar kalau Qing Sudah hampir sampai pun langsung membamgunkan keempat orang yang Sudah menjadi Korban kejahilan Xie lin Dan yan
"kebakaran!!! kebakaran!!! cepat bangun semuanya!!!" teriak Xie lin membuat keempat orang tersebut bangun dengan berteriak kebakaran juga
"apa! kebakaran!? dimana dimana? cepat padamkan apinya!!!" teriak bai yin Yang langsung bangun dari tidur nya
"cepat ambil air Dan padamkan apinya" ucap Xiao bai dengan panik Dan berlari sambil membawa ember
keempatnya pun pergi mengambil air untuk memadamkan api yang sebenarnya tidak Ada sama sekali
__ADS_1
Qing yang mendengar kalau Ada kebakaran di kamar tempat yan berada pun berlari Dan hal pertama yang dia lihat adalah sekelompok laki laki dengan gaya rambut seperti perempuan keluar dari kamar dengan membawa ember
"Ada apa ini? Dan kapan kau datang Xie lin?" tanya Qing pada Xie lin
Xie lin yang Menyadari kalau Qing telah sampai di kamar berbalik Dan memberi tahu Qing secara detail tentang masalah kebakaran bohongan yang Xie lin Dan yan buat untuk mengerjai bai yin, Xiao bai, Dan yang lainnya
"ternyata seperti itu" ucap Qing yang mengerti dengan penjelasan dari xie lin
sedangkan Xie lin Dan yan hanya terkekeh menanggapi perkataan Qing
beberapa saat Kemudian ke empatnya telah sampai dengan ember yang terisi penuh dengan air
"cepat padamkan apinya!!!" ucap ming sambil bersiap untuk memadamkan api
"eh!? tunggu dulu, dimana apinya? Dan kenapa seperti nya tidak terjadi kebakaran?" bingung ming yang melihat sekeliling nya yang masih rapi tanpa Ada tanda tanda pernah terjadi kebakaran
"phuu!! HahahahahaHahahahahahah" tawa Xie lin yang tidak bisa berhenti
begitu juga dengan yan yang tidak bisa Berhenti tertawa melihat ke empatnya yang seperti orang bodoh
sedangkan Qing hanya menghela napas nya pasrah melihat perilaku jahil Xie lin Dan yan
"eh? xie Lin sejak kapan kau datang?" ucap ming yang Mendekati Xie lin
"AAARGH!!! Ada apa dengan rambutku? kenapa jadi begini?" teriak bai yin yang melihat gaya rambut nya
"argh!!! rambutku juga? siapa yang melakukan ini?" ucap Xiao bai
Xie lin yang melihat keterkejutan mereka berlari menuju belakang Qing Dan mengangkat tangannya
"Aku yang Melakukannya hehe... " ucap Xie lin yang merasa senang Dan puas mengerjai mereka
"gege yan juga ikut" ucap Xie lin lagi sambil menunjuk ke arah yan
yan yang melihat Xie lin menunjuk dirinya menjadi Terkejut Dan angkat bicara
"hehehe.... aku minta maaf, seharusnya aku tidak Melakukannya" ucap yan yang kini dipenuhi keringat dingin
"jadi kau juga ikut! beraninya kau mengerjai kami yan!!!" ucap ming lalu berlari memukul yan Dan di susul dengan yang lainnya
Qing yang melihat kejadian tersebut menjadi tambah pusing
"sudah sudah hentikan, apa kalian tidak malu berkelahi hanya karena hal kecil saja? cepat berhenti" ucap Qing
akhirnya mereka berhenti berkelahi Dan pergi ke tempat duduk masing masing
"kenapa xie lin datang ke sini tanpa memberi tahu kami?" ucap Xiao bai sambil memperbaiki rambutnya
"iya, kenapa kau tidak bilang bilang?" ucap Bai yin
yang juga Memperbaiki rambutnya
"hahaha,,,,, aku lupa memberi tahu kalian kalau aku Akan berkunjung" ucap xie lin sambil me makan ke yang ada di atas meja
"kau datang ke sini pasti bukan hanya untuk Mengunjungi mereka kan?" ucap Qing yang menebak nebak
"iya, sebenarnya aku kesini ingin mendiskusikan tentang kesepakan kita waktu itu gege Qing" ucap Xie lin
"siapa yang kau panggil gege?" kesal Qing karena paggilan gege membuatnya kesal sekaligus malu karena yanganggilnya gege adalah Xie lin Yang menurutnya itu menggemaskan
"hehehe,,, ternyata gege Qing juga bisa tersipu seperti itu" ucap Xie lin yang menggoda Qing
"berhenti menggodaku! katakan saja apa yang ingin kau katakan lalu pergi dari sini" ucap Qing yang sudah tidak tahan dengan perilaku Xie lin
"baiklah aku berhenti" ucap Xie lin
"besok aku Akan pergi mancari sebuah tokoh yang Mau dijual, disana Aku Akan menjual berbagai senjata, batu spirit, pill obat, tanaman obat herbal, Dan juga aku Akan membuat papan misi, jadi kalian bisa mengambil misi mana saja untuk diselesaikan" ucap Xie lin
"tidak hanya itu, aku juga Akan membangun sebuah penginapan lengkap dengan kedainya di depan tokoh tersebut jadi kita bisa bersantai setelah pulang saat menjalankan misi" ucap Xie lin lagi sambil berdiri lalu berjalan bolak balik
"selain itu, kita bisa mendapatkan informasi dari berbagai orang di kedai Dan juga tokoh Ku nanti"ucap Xie lin dengan santainya
" ah iya, aku juga Akan membuat rumah judi di samping tokoh Ku nanti, jadi kita bisa Mendapatkan informasi penting dari barbagai kalangan bangsawan"ucap Xie lin
"nah, nanti kita bisa membagi rata penghasilannya" ucap Xie lin lagi
" bagaimana? apa rencanaku itu bagus? kalau Ada pendapat lain katakan saja"ucap Xie lin
"ide mu cukup bagus, aku setuju setuju saja" ucap Qing Yang menyetujui ide dari Xie lin
"kami juga setuju Xie lin" ucap yan diikuti dengan anggukan kepala dari Yang lainnya
"terima kasih gege gege Ku" ucap Xie lin
"jadi aku kesini untuk memberikan Kalian ini, masing masing satu" ucap Xie lin lalu mengeluarkan batu transpoetasi suara dari dalam gelang dimensinya
"jadi nanti kalau aku membutuhkan bantuan kalian, aku akan menggunakan batu ini untuk menghubungi kalian" ucap Xie lin
"baik, kami mengerti Xie lin" ucap semuanya
"baiklah sudah Mau pagi, Aku pulang dulu ya" ucap Xie lin kamudian berjalan keluar kamar
"Xie lin kau sudah Mau pergi?" tanya ming dengan sedih
"iya, lain kali aku Akan mengunjungi kalian lagi" ucap Xie lin lalu melesat pergi
"huh! Xie lin selalu datang dang pergi sesuka hatinya! apa dia tidak peculi dengan gege gege nya lagi?" cemberut bai yin
"berhenti mengeluh cepat peegi tidur" ucap Qing lalu berjalan keluar dari ruangan
__ADS_1
sedangkan saat ini Xie lin sudah tiba di kamar nya Dan bersiap untuk tidur