Avenge The Princess

Avenge The Princess
EP 112


__ADS_3

Cuplikan


kakek jangan terlalu serius begitu, aku mengenalnya." ucap, Xie Lin pada sang kakek dan akhirnya sang kakek mengurangi kewaspadaannya terhadap Zhuo Zhang


"apa yang kau lakukan disini Zhang?" tanya Xie Lin pada Zhuo Zhang


"apa yang aku lakukan disini? tentu saja untuk membawa ratuku pulang ke istana." ucap Zhuo Zhang pada Xie Lin dengan kesal


Xie Lin yang mendengar perkataan dari, Zhuo Zhang seketika teringat dengan janjinya dengan Zhuo Zhang pagi tadi sebelum pergi


"eh? sepertinya sudah lupa janjiku hehehe…" ucap Xie Lin pada pada Zhuo Zhang


sedangkan kini sekali lagi ding Liu Xing dan Gao meng ji'a yang terkejut dengan Xie Lin yang dipanggil ratu oleh Zhuo Zhang


...----------------...


"apa maksudnya ini? dia memanggil Xie Lin ratu?" ucap ding Liu Xing


"lihat pria itu memiliki sepasang tanduk di kepalanya." ucap Gao Meng Ji'a pada ding Liu Xing


"itu.. sebenarnya dia adalah... " ucap Xie Lin yang cukup ragu untuk mengungkapkan siapa sebenarnya Zhuo Zhang


"Xie Lin adalah tunangnanku dan dia adalah calon ratu pada iblis dan monster." ucap, Zhuo Zhang dengan wajah datar pada ding Liu Xing dan Gao Meng Ji'a


untuk kebeberapa kalinya kedua orang tua tersebut terkejut dan menatap bingung Xie Lin


"uh.. sebenarnya dia adalah raja iblis dan aku mungkin segera melaksanakan acara pertunangan dengannya." ucap Xie Lin dengan grogi di hadapan kakek dan neneknya


"apa?! raja iblis? kalau tidak salah raja iblis yang kami kenal bernama Zhuo Zhang dan tahun ini dia berusia seratus ribu tahun dan akan menjadi dewa para iblis." ucap ding Liu Xing pada Xie Lin


"yah.. namanya memang Zhuo Zhang.. apa kakek akan menerima Zhuo Zhang sebagai cucu menantu kakek?" ucap Xie Lin dengan sedikit takut pada sang kakek


"apa? menerima dia menjadi cucu menantuku? apakah raja iblis yang sangat perkasa akan bersedia menjadi cucu menantu dari seorang kakek tua dan lemah sepertiku?" ucap ding Liu Xing


"tentu saja bersedia kakek." ucap Zhuo Zhang pada ding Liu Xing


Gao Meng Ji'a yang mendengar raja iblis memanggil suaminya kakek terkejut sengah mati

__ADS_1


"apa apaan ini? jadi kapan kalian akan bertunangan?" ucap Gao Meng Ji'a pada Xie Lin Dan Zhuo Zhang


"Kalau bisa secepatnya nenek, tapi karena Xie Lin ingin mengurusi semua urusannya dulu jadi pertunangan kami ditunda dulu." ucap Zhuo Zhang pada Gao Meng Ji'a


"baiklah Xie Lin kenapakau menunda pertunanganmu?" ucap Gao Meng Ji'a pada Xie Lin


"aku ingin membalaskan semua dendamku pada musuhku dan menghabisi mereka semua dengan tanganku sendiri setelah itu baru aku akan memikirkan tentang pernikahanku." ucap Xie Lin pada Gao Meng Ji'a


"haih…baiklah sesuai dengan kemauanmu saja." ucap Gao Meng Ji'a pada Xie Lin


"oh iya, apakah tuan raja iblis sudah makan? kalau belum biar saya suruh pelayan untuk menyiapkan makanan untuk anda." ucap Gao Meng Ji'a pada Zhuo Zhang


"nenek tidak perlu begitu formal padaku, panggil saja aku Zhuo Zhang atau Zhang dan aku sudah makan sebelum kesini jadi tidak perlu repot repot." ucap Zhuo Zhang pada Gao Meng Ji'a


"tapi.. bisakah nenek membiarkanku tinggal sekamar dengan Xie Lin?" bisik Zhuo Zhang pada Gao Meng Ji'a


Gao Meng Ji'a dan ding Liu Xing mengerti dengan perkataan dari Zhuo Zhang dan segera menganggukkan kepalanya


sedangkan Xie Lin yang tidak mendengar apapun bingung dan memiringkan kepalanya


"apa yang kalian bicarakan?" ucap Xie Lin pada ketiga orang yang ada di hadapannya


Xie Lin merasa curiga dengan perkataan neneknya akan tetapi karena itu adalah perintah dari sang nenek maka Xie Lin akan mematuhinya


Xie akhirnya pergi dari sana meninggalkan Zhuo Zhang dan kakek neneknya di ruang makan


"hng! kau boleh tinggal sekamar dengan Xie Lin kami tapi mau tidak boleh mengapa ngapakan Xie Lin kami, kau cukup tidur didekat Xie Lin saja." ucap ding Liu Xing pada Zhuo Zhang dengan ketak


"aku setuju dengan apa yang kakek Xie Lin katakan, bagaiamana denganmu Zhuo Zhang." ucap Gao Meng Ji'a pada Zhuo Zhang


"aku setuju dengan persyaratan dari kakek, aku tidak akan mengapa ngapakan Xie Lin sebelum aku menikahinya


"Bagus kalau begitu, sana pergi tidur."ucap ding Liu Xing pada Zhuo Zhang


Zhuo Zhang akhirnya bisa berjalan keluar dari ruang makan dan menuju ke kamar Xie Lin


tak berselang lama Zhuo Zhang menemukan kamar Xie Lin Dan langsung masuk

__ADS_1


di dalam kamar terlihat Xie Lin yang telah tertidur lelap dan jendela yang tidak ditutup


"anak ini, masih saja ceroboh." ucap Zhuo Zhang seraya berjalan ke arah jendela yang terbuka


"membiarkan jendela terbuka lebar di malam hari, bagaimana jika ada seseorang yang memasuki kamarnya dan melakukan hal yang tidak tidak padanya? dasar tukang ceroboh." ucap Zhuo Zhang sambil menutup jendela tersebut


setelahnya berjalan ke kasur Xie Lin lalu menyelimuti Xie Lin dan tidur di samping Xie Lin hingga menjelang pagi


keesokan paginya Xie Lin terbangun dan melihat Zhuo Zhang yang tertidur di sampingnya


hal tersebut tidak membuat Xie Lin terkejut karena hal tersebut telah terjadi beberapa kali di istana tempat dia tinggal dulu


"hng! cepat bangun dasar pemalas!" bentak Xie Lin di dekat telinga Zhuo Zhang


Zhuo Zhang yang di bentak di samping telinganya terkejut dan segera bangun dan melihat Xie Lin dengan Linglung


"kalau ingin membangun orang itu jangan dekat dekat telinganya, kau ingin aku tuli hah?" ucap Zhuo Zhang pada Xie Lin


Xie Lin terkekeh kecil menanggapi perkataan dari Zhuo Zhang


"hehehe…baiklah, oh iya kakek dan nenek ingin pergi ke dunia atas untuk bertemu dengan Ibu dan Ayahku setelah sekian lamanya berpisah, apa kau mau ikut?"ucap Xie Lin pada Zhuo Zhang


" hm…ke dunia atas ya? mereka ingin bertemu dengan ayah dan ibumu?"ucap Zhuo Zhang pada Xie Lin


"kalau kau mau ikut itu bagus jadi sekalian memperkenalkanmu pada ayah dan Ibuku dan sekaligus melindungiku jika ada serangan dari orang orang yang berniat jahat padaku." ucap Xie Lin pada Zhuo Zhang


Zhuo Zhang menggeleng gelengkan kepalanya melihat Xie Lin yang begitu polos di hadapannya


"baiklah.. pertama ayo pergi panggil gege Cheng kemari lalu kita berangkat bersama menuju dunia atas."ucap Xie Lin pada Zhuo Zhang sambil turun dari kasurnya


"aku temani kau karena mungkin kau tidak akan tau bagaimana cara masuk ke istanaku."ucao Zhuo Zhang yang ikut turun dari kasur


mereka berdua merapikan tempat tidurnya kemudian bergantian menggunakan bakal mandi


setelahnya mereka memakai baju di ruangan yang berbeda satu di samping bak mandi dan satunya lagi di kamar


setelahnya mereka ke ruang keluarga dan disana terlihat kakek dan nenek Xie yang menunggu kedatangan Xie Lin Dan Zhuo Zhang

__ADS_1


see you


__ADS_2