
Cuplikan
terlihat teman teman Xie Lin dengan saudara saudarinya sedang menunggu Xie Lin di depan gerbang Perguruan Yingzhou
Xie Lin melihat saudara dan teman teman nya dengan sangat senang dan berlari dengan sangat cepat menuju mereka dan memeluk Xuan Yuan Mei dengan sangat erat
Xuan Yuan Mei yang terkejut dengan Xie Lin yang tiba tiba memeluknya merasa senang dan ikut membalas pelukan Xie Lin Dan diikuti oleh teman temannya yang lain
Xie Lin merasa senang karena kepulangannya disambut dengan sangat ramah membuat hari Xie Lin senang dan tersenyum senyum
mereka semua memasuki Perguruan Yingzhou bersama dan menghabiskan waktu seharian bersama sama hingga malam tiba
Xie Lin kembali ke kamarnya dengan rasa lelah dan langsung tidur di atas kasurnya
......................
keesokan harinya Xie Lin terbangun dengan rambut berantakan dan mata yang masih tertutup rapat
Xie Lin berjalan dengan Linglung menuju ke kamar mandinya dan mandi tanpa bernyanyi ria
dan menggunakan pakaian khas Perguruan Yingzhou kemudian berjalan menuju ke kantin dan makan dengan lambat
pengajar Li wenji yang melihat Xie Lin makan dengan lambat terasa penasaran dan terus menatap Xie Lin
"ada apa dengan mu hari ini Xie Lin?" ucap pengajar Li wenji pada Xie Lin yang sedang makan
"aku masih ngantuk…hoam…aku tidur terlalu kemalaman kemarin jadi bangun kepagian, padahal aku masih ingin tidur tapi aku harus masuk kelas." ucap Xie Lin pada pengajar Li wenji
pengajar Li wenji meng oh kan perkataan Xie Lin Dan lanjut makan kemudian menuju ke kelasnya
"kalau begitu aku duluan ya, sampai jumpa di kelas nanti." ucap pengajar Li wenji pada Xie Lin yang masih makan
Xie Lin menganggukkan kepalanya secara perlahan kemudian berhenti makan dan segera menuju ke kelasnya
terlihat banyak teman sekelasnya yang menatap sinis dan menjijikkan Xie Lin
Xie Lin yang merasa ditatap seperti itu merasa bingung dan lebih memilih mengabaikannya dan berjalan dengan cepat menuju ke tempatnya
dan diwaktu yang bersamaan pengajar Li wenji sampai di dalam ruang kelas bersama dengan seseorang yang ada di belakangnya
__ADS_1
semua murid yang ada dalam kelas penasaran dengan seseorang Yang ikut di belakang pengajar Li wenji
sedangkan Xie Lin mengabaikan seseorang tersebut membuat seseorang itu merasa penasaran dengan Xie Lin
pengajar Li wenji memperkenalkan seseorang tersebut pada semua muridnya
Xie Lin menatap seseorang tersebut dengan tatapan tidak peduli kemudian kembali ke kesibukannya sendiri
"perkenalkan dia adalah tetua pilar api, dia akan mengajari kalian cara mengendalikan elemen api kalian dan untuk hari ini saya tidak mengajar dan yang menggantikan saya adalah tetua pilar api." ucap pengajar Li wenji pada Xie Lin kemudian pergi dari sana
tetua tersebut menatap semua murid yang ada dikelas kemudian menulis namanya di papan tulis
"perkenalkan namaku Chi shiang, aku adalah tetua dengan pilar api, mulai sekarang aku akan mengajari kalian bagaimana cara mengendarai elemen api kalian, apa ada di antara kalian yang Berelemen api?" ucap Tetua Chi shiang pada seluruh murid
murid yang Berelemen api segera mengangkat tangannya termasuk Xie Lin
tetua Chi shiang tersenyum menyeringai kemudian kembali kepada pembelajarannya
"sekarang aku ingin kalian mempraktekkan cara mengeluarkan elemen api kalian dan setelahnya kalian praktikkan."ucap tetua Chi shiang pada seluruh murid
murid murid menganggukkan kepalanya dan mengamati gerakan gerakan dari tetua Chi shiang dengan seksama kemudian mempraktikkan gerakan tetua Chi shiang
seluruh murid mencobanya dan berakhir salah dan ada juga yang mengeluarkan elemen yang berlawanan dengan elemen api
api yang Xie Lin keluarkan bukan berwarna merah melainkan berwarna hitam pekat
tetua Chi shiang yang melihat api Hitam Xie Lin terkejut dan segera mendekati Xie Lin
"apa ini api? kenapa begitu hitam? apa jangan jangan…ini adalah api Neraka!" ucap tetua Chi shiang pada Xie Lin dengan sangat terkejut
"bagaimana kau mengeluarkannya?" ucap tetua Chi shiang lagi pada Xie Lin
"ternyata api hitam jelek ini adalah api Neraka? lumayanlah." ucap Xie Lin dengan santai membuat tetua Chi shiang semakin terkejut kemudian kembali lagi seperti ekspresi nya yang biasanya
"baiklah cukup sampai disini saja praktiknya, aku akan menjelaskan macam api berdasarkan kemampuan dari yang terlemah hingga terkuat." ucap tetua Chi shiang pada seluruh murid
semuanya kembali terdiam dan menunggu pembahasan dari tetua Chi shiang mengenai api
"baiklah pertama api biasa, api biasa adalah api umum dunia yang biasa digunakan, kemampuan api yang Dikendalikan oleh kultivator api adalah api biasa." ucap tetua Chi shiang pada seluruh murid
__ADS_1
Xie Lin menutup matanya sambil menyimak penjelasan dari tetua Chi shiang
"kedua api langit, api langit adalah api terpanas, dapat digunakan untuk memurnikan pil, juga dapat digunakan sebagai serangan pertempuran, dan hanya seorang ahli Ramuan yang dapat mengendalikannya, warna api langit adalah Biru." ucap tetua Chi shiang lagi
"terakhir api Neraka, api Neraka adalah api dari Neraka dan berwarna hitam pekat, api Neraka hanya dapat dikendalikan oleh kultivator kegelapan, ia berbeda dari yang lain, bukan tubuh yang terbakar melainkan roh." ucap tetua Chi shiang lagi pada seluruh murid
"ada juga beberapa api yang biasa digunakan oleh kultivator seperti kita ini, yaitu api Bumi berwarna kekuningan, api Surgawi berwarna putih dan terakhir api Dunia berwarna ungu , dan jarang ada seseorang yang memiliki api Surgawi atau api dunia maupun api Neraka karena ketiganya langka." ucsp tetua Chi shiang lagi
"api langit juga sulit untuk didapatkan, hanya seorang alkemis atau ahli Ramuan yang dapat mengendalikannya jika tidak orang biasa yang mendapat api langit akan terbakar habis tak tersisa." ucap tetua Chi shiang lagi
"beberapa tahun ini semua orang yang berhasil menjadi alkemis maupun ahli Ramuan hanya memiliki api biasa dan bukan api langit, aku harap diantara kalian dapat memiliki api langit." ucap tetua Chi shiang pada seluruh murid
seluruh murid menganggukkan kepalanya tanda mengerti dengan apa yang tetua Chi shiang katakan
sedangkan kini Xie Lin mengangguk anggukkan kepalanya tanda mengerti apa kegunaan dari apinya
semua murid yang mengetahui kehebatan api Neraka Xie Lin terkejut dan menatap Xie Lin dengan sangat tak percaya
sedangkan orang yang ditatap mengabaikannya dan kembali ke aktivitasnya
kemudian mereka melanjutkan kembali mempraktikkan cara mengeluarkan apinya
Xie Lin yang telah mengetahuinya tanpa sengaja mempraktikkannya kembali dan muncul tiga api di atas tangannya
semua murid tidak melihatnya kecuali tetua Chi shiang yang memperhatikan Xie Lin sedari tadi
tetua Chi shiang sempat terkejut melihat ada tiga buah api dengan berbagai warna di depannya membuat tetua Chi shiang terkejut sejenak kemudian kembali ke semula
"api biasa, api Bumi, api langit, api dunia, api Surgawi, dan api Neraka. aku memiliki semua jenis api." ucap Xie Lin dengan bisik bisik
'sebaiknya aku rahasiakan saja, gunakan api biasa aja biar gak terlalu mencolok.' gumam Xie Lin dalam hatinya dengan serius
"hahahahaha…berhasil! aku berhasil mendapatkan api langit!" ucap murid yang ada di samping Xie Lin yang tidak lain adalah Xian du
semua murid seketika terkejut dan segera berlari menghampiri Xian du
tetua Chi shiang menatap biasa api yang ada di tangan Xian du
sedangkan Xie Lin terlihat begitu mengabaikannya dan fokus pada dirinya sendiri
__ADS_1
dan mencoba mengeluarkan api langit, "sepertinya aku cuma memiliki api langit dan bukan api Neraka, sayang sekali." ucap Xie Lin pada dirinya sendiri dengan pura pura kecewa
see you