Avenge The Princess

Avenge The Princess
Membeli Tokoh


__ADS_3

saat ini xie lin sudah ada di pasar, dan seperti nya Xie lin sedang mencari sesuatu


"ck! sudah cari dari tadi kenapa masih belum ada!?" kesal xie lin sambil melipat tanganya di atas dadanya


"memangnya apa yang tuan cari?" tanya naga putih dengan penasaran


"aku sedang mencari tokoh yang ingin dijual! apa kau bisa membantu ku shiro?" ucap xie lin dengan pura pura sedih


"dengan senang hati tuan"ucap shiro lalu keluar dari ruang dimensi dengan ukuran yang sangat kecil


mulai sekarang naga putih bernama shiro. shiro dalam bahasa Jepang adalah putih, jadi mulai sekarang naga putih dipanggil shiro


" kau cukup cepat juga mengetahui jika yang ku panggil namamu"ucap xie lin yang memuji metangkasan shiro


"bagaimana tidak tahu! kalau hanya aku saja yang belum punya nama tuan!!!" kesal shiro kepada xie lin


xie lin hanya terkekeh mendengar perkataan shiro yang sepertinya sedikit kesal karena baru memberi nama padanya


"baiklah! pergilah dengan cepat dan pulang dengan cepat lalu beri tahu aku ya! jangan sampai tertangkap" ucap xie lin yang mengingatkan shiro untuk hati hati dalam perjalanan


shiro hanya mengangguk tanda mengerti lalu mulai terbang pergi ke udara untuk mencari sebuah tokoh


tak berselang lama Shiro kembali dan memberitahu xie lin kalau di tengah pasar ada tokoh yang ingin dijual


"tuan aku kembali" teriak Shiro dari atas lalu turun ke bawah dan memberi tahu xie lin kalau dia sudah menemukan tokoh yang ingin dijual


"ditengah pasar ada tokoh yang ingin dijual! tapi kelihatannya sudah buruk dan jelek perlu perbaikan penuh" ucap Shiro kepada xie lin


"tidak apa apa yang penting ada, nanti baru kita perbaiki yang rusak" ucap xie lin dengan senang lalu berlari menuju ke tempat yang Shiro katakan


Shiro pun ikut juga untuk menunjukkan jalan menuju tokoh yang ingin di jual


setelah beberapa saat berlari xie lin telah sampai di tempat tujuan dan terlihat sebuah tokoh yang kelihatan sudah usang dan buruk tapi bentuknya cukup besar dan ada lantai duanya


xie lin melihat ada seorang lelaki paruh baya yang duduk di depan tokoh dan sepertinya lelaki paruh baya itu adalah pemilik tokoh yang akan dijual itu


tap! tap! tap!


xie lin mendekti lelaki paruh baya itu dan menanyakan berapa harga tokoh nya


"permisi paman, apa tokoh ini milik paman?" tanya xie lin ke lelaki paruh baya itu dulu untuk memastikan


"ah! iya nona, tokoh ini milikku, aku ingin menjualnga karena istriku membutuhkan uang untuk berobat" ucap lelaki paruh baya itu


"kalau begitu aku akan membeli tokoh mu ini, berapa harganya!" ucao xie lin lalu mengeluarkan sekantong koin emas dari dalam saku bajunya


"20 koin emas nona!" ucap lelaki paruh baya itu


xie lin pun memberikan sekantong penuh koin emas yang berisi 100 koin emas dalam kantong tersebut pada lelaki paruh baya itu


lekaki paruh baya tersebut terkejut melihat koin emas yang banyak dari dalam kantong


"te-terima kasih nona! tapi ini terlalu banyak!" ucap lelaki paruh baya tersebut dengan terkejut


"bukankah istri paman membutuhkan uang untuk pengobatan?jadi ambil saja sisanya untuk pengobatan istri paman dan untuk kehidupan sehari hari keluarga paman" ucap xie lin laku memancarkan senyuman cerah nan cantik


"ka-kalau begitu saya pulang dulu! Terima kasih untuk uangnya nona!" ucap lelaki paruh baya tersebut


lelaki paruh baya tersebut berhenti lagi ketika mendengar xie lin memanggilnya


"hei! tunggu dulu!" teriak xie lin kepada lelaki paruh baya tersebut yang sudah agak jauh


"ada apa nona?" ucap lelaki paruh baya tersebut dengan ragu ragu dan berpikiran kalau xie lin mau mengambil kembali uang nya


"besok lusa kembalilah lagi ke ke tokoh ini dan bekerjalah untukku" ucap xie lin lalu memeluk pundak sang lelaki paruh baya tersebut


"benarkah!? saya boleh bekerja lagi di sini!?" ucap lelaki paruh baya tersebut dengan kegirangan


xie lin menganggukkan kepala lalu menanyakan nama sang lelaki


"oh iya,apa aku boleh tahu nama paman!?" tanya Xie lin


"nama saya tang san nona! panggil saja saya san"ucap san


mulai sekarang lelaki paruh baya tersebut di panggil san


xie lin mengangguk lalu menyuruh san pulang dan san pun pulang ke rumahnya untuk menemui istrinya


" sekarang sudah ada satu tokoh, aku akan manggil gege yan dan gege lainnya untuk membantu ku memperbaiki tokoh ini"ucap xie lin


xie lin pun mengeluarkan batu transportasi suara nya dan memanggil ke lima gege xie lin ke tempat dimana letak tokoh yang xie lin beli


oh ya cara menggunakan batu transportasi suara cukup dengan mengalirkan sedikit energi Qi untuk mengaktifkannya saja


xie kin bisa memiliki batu transportasi online karena di dalam ruang dimensinya terdapat banyak batu transportasi suara dan dia hanya perlu meminta nya pada salah satu hewan spiritnya maka dia akan mendapatkannya


sadangkan saat ini ke lima gege nya sendang dihukum karena telah melakukan kesalahan


DRTT!!!!


Suara batu transportasi suara yang mulai menyambung satu sama lain


"eh!? apa yang terjadi!? batu transportasi suara yang diberikan xie lin bergetar" ucap bai yin

__ADS_1


yan yang mendengar nya melihat batu transportasi suara nya dan mendengar suara xie lin


"xie lin apa itu kau!?" tanya yan kepada xie lin lewat batu transportasi suara


"gege! aku butuh bantuan mu!!" ucap xie lin lewat batu transportasi suara


"apa yang kau butuhkan? gege oastivakan membantumu sekuat tenaga" ucap yan dengan serius


"hahaha! tidak perlu seserius itu! aku hanya butuh gege yan dan gege yang lainnya untuk memperbaiki tokoh yang baruku beli" ucap xie lin lalu tertawa kecil karena sikap yan


"oh ternyata itu, baiklah tunggu aku di sana! aku akan segera ke sana!" ucap yan lalu menutup batu transportasi suara


"ada apa dengan adik xie lin?" tanya Xiao bai pada yan dengan khawatir


"jangan khawatir, xie lin baik baik saja, dia hanya membutuhkan bantuan kita untuk memperbaiki tokoh yang baru dia beli" ucap yan dengan cuek lalu pergi menuju ruangan Qing


"kalian bersiaplah kita kan pergi setelah aku menemui Ketua!" teriak yan dari jauh


"hah! baiklah tidak perlu sampai berteriak segala kan" ucap bai yin lalu pergi ke kamarnya dan mengganti baju


Xiao bai dan yang lainnya juga ikut ke kamar masing masing dan mengganti baju dengan baju, yang bersih


setelah beberapa memenit kelimanya sudah selesai beriap dan akan pergi ke tempat Xie lin berada


"kalian sudah siap!?" tanya yan kepada ke empat orang yang gila penampilan itu


"iya, ayo kita oergi sekarang! takutnya nanti adik Xie lin menunggu dan marah pada kita!" ucap Xiao bai


"baru ingat adik Xie lin akan marah jika menunggu lama!? kailan sudah mengganti baju berapa kali!? masih ingat dengan adik Xie lin!?" kesal yan lalu pergi meninggalkan keempatnya


"sudahlah ayo pergi sekarang!" ucap bai yin laku menyusul yan


ketiganya pun juga ikut menyusul dan pergi menuju tempat Xie lin


5 menit kemudian🐜🐜🐜


yan, Xiao bai, bai yin dan yang lainnya sudah sampai di tempatnya Xie lin dan disana terlihat Xie lin sedang mempersiapkan peralatan untuk memperbaiki tokohnya


"adik Xie lin!" teriak bai yin sambil berlari ke arah Xie lin


bruk!!


bai yin berlari ke arah Xie lin dan tanpa sengaja terjatuh karena sebuah batu kecil yang menghalangi


"ah!!" teriak bai yin yang terjatuh


"rasakan! siapa suruh kau terlalu bersemangat dan berlari ke arah Xie lin tanpa memperhatikan jalan" ehek yan kepada bai yin


"hah... anak itu" ucap Xiao bai yang pasrah dengan perilaku kekanakan bai yin


"kalian sudah sampai! ayo cepat, bantu aku" ucap Xie lin


Xie lin lalu mengambil beberapa peralatan laku memberikan kepada gege nya masing masing


"gege yan dan aku akan membersihkan debunya dan menyapu didalam!" ucap Xie lin yang disetujui yan dan yang lainnya kecuali bai yin


"aku tidak setuju! aku saja yang menggantikan yan membantumu menyapu dan membersihkan debu" ucap bai yin yang merengek kepada xie lin


"tidak bisa diubah lagi! gege yin dan gege bai memperbaiki kerusakan tokoh! gege Ming pergi membeli perlengkapan tokoh! ini daftar barang barang yang harus di beli" ucap Xie lin lalu memberikan selembar kertas yang berisi daftar barang barang yg akan dibeli


"gege han pergi membeli kayu untuk perbaikan tokoh dan yang lainnya tercatat dalam daftar ini" ucap Xie lin lalu memberikan daftar barang yang harus dibeli han


"ini uangnya! beli semua barang yang ada di daftar berapa pun harganya!" ucap Xie lin sambil memberikan sekantong koin emas kepada keduanya


"baiklah adik Xie lin! kami sudah mengerti, kami pergi dulu!" ucap Ming lalu pergi bersama han untuk membeli apa yang Xie lin suruh


"gege yin dan gege bai, ini perlengkapan yang akan kalian pakai" ucap Xie lin lalu memberikan perlengkapan pada bai yin dan Xiao bai


Xie lin lalu memberikan penyapu dan kemoceng kepada yan, yan yang pertama kali melihat kemoceng menjadi bingung dan tidak tahu bagaimana caracara menggunakannya


"adik Xie lin, ini apa? dan bagaimana cara menggunakannya!?" tanya yan pada Xie lin dengan ragu ragu


"itu namanya kemoceng! cukup goyang goyangkan kemoceng itu ke tempat tempat yang berdebu contohnya di meja, seperti ini" ucap Xie lin sambil mempragakan cara menggunakan Kemoceng


"ternyata mudah sekali baiklah aku akan mulai menyapu dan membersihkan debunya dengan cepat" ucap yan lalu pergi menyapu dan membersihkan debu


Xie lin yang menyapu tiba tiba teringat sesuatu dan kaluar dari tokoh dan membaca suatu mantra


dan seketika saja tokoh Xie lin menghilang dan tidak terlihat dan setelah tokoh Xie lin menghilang Xie kembali masuk ke dalam tokoh


perlu kalian ketahuan bahwa mantra yang Xie lin gunakan adalah mantra menghilang yang bisa membuat benda menghilang dari pandangan orang tapi bisa dilihat oleh pengguna mantra dan orang orang yang dikehendaki pengguna mantra


"adik Xie lin! dari mana saja?" tanya yan dengan khawatir


"aku dari luar tadi" ucap xie lin dengan singkat laku mengambil penyapu nya dan melanjutkan menyapu lantai


beberapa menit kemudian Ming dan han telah kembali dengan benda benda yang disuruh Xie lin untuk di beli


"adik Xie lin! barang barangnya mau ditaruh dimana?" tanya Ming pada Xie lin dengan berteriak


"hei! berhenti berteriak kau mau semua orang melihat kita" bentak han pada Ming


sedangkan Ming hanya mengabaikan ucapan dari han dan berlari menuju Xie lin

__ADS_1


"adik Xie lin barangnya sudah ku beli semua! ini sisa uangnya" ucap Ming lalu memberikan Xie lin sisa koin emas dan pergi menaruh barangnya


han pun juga sama memberi sisa dari koin emas ke Xie lin lalu masuk ke dalam tokoh dan meletakkan barangnya


"adik Xie lin selanjutnya apa yang harus kami berdua lakukan?" tanya han


"kalian berdua susun rapi benda benda ini seperti pada gambar ini ya" ucap Xie kin sambil memperlihatkan gambar skema ruangan


"baiklah boss Xie lin! akan kami lakukan dengan sekuat tenaga!" ucap Ming dengan penuh semangat


Xie lin lalu memperhatikan semua kinerja gege gege nya dan hasilnya lumayan


"baiklah cukup sampai di sini saja! nanti lanjutkan renivasinya! ayo kita makan dulu" ucap Xie lin lalu masuk ke dapur dan memasak makanan untuk ke lima gege nya dan juga dirinya


"adik Xie lin, kau yang mau memasak!?" tanya yan yang melihat Xie lin berjalan masuk ke dapur


"iya, aku akan memperlihatkan makanan yang akan kita sajikan nanti saat aku telah membuat restoran" ucap Xie lin lalu memakai celembek yang dia ambil dari ruang dimensinya


"kalau begitu aku bantu ya" ucap yan seremoak dengan Ming


"hahaha! kalian! tidak perlu, aku sendiri saja sudah cukup. kalian cukup tunggu saja" ucap Xie kin sambil memasak dan memotong sayuran


kelima gege nya pun menyerah dan menunggu Xie lin selesai memasak dan merasakan bagaimana rasa masakan dari adik tersayang mereka


setelah 30 menit memasaka akhirnya semua masakan Xie lin selesai dibuat dan siap di sajikan


harum wangi dari masakan Xie lin membuat kelima gegenya bersemangat untuk mencoba rasa masakan Xie lin


"wah! Xie lin bau masakanmu sangat wangi! apa yang kau masak?" tanya Xiao bai


"hehehe! kau akan tahu sebentar lagi" ucap Xie lin lalu mendorong troli makanan


yan dan yang lainnya bingung karena troli makanan yang Xie lin dorong ke arah mereka yang menurut mereka aneh


tapi Xie lin tidak menghiraukan tatapan bingung mereka dan menghidangkan berbagai makanan enak untuk mereka


"adik Xie lin apa ini? kenapa warnanya coklat seperti tanah!?" bingung Ming yang mengira steak sebagai makanan dari tanah


"adik Xie lin minuman apa ini? warnanya merah! apa ini darah!? kau mau kami minum darah!?" ucap yan yang mengira kalau jus stroberi sebagai darah


keempat gege Xie lin yang lain pun menjadi ketakutan dan menelan saliva mereka dengan keras


"apa maksudmu gege yan!? ini bukan darah! ini jus yang terbuat dari stroberi! dan ini steak bukan makanan yang terbuat dari Tanah!" jelas Xie lin


"ooooh! ternyata bukan!" ucap kelimanya serempak


"hah! ini ayam panggang, ini ayam Bakar, ini hotpot, ini sushi, dan ini nasi goreng" ucap Xie lin dengan memperkenalkan masakannya pada kelima gege nya


kelima gege nya pun mulai memakan makanan yang dimasak Xie lin dengan ragu ragu tapi pada akhirnya tetap memakan masakan Xie lin dengan lahap tanpa rasa ragu lagi


"adik Xie lin, makanan buatanmu sangat enak dan tiada tanding, bahkan restoran terkenal pun akan kalah tanding dengan masakanmu" ucap Ming dengan perut buncit


"hahahahaha! gege ming, perutmu sudh buncit, apa kau mau lanjut makan lagi! kalau ya maka perutmu itu akan meledak! hahahahahahaha!" ledek Xie lin pada Ming


Ming yang mendengar perkataan Xie lin pun langsung berhenti makan


"aku tidak makan lagi! aku tidak makan lagi! berhenti bergosip tentangku!" malu Ming


"hehehe! baiklah, ayo bantu aku beres beres lalu pulang" ucap Xie lin laiu mengumpulkan semua piring makanan dan memasukkan ya kedapur


yan dan yang lain juga ikut membereskan meja makan dan membantu Xie lin mencuci piring piring kotor


"sudah selesai, kalian boleh pulang! Terima kasih sudah mau membantuku memperbaiki tokoh ku!" ucap Xie lin


"eh? sudah mau pulang? ini belum selesai loh!" ucap Xiao bai


"nanti aku suruh orang ku melanjutkannya" ucap Xie lin


keempat hawan spiritnya yang mendengar ucapan Xie lin manjadi merinding


"haaatchiiii!!!!!" bersin keempat hewan spirit Xie lin secara bersamaan


"kenapa aku merasa dingin di pundakku!?" ucap ular putih


eeeeh oh iya masih ada si ular putih pemalas yang belum dikasih nama gk ush di hapus yg di atas mlas


jadi mulai sekarang ular putih pemalas diubah menjadi sirius


"aku juga, entah apa yang akan terjadi pada kita nanti" ucap dark yang merasa kalau akan ada hal yang menimpa mereka


sedangkan saat ini ke-lima gege Xie lin sudah pulang semua


"ah! sudah sore waktunya pulang, mungkin sekarang Mei Mei dan gege lang sedang mengkhawatirkan ku!" ucap Xie lin lalu pulang ke istana tepatnya di paviliun bulan


konichiwa~


Ohayoo~


**Watashi no shōsetsu no kono shō ni anata o okora seru kotoba ya bunshō ga aru baai wa, ika no komento de oshietekudasai~


mata ne~


bye 👋👋👋**

__ADS_1


__ADS_2