Avenge The Princess

Avenge The Princess
EP 42


__ADS_3

Cuplikan


setelah memakan beberapa camilan dan menghabiskan Minumannya, Xie Lin pergi dari Markas


dalam perjalanan menuju ke Kerajaan yin Xie Lin bertemu dengan sekumpulan serigala api yang kelihatan ganas


"aduh.. sialan!" ucap Xie Lin sembari berlari ke arah yang berlawanan dengan arah menuju Kerajaan yin


......................


Xie Lin berlari entah kemana dan alhasil dia menemui jalan buntu dan sialnya juga para serigala api sudah mengepung Xie Lin dari segala arah


"anggap saja ini adalah hari sialku." ucso Xie sembari mempersiapkan diri untuk melawan lara serigala api tersebut


dengan sekali auman para serigala api menyerang Xie Lin dengan berbondong bondong


Xie Lin yang lengah berhasil tergores sedikit di bagian selangkangannya, "ssttt... " sakit Xie Lin yang menahannya dengan tangannya


sekarang Xie Lin bertarung dengan banyak serigala api menggunakan satu tangan saja


"kalian para serigala api yang tidak tahu malu! beraninya menyerang lawan yang sedang terluka! sangat tidak adil!" teriak Xie Lin yang meracau karena kesakitan


berhubung di sana ada sebuah goa kecil, Xie Lin masuk ke dalam goa tersebut dan memasang dinding spiritual untuk menahan para serigala api untuk sementara lalu mengobati lukanya yang berdarah darah


"ssttt... sakit sekali." ucap Xie Lin yang kesakitan


brak! brak! brak!


para serigala api itu mencoba merusak dinding spiritual Xie Lin sedangkan Xie Lin yang sedang sibuk merawat lukanya yang tak henti hentinya berdarah


'sialan.' Gumam Xie Lin dalam hatinya dengan penuh rasa sakit


Xie Lin lalu mengambil sebuah pil dari dalam kalung dimensinya dan segera memakannya


seketika saja luka yang ada di selangkangannya berhenti berdarah dan berangsur angsur pulih tanpa meninggalkan bekas


dan di saat yang bersamaan para serigala api tersebut berhasil merusak dinding spiritual yang Xie Lin buat dan berbondong bondong masuk ke goa itu dan menyerang Xie Lin


Xie Lin menghindari serangan pertama akan tetapi untuk serangan kedua tidak berhasil menghindar dan mendapatkan luka baru lagi


"sialan! kesabaran ku terbatas mengerti jadi pergi sekarang sebelum melampaui batasanku." ucap Xie Lin dengan amarah

__ADS_1


auuu... au...


seketika para serigala api mundur dan berlari ke luar goa


"eh?!" pekik Xie Lin yang bingung dengan para serigala api yang tiba tiba mundur


Xie Lin berjalan keluar goa dan mendapati sesekor serigala api betina yang sedang kesakitan


Xie Lin segera berlari ke arah serigala api betina yang sedang kesakitan itu akan tetapi di halangi oleh sekelompok serigala api jantan


"hei! berhenti mengincar ku! lebih baik perhatikan dulu betina kalian yang sedang kesakitan itu." ucap Xie Lin sembari menunjuk ke arah serigala api betina itu


para serigala api jantan tidak mendengarkan Xie Lin Dan tetap maju menyerang Xie Lin


"seperti nya aku tidak punya pilihan lain selain menggunakan itu." ucal Xie Lin lalu mengeluarkan sebuah bom asap dari dalam cincin ruangnya


Xie Lin melemparkan bom asap tersebut ke arah serigala api jantan yang menyerang Xie Lin Dan berhasil melumpuhkan semuanya


sekarang semua serigala api jantan tergeletak lemas di tanah dan melihat Xie Lin yang mendekati betina mereka


sedangkan Xie Lin yang tiba di depan serigala api betina tersebut duduk dan memeriksa sangat betina dengan lembut


para serigala api jantan yang lihat Xie Lin mengeluarkan sesuatu menjadi menggila di tempat masing masing tanpa bergerak


"haih.. kalian tenang saja, aku Hanya ingin membantu betina kalian melahirkan." ucsl Xie Lin kalau mulai melakukan operasi Sesar pada sang betina


sang betina tidak merasakan apapun dan setelah beberapa menit menjalan operasi Sesar bayi yang ada di dalam perut sang betina berhasil di keluarkan


Xie Lin terlihat bahagia dan tersenyum karena bisa menolong seseorang untuk melahirkan


au! au! au!


"selamat bayi anda sehat dan cantik tampan seperti orang tuanya." ucap Xie Lin dengan penuh senyuman hangat sembari menaruh bayi serigala api di samping induknya


serigala api jantan yang lihat Xie Lin rela menolong betina mereka melahirkan terharu dan disaat yang bersamaan efek dari bom asap Xie Lin hilang


grrrr!


semua para serigala api jantan berdiri dan mendekati Xie Lin


Xie Lin yang menyadari pergerakan mereka menjadi waspada dan menyiapkan pisau Operasi nya (atau apalah namanya)sebagai senjatanya

__ADS_1


tapi diluar dugaan Xie Lin, para serigala tersebut berlutut di hadapan Xie Lin Dan seperti berterima kasih pada Xie Lin


"Terima kasih telah menolong betina kami melahirkan, sekali lagi Terima kasih." ucap, seekor serigala api jantan yang memiliki Corat yang lain dari yang lainnya


Xie Lin yang mendengar serigala api jantan itu berbicara terkejut dan mundur beberapa langkah


"hahaha.. manusia, kau tidak perlu takut padaku, aku adalah Ketua serigala api dan aku tidak akan mengapa ngapakan dirimu." ucap Ketua serigala api


Xie Lin menganggukkan kepalanya dengan perlahan sambil meju beberapa langkah ke depan


"tuan serigala api Terima kasih telah melepaskan ku." ucap Xie Lin dengan sopan


"manusia, kau berterima kasih padaku? aku sungguh tidak percaya ini, kau adalah manusia pertama yang berterima kasih padaku." ucal Ketua serigala api itu dengan bahagia dan Ramah


serigala itu kemudian mendekati sang betina dan mengambil bayinya dan membawa nya kepada Xie Lin, "nona yang baik sebagai tanda Terima kasih ku padamu terimalah bayi serigala api kami." ucal Ketua serigala api sembari memberikan Xie Lin seekor bayi serigala api


Xie Lin mengambil bayi serigala api tersebut dan melihat nya, "aku tidak keberatan menerima bayi serigala api kalian ini tapi apa betina kalian setuju?" ucap Xie Lin dengan ragu ragu


serigala api betina itu menganggukkan kepalanya dan tersenyum lembut pada Xie Lin, "aku setuju dengan suami ku dan tolong jagalah anakku dengan baik nona." ucap serigala api betina tersebut lalu mengecup kening bayinya


Xie Lin melihat tatapan kasih sayang di mata sang betina dengan dalam dan tersenyum kecut, "bayi serigala api ini sungguh beruntung memiliki orang tua yang menyayanginya sedangkan aku... sungguh iri." ucal Xie Lin dengan senyuman kecutnya


ketua serigala api itu melihat ekspresi Xie Lin yang tiba tiba sedih dan mendekati Xie Lin, "nak, jangan sedih jika kau tidak memiliki keluarga kau bisa ke sini melihat kami kapanpun kau mau, anggap saja kalau kami adalah orang tuamu." ucap Ketua serigala api dengan senyuman hangat bagaikan seorang ayah


Xie Lin merasa terharu dan meneteskan air mati dari pelupuk matanya yang indah, "Terima kasih.. oh iya namaku Xie Lin." ucap Xie Lin yang tiba tiba berhenti menangis dan memperkenalkan dirinya


"baik Xie Lin, kalau begitu pergilah segera dari sini karena disini sangat berbahaya, belum ada manusia yang pernah sampai ke pedalaman hutan ini." ucap Ketua serigala api


Xie Lin menganggukkan kepalanya dan segera pergi dari sana dan menuju ke Kerajaan yin


setelah beberapa menit dalam perjalanan Xie Lin tina di Kerajaan yin dan segera menuju ke akademi Kerajaan


"kecil, kita akan segera sampai." ucap, Xie Lin sambil berlari dengan cepat


sang bayi serigala api menatap Xie Lin dengan penasaran dan mencoba untuk menyentuh wajah Xie Lin akan tetapi tidak terjangkau oleh tangan Mungilnya dan pada akhirnya dia menarik kembali tangannya dan tertidur di pelukan Xie Lin


setelah beberapa saat kemudian Xie Lin akhrinya Tiba di kamarnya dan langsung tertidur tanpa mengganti pakaiannya terlebih dahulu


mohon maaf bila banyak typo


- khoniciwa -

__ADS_1


__ADS_2