
pagi telah tiba Dan Xie lin telah bersiap dengan rapih seperti akan ke suatu tempat Dan juga sudah mempersiapkan bekal makanan
kriekkk....
suara pintu di buka
Xie lin berjalan keluar kamar menggunakan pakaian laki laki dengan memegang sebuah batu transportasi suara
disana sudah kelihatan mei mei sedang menjemur pakaian Xie lin
"mei, aku Akan pergi keluar kau jaga rumah selagi aku tidak Ada"ucap Xie lin lalu memberikan mei mei Batu transportasi suara
" Xie lin, kenapa kau memberi Ku ini? apa kau Akan pergi lama?"tanya mei mei
"aku Akan pergi ke paviliun misi, Dan mungkin aku Akan pergi selama beberapa hari, jadi jaga paviliun Ku selagi aku pergi" ucap Xie lin lalu memakai cadarnya
sedangkan mei mei hanya bisa melihat kepergian Xie lin dengan tatapan sedih
"semoga Xie lin bisa menjalankan misinya dengan lancar" ucap mei mei lalu melanjutkan pekerjaannya
setelah beberapa saat berjalan akhirnya Xie lin sampai di gerbang istana
"permisi, aku Mau keluar" ucap Xie lin kepada kedua penjaga yang berjaga di gerbang istana
"tidak bisa! sampah seperti mu untuk apa keluar istana?" ucap penjaga gerbang
perkataan penjaga gerbang itu membuat Xie lin marah Dan menghempaskan penjaga gerbang itu ke tembok
"argh!! beraninya sampah seperti mu memukulku!!" ucap penjaga gerbang lalu menyerang Xie lin dengan tombak
Xie lin pun bersiap untuk menerima serangan dari penjaga gerbang itu tapi tiba tiba seseorang datang Dan menghentikan penjaga gerbang itu
"berhenti!!!" teriak seseorang dari kejauhan
"apa yang sedang kalian lakukan!!! kenapa kau berani menyerang tuanmu!!! bentak seseorang itu yang tidak lain adalah putra mahkota
kedua penjaga gerbang itu serempak kaget Dan langsung memberi hormat kepada putra mahkota
"hamba memberi hormat kepada yang mulia putra mahkota" hormat kedua penjaga gerbang
"kenapa kalian menghalangi Xie lin keluar!" bentak putra mahkota
"ha-hamba hanya menjalankan tugas saja yang mulia, to-tolong ampuni nyawa saya yang mulia" ucap penjaga gerbang dengan ketakutan
"beraninya kalian!!" ucap putra mahkota yang geram dengan prajutitnya sendiri
"berhenti gege, yang mereka katakan benar, jadi gege berhentilah memarahi mereka" ucap Xie lin sambil menenangkan gege nya
"hah... lihat token ini! apa kalian tahu ini token apa?" ucap xie lin kemudian mengeluarkan sebuah token dari kantong uangnya
"i-ini!! ini token!!! ini token hak istimewa keluar masuk istana" ucap penjaga gerbang dental terkejut
"karena Sudah lihat tokennya, maka aku Sudah bisa keluarkan" ucap xie lin
medua penjaga gerbang itu pun membukakan pintu gerbang Dan membiarkan xie lin keluar
Xie lin Akhirnya bisa keluar dari istana Dan melesat pergi ke paviliun misi
"Akhirnya sampai juga" ucap xie lin sambil melihat lihat sekelilingnya
"ternyata ramai juga yang datang ke paviliun misi" ucap xie lin lalu berjalan masuk ke dalam paviliun misi
brakk...
"hei! beraninya kau menabrakku, apa kau Sudah bosan hidup hah!" ucap seseorang yang tidak lain adalah putri ke dua
seketika perhatian semua orang teralih ke xie lin dengan putri ke dua
"apa yang terjadi? siapa gadis itu? beraninya gadis itu mencari masalah dengan putri ke dua" ucap perempuan 1
"tidak tahu saja kalau orang yang dia tabrak itu putri ke dua, kali ini dia pasti Akan mati" ucap laki laki 1
"hah? bosan hidup? aku rasa putri ke dua lah yang sudah bosan hidup" ucap Xie Lin lalu bangkit
"ka-kau! beraninya sampah sepertimu pergi ke paviliun misi" ucap putri ke dua
"memang nya kenapa kalau aku pergi ke sini! apa urusannya denganmu!" ucap Xie lin lalu berjalan melewati putri ke dua
"beraninya sampah sepertimu mengabaikanku" marah putri ke dua
Xie lin tidak menaggapinya Dan berjalan masuk ke dalam paviliun
putri ke dua yang diabaikan oleh Xie lin menjadi marah sampai mukanya jadi merah padam
"apa yang kalian lihat?pergi dari sini" ucap putri ke dua dengan perasaan marah
"tunggu saja kau Xie lin, Akan aku permalukan dirimu nanti" ucap putri ke dua lalu berjalan masuk ke dalam paviliun misi
__ADS_1
disisi lain sakarang xie lin di dalam paviliun misi dan hal pertama yang ia lihat adalah keramaian yang seperti di pasar
setelah cukup melihat lihat Xie lin menuju tempat administrasi Dan mengambil misi
"permisi nona, aku ingin Mengambil misi" ucap Xie lin Kepada kepala administrasi
"nona kecil, anda bisa melihat misi apa yang ingin nona kecil ambil di atas" ucap kepala administrasi lalu menunjuk ke atas
Xie lin memperhatikan berbagai misi yang tertera di atas Dan mempertimbangkan keuntungan masing masing misi
"misi D memang sederhana tapi untuk mendapatkan hewan spirit dengan tingkat yang sama seperti ku sedikit susah" ucap Xie lin
kemudian Xie lin lanjut dengan misi selanjutnya tapi tidak Ada yang cocok dengan ya
"hmm... ah! misi dengan tingkat S ini hanya menyuruh kita untuk mendapatkan sebuah daun bambu ribuan tahun! lumayan bagus Dan cocok denganku! koin yang didapat juga lumayan banyak! aku pilih misi tingkat S ini"ucap Xie lin dengan penuh semangat
" tapi nona kecil, ini misi yang sangat sulit, Dan tidak Ada yang berani Mengambil misi ini, apa nona kecil yakin ingin Mengambil misi Tingkat S ini?"ucap kepala administrasi dengan ragu ragu
"heh! ternyata kita bertemu lagi sampah" ucap putri ke dua yang memanas manasi Xie lin
"kenapa kau selalu muncul di hadapanku? apa kau seekor nyamuk yang selalu mengikuti orang ke mana mana?" balas Xie lin dengan senyum evilnya
"Dasar sampah tidak berguna! berani beraninya kau memanggilku nyamuk" ucap putri ke dua yang mulai marah
"aku ke sini untuk Mengambil misi untuk dikerjakan Dan aku tidak punya waktu untuk meladenimu yang mulia tuan putri ke dua" ucap Xie lin lalu berjalan pergi Menjauh
"heh! sampah sepertimu Mengambil misi?, haha!mungkin misi yang kau ambil hanya lah misi D! misi D bisa dengan mudah di lewati untuk seorang kultivator tingkat menengah, tapi untuk sampah sepertimu mungkin tidak bisa, walau pun bisa palingan kau hanya akan luka luka saja Dan koin yang kau hasilkan mungkin hanya satu dua koin saja" ucap putri ke dua
"banyak atau tidak koin yang ku dapatkan itu bukan urusanmu, jadi permisi aku mau pergi" ivap Xie lin kemudian pergi dari hadapan putri ke dua
"KAU! Berhenti! aku akan bertaruh denganmu, siapa yang mendapatkan lebih banyak koin emas dia yang menjadi pemenangnya! Dan yang kalah harus berlutut meminta maaf Dan menampar dirinya sebanyak 100 kali, dan juga pulang kerumah dengan merangkak! apa kau setuju"ucap putri ke dua dengan penuh percaya diri
"semua orang yang Ada di sini adalah saksinya! kalian yang menyaksikannya harus datang lagi bulan depan untuk menjadi saksi" ucap putri ke bawah
"baik, aku setuju, tapi kalau kau kalah jangan menangis~~" ucap Xie lin lalu berjalan keluar paviliun
"eh... nona kecil, apa kau tidak mau menukar misimu?" tanya kepala administrasi
"tidak akan"ucap Xie lin singkat lalu pergi melesat ke hutan shen Tian karena dalam misi Xie lin mengharuskannya ke sana karena benda yang tertulis dalam misi Ada di hutan shen tian
beberapa saat kemudian Xie lin Akhirnya tiba di hutan shen tian
"hutan Shen tian ini seperti nya terdapat banyak hewan spirit tingkat menengah Dan tinggi" ucap Xie lin lalu berjalan masuk ke dalam hutan
setelah beberapa hari Xie lin di dalam hutan shen tian yang dia lakukan hanya meningkatkan tingkat kultivasinya saja
"baru beberapa hari berada di hutan ini tapi Sudah ratusan monster yang menyerang" ucap Xie lin lalu meregangkan tubuhnya
"tentu saja lapar, sekarang aku akan pergi mencari sesuatu yang bisa dimakan" ucap Xie lin kemudian pergi melesat
setelah melesat cukup lama Akhirnya Xie lin menemukan sebuah pohon apel yang bisa dimakan
"ternyata Ada pohon apel juga di tengah hutan yang menakutkan ini" ucap Xie lin lalu Mengambil semua apel apel nya
ROARHH!!! AUUU!!!!
ekhem... soal suara serigala nya mohon maaf kalo salah sebab saya todak tahu macam mana suara seriga
next......
"suara apa itu?" ucap Xie lin yang sibut terkejut oleh raungan tersebut
"itu sepertinya suara serigala hitam nona, Dan kelihatannya seeing menuju kemari" ucap harimau yin yang
"gawat mereka datang, cepat naik ke pohon apel itu nona" ucap harimau yin yang
Xie lj pun naik ke atas pohon apel Dan memperhatikan sekelompok serigala hitam tersebut
"eh! tunggu dulu, kenapa para serigala hitam itu kelihatannya sangat ketakutan seperti Ada hal yang sangat menakutkan" ucap xie lin yang menyadari sebuah sesuatu akan terjadi
Dan benar saja tiba tiba dari dalam tanah muncul duri yang sangat tajam Dan menusuk semua serigala hitam itu Dan menghisap habis energi Dan darah serigala hitam itu
"i-ini... apa?" ucap Xie lin yang sangat terkejut karena tiba tiba muncul duri dari dalam tanah
"itu serangan dari monster elemen tanah tuan, mungkin dia menyadari kehadiran para serigala hitam itu Dan mulai menyerang mereka" ucap burung Phoenix api
"apa? monster elemen tanah? monster apa itu?" tanya Xie lin
"monster elemen tanah merupakan monster yang dapat mengendalikan tanah untuk menyerang mangsanya." ucap naga putih
"jika monster elemen tanah Sudah berada di tingkat Kaisar tahap akhir maka tanahnya juga akan meningkat menjadi tanah Kristal ungu, siapa pun yang menyentuh Kristal ungu tersebut maka energinya akan diserap habis. tidak peduli Tingkat apa pun orang tersebut asalkan menyentuh sedikit saja maka akan berujung kematian"ucap naga hitam
"tanah Kristal ungu dapat di murnikan Dan di buat menjadi senjata seperti pedang, tapi membutuhkan waktu ratusan tahun agar tanah Kristal ungu tersebut menjadi Bongkahan Bongkahan kecil" ucap harimau yin yang
"hm, seperti nya aku akan diuntungkan!" ucap Xie lin
"apa yang tuan katakan? monster elemen tanah ini sangat sangat kuat! dia Sudah berada di tingkat kaisar tahap akhir Dan sekarang kita Sudah terjebak! Sudah tidak ada jalan keluar lagi!" ucap ular putih
__ADS_1
"kalau kita turun dari atas pohon sekrang juga kita pasti akan langsung di tusuk dan walau pun tuan melesat belum pasti bisa menghindari duri duri yang terus keluar dari tanah" ucap harimau yin yang
"heh! mungkin bagimu tidak Ada jalan keluar tapi bagiku Ada banyak jalan keluar" ucap xie Lin lalu duduk
"apa maksud tuan? apa tuan punya cara untuk Melarikan diri dari duri duri monster elemen tanah itu?" ucap Phoenix api dari dalam ruang dimensi
"tentu saja aku punya banyak cara untuk Melarikan diri dari duri duri monster elemen tanah itu" ucap Xie lin dengan bangga
"apa? banyak? kalau begitu beritahu aku!" ucap ular putih yang tidak percaya
"yang pertama kita bisa menguliti kulit pohon yang ku pijak ini lalu membuatnya menjadi parasut, kemudian meluncur Dan melewati duri duri tanah Kristal ungu tersebut Sejauh puluhan meter" ucap Xie lin yang menjelaskan cara melarikan diri dari monster elemen tanah
"atau aku bisa melesat turun ke bawah dan Mengambil kulit serigala hitam yang Ada di bawah lalu menjadikannya balon udara Dan kulit pohon ini sebagai obor" jelas Xie lin lagi
"atau kita membuat jungkat jungkit dengan pohon ini sebagai bahannya dan melewati semua duei duri ini, tapi Membutuhkan waktu berjam jam untuk berlatih berjalan di atas jungkat jungkit" ucap Xie lin lagi yang terus membuat semua penghuni ruang dimensi nya terkejut
"tuan, kau akan menggunakan cara yang mana untuk Melarikan diri?" tanya naga hitam
"walaupun banyak caranya tapi seperti nya gelang dimensi ku ini sangat ingin aku terjun ke bawah" ucap Xie lin sembari memegang gelang dimensi nya
"apa? apa kau Sudah gila? terjun ke bawah? apa kau cari mati hah!" teriak ular putih dari dalam ruang dimensi
"walau pun Berbahaya kita bisa coba dulu" ucap Xie lin lalu bersiap siap untuk terjun ke bawah
Xie lin lalu terjun ke bawah lalu menghisap semua duri tanah Kristal ungu ke dalam gelang dimensi nya Dan Xie lin bisa sampai ke bawah dengan aman
"i-ini sulit di percaya" ucap ular putih yang sangat terkejut dengan gerakan Xie lin
"memang pantas menjadi putri dari sang dewi" ucap Phoenix api yang Sudah serkagum kagum pada Xie lin
"tuan, anda tidak apa apa kan?" tanya harimau yin yang yang khawatir dengan tuan nya
"aku tidak apa apa, tapi seperti nya gelang dimensi ku bisa mengeluarkan zat yang diserapnya Dan membentuknya menajadi apa saja" ucap Xie lin yang ragu ragu
"kalau begitu tuan bisa coba" ucap Naga putih
"baiklah, akan aku coba sekarang" ucap Xie lin lalu memenamkan matanya
Xie lin kemudian Memfokuskan pikirannya pada tanah Kristal ungu Dan setelah beberapa menit terbentuklah sebuah pedang yang terbuat dari tanah Kristal ungu
setelah selesai xie lin membuka matanya Dan melihat kalau tanah Kristal ungu yang Sudah dia serap ke dalam gelang dimensi Sudah terbentuk dan berbentuk pedang
"wah, Tanpa sengaja pikiranku membentuknya menjadi sebuah pedang hebat sekali"ucap Xie lin dengan gembira
"apa? bisa begitu juga??" ucap ular putih dengan bingung
"ini... sebuah pedang Kristal ungu pertama, konon katanya Kristal ungu ini memiliki kekuatan yang luar biasa, tapi jika tidak ada kekuatan pendamping maka pedang Kristal ungu ini hanya akan menjadi pedang biasa saja" ucap harimau yin yang
"oh, ternyata seperti itu, kalau begitu ayo kita pergi mencari kekuatan pendamping untuk pedang Kristal ungu ku ini" ucap Xie lin dengan semangat yang membara
"apa kau Sudah lupa dengan misimu itu hah?" ucap ular putih yang geram dengan sikap tuan nya itu
"tentu saja aku tidak lupa dengan misiku, setelah aku menyelesaikan misiku, aku akan mencarikan kekuatan pendamping untuk pedang Kristal ungu ku ini" ucap Xie lin lalu memakan apel yang dia dapatkan tadi
"sudah jangan banyak bicara lagi kita lanjut kan perjalanan kita" ucap Xie lin lalu melanjutkan perjalanan nya
setengah bulan telah berlalu sekarang Xie lin Sudah menemukan bambu kabut ribuan tahun yang ternyata di sebuah lembah es, tapi sialnya Ada seekor laba laba es yang menjaga bambu kabut ribuan tahun tersebut
"setelah setengah bulan mencari Akhirnya aku menemukan bambu kabut ribuan tahun" ucap Xie lin dengan tenang sambil memperhatikan situasinya
"tapi... KENAPA HARUS ADA LABA LABA ES YANG BESAR SEKALI YANG MENJAGA BAMBU SERIBU TAHUN ITU" teriak Xie lin yang sudah frustasi
tapi setengah kefrustasiannya tiba tiba datang Sekelompok tentara bayaran dengan masing masing senjata di tangan yang sepertinya akan menyerang laba laba es yang menjaga bambu seribu tahun
"hmm... seperti nya mereka adalah kelompok tentara bayaran, mungkin juga datang untuk bambu Seribu tahun" ucap Xie lin Dan memperhatikan orang orang itu
"semua nya Ada di tingkat jenderal, pasti bisa membunuh laba laba es itu kan, aku akan Mengambil kesempatan ini" ucap Xie lin lalu mencari tempat bersembunyi
"apa yang tuan ucapkan? aku tidak mengerti"ucap harimau yin yang
"tentu saja rencana untuk mendapatkan bambu kabut ribuan tahun itu tanpa melawan laba laba es yang besar sekali itu" ucap Xie lin
"caranya bagaimana?" tanya ular putih yang malas berbicara banyak
"hehehe! ketika Sekelompok tentara bayaran itu menyerang laba laba es nya, aku akan menyelinap Dan Mengambil daun bambu ribuan tahun itu" ucap Xie lin dengan semangat
"ckckck, ternyata kau juga punya sikap yang licik"ucap ular putih
setelah beberapa menit menuggu kesempatan datang tapi hasilnya malah sebaliknya, semua tentara dengan tingkat jenderal dikalahkan oleh laba laba es
"kultivator dengan tingkat jenderal dikalahkan dengan mudah oleh laba laba es itu" ucap Xie lin
"sepertinya aku harus Menyusun Rencana untuk Menyingkirkan laba laba es itu" ucap Xie lin
**hai~ jangan lupa like ya
kalo Ada kalimat atau perkataan atau Ada kekurangan dalam novel saya atau apa pun itu yang menyinggung para pembaca mohon beritahu saya lewat koment, saya akan memperbaikinya sebaik mungkin agar pembaca bisa merasa puas dengan novel saya
__ADS_1
sekian terima kasih
see you**~~~