
Cuplikan
setelah mengetahui arah menuju ke ruang kerja Zhuo Zhang Xie Lin berjalan dengan cepat dan membuka pintu ruang kerja Zhuo Zhang secara perlahan dan melihat Zhuo Zhang yang sedang tertidur pulas di meja kerjanya tanpa menggunakan selimut
Xie Lin yang kasihan melihat Zhuo Zhang yang tertidur mendekat dan mengeluarkan selimut dari dalam ruang dimensinya dan menyelimutinya Zhang
Kemudian mencoba membaca dokumen dokumen yang ada di atas meja Zhuo Zhang dan membantu Zhuo Zhang mengerjakannya
setelah beberapa jam akhirnya selesai Xie Lin pergi dari sana meninggala Zhuo Zhang yang masih tertidur
...****************...
setelah beberapa saat kepergian Xie Lin Zhuo Zhang terbangun dan melihat dokumen dokumen yang ada di atas mejanya telah selesai dikerjakan dan tersusun rapi di atas meja kerjanya
Zhuo Zhang berdiri dan tanpa sengaja selimut yang menyelimuti Zhuo Zhang terjatuh dan Zhuo Zhang menyadarinya
Zhuo Zhang yang melihat selimut tersebut terjatuh segera mengambilnya dan mencium aroma selimut itu
"tak disangka Xie Lin akan begitu perhatian padaku sehingga mengerjakan seluruh dokumen yang tersisa di Arab mejaku sampai selesai." ucap Zhuo Zhang sambil tersenyum membayangkan Xie Lin
sedangkan orang yang dibayang bayangkan terlihat sedang tertidur pulas tanpa ada gangguan sedikitpun
setelah beberapa jam berlalu Xie Lin terbangun dengan sangat segar dan segera berjalan ke kamar mandi
setelah mandi seperti biasa Xie Lin menggunakan pakaian sederhana, "ternyata sudah malam ya…pergi makan dulu ah…" ucap Xie Lin seraya keluar dari kamarnya dan berjalan menuju ke ruang makan
disana terlihat tidak ada orang satupun dan membuat Xie Lin bingung dan penasaran
kebetulan ada seorang pelayan yang lewat sana dan Xie Lin menghalangi pelayan tersebut dan menanyakan keberadaan Zhuo Zhang sekarang ini
sang pelayan menjawab Xie Lin dengan sangat lancar dan jujur
Xie Lin yang mengetahui keberadaan Zhuo Zhang segera berjalan ke arah yang pelayan tersebut tunjukkan padanya
Xie Lin berjalan sambil menguap dan melihat sekelilingnya yang cukup gelap
"padahal sudah malam tapi kenapa tidak ada alat penerang di sepanjang jalan ini?" uczo Xie Lin yang bingung
__ADS_1
tak bersalang lama Xie Lin sampai ke tempat dimana Zhuo Zhang berada
terlihat di dalam sana ada Zhuo Zhang dan seorang Perdana Menteri dengan putrinya
Xie Lin yang tidak tahu langsung masuk tanpa mengetuk pintu
"Zhang ternyata kau ada disini…aku lapar sekali." ucsp Xie Lin yang tidak memperhatikan sekitarnya
Zhuo Zhang yang dipanggil segera beralih dan menatap Xie Lin
"kau sudah bangun Xie Lin?" ucap Zhuo Zhang pada Xie Lin dengan lembut
"iya…aku lapar sekali, bisakah kita pergi makan sekarang? tidak ada apa apa di ruang makan, satu makanan saja tidak ada." ucso Xie Lin oada Zhuo Zhang dengan kesal
perdana menteri dan putrinya yang melihat kedekatan Zhuo Zhang Dengan Xie Lin menatap Xie Lin dengan tatapan tajam
sedangkan Xie Lin yang telah menyadari tatapan tersebut segera berbalik dan menatap tajam kedua orang tersebut
"siapa yang menatapku dengan penuh amarah?"ucap Xie Lin dengan tatapan tajam dan membunuh
kedua orang tersebut segera bergidik ngeri dan mundur beberapa langkah ke Belakang
"Xie Lin lapar ya? kalau begitu pelayan pergi ambilkan Xie Lin makan malam dan bawa kesini."ucsp Zhuo Zhang pada pelayan yang ada di sampingnya
"yang mulia…kalau boleh tahu…siapakah perempuan yang ada di samping yang mulia ini?" ucsp perdana menteri itu sedikit ragu ragu
"hm…dia adalah ratu masa depanku, dan juga calon istriku satu satunya." ucap Zhuo Zhang pada perdana menteri itu
perdana menteri itu terkejut mendengar perkataan yang dilontarkan oleh Zhuo Zhang padanya
putri perdana menteri itu seketika ambruk dan jatuh
"ra-ratu…tidak mungkin, bagaimana bisa seperti ini? aku adalah wanita yang cocok untuk menjadi ratu yang mulia dan juga istri yang mulia, bagaimana bisa orang rendahan itu bisa dibandingkan dengan yang mulia?" ucap putri perdana menteri itu dengan tidak percayanya pada apa yang Zhuo Zhang katakan
"percaya tidak percaya tapi ini Kenyatannya dan itu tidak bisa diubah, dan perdana menteri Lu Mohon anda tidak mengungkit masalah pernikahan ku lagi karena aku sudah memiliki tunangan." ucso Zhuo Zhang dengan wajah darar dan tatapan tajam dan membunuh
perdana menteri Lu dan putrinya sekali lagi bergidik ngeri dan gemetaran pergi dari sana
__ADS_1
dan diwaktu yang bersamaan pelayan yang Zhuo Zhang suruh untuk mengambilkan Xie Lin makan malam telah datang
Xie Lin duduk di bangku yang ada di samping Zhuo Zhang dan makan dengan lahap
Zhuo Zhang terkekeh melihat Xie Lin makan dengan lahap tanpa mempedulikan yang lainnya
setelah beberapa saat Xie Lin selesai makan dan segera berdiri
"hei, apakah gadis tadi menyukai mu?" bisik Xie Lin oda Zhuo Zhang
Zhuo Zhang mendengar bisikan dari Xie Lin Dan tersenyum menyeringai
"dia sangat menyukaiku, aku berencana menjadikannya ratuku tapi aku telah menemukanmu jadi aku tidak jadi memilihnya dan aku rasa aku bisa mengangkatnya jadi selirku nanti." ucso Zhuo Zhang yang menggoda Xie Lin
Xie Lin menatap Zhuo Zhang dengan teliti kemudian maju beberapa langkah kedepan
"ingin dia jadi selir ya…boleh, jika kau ingin menjadikannya ratumu juga boleh, itu terserah padamu." ucap Xie Lin pada Zhuo Zhang dengan sikap tidak peduli seraya pergi dari sana menuju ke kamarnya
Zhuo Zhang yang meliputi kepergian Xie Lin dengan jawaban ketus menjadi kecewa dan begadang lagi untuk mengerjakan dokumen dokumen yang menumpuk di meja kerjanya lagi
Xie Lin yang kini sampai di kamarnya langsung membaringkan tubuhnya dan menutup matanya secara perlahan dan tanpa sengaja teringat kembali dengan kata kata Zhuo Zhang
hal tersebut berhasil membuat Xie Lin tidak bisa tidur lagi dan beralih berjalan jalan di sekitar istana
Zhuo Zhang yang telah selesai mengerjakan dokumen dokumen tersebut keluar dan jalan jalan disekitar istana juga
Xie Lin yang ada di belakang istana melihat sebuah sungai kecil yang dilengkapi dengan jembatan kecil yang melengkung
Xie Lin naik ke atas jembatan kecil itu dan melihat rembulan dan tanpa sengaja bertabrakan dengan Zhuo Zhang yang kebetulan juga ada di sana
terlihat mereka berdua saling bertatapan diantara sinar bulan yang menyinari kedua insan tersebut
dan setelah beberapa saat saling bertatapan mereka berdua menyadari situasinya dan langsung saling mendorong dan berjauhan
"ugh…maafkan aku, aku tidak sengaja." ucap Xie Lin pada Zhuo Zhang dengan gugup
"itu…aku juga minta maaf karena telah menabrakmu tadi." ucap Zhuo Zhang yang grogi dengan suasana canggung diantara mereka berdua
__ADS_1
mereka berdua kembali berbalik dan menatap bulan bersama sama
see you