
Cuplikan
Xie Lin memasuki kamarnya dan merasakan sesuatu yang salah dengan suasana yang ada di dalam kamarnya
'sepertinya ada seseorang selain diriku di sini.' Gumam Xie Lin dalam hatinya
dan benar saja sebuah serangan dadakan muncul dan mengarah ke Xie Lin
syut!
Xie Lin yang telah mengetahui keberadaan seseorang itu langsung menghindar dan menghilang dari sana
...----------------...
seketika Xie Lin muncul di belakang orang yang menyerangnya dan dengan sigap langsung membuat orang itu pingsan
setelahnya Xie Lin membawa orang itu turun dan menaruhnya di depan kasurnya seraya mengikat orang itu
setelah selesai Xie Lin langsung mengambil kursi dan duduk di depan orang itu
tak berselang lama orang itu sadar dan melihat Xie Lin didepannya dan kini seluruh badannya telah diikat oleh Xie Lin menggunakan akar tumbuhan dari elemen tumbuhannya
Xie Lin perlahan membuka mulut dan tertawa dengan menakutkan dan membuat orang itu merinding ketakutan dan gemetaran melihat Xie Lin yang tertawa dengan sangat mengerikan
"kau…kau terlihat seperti iblis! kau mau apakan aku?" ucap orang itu sambil gemeteran pada Xie
Xie Lin yang melihat orang itu ketakutan dan gemetaran karena dirinya terkekeh kecil dan mulai mengancam orang itu
"jika kau tidak mengatakan siapa yang menyuruhmu melakukan hal itu padaku maka jangan harap kau bisa sampai besok." ucap Xie Lin dengan aura membunuh dan mengancam pada orang itu
Xie Lin mengeluarkan belatinya dari salam lengan bajunya dan perlahan mengikis leher orang itu
"jika kau masih tidak mau mengaku, aku akan dengan senang hati memotong lehermu ini." ucap Xie Lin pada orang itu
a-aku…a-aku…aku katakan! tapi jangan bunuh aku!"ucap orang itu pada Xie Lin dengan gemetaran
__ADS_1
"aku tak sebenarnya disuruh oleh…" ucap orang itu kemudian menggigit sesuatu yang ada di dalam mulutnya
Xie Lin yang telah mengetahui gerakan selanjutnya langsung menggunakan elemen cahayanya dan menolong orang itu dalam melakukan bunuh diri
orang itu yang mengira dirinya gagal mati melihat Xie Lin dengan tatapan ketakutan
"ka-kau…kau apa yang kamu lakukan? kenapa aku belum mati juga?!" ucap orang itu pada Xie Lin
Xie Lin terkekeh kecil kemudian mengulurkan belatinya menuju ke bagian jantung orang itu
"katakan sekali lagi, jika kau tidak ingin mengatakannya maka kau akan kehilangan nyawamu sekarang juga." ucap Xie Lin pada orang itu sambil menusuk jantung orang itu menggunakan belatinya
"aku tidak akan mengatakannya." ucap orang itu pada Xie Lin
hal itu mengundang kekesalan Xie Lin dalam menunggu dan akhirnya menghabisi orang itu dengan menusuk orang itu tepat di jantungnya menggunakan belati
setelahnya Xie Lin berdiri dan membakar tubuh orang itu hingga tak tersisa sedikitpun
setelahnya Xie Lin keluar dari kamarnya setelah membersihkan dirinya dari darah
terlihat Xie Lin yang berjalan menuju ke ruangan tempat Zhuo Zhang dan Bai Qing Cheng berbicara
disana terlihat Zhuo Zhang dan Bai Qing Cheng yang sibuk mengurusi sesuatu
"Zhang gege Cheng, ada yang ingin aku katakan pada kalian berdua." ucap Xie Lin pada kedua orang yang ada di dalam ruangan tersebut
"hm? Xie Lin? ada apa kesini?" ucap Zhuo Zhang pada Xie Lin
"apa yang ingin kau katakan?" ucap Bai Qing Cheng pada Xie Lin
"ini…ada pembunuh di kamarku dan untungnya aku sudah membunuhnya, tapi aku tidak tahu siapa yang menyuruhnya karena dia tidak ingin memberitahukannya padaku." ucap Xie Lin dengan polos pada Zhuo Zhang dan Bai Qing Cheng
"pembunuh? apa kau memiliki sesuatu dari pembunuh itu?" ucap Zhuo Zhang pada Xie Lin
"hm…sepertinya ada, aku mendaptkan sebuah token yang tersisa ketika aku membakar tubuh membunuh itu." ucap Xie Lin pada Zhuo Zhang
__ADS_1
Xie Lin mengeluarkan token tersebut dan langsung memberikannya pada Zhuo Zhang
Zhuo Zhang Mengambilnya dan melihat token itu dengan teliti
"ini…sepertinya aku tahu ini token siapa…ini seperti token mo Feng Ling." Ucap Zhuo Zhang pada Xie Lin
"mo Feng Ling? putri perdana menteri mo itu? tapi kenapa dia ingin mengincar nyawa Xie Lin?" ucap Bai Qing Cheng yang tidak mengerti apa apa
"ck! apa gege tidak tahu? mo Feng Ling itu menyukai Zhang tapi Zhang tidak menyukainya dan menyukaiku, hal itu membuat mo Feng Ling membenciku dan ingin menyingkirkanku."ucap Xie Lin pada Bai Qing Cheng
Bai Qing Cheng yang mendengar penjelasan Dari Xie Lin langsung mengerti
"uh…sepertinya musuhmu semakin banyak saja Xie Lin." ucap Bai Qing Cheng pada Xie Lin
"yah…namanya juga hidup." ucap Xie Lin pada Bai Qing Cheng
"mo Feng Ling…sepertinya dia sudah tidak sadar untuk mati." ucap Zhuo Zhang sambil mengepalkan tangannya
"Zhang tenanglah, sebaiknya kita buat rencana dulu agar mo Feng Ling tidak bisa mengelak ketika kita menghukumnya nanti." ucap Xie Lin pada Zhuo Zhang
Zhuo Zhang akhirnya menenangkan tubuhnya dan kembali normal dan tidak marah lagi
"baiklah…kalian berdua pulanglah dulu, aku akan memikirkan caranya." ucap Zhuo Zhang pada Xie Lin Dan Bai Qing Cheng
Xie Lin mengangguk anggukkan kepalanya dan pergi dari sana bersama dengan Bai Qing Cheng
di dalam ruangan terlihat Zhuo Zhang yang telah sangat sibuk mengurusi banyak hal sekaligus
sedangkan Xie Lin yang khawatir hanya bisa mengikuti kata kata Zhuo Zhang dan pergi dari sana
malam harinya terlihat Zhuo Zhang yang tertidur di dalam raungannya karena kelelahan
Xie Lin yang melihat hal itu merasa kasihan dan mengambil selimut dan menyelimuti Zhuo Zhang seperti dulu lagi
"dasar, jika tidak kuat bekerja lagi maka berhenti bekerja dan istirahat." ucap Xie Lin kemudian pergi dari sana meninggalkan Zhuo Zhang sendirian di dalam ruangan itu
__ADS_1
see you