Avenge The Princess

Avenge The Princess
EP 74


__ADS_3

Cuplikan


"siapa itu? tunjukkan dirimu."ucap Xie Lin dengan waspada disekitarnya


"yang mulia tidak perlu takut hamba adalah bawahan ibunda yang mulia, ibunda yang mulia meminta hamba untuk membawa yang mulia menemui ibunda anda." ucap seseorang itu dengan sopan pada Xie Lin


"em…apa yang mulia yang kau panggil itu aku?" tanya Xie Lin pada seseorang tersebut. dengan wajah penasaran dan bingung


"benar yang mulia." ucap seseorang tersebut pada Xie Lin


Xie Lin sungguh terkejut waktu itu, bisa bisanya ada seseorang yang memanggilnya yang mulia padahal dia hanyalah seorang tuan putri buangan


mulai dari situ Xie Lin tidak berbicara dan terus terdiam merenungi apa yang seseorang tersebut katakan padanya


...----------------...


setelah pembicaraan tersebut Xie Lin sampai di suatu tempat yang tidak ia kenali


"ini di mana?" ucap Xie Lin dengan penasaran


"yang mulia akan tahu sendiri." ucap seseorang tersebut pada Xie Lin


Xie Lin mengabaikan perkataan seseorang itu dan memilih untuk berjalan jalan


tak terasa setengah jam berlalu dan tidak ada yang terjadi di sana


Xie Lin yang mulai kesal menunggu berhenti berjalan dan duduk jongkok sambil melipat kedua tangannya di atas dadanya


"huh! kapan aku bisa pergi dari sini!" ucap Xie Lin dengan kesal


kriekkk....


suara pintu di buka


"eh? ada seseorang yang datang?" ucap Xie Lin dengan penasaran kemudian berdiri dan melihat seseorang tersebut


Xie Lin melihat seseorang itu dengan tatapan yang penuh dengan pertanyaan dibenaknya


sedangkan seseorang yang di tatap itu malah tersenyum bahagia melihat Xie Lin


"em…anda siapa ya?" ucap Xie Lin pada seseorang itu


seseorang itu tak berkata apa apa dan langsung berlari ke arah Xie Lin Dan memeluk erat Xie Lin

__ADS_1


Xie Lin yang terkejut segera mendorong seseorang yang menjauh darinya


"bisakah anda sopan sedikit? tidak baik laki laki dan perempuan berpelukan begini." ucsp Xie Lin pada seseorang itu dengan kesal


seseorang yang tersenyum ramah pada Xie Lin kemudian mengelus Kepala Xie Lin dengan lembut, "anakku sudah dewasa ya." ucsp seseorang itu


Xie Lin yang mendengar dia dipanggil anak seketika terkejut dan menatap seseorang itu


"kau siapa? beraninya memanggilku anak, aku bukan anakmu tau." ucap Xie Lin dengan kesal


"prtt…hahahahahaha…lihat bahkan anakmu saja tidak mau mengakuimu hahahaha…" ucap seseorang yang ada di belakang Xie Lin


Xie Lin untuk kedua kalinya terkejut dan segera berbalik melihat ke arah belakangnya


"dan kau juga, siapa kau? dan kalian ini siapa?" ucap Xie Lin pada kedua orang itu


"Xie Lin putri ku, apa kau sudah lupa dengan ibumu ini?" ucap seseorang yang ada di belakang Xie Lin


"hah?! ibu? kau Ibuku?" ucap Xie Lin dengan wajah bingung


"ck! tentu saja bodoh dan aku ini ayahmu! sedari dulu kami mencarimu tapi tidak ketemu ketemu juga." ucap seseorang yang ada di hadapan Xie Lin


"tapi…kenapa kalian masih hidup?" ucap Xie Lin dengan bingung


"haduh…saat itu terjadi perang antara para dewa dengan para Iblis dan monster, kami kewalahan melawan para Iblis dan monster itu jadi aku dan ibumu berpisah, kami berdua turun kebumi dan berpisah di sana untuk sementara waktu." ucaP seseorang yang ada di hadapan Xie Lin


"dan saat itulah aku datang dan membawa raga ibumu yang terbakar dan mengobatinya, akhirnya kami berdua bersatu kembali dan setelahnya kami mulai mencari mu sejak saat itu." ucap seseorang yang ada di hadapan Xie Lin


"jadi kalian…orang tua ku?" ucap Xie Lin dengan penasaran pada kedua orang tersebut


"tentu saja, sekarang ayo kita pergi ke ruang makan, kita bisa makan sambil bicara nanti dan aku akan memperkenalkan seseorang padamu." ucap seseorang yang ada di belakang Xie Lin seraya menarik Xie Lin menuju ke ruang makan


"benaran ibuku?" ucap Xie Lin pada seseorang itu dengan wajah yang penuh pertanyaan


"benar." ucap Ibu Xie Lin pada Xie Lin


seketika air mata keluar dari pelupuk mata Xie Lin secara tiba tiba dan langsung memeluk sang ibu dengan sangat erat


sedangkan sang Ayah yang melihat kejadian tersebut hanya bisa menggeleng gelengkan kepalanya


sang ibu tersenyum dan membelai Kepala Xie Lin dengan lembut, "sudah jangan menangis lagi, lihat sekarang matamu terlihet bengkak karena menangis terlalu lama." ucap Ibu Xie Lin pada Xie Lin


Xie Lin berdiri dengan tegak dan berhenti memeluk sant ibu kemudian mengusap air matanya

__ADS_1


"itu…ibu kalau boleh tahu nama ibu siapa? apa nama ibu adalah xia Ling?" ucap Xie Lin pada ibunya


"benar namaku adalah Ding xia Ling, aku memberimu nama sesuai dengan namaku Xia Ling."ucap Ibu Xie Lin pada Xie Lin dengan senang


"oh iya, perkenalkan orang yang ada di sampingmu itu adalah ayahmu, namanya bai Qing Liang." ucap Ding xia Ling pada Xie Lin seraya menunjuk ke arah seseorang yang ada di samping Xie Lin


Xie Lin tidak berbicara dalam perjalanan menuju ruang makan dan hanya menganggukkan kepalanya saja


setelah beberapa menit perjalanan Xie Lin Dan orang tuanya tiba di ruang makan dan terlihat makanan di sana telah disajikan dan dilengkapi dengan pelayan yang ada di setiap sisi meja


"ayo duduk Xie Lin, kau pasti sudah lapar." ucap ibu Xie Lin pada Xie Lin


sang Ayah duduk dan diam ditempat melihat sang istri yang sangat memanjakan anaknya dan melupakan sang suami


"uh…sayang…apa kau melupakan sesuatu?"ucap bai Qing Liang pada Ding xia Ling


"oh benar, kau jangan makan dulu kita tunggu anak kita yang satunya lagi." ucap Ding xia Ling pada bai Qing Liang


bai Qing Liang terdiam dan meratapi nasibnya yang begitu Buruk hari itu


"anak yang satunya lagi? apa ibu memiliki anak anak laki laki? apa dia kakakku atau adikku?" tanya Xie Lin pada ding xia Ling secara berturut turut


disaat yang bersamaan pula seorang laki laki yang tampan tiba tiba muncul dan berjalan ke arah Xie Lin


sedangkan Xie Lin yang tidak tahu apa apa hanya diam dan melihat laki laki itu mendekatinya


"apa dia adikku? wajahnya jelek sekali." ucao laki laki itu pada ding xia Ling


seketika Xie Lin terbatuk batuk dan segera menatap laki laki itu


"apa adikmu? jelek? kau bilang aku jelek? dasar kakak tidak berguna cuma bisa mengejek orang lain tanpa pandang wajah dulu."ucap Xie Lin dengan kesal sambil terus melihat wajah laki laki itu


"prttt…kau terlihat sangat menggemaskan ketika marah adik ku tersayang." ucap laki laki itu pada Xie Lin yang sedang kesal


"haih…Anak ini, perkenalkan dia adalah kakakmu namanya bai Xue Hua." ucap bai Qing Liang


[nama kakaknya kek perempuan yak]


"bu, adik kecil ini sungguh menggemaskan, apa dia akan tinggal bersama kita?" ucap Bai Xue Hua pada ding xia Ling


"tidak, dia akan dikembalikan ke bumi karena perjalanannya menuju puncak masih belum tercapai." ucap ding xia Ling pada Bai Xue Hua


"bagaimana Xie Lin bisa turun kebumi sendirian." ucap Bai Xue Hua menatap Xie Lin dengan tatapan sedih

__ADS_1


sedangkan Xie Lin yang melihat ekspresi sedih dari sang kakak segera berdiri dan menghibur kakaknya dan berakhir makan bersama dan Xie Lin bermalam disana selama semalam


see you


__ADS_2