
Cuplikan
'i-ini!? auranya kenapa tiba tiba berubah?!' Teriak iblis itu dalam hatinya yang terkejut karena aura Xie Lin yang tiba tiba berubah seperti menjadi orang lain
"kau... sebenarnya kau siapa hah!" teriak iblis itu yang mulai gemetaran dan mundur beberapa langkah
...****************...
Xie Lin menyeringai sembari menatap iblis tersebut, "aku adalah orang yang akan mengambil nyawa mu." ucap Xie Lin dengan senyuman yang menakutkan dan tatapan membunuh
"kau... " ucap sang iblis yang tak bisa berkata kata di hadapan Xie Lin yang kini marah besar
Xie Lin mulai menyerang iblis itu menggunakan elemen airnya
seketika si bagian kanan Xie Lin muncul ratusan bola angin raksasa bercampur pisau angin yang ada di dalam dan sekitar bola angin
dan bagian kiri Xie Lin muncul banyak bola api yang memiliki duri di sekitarnya dengan ukuran yang besar
drt! drt!
dan di kedua tangan Xie Lin kelihatan sebuah listrik yang sedang mengalir
Xie Lin mengayunkan tangannya ke arah iblis tersebut dan seketika semua bola angin dan bola api meluncur ke arah iblis tersebut dengan cepat dan berhasil melukai sang iblis
akan tetapi serangan Xie Lin hanya terkesan sedikit di badan sang iblis
iblis itu menyeringai dan mulai menyerang Xie Lin dari jarak dekat
sedangkan penonton lainnya serta para tetua menyaksikan pertarungan antara Xie Lin dengan iblis tersebut
"gadis kecil, biar ku beritahu padamu! aku adalah pasukan iblis perubah wujud terkuat di antara iblis pengubah wujud lainnya!" teriak iblis itu sembari menyerang balik Xie Lin menggunakan serangan yang sama dengan serangan Xie Lin terhadap iblis perubah wujud tersebut
Xie Lin terkejut dan segera menghindari serangan sang iblis dengan cepat, "heh! kau tidak akan bisa membunuh ku." ucap Xie Lin dengan penuh rasa keyakinan
ketika iblis perubah wujud itu berlari ke arah Xie Lin sebuah petir yang berwarna hitam pekat menyambar iblis perubah wujud itu dengan keras
Argh!!!
teriak iblis itu yang kesakitan karena di sambar petir yang berwarna hitam dan mulai berjalan sempoyongan
"aku.. tidak akan kalah dari gadis lemah seperti dirimu." ucap iblis itu kalau memanggil kelompok nya ke arena tersebut
tak berselang lama kelompok iblis perubah wujud itu muncul di mana mana dan mengelilingi Xie Lin
Xie Lin sekali lagi menyeringai dan tersenyum Devil menanggapi perlawanan sang iblis yang mengumpulkan kelompoknya
__ADS_1
"kau tidak mungkin bisa mengalahkan diriku, bahkan dengan ratusan iblis perubah wujud seperti dirimu." ucap Xie Lin sambil menyindir iblis perubah wujud itu
iblis perubah wujud itu menjadi kesal dan mengerahkan pasukannya untuk menyerang Xie Lin yang ada di tengah tengah para iblis perubah wujud
"hehehe... " Gumam Xie Lin yang terkekeh diam diam dan mulai menyerang dengan jurus bayangan darahnya
Kini banyak Xie Lin yang bermunculan dari satu tempat ke tempat lainnya
"apa yang akan kau lakukan pada ku sekarang." ucap semua Xie Lin secara bersamaan
iblis perubah wujud itu menjadi bingung dan menatap satu demi satu Xie Lin yang ada di sekitar nya
"ini?! kenapa banyak sekali!?.kekuatan macam apa itu? aku belum pernah melihat ada jurus semacam itu." ucap salah satu tetua yang menonton pertarungan Xie Lin dengan iblis perubah wujud
dan para tetua lainnya juga ikut menganggukkan kepalanya dan menyetujui perkataan dari tetua tersebut
kembali ke sisi Xie Lin, Xie Lin mulai menyerang iblis tersebut secara bersamaan dan membuat iblis tersebut bingung dan pusing ingin menyerang Xie Lin yang mana
"mana yang asli di Antara kalian hah!" Teriak iblis tersebut dengan gemetaran sembari mengeluarkan senjatanya
semua Xie Lin tertawa terbahak bahak dan ikut mengeluarkan senjata masing masing
"bukan hanya kau yang memiliki senjata, kami juga memiliki senjata." ucap Xie Lin dengan Xie Lin lainnya
"Argh!! aku tidak peduli lagi, mau kalian yang palsu atau asli, aku akan membunuh semuanya." ucap iblis perubah wujud itu yang mulai menggila
"hehehe.. sesuai dugaan ku, kau mulai menggila." Gumam Xie Lin sambil tersenyum dan menyerang iblis perubah wujud itu
iblis perubah wujud itu terus berteriak teriak sambil menyerang Xie Lin yang bagitu banyak jumlahnya
setelah beberapa menit bertarung iblis perubah wujud itu tersungkur lemah di arena dan tak sanggup untuk bertarung lagi
Kini Xie Lin lah yang memenangkan pertarungan nya dan berjalan mendekati iblis perubah wujud itu yang sudah tidak bisa bergerak kemana mana lagi
"hahaha.. Kau kalah iblis kecil." ucap Xie Lin sembari menggeledah iblis perubah wujud itu dan menemukan banyak perhiasan dan berlian serta ratusan batu roh tingkat tinggi
Xie Lin kembali berdiri dan berjalan menjauhi iblis perubah wujud itu yang diam membeku melihat Xie Lin mengambil harta bendanya, "…"
"hihi.. aku anggap kita impas." ucap Xie Lin sembari pergi dari sana
para tetua lainnya melihat kepergian Xie Lin Dan menggeleng gelengkan kepala mereka melihat tingkah laku Xie Lin yang berani merampas harta benda orang lain
"Murid itu sungguh sesuatu yang jarang ditemui di perguruan dan sekte sekte lainnya." ucap tetua Shi sambil tersenyum menyeringai
disisi lain kini Xie Lin tiba di kamarnya dan mengeluarkan semua harta benda rampasan nya
__ADS_1
"hahaha.. aku kaya." ucap, Xie Lin lalu memisahkan batu roh dengan berlian dan perhiasan perhiasan lainnya
"besok akademi libur dan para murid dipersilahkan untuk pulang ke kampung halamannya masing masing." ucapvXie Lin pada dirinya sendiri sembari membaringkan dirinya di atas kasur
"haih... ketika mereka pulang ke rumah mereka pasti mereka di sambut dengan hangat oleh keluarga mereka.. " ucap Xie Lin dengan ekspresi sedih yang terlihat jelas di matanya
"sudahlah, kenapa aku harus memikirkan nya? suatu saat nanti keluarga ku akan menganggap diriku dan memperlakukan ku dengan baik, mungkin." ucap Xie Lin lalu tertidur pulas dan masuk ke alam mimpinya
dalam mimpi Xie Lin telihat paviliun Xie Lin yang terbakar dan menangis melihat sang Ibu yang terhimpit balok kayu yang terbakar dan membuat sang ibu mati
"nak.. kau harus hidup hingga belahan jiwa mu kembali setelah sepuluh tahun ke depan.." ucsp sang ibu dan pada akhirnya mati tertimpa balok kayu
Xie Lin yang saat itu masih kecil terus menangis dan digendong oleh pelayan pribadinya ke sebuah tempat yang aman
"Xie Lin, kau harus berjanji pada kakak pelayan kalau kau akan hidup dengan baik seperti yang Ibu mu katakan ya?" ucap pelayan tersebut sembari mengelus kepala Xie Lin kecil
Xie Lin kecil menganggukkan kepalanya dan menyeka air matanya, "baik." ucap Xie Lin kecil lalu pergi bersama pelayan pribadinya
setelah mimpi tersebut berakhir Xie Lin terbangun dengan terkejut dan bercucuran berkeringat dingin
"mimpi apa ini?! sangat tidak indah, semoga Ibu di alam sana baik baik saja." ucap Xie Lin yang tiba tiba mengingat sangat Ibu
sedangkan kini saudara saudara nya Xie Lin telah menunggu Xie Lin di depan kamar Xie Lin sembari mengetuk pintu kamar Xie Lin
tok! tok! tok!
"Xie Lin apa kau ada di sana?" ucap Xuan Yuan yao yang terus mengetuk pintu kamar Xie Lin
Xie Lin mendengar ketukan pintu kamarnya segera bangun dan membuka pintunya dengan berpakaian tidur
"siapa?" ucap Xie Lin yang masih menutup matanya
Xuan Yuan yao dan yang lainnya melihat Xie Lin yang masih menutup matanya dan terus menguap setiap saat
"Xie Lin apa kau masih mengantuk?" tanya Xuan Yuan Yi pada Xie Lin
Xie Lin menganggukkan kepalanya sembari Kenggosok matanya
"kalau begitu kau tidur lah dulu, tidak akan Ada pelajaran nanti karena nanti akan diumumkan siapa yang juara pertama dalam pertandingan kemarin." ucap Xuan Yuan Mei
Xie Lin menganggukkan kepalanya dan menutup pintunya dan kemba tertidur pulas diatas kasur empuknya
- khoniciwa -
mohon Maaf bila banyak typo 😞
__ADS_1