
Hal tersebut membuat semua orang terkejut dan memalingkan wajah mereka ke segala tempat lain
tak lama setelahnya Prajurit pasukan malam yang keracunan berhasil pulih dan perlahan bangun
"apa yang terjadi padaku…" ucap prajurit tersebut dengan kebingungan sambil melihat sekelilingnya
......................
"wah, sobat kau belum mati, nona Xie Lin telah menyelamatkanmu." ucap salah satu teman dari perajurit tersebut
seketika prajurit tersebut terkejut dan menoleh melihat Xie Lin yang berada dalam pelukan Zhuo Zhang dengan Zhuo Zhang yang mengawasi setiap orang yang terus menatap Xie Lin
hal tersebut juga berlaku pada prajurit tersebut yang baru bangun
sang prajurit hanya bisa tersenyum canggung menanggapi tatapan tajam dari Zhuo Zhang dan berbaring lagi dan tidur
beberapa jam berlalu dan terlihat pelindung mereka hampir hancur dan secara bersamaan juga Xie Lin bangun secara tiba tiba dari dalam pelukan Zhuo Zhang
hal tersebut membuat Zhuo Zhang dan yang lainnya terkejut
"gawat! pelindungnya akan segera hancur, kita harus segera pergi dari sini sekarang." ucap Xie Lin pada semuanya
setelah mempersiapkan semuanya mereka pergi dari goa tersebut dan berjalan dengan cepat untuk mencari jalan keluar dari hutan itu
__ADS_1
di dalam kabut asap terlihat mereka sudah tersesat dan terus mencari jalan keluarnya tapi tidak bisa menemukannya
untungnya di waktu yang bersamaan para tetua anggota pasukan malam segera mengetahuinya lewat cermin yang bisa melihat ke seluruh tempat
setelah mengetahui hal tersebut mereka langsung berangkat dan mementingkan bantuan pada Xie Lin Dan yang lainnya
di lain sisi terlihat Xie Lin yang terus bertarung mati matian dengan Zhuo Zhang untuk melindungi rombongan mereka
sedangkan semua orang yang Xie Lin Dan Zhuo Zhang lindungi merasa khawatir dengan keduanya yang tak henti hentinya bertarung sejak tadi pagi
di waktu yang sama pula bala bantuan tiba Dan langsung menolong mereka Dan membawa mereka keluar dari hutan yang penuh asap beracun itu
"akhirnya keluar juga, Terima kasih kalian telah datang di waktu yang tepat Dan menolong kami." ucap Xie Lin pada jenderal kanan Yuo Tong
Xie Lin tersenyum Dan akhirnya mereka bisa ke benua Chang Ming yang sebenarnya bersamaan dengan tetua tetua pasukan malam
sesampainya di sana terlihat Chu Bai Yue yang juga telah sampai Dan menunggu kedatangan mereka
Xie Lin tersenyum menyeringai Dan langsung maju duluan Dan memasuki benua Chang Ming dan memunculkan dirinya di hadapan Chu Bai Yue
"ah…ternyata nona besar benua Chang Ming kesini untuk menyambut kedatangan kami, benar benar sangat murah hati, Terima masih atas sambutannya nona besar benua Chang Ming." ucap Xie Lin pada Chu Bai Yue dengan oenu tekanan
hal tersebut membuat Chu Bai Yue berkeringat dingin dan harus menahan amarahnya terhadap Xie Lin
__ADS_1
sedangkan para tetua dan anggota lainnya yang melihat Xie Lin menyendir Chu Bai Yue terdiam dengan keringat dingin di pelipis mereka
"nona ketua, tolong Jangan memprovokasi secara tidak sengaja nona besar benua Chang Ming atau nona ketua akan mendapatkan masalah nantinya." bisik salah satu anggota pasukan malam pada Xie Lin
"haih…apa kau tahu? dialah dalang di balik semua serangan yang kita rasakan di hutan itu." ucap Xie Lin pada anggota pasukan malam tersebut
seketika dia terkejut dan langsung terdiam dan tak membela Chu Bai Yue
"tentu saja, kita adalah teman, di antara teman tidak ada yang dimaksud dengan tinggi hati dan tidak menyambut kedatangan teman." ucap Chu Bai Yue pada Xie Lin dengan mengepalkan tangannya di belakang bajunya
Xie Lin yang bisa merasakan amarah Chu Bai Yue yang menggebu gebu tersenyum menyeringai dan melewati Chu Bai Yue
"kalau begitu Terima kasih teman lama, aku akan pulang duluan untuk istirahat, tolong jangan ganggu aku ya, teman lama." ucap Xie Lin pada Chu Bai Yue dan pergi dari sana duluan bersama dengan anggota pasukan malam
sedangkan Chu Bai Yue yang tidak bisa menahan amarahnya pulang ke istananya dan melupakannya pada pelayannya
hal tersebut semua pelayan ada di sana terkejut dan sekaligus ketakutan setengah mati
sedangkan Xie Lin yang melihat wajah Chu Bai Yue yang penuh amarah tapi tidak bisa berbuat apa-apa terhadap dirinya begitu puas dan tertawa kecil di kamarnya
Zhuo Zhang yang mengetahui apa yang Xie Lin pikirkan menghela napas sambil menggeleng pelan kepalanya
see you
__ADS_1