
Cuplikan
pengajar Li wentok... tok... tok... ji dan Jing Xiao Leng serta Liu Duan mu yang melihat Xie Lin yang makan dengan sangat lapar tersenyum canggung
"apa kau sangat lapar Xie Lin kecil?" ucap Jing Xiao Leng pad Xie Lin yang makan dengan lahap
Xie Lin Menganggukkan kepalanya sambil makan sedangkan Liu Duan mu menatap Aneh Xie Lin
'sepertinya ada sesuatu yang salah dengan Xie Lin hari ini…tapi apa ya?' Gumam Liu Duan mu dalam hatinya
tak membutuhkan waktu lama Xie Lin selesai makan dan kembali ke kamarnya dengan perut kenyang
sedangkan pengajar Li wenji mulai mencurigai Xie Lin yang telah pergi dari sana
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"sepertinya terjadi sesuatu pada Xie Lin, dia kelihatan sangat lelah dan kelaparan." ucap Liu Duan mu pada pengajar Li wenji
"yang kau katakan ada benarnya, sebaiknya kita mencaritahunya lebih dulu sebelum menyimpulkan." ucap pengajar Li wenji pada Liu Duan mu
Jing Xiao Leng menatap kedua laki laki yang tengah memperbincangkan Xie Lin di hadapannya tanpa tahu apa yang mereka bicarakan tentang Xie Lin
"apa yang terjadi pada Xie Lin kecil? bisa kalian beritahukan padaku juga?" ucap Jing Xiao Leng pada kedua pria yang ada di hadapannya
"kau pergi ikuti Xie Lin dan lindungi Xie Lin diam diam, jika ada pergerakan aneh di sekitar Xie Lin cepat kembali dan laporkan pada kami." ucap Liu Duan mu pada Jing Xiao Leng
Jing Xiao Leng menganggukkan kepalanya dengan patuh kemudian pergi dari sana dengan sangat cepat
"sekarang kita tinggal cari bagaiamana Xie Lin bisa seperti tadi itu." ucap pengajar Li wenji pada Liu Duan mu disana
mereka berdua akhirnya meninggalkan kantin bersama menuju ke kamar mereka masing masing
sedangkan Xie Lin yang kembali ke kamarnya langsung mandi dan berbaring tidur diatas tempat tidurnya
keesokan paginya seperti biasa Xie Lin mandi sambil bernyanyi ria di bak mandi
setelah beberapa menit mandi Xie Lin bangkit dari bak mandi dan pergi mengambil bajunya dan memakainya
setelahnya Xie Lin berjalan jalan diluar kamarnya dan melihat banyak peserta yang sedang berlarian ke sana kemari
Xie Lin yang penasaran segera menghentikan salah satu peserta dan menanyakan apa yang sedang terjadi
__ADS_1
"hei berhenti sebentar! apa yang sedang terjadi kenapa banyak peserta yang berlarian ke sana kemari?" ucap Xie Lin pada murid peserta itu
"mereka sedang mempersiapkan diri karena waktu pertandingan tiba tiba di majukan menjadi hari ini, sekarang semua peserta menjadi sibuk mengganti pakaian yang cocok dan segera berlari ke arena pertandingan." ucap murid peserta itu Xie Lin
Xie Lin meng oh kan saja perkataan murid peserta itu kemudian pergi dari sana sedangkan Xie Lin kembali masuk ke kamarnya dan ikut mempersiapkan diri
setelah beberapa saat Xie Lin kembali keluar dan berjalan dengan cepat menuju ke arena pertandingan
di sana terlihat pengajar Li wenji dan Jing Xiao Leng serta Liu Duan mu yang telah mengambil tempat duduk masing masing
dan untungnya masih ada tempat duduk di antara Jing Xiao Leng dan Liu Duan mu untuk Xie Lin sendiri
Xie Lin tersenyum dan segera pergi ke sana dengan berlarian kecil menuju ketiga pria tersebut
setibanya disana Xie Lin segera duduk dan memperhatikan juri yang duduk di depan untuk menilai para peserta
di arena pertandingan kini terlihat beberapa murid yang berkekuatan besar dengan murid yang lemah saling bertarung satu sama lain dan berakhir yang kuat lah yang menjadi pemenangnya
juri juri menepuk tangan mereka dan meloloskan murid itu dan menuju ke peserta selanjutnya
setelah beberapa jam menunggu akhirnya tiba saatnya giliran Xie Lin untuk tampil
di arena sana sudah terlihat seorang murid perempuan Perguruan Cang Qi yang kelihatan sangat menakutkan
Xie Lin tersenyum meremehkan murid perempuan itu dan kemudian langsung menyerangnya tanpa tanda tanda
sedangkan sang lawan yang tidak sadar dengan pergerakan Xie Lin yang sangat cepat berhasil mendapatkan sebuah goresan di pipinya
Xie Lin yang berada di belakangnya tersenyum menyeringai dan segera mengunakan jurus nya Yaitu jurus bayangan darah
para juri yang melihatnya terkagum kagum dengan bakat Xie Lin
sedangkan murid perempuan itu mulai menyerang Xie Lin yang ternyata hanyalah sebuah bayangan saja
beberapa menit berlalu dan bayangan Xie Lin terlihat tidak apa apa sedangkan sang murid perempuan kini terlihat babak belur dan akhirnya mengakui kekalahannya si hadapan bayangan darah Xie Lin
Xie Lin menyeringai dan secara otomatis bayangan darah Xie Lin menghilang di hadapan murid perempuan itu
sang murid perempuan yang melihat bayangan darah Xie Lin yang tiba tiba menghilang di hadapannya menjadi terkejut
"Hi-hilang? bagaimana bisa?" ucap murid perempuan itu dengan sangat terkejut
__ADS_1
"hehe…mengalahkan mu ternyata sangat mudah ya." ucap Xie Lin dari belakang sang murid perempuan
murid perempuan itu terkejut dan menoleh ke belakangnya dengan rasa terkejut dan kaget
[terkejut sama kaget sama aja yah?]
"kau? kau…bagaimana bisa kau tiba tiba ada dibelakang ku?"uval murid perempuan itu yang masih sangat terkejut
"hm…sedari tadi aku memang dibelakangmu dan…orang yang kau lawan tadi hanyalah bayangan diriku saja." ucap Xie Lin pada murid perempuan itu
sungguh terkejutnya murid perempuan itu mendengar ternyata yang dia lawan sedari tadi adalah bayangan Xie Lin
setelah mendengar perkataan Xie Lin murid perempuan itu pingsan di tempat
dan bisa dikatakan Xie lah pemenangnya kemudian berganti kini giliran Jing Xiao Leng melawan murid laki laki dari Perguruan Cang Qi
terlihat dengan sangat jelas murid laki laki yang melawan Jing Xiao Leng curang
murid tersebut menyerang Jing Xiao Leng dengan menggunakan elemen angin dan kemudian menaburkan bubuk beracun tersebut di dalam pusaran anginnya
untungnya Xie Lin menyadarinya dengan sangat cepat dan segera melemparkan Jing Xiao Leng sebuah jarum akupuntur dan tepat mengenai titik meridian Jing Xiao Leng
[mengenai titik meridian untuk menghentikan racunnya bekerja sejenak di atas aku juga kurang tahu jika salah maafkan saya karena saya hanya menulis apa yang saya pikirkan dan ketahui]
alhasil racun tidak bekerja dan memperlihatkan Jing Xiao Leng yang masih sehat bugar dalam menyerang lawannya
lawan Jing Xiao Leng merasa kebingungan karena dia telah menaburkan bubuk beracun di pusaran anginnya akan tetapi Jing Xiao Leng tidak terpengaruh sedikitpun
ketika lawan Jing Xiao Leng mulai lengah Jing Xiao Leng mengambil kesempatan itu dan menyerangnya dengan sangat cepat hingga membuat lawannya terpapar pingsan dan berakhir Jing Xiao Leng yang menang
sekarang terakhir giliran Liu Duan mu yang melawan seorang murid dari perguruan Cang Qi yang bertubuh kekar dan besar
"hahaha…apa kawanku hanyalah pemuda pendek ini? bagaimana kau akan melawan ku nanti hah bocah?" ucap lawan Liu Duan mu dengan angkuh dan sombong
Liu Duan mu menyeringai dan mundur beberapa langkah kebelakang dan mulai menyerang lawannya dengan serangan jarak jauh
sedangkan sang lawan yang mengetahui pergerakan Liu Duan mu dapat menghindar dengan sangat mudah
lawan Liu Duan mu kiji tersenyum menyeringai kemudian segera berlari menyerang Liu Duan mu dengan serangan jarak dekat
Liu Duan mu yang terkejut dan segera menghindari serangan dari lawannya tersebut
__ADS_1
untungnya Liu Duan mu dapat menghindar dengan sangat cepat atau kalau tidak mungkin kini Liu Duan mu akan mati
see you