
keesokan harinya Xie lin bangun pagi dan sarapan pagi bersama saudara saudarinya di kantin akademi
"hei, aku baru saja mendapatkan surat dari ayah kalau putri kedua juga akan mendaftar di Akademi ini! dan kalau tidak salah putri kedua akan tiba hari ini!" ucap pangeran kedua
Xie lin mendengar perbincangan pangeran kedua dan Mengabaikannya
"ck! pengganggu itu akan berguru disini juga! sepertinya kedepannya aku akan lebih banyak menghadapinya dari pada menghadapi pelajaran dikelasku!" ucap Xie lin dengan malas
"tenang meimei, kan ada kami yang menjagamu, jadi tenang saja, jangan khawatir!" ucap Putra Mahkota
Xie lin tersenyum menanggapi perkataan Putra Mahkota dan membayar makanannya lalu pergi ke kelas masing-masing
sesampainya di kelas seni Xie lin selalu ditatap oleh segerombolan murid dan berbisik bisik tentang Xie lin
Xie lin Hanya mengabaikan mereka dan mencari tempat duduk yang bagus dan menemukan satu tempat duduk yang kosong didepan
Xie lin duduk disana dan membaca bukunya sambil menunggu guru yang mengajarinya datang
"bukankah dia adalah Xie lin si sampah dari Kerajaan Xuan!?" ucap seorang perempuan yang ada dibelakang Xie lin
Xie lin mengabaikan mereka dan tetap membaca bukunya hingga guru yang mengajar dikelasnya datang
tap! tap! tap!
suara langkah kaki
"selamat pagi murid murid! aku adalah guru kalian di kelas ini!" ucap seorang laki-laki
semua murid dikelas berdiri dan mengucapkan salam pada Guru tersebut dan duduk kembali
"yah, kerana ini adalah hari pertama kita, jadi kalian dipersilahkan untuk memperkenalkan diri! dimulai dari gadis itu!" Ucap Guru laki-laki itu dengan menunjuk ke arah Xie lin
Xie lin berdiri dan memperkenalkan dirinya pada semua orang
"perkenalkan nama saya Xuan Xie lin! umur 14!" ucap Xie lin dengan singkat
"Xie lin!? bukankah itu nama putri tak berguna dari Kerajaan Xuan!?" ucap seorang murid laki-laki yang ada dibelakang Xie lin
"apa sampah sepertinya ada hak apa belajar bersama kita disini! sangat memalukan!" ucap murid perempuan yang ada disebelah murid laki-laki tersebut
mereka terus memcooh Xie lin dibelakang sedangkan Xie lin mengabaikan cemooh mereka
sang guru yang melihat sikap Xie lin yang mengabaikan murid murid yang mengejek nya merasa sedikit puas dengan sikap Xie lin
perkenalan murid Murid terus berlanjut hingga selesai
"Baik! karena kalian telah memperkenalkan diri maka kita akan mulai pelajaran pertama kita hari ini! naikkan buku pelajaran kalian!" ucap Guru tersebut
semua murid menaikkan buku pelajaran mereka dan bersiap untuk belajar
"karena berhubung kalian sudah menyiapkan buku pelajaran kalian, maka kalian bisa belajar sendiri untuk hari ini! aku mengantuk dan ingin tidur sebentar!" ucap Guru tersebut sambil menguap
semua murid tidak Terima dan memprotes dengan sikap Guru tersebut
"kami tidak bisa belajar sendiri! kami butuh seorang Guru untuk mengajari kami! kau ini Guru atau apa!? bangun dan ajari kami!" bentak seorang murid laki-laki yang agak tinggi dari yang lainnya
Xie lin mengabaikan mereka yang berteriak teriak dan melanjutkan belajar nya
"jika kalian tidak Terima dengan metode pembelajaran ku maka silakan keluar dari kelasku dan oh iya, nama-Ku Li wenji!" ucap Guru li wenji
semua murid keluar dari kelas dan tersisa beberapa murid termasuk Xie lin
setelah belajar selama 30 menit waktu istirahat datang dan semua murid dipersilahkan untuk istirahat
saat Xie Lin mau keluar kelas seseorang menghadang nya dan mendorongnya masuk ke jelas lagi
"hei anak baru! namaku Xiongnu dan kalau tidak salah kau ada si sampah Xie Lin kan!? bersujud lah dikakiku maka kau bisa menjadi temanku!" ucap Xiongnu dengan angkuh dan sombong
"yang benar saja! bersujud padamu?! heh!kehidupan selanjutnya pun tidak akan kulakukan!" ucap Xie Lin lalu melewati Xiongnu
"dasar sampah! beraninya melawanku! Terima ini!" ucap Xiongnu lalu mendorong Xie Lin hingga jatuh
bruk!
Xie Lin terjatuh dengan sangat keras hingga tangannya tergores dan berdarah
__ADS_1
Xie Lin berdiri dan mendekati Xiongnu dan mendorongnya Balik
"ck! apa kau cari mati hah!" ucap Xiongnu dengan amarah yang memuncak
"memangnya kenapa!? kau mendorongku duluan jadi tidak ada salahnya mendorongmu balik! lagi pula aku malas berhadapan dengan perempuan rendahan sepertimu! minggir aku mau lewat!" bentak Xie Lin lalu melewati Xiongnu
"dasar murahan! cepat tangkap dia! biar aku beri dia pelajaran hari ini!" ucap Xiongnu dengan geram
Xie Lin terkejut karena kedua tangannya dipegang erat dan Xiongnu bersiap untuk memukulnya
semua orang yang ada disana memperhatikan dan tidak berani maju sedikit pun karena takut pada Xiongnu
"dasar gadis murahan, biar kuberi kau pelajaran, supaya kau bisa mengontrol sikap tidak tahu malumu itu!" ucap Xiongnu laku menampar Xie Lin
"Xie Lin menghindari tamparan Xiongnu dan beralih menendang Xiongnu dengan keras menggunakan kakinya
" ck! gadis itu sungguh berani melawan Xiongnu! dia sungguh cari mati!"ucap seorang penonton
"argh!"sakit Xiongnu karena tendangan Xie Lin
Xiongnu berdiri dan menampar Xie Lin Dan tepat sasaran di pipi kanan Xie Lin
plak!
" itulah akibat dari menentangku!"ucap Xiongnu lalu mengambil sebuah tinta dan ingin disiramkan untuk Xie Lin
"wanita ******! Terima akibatnya!" ucsp Xiongnu lalu menumpahkan tinta di baju Xie Lin
Xie Lin marah dan melepaskan tangannya dari pegangan kedua anak buah Xiongnu dan memukul keduanya
bruk! bruk!
"kalian sungguh cari mati denganku!" ucap Xie Lin dengan aura membunuh yang menakutkan
"gadis-gadis itu sungguh berani! dia sungguh tidak takut dengan Xiongnu!" ucap penonton tadinya dan diangguki oleh penonton lainnya
Xie Lin berbalik dan mendekati Xiongnu dan mengembalikan perbuatan Xiongnu terhadapnya ke Xiongnu
"bukankah tangan ini yang menamparaku tadi?! akan lebih baik jika tangan ini dipatahkan!" ucap Xie Lin dengan senyuman evil
Xie Lin memegang erat tangan Xiongnu dan mematahkannya
"argh! dasar wanita ****** beraninya kau mematahkan tanganku!" ucap Xiongnu dengan kesakitan
"awas saja kau Xie Lin! aku pasti akan membalasnya berkali kali lipat!" ucap Xiongnu sambil berlari ketakutan
"sebaiknya aku merapikan pakaianku dan menggantinya dengan yang baru! gege pasti akan marah saat melihat bajuku berantakan dan kotor!" ucap Xie Lin lalu pergi ke toilet akademi dan masuk
saat Xie Lin tiba di dalam toilet Xie Lin masuk ke ruang dimensinya dan mengganti bajunya setelahnya Xie Lin keluar dari ruang dimensinya dan menuju ke kelas saudara saudarinya
"dimana kelas gege lang ya? kenapa susah sekali menemukannya?" ucap Xie lin yang terus menengok kiri kanan
terus berjalan menyusuri jembatan kecil hingga tiba di kelas dimana terlihat Putra Mahkota Xuan dengan yang lainnya
"itu mereka!" ucap Xie lin lalu berlari menuju Putra Mahkota dan yang lainnya
"gege! Jiejie!" teriak Xie lin yang baru turun dari jembatan
Putra Mahkota dan Putri pertama melihat Xie lin yang berlari dari jauh tertawa
"aduh Meimei! apa kau lelah mencari kami!?" tanya putri ke-tiga sambil tertawa kecil
"huh! ternyata kelas kalian disini dan sangat jauh dari kelas ku!" ucap Xie lin dengan kesal dan kelelahan
Putra Mahkota tertawa dan memberi Xie lin air untuk diminum
"baiklah baiklah, ini air untuk meimei!" ucap putra Mahkota
Xie Lin meminum airnya dengan sekali Teguk dan berhasil mengambil perhatian dari orang orang
"lihat gadis itu! sangat memalukan!"ucap salah satu murid yang ada di sana
Xie Lin mengabaikan mereka dan mengajak saudara saudarinya kekantin
"ayo kita ke kantin! aku sudah lapar!"ucap Xie Lin sambil meringis kelaparan
__ADS_1
saat ingin pergi tiba tiba datang seseorang yang menghadang Xie Lin dari depan
"kau ingin kabur ke mana sampah!" ucap seorang perempuan yang tidak lain adalah putri kedua
"hah?!" bingung Xie Lin Dan melihat siapa yang berani menghadangnya
Xie Lin memutar bola matanya ke arah lain dan lagi lagi menghela napas dan merasa lelah karena selalu bertemu dengan orang yang tidak ingin dilihat
"ck! aku kira siapa, ternyata yang mulia putri kedua yang Agung datang menyapa disini!" ucap Xie Lin sambil memperlihatkan senyum palsu
"aduh adik Xie Lin, maafkan kakak karena menghadang mu pergi ke kantin!" Ucap putri kedua dengan senyuman jahat
"oh tidak apa apa, lagi pula aku tidak mempermasalahkannya! jadi bisakah kami lewat sekarang!?" ucap Xie Lin dengan penuh kesabaran
"aku juga berharap adik Xie Lin lewat tapi sayangnya tidak bisa! tapi, adik Xie Lin bisa lewat setelah meminta maaf pada teman ku kalau mau lewat!" ucap putri kedua dengan maksud dan Niat yang jahat
Xie Lin menatap putri kedua sejenak dan melihat orang yang ada disamping putri kedua
"untuk apa aku meminta maaf padanya?! aku tidak ada salah padanya! justru dia yang harus minta maaf padaku!" ucap Xie Lin dengan tatapan tajamnya
Xie Lin mulai memanas manasi putri kedua agar marah dan berhasil membuat putri kedua marah
"Xie Lin! jaga ucapanmu itu! kau telah membuat kesalahan! kau telah menyakiti temanku jadi kau harus minta maaf padanya!" ucap putri kedua yang geram dengan sikap Xie Lin
Xie Lin sudah tidak bisa mengontrol kesabarannya lalu maju mengancam putri kedua dengan temannya
"sejak kapan aku merbuat salah pada dia?! dia sendiri yang cari masalah denganku jadi aku memberinya pelajaran! apa itu salah yang mulia putri kedua yang Agung!" bentak Xie Lin yang membuat putri kedua ketakutan
"kau... hei tunggu apa lagi! beritahu dia apa kesalahannya padamu!" ucap putri kedua yang menatap sang teman
"perkenalkan nama-Ku Xiongnu! tadi kau menghadangku dikelas, lalu kau mengotori bajuku dengan tinta, dan terakhir kau menamparku di kelas dan membuatku dipermalukan serta kau mematahkan pergelangan tanganku! kau harus meminta maaf padaku sekarang!" ucap Xiongnu dengan tegas
Xie Lin mengabaikan perkataan Xiongnu dan angkat bicara
"soal masalah dikelas aku mematahkan pergelangan tanganmu memang benar tapi mengotori baju dengan tinta, menampar, dan menghadang itu kau yang lakukan dan bukan aku!" ucap Xie Lin dengan dingin dan tatapan yang mematikan
"aku mematahkan pergelangan tanganmu karena kau yang cari sendiri dan yang harusnya meminta maaf itu kau bukan aku!" ucap Xie Lin yang dekat dengan Xiongnu
Xiongnu mundur dengan ketakutan dan gemetaran
"kau-kau... sungguh berani padaku!" ucap Xiongnu dengan gemetar
"kau menyuruh meimei Xie Lin meminta maaf padahal kau yang melakukan kesalahan padanya! sikap macam apa ini!" ucap Xuan yuan lang
"ta-tapi... dia..." ucap Xiongnu dengan gagap
Putri kedua maju dan membela Xiongnu dari ucapan Xie Lin dengan Xuan yuan lang
"eh... kakak pertama, jangan salahkan Xiongnu, salahkan Xie Lin yang menyakiti Xiongnu!" ucap Putri kedua yang membela bela Xiongnu
Xie Lin muak dengan drama putri kedua dengan Xiongnu dan melewati Xiongnu dengan putri kedua
"kalian selalu mencari masalah denganku! jadi jangan marah kalau aku membalas kalian!" ucap Xie Lin lalu mengeluarkan sedikit kekuatan kegelapannya
Xiongnu Merinding ketakutan dan menarik putri kedua pergi dari sana
"ck! sekelompok semut yang tidak tahu malu! sukanya mencari masalah!" ucap Xie Lin
"sudahlah meiemei, ayo pergi ke kantin. kami sudah lapar!" ucap pangeran kedua
Xie Lin berbalik dan berjalan ke kantin bersama saudara dan saudarinya
Oke gw capek mikirin keterusan dari cerita ini jadi mohon maaf jika cerita ini gantung tapi bakalan up lagi jika ada inspirasi
woke next
episode selanjutnya
mohon maaf jika ada dari kata kata saya atau kata kata dalam karya saya yang sempat menyinggung hati para pembaca sekalian
sekian terima kasih 🙏💕
see yoo~
sayonara
__ADS_1
bye bye 👋👋👋
ingat jangan lupa like dan favorit kan karya aku ya 😄