
Cuplikan
hm.. kalau tidak salah, aura jahat yang kurasakan di tubuh Li Jiancheng sepertinya agak aneh, biasanya kan kalau di tubuh seseorang terdapat aura jahat maka akan terlihat bayangan hitam di belakang seseorang itu, tapi.. Li Jiancheng berbeda, tidak ada bayangan hitam sama sekali di belakang nya."ucap Xie Lin dengan serius
Xuan Yuan lang mendengar ucapan dari Xie Lin menyadari keanehan dari aura jahat yang ada di tubuh Li Jiancheng
"apa jangan jangan.. " ucap Xuan Yuan lang dengan aura menekan
...----------------...
"apa jangan jangan.. ada roh jahat dalam dirinya?" ucap Xuan Yuan lang
Xie Lin dan yang lainnya menyadari sesuatu yang Janggal dengan apa yang dikatakan Xuan Yuan lang
"roh jahat? apa kau sungguh yakin?" ucap Xuan Yuan Shao yang mendekati Xuan Yuan lang
"tentu saja, coba kalian perhatian gerak gerik Li Jiancheng yang mencurigakan itu." ucap Xuan Yuan lang dengan tersenyum
Xie Lin menyadari sesuatu yang aneh pada diri Xuan Yuan lang dan mengerutkan keningnya, "gege lang ingat malam nanti ya." ucap Xie Lin sembari mendekati Xuan Yuan lang
Xuan Yuan Shao dan yang lainnya penasaran sekaligus bingung dengan sikap Xie Lin yang berubah drastis
"a-pa yang akan kita lakukan malam nanti?" ucap Xuan Yuan lang dengan kebingungan
"apa gege lang sudah lupa dengan janji kita tadi pagi?" ucap Xie Lin dengan nada menggodanya
seketika buku kuduk Xuan Yuan Shao dan yang lainnya berdiri dan gemetaran
"a-apa.. eh?! tidak, maksudku iya kau benar hahaha, kau juga jangan lupa nanti malam." ucap Xuan Yuan lang dengan gelagapan dan dengan Tatapan mesum
"baiklah sayang, kalau begitu kau pulang lah dulu, tunggu aku di kamarmu." ucap, Xie Lin dengan penuh godaan
"Xie Lin, kau.. kau.. memiliki hubungan terlarang dengan lang?" ucap Xuan Yuan Shao dengan sedikit gugup
Xie Lin menatap Xuan Yuan Shao, "hah?! hubungan terlarang? maksud gege Shao apa?" ucso Xie Lin yang bingung dengan perkataan Xuan Yuan Shao
"tadi, kau mengucapkan kata-kata yang menggoda di hadapan kami pada lang." ucap Xuan Yuan Mei dengan khawatir
Xie Lin tertawa melihat mereka yang salah paham terhadap dirinya yang menggoda Xuan Yuan lang tadi, "hahaha... kalian ini ada ada saja, bagaiamana mungkin aku menggoda gege lang hahaha." Ucap Xie Lin sambil tertawa
__ADS_1
Xuan Yuan Mei dan yang lainnya dibuat bingung dengan sikap Xie Lin yang santai dan tertawa, "kenapa kau tertawa hah?! cepat jelaskan apa yang terjadi antara kalian berdua." ucap, Xuan Yuan Yi dengan marah
"baiklah baiklah aku jelaskan, sebenarnya yang ku goda itu bukan gege lang melainkan orang lain." ucap Xie Lin yang masih terkekeh kecil
"hah?!" serempak semuanya
"benar, yang ku goda tadi itu bukan gege melainkan sesuatu yang melekat pada diri gege lang, hm.. kalau tidak salah sih yang melekat pada diri gege lang tadi itu sebuah roh jahat dan kelihatan mesum." ucap Xie Lin yang kembali ke posisi semula
"roh jahat? mesum?" ucap Xuan Yuan Shao yang masih bingung dengan perkataan Xie Lin
"maksudmu ada roh jahat yang menempel pada lang dan roh jahat itu mesum, begitu?" ucap Xuan Yuan Mei
Xie Lin menganggukkan kepalanya, "nah itu tau, jadi untuk memastikan nya aku mencoba menggoda gege lang sedikit dan alhasil tergoda dan menampakkan sifat aslinya walau sedikit." ucap Xie Lin sembari terkekeh
"sepertinya dia roh Jahat yang mesum dan yah menurutku dia roh jahat yang sedikit bodoh juga." ucap Xuan Yuan Yi sambil terkekeh
diikuti dengan yang lainnya terkekeh, "hahaha.. baiklah yang harus kita lakukan adalah melepaskan Roh jahat itu dari tubuh gege lang." ucap Xie Lin
Xuan Yuan Mei menganggukkan kepalanya dan menyetujui pendapat Xie Lin dan diikuti olehbyabg lainnya
"jadi Xie Lin apa rencana mu?" ucap Xuan Yuan mo yang tiba tiba muncul dari belakang Xie Lin
"ahh!!" pekik mereka secara bersamaan
"aduh jangan marah dong, tadi aku melihat lang berjalan menuju tempatnya dengan wajah merona merah dan air liur nya terus menetes." ucap Xuan Yuan mo dengan sedikit jijik
"sudah kuduga, dasar roh mesum." ucap Xie Lin dengan senyuman Devil
seketika aura yang ada di sekitar mereka menjadi gelap dan memekakkan, Xie Lin pergi dari kantin dan menuju ke kamarnya
"aku pulang dulu ya." ucap Xie Lin lalu berjalan pergi ke tempatnya
ditengah perjalanan malah muncul si Xuan Yuan Yin yang Xie Lin sangat tidak ingin melihatnya
"ckckck, bukankah ini putri keempat yang sampah." ucap Xuan Yuan Yin dengan pedas
"apa kau menikmati hari hari terakhir mu?" ucap Xiongnu dengan sombongnya
"apa maksudnya hari hari terakhir?! apa kau merencanakan sesuatu lagi pada ku Xuan Yuan Yin yang tidak tahu malu." ucap yang tak ingin kalah pedasnya dengan Xuan yuan yin
__ADS_1
Xuan yuan yin mengepalkan tangannya dengan kuat sambil menahan senyuman palsunya, " apa maksudmu Xie Lin? meskipun aku membencimu tapi aku tidak mungkin berani merencanakan sesuatu yang jahat terhadap dirimu."ucap, Xuan yuan yin dengan penuh tipuan
'heh! nanti malam adalah malam terakhir mu di sini, jadi nikmati lah dengan senang dan bahagia.' Gumam Xuan yuan yin dengan senyuman aneh yang dapat Xie Lin lihat dari tampang wajahnya
Xie Lin menatap Xuan Yuan yin dengan tajam dan pergi dari sana, "hng! sudahlah aku mau pergi bye." ucap Xie Lin dengan bahasa modern
Xuan Yuan yin sempat terkejut dengan apa yang Xie Lin katakan 'bye', apa itu bye? apakah semacam sindiran atau apa? begitu lah pikiran Xuan Yuan yin menenai perkataan Xie Lin yang terakhir lalu pergi dari sana juga
beberapa saat kemudian...
"Xie Lin oh Xie Lin, kapan semua musuhmu habis? setiap hari terus bertambah satu persatu musuh." ucap Xie Lin pada dirinya sendiri
Xie Lin kemudian Mandi dan seperti biasa menggunakan piama tidurnya dan berbaring di atas kasur tidurnya
"makanan di kantin itu sangat enak terutama pada paha ayamnya." ucap Xie Lin lalu bangun
"ngomong ngomong mengenai makanan.. bagaiamana keadaan restoran ku sekarang ya?"ucap Xie Lin yang tiba-tiba Teringa dengan restorannya
Xie Lin meranjak dari kasurnya dan bersiap siap dengan pakaian serba hitam dilengkapi dengan cadarnya
"aku akan pergi mengecek restoran ku dulu." ucap, Xie Lin sembari pergi lewat jendela belakang
ditengah perjalanan Xie Lin dihalang oleh sekelompok bandit yang sedang menyamar dan menghalangi jalan Xie Lin
"kau tidak bisa pergi dari sini sebelum melewati kami." ucap seorang laki laki yang terlihat lebih kuat dari yang lainnya
Xie Lin berhenti sejenak dan menatap semua bandit satu persatu, "kalian bandit? tapi kenapa berpakaian seperti rakyat?" ucap Xie Lin dengan kebingungan
memang benar para bandit itu berpakaian seperti Rakyat dan tingkah lakunya juga mirip seorang rakyat jelata
"memangnya kenapa? kami ini memang rakyat, rakyat yang menerima sebuah musibah." ucap laki-laki itu
"musibah? maksud kalian apa?" ucap Xie Lin dengan kebingungan
Laki-laki itu tidak mendengarkan Xie Lin Dan langsung menyerang Xie Lin secara tiba-tiba hingga membuat Xie Lin terluka dibagian tangan kanannya
"ah! kalian! aku bicara baik baik pada kalian dan kalian Memerlukan ku seperti ini." ucal, Xie Lin lalu maju dan menyerang semuanya hingga tuntas
"sekarang beritahu aku musibah apa yang menimpa kalian semua hingga menjadi bandit disini." ucap Xie Lin sembari membersihkan bajunya yang terkena debu
__ADS_1
"baik-baik, sebenarnya.. " ucap laki-laki itu
lanjut...