Avenge The Princess

Avenge The Princess
EP 67


__ADS_3

Cuplikan


para murid perempuan yang tidak ikut dan hanya menonton saja Menatap Xie Lin dengan tatapan tajam


sedangkan Xie Lin yang ditatap tidak merespon dan segera pergi ke arena pertandingan


disana terlihat lawan Xie Lin yang telah tiba duluan sebelum Xie Lin sampai


"apa kau lawanku? kau kelihatan sangat lemah dan sangat mudah dikalahkan." ucap lawan Xie Lin


"heh! lemah bukan berarti mudah dikalahkan."ucap Xie Lin pada lawannya


Xie Lin mulai menginjakkan kakinya di arena pertandingan dan secara tiba tiba sebuah serangan muncul dan hampir mengikis kulit Xie Lin


Xie Lin menatap lawannya tersebut kemudian menyeringai Devil dan mulai melakukan penyerangan balik


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


lawan Xie Lin menyadari serangan dari Xie Lin Dan menghindarinya dengan cepat


"kau boleh juga, oh iya perkenalkan namaku Liu Duan Mu." ucap lawan Xie Lin yang bernama Liu Duan Mu


pengajar Li wenji dan Jing Xiao leng yang mendengar nama Liu Duan Mu seketika saja terkejut


"apa?! Liu Duan Mu? murid sekte ini? yang terkenal sangat hebat dalam membasmi iblis dan yang membunuh banyak iblis tingkat Menengah sendirian?" ucap pengajar Li wenji


"benar, itu dia." ucap Jing Xiao leng pada pengajar Li wenji


"aku dengar dia adalah murid terbaik sekteku dan terkenal sangat kejam pada lawannya, dia juga pernah membunuh lawannya di hadapan semua orang, semua tetua tidak ada yang berani menentangnya." ucap Jing Xiao leng pada pengajar Li wenji dengan tatapan serius


"jika benar begitu berarti Xie Lin dalam bahaya sekarang."ucap pengajar Li wenji dengan khawatir


"jangan khawatir, jika Xie Lin mengalah dengan cepat sebelum Liu Duan Mu belum kesal maka Xie Lin akan selamat."ucap Jing Xiao leng pada pengajar Li wenji


"tapi berdasarkan sikap Xie Lin, dia tidak akan menyerah hingga mendapatkan apa yang dia inginkan." ucap pengajar Li wenji pada Jing Xiao leng


"kalau begitu ini pasti menjadi semakin sulit." ucap Jing Xiao leng sambil melihat situasi Xie Lin saat ini di arena pertandingan


"apa yang harus kita lakukan sekarang?" ucap pengajar Li wenji yang mulai panik dan khawatir pada Xie Lin


"kita harus segera memberitahu Xie Lin untuk menyerah dan jangan memaksakan diri untuk menang, kalau tidak sdia mungkin tidak akan hidup sampai besok." ucap Jing Xiao leng pada pengajar Li wenji


disaat bersamaan kini pertarungan antara Xie Lin Dan Liu Duan Mu semakin memanas

__ADS_1


tidak ada yang mau mengalah dan mereka juga memiliki kekuatan yang sama besar


"heh! ternyata kau juga memiliki kekuatan yang lumayan gadis kecil." ucap Liu Duan mu pada Xie Lin


Xie Lin menyeringai dan menatap Liu Duan mu dengan senyuman devil, "kau juga lumayan Tuan Liu." ucap Xie Lin pada Liu Duan mu sambil tersenyum devil


Liu Duan mu yang melihat senyuman devil Xie Lin menyeringai dan maju menyerang Xie Lin dengan sangat cepat


brak!


Liu Duan menyerang Xie Lin menggunakan tinju berapinya akan terapi serangan tersebut tidak mengenai Xie Lin


sedangkan pengajar Li wenji dan Jing Xiao leng yang terkejut dengan suara dari serangan Liu Duan mu segera melihat keadaan Xie Lin dari jauh


"apa yang terjadi? dimana Xie Lin? apa jangan jangan Xie Lin telah di habisi oleh Liu Duan mu itu?" ucap pengajar Li wenji yang terus mencari Xie Lin


setelah beberapa asap yang ada di atas arena pertandingan menghilang memperlihatkan Xie Lin yang memegang tangan Liu Duan mu yang ingin meninjunya dan tersenyum ramah pada Liu Duan mu


Liu Duan mu yang melihat senyuman Xie Lin merasa di remehkan dan mulai kesal


"biarkan saja aku menang, kau tidak akan bisa mengalahkan ku." ucap Xie Lin yang dengan lembut di hadapan Liu Duan mu


"tidak akan, aku tidak akan menyerah pada gadis kecil seperti mu." ucap Liu Duan mu pada Xie Lin


"karena kau tidak mau mengalah jadi jangan salahkan aku yang bersikap kasar padamu." ucap Xie Lin dengan senyuman ramah yang ditunjukkan untuk Liu Duan mu


"heh…dasar bocah banyak omong." ucap Liu Duan mu pada Xie Lin


Xie Lin menyeringai dan mengeluarkan kipas andalannya


sedangkan Liu Duan mu dan para penonton serta pengajar Li wenji dan Jing Xiao leng bingung melihat Xie Lin yang mengeluarkan sebuah kipas di tangannya


"kau mau apa dengan kipas itu?" tanya Liu Duan mu pada Xie Lin yang memegang sebuah kipas


"ini bukan sembarang kipas loh, ini kipas ciptaanku sendiri, kipas ini bisa mengalahkan mu." ucap Xie Lin pada Liu Duan mu


"hah? mengalahkan ku? kipas itu? hahahahahaha…mana mungkin sebuah kipas kecil bisa mengalahkan aku yang kuat ini." ucap Liu Duan mu sambil tertawa


Xie Lin tersenyum kecil dan mulai menyerang Liu Duan mu yang masih tertawa


tring! tring! tring!


berbagai pisau kecil muncul dari kipas Xie Lin Dan meluncur ke arah Liu Duan mu dengan sangat cepat

__ADS_1


Liu Duan mu yang tiba tiba menyadari serangan tersebut segera membuat perisai akan tetapi perisai yang ia buat tidak bisa menahan serangan dari pisau kecil tersebut dan akhirnya pecah dan menggores kulit Liu Duan mu


srek! srek! srek!


"argh!…" pekik Liu Duan mu yang kesakitan karena pisau kecil Xie Lin yang menggoresnya


sedangkan pengajar Li wenji dan Jing Xiao leng serta teman teman Jing Xiao leng ternganga melihat Xie Lin yang bisa melukai Liu Duan mu


"aku rasa Xie Lin tidak akan mati di arena pertandingan itu." ucP pengajar Li wenji dengan menganga


"aku setuju denganmu." ucap Jing Xiao leng pda pengajar Li wenji


"wanita yang disukai Jing Xiao leng benar benar sangat menakutkan dan kuat, bahkan Liu Duan mu bisa dia lukai." ucap Ning Liu Jin pada Qin Hao Yan


"sebaiknya kita hati hati pada wanita itu ketika kita bertemu."ucap Qin Hao Yan pada Ning Liu Jin


sementara saat ini Liu Duan mu mulai kesal karena bisa dilukai oleh Xie Lin yang hanya seorang gadis kecil


"beraninya gadis kecil sepertimu melukaiku."ucap Liu Duan mu dengan kesal kemudian mengeluarkan seluruh kekuatannya dan menyerang Xie Lin dengan sangat cepat


Xie Lin yang melihat arah serangan dari Liu Duan mu tersenyum menyeringai dan mengibaskan kipasnya hingga menutupi wajahnya


serangan yang Liu Duan mu luncurkan ke Xie Lin tertahan oleh kipas Xie Lin dan sama sekali bisa menyentuh Xie Lin sedikitpun


"ba-bagaimana bisa sebuah kipas menahan serangan ku…ini tidak mungkin…aku akan menyerangnya dengan kekuatan penuh dan kecepatan tinggi."ucap Liu Duan mu pada dirinya sendiri


sedangkan para penonton yang melihat Xie Lin dapat menahan dari Liu Duan mu menggunakan kipas kecil sungguh tak percaya dan terus dibuat menganga oleh Xie Lin


para juri juga tidak bisa tidak menganga melihat Xie yang menahan serangan dari Liu Duan mu menggunakan sebuah kipas


"gadis itu sungguh sesuatu."ucap seorang juri wanita pada juri lainnya


"hm…masa depannya sangat cerah."ucap juri yang ada di samping juri perempuan itu yang ternyata seorang pendeta tao


"yang pendeta tao katakan benar."ucap juri perempuan itu


sedangkan orang yang dibicarakan tengah bertarung habis habisan dengan Liu Duan mu dan hasilnya tetap sama


tidak ada yang ingin menyerah membuat suasana semakin mengang


pengajar Li wenji dan Jing Xiao leng berkeringat dingin dan teman teman Jing Xiao leng ikut gemetaran serta berkeringat dingin melihat Xie Lin Dan Liu Duan mu yang seri


see you

__ADS_1


__ADS_2