
cuplikan
anak itu sungguh sebuah sesuatu yang baru,benar kan tetua Shi." ucap pengajar Li wenji yang ada di dekat seorang tetua perempuan
"benar pengajar Li, dia akan masa depan akan berubah cepat atau lambat." ucap tetua Shi dengan senyuman penuh arti
disisi lain Xuan Yuan Shao dan yang lainnya yang melihat kejadian tersebut terdiam di tempat dan merenungkan apa yang telah terjadi
......................
Xie Lin yang telah memenangkan pertandingan kembali ke tempat nya dan duduk Santai sambil memakan snacknya
"Xie Lin kau hebat sekali! bisa mengalahkan tetua Wang yang berarti kau lebih hebat dibandingkan para tetua lainnya, yah bisa dibilang orang terkuat kedua di Akademi ini adalah kau." ucap yin shui'er sembari memuji Xie Lin
"orang terkuat yang kedua? maksudmu setelah pemimpin sekte yang terkuat pertama lalu aku yang terkuat kedua?" ucap Xie Lin sembari menunjuk pada dirinya
Yin shui'er menganggukkan kepalanya dengan cepat, "Xie Lin, apa kau masih punya makanan seperti yang tadi? em.. namanya.. aku lupa namanya."ucap Yin shui'er sembari menggaruk kepalanya
Xie Lin terkekeh sembari mengeluarkan dua bungkus snack dari dalam kalung dimensinya
"ini ambillah." ucap Xie Lin sembari memberikan Yin shui'er snack yang dia pegang
"Terima kasih Xie Lin! kau memang yang terbaik." ucap Yin shui'er sambil membuka snacknya dan memakannya
Xie Lin menatap ke arah lain tepatnya menatap Li Jiancheng yang duduk di kursi paling depan
'aura nya semakin pekat dan kuat.'Gumam Xie Lin dalam hatinya
"baik! cukup bicaranya! sekarang kita lanjut ke pertandingan selanjutnya, yaitu Li Jiancheng melawan Yin jihan." ucap juri tersebut
Li Jiancheng dan Yin jihan berdiri dan maju secara bersamaan ke arena
"Yin jihan, kita bertemu lagi." ucap Li Jiancheng dengan senyuman aneh
Yin jihan yang menyadari keanehan dari diri Li Jiancheng mengernyitkan dahinya dan mulai mewaspadai gerak gerik Li Jiancheng
setelah bell berbunyi keduanya mulai menyerang satu sama lain, Li Jiancheng yang menggunakan elemen tumbuhan dan Yin jihan yang menggunakan elemen api
keduanya bersaing dengan seimbang dan tidak ada yang mau menyerah
__ADS_1
"Yin jihan! menyerahlah! tidak ada gunanya bertahan!" teriak Li Jiancheng pada Yin jihan
"tidak akan! aku tidak akan menyerah begitu saja! kalau kau mau kau saja yang menyerah!" teriak Yin jihan balik
Li Jiancheng tersenyum menyeringai dan menyerang Yin jihan dari belakang
Yin jihan yang tidak menyadari pergerakan Li Jiancheng terkaget ketika Li Jiancheng menyerangnya dari belakang
"a-apa?!" pekik Yin jihan kemudi tumbang di arena pertandingan yang akhirnya Li Jiancheng lah yang memenangkan pertandingan tersebut
terlihat jelas jika Li Jiancheng telah melewati batasnya akan tetapi para juri terdiam dan tidak bisa berkata apapun bahkan bergerak saja tidak bisa bagaikan ada sesuatu yang mengontrol mereka dan menyatakan bahwa Li Jiancheng lah pemenangnya
Yin shui'er yang terkejut dengan tumbangnya sang kakak segera berlari ke arena pertandingan dan menyelamatkan sang kakak
"kau sungguh sudah di luar batasanmu! ini sudah termasuk pelanggaran berat! kalian para juri kenapa diam saja dan tidak menghukum orang ini?!" teriak Yin shui'er dari arena pertandingan sembari mengangkat sang kakak seorang diri
Xie Lin yang melihat Yin shui'er menangis karena Aang kakak yang sudah sekarat pergi ke arena pertandingan dan mengecek apa yang terjadi
"Xie Lin! tolonglah kakakku! hanya kau yang bisa menyelamatkan nya sekarang!" ucap Yin shui'er sembari memohon pada Xie Lin Dan bersujud di hadapan Xie Lin
Xie Lin merasa tidak enak dan membantu Yin shui'er berdiri dan memilih menolong kakak Yin shui'er yaitu Yin jihan
"beraninya kau menghina kakakku! cepat minta maaf padanya sekarang juga!" Teriak Yin shui'er sambil menyerang Li Jiancheng
Li Jiancheng Menatap remeh Yin shui'er dan mengeluarkan bola api yang ukurannya cukup besar dan mengarahkan nya pada Yin shui'er
Yin shui'er yang tidak sempat menghindar terkena serangan dari Li Jiancheng, sedangkan Xie Lin yang berhasil menolong Yin jihan berbalik menatap Li Jiancheng menyerang Yin shui'er
seketika Xie Lin naik pitam dibuat oleh Li Jiancheng
"Li Jiancheng! beraninya kau!" teriak Xie Lin yang ada di tempat yin jihan
Xie Lin bergegas menolong Yin shui'er yang terluka parah dan tak sadarkan diri akibat serangan dari Li Jianchen
"apa yang kau lakukan?! kenapa kau melukai semua teman dekat ku hah?!" Pekik Xie Lin sembari menahan air matanya jatuh
Li Jiancheng menyeringai dan memunculkan senyuman ramahnya pada Xie Lin
"tentu saja menyingkirkan orang yang tidak berguna di samping mu Xie Lin." ucap Li Jiancheng dengan penuh senyuman hangat Palsu
__ADS_1
"asalkan kau tahu Li Jiancheng, aku tidak peduli teman ku itu kuat atau lemah, meskipun dia lemah aku juga akan menganggapnya seba teman ku! mengerti gak?!" pekik Xie Lin yang kini amarah nya memuncak dan meledak
"heh! teman tak berguna seperti itu masih ingin di pertahanan? lihat aku yang kuat ini, harusnya aku yang pantas menjadi teman mu dan bukan mereka." ucap Li Jiancheng dengan menuh ambisi
Xie Lin berdiri dan mendekati Li Jiancheng yang menyindir yin jihan dan yin shui'er
"tarik kembali kata kata mu itu sebelum aku berubah pikiran." ucap Xie Lin dengan aura membunuh yang pekat dan tatapan tajam nya yang bagaiamana pedang yang memiliki mata
Li Jiancheng tidak kelihatan takut sedikitpun pada Xie Lin, "Xie Lin oh Xie Lin, jika kau ingin menyerangku makan serang lah aku, sekarang juga, tapi kau harus ingat bahwa kau tidak akan bisa mengalahkan diriku kapan pun itu." ucap Li Jiancheng yang kini suarnya beda dari Li Jiancheng yang biasanya
Xie Lin menyeringai dan tersenyum devil pada Li Jiancheng dan mulai menyerang Li Jiancheng dengan kekuatan penuhnya
Li Jiancheng yang meremehkan Xie Lin menghindari serangan Xie Lin dengan santai Tanpa terluka sedikit pun
"apa hanya itu serangan Dari mu? kalau begitu sekarang giliranku." Ucap Li Jiancheng lalu memunculkan dirinya yang asli yang ternyata seorang iblis yang menyamar menjadi Li Jiancheng sejak awal pertemuan Xie Lin dengan Li Jiancheng
"bagaiamana? apa kau terkejut sekarang Xie Lin?" ucap iblis itu dengan senyuman semba tertawa menatap Xie Lin
Xie Lin tidak terkejut sedikit pun, sedangkan sang iblis mulai menyera Xie Lin
Xie Lin yang kehilangan pertahanan mendapatkan serangan dari sang iblis
kini Xie Lin terpapar di arena pertandingan dengan banyak luka di tubuh nya
Sang iblis tertawa terbahak bahak melihat Xie Lin yang terpapar lemah di arena pertandingan
seketika awan menjadi hitam dan petir menyambar di mana mana, Xie Lin terbangun dan berdiri menatap tajam iblis tersebut dan berjalan perlahan sembari mengeluarkan pedangnya
mata Xie Lin kini menjadi lebih terang dan kelihatan bercahaya dan penuh dengan tatapan benci terhadap sang iblis yang meniru Li Jiancheng
Xie Lin kini marah besar dan tidak ada yang bisa menghentikan nya lagi
Xie Lin berjalan ke arah iblis itu dengan aura membunuh yang sangat sangat pekat dan tatapan membunuh yang terasa familiar bagi sang iblis
'i-ini!? auranya kenapa tiba tiba berubah?!' Teriak iblis itu dalam hatinya yang terkejut karena aura Xie Lin yang tiba tiba berubah seperti menjadi orang lain
"kau... sebenarnya kau siapa hah!" teriak iblis itu yang mulai gemetaran dan mundur beberapa langkah
...- khoniciwa -...
__ADS_1
...mohon maaf 😔 bila banyak typo... ...