Avenge The Princess

Avenge The Princess
EP 92


__ADS_3

Cuplikan


"sepertinya kalian berdua memiliki banyak saingan disini." ucap Xie Lin pada Liu Duan mu dan Jing Xiao Leng


kedua pemuda itu menganggukkan kepalanya sambil melihat sekelilingnya


"benar, tak disangka banyak peserta unggulan dari berbagai Perguruan dan sekte ternama yang mengikuti pertandingan ini."ucap Jing Xiao Leng pada Xie Lin


Xie Lin tidak menggubris perkataan Jing Xiao Leng dan terus menatap seorang murid perempuan dari Perguruan Chengdu yang memegang sebuah cambuk beracun


'sepertinya aku harus hati hati terhadap wanita itu.' Gumam Xie Lin dalam hatinya dengan tatapan serius yang tertuju pada murid wanita itu


...----------------...


diarea arena pertandingan terlihat Xie Lin Dan pengajar Li wenji serta Jing Xiao Leng dan Liu Duan mu yang berdiri menunggu perintah dari para juri


sementara Xie Lin yang terus memperhatikan murid wanita Perguruan Chengdu itu dengan sangat waspada dan teliti


"para peserta harap mengambil tempat masing masing dan menunggu giliran kalian." ucap juri yang ada di atas arena pertandingan


Xie Lin Dan rombongannya duduk di sebuah tempat duduk yang ada di paling depan Dan tepat di belakang juri


Xie Lin menatap metiap peserta yang maju ke arena pertandingan


"hei kalian berdua, kalian sebaiknya hati hati jika lawan kalian adalah wanita itu."ucap Xie Lin pada Jing Xiao Leng dan Liu Duan mu


Jing Xiao Leng dan Liu Duan mu menatap ke arah yang Xie Lin tunjukkan pada mereka berdua


keduanya segera menganggukkan kepalanya dan kembali fokus ke pertandingan


dan tak terasa sekarang giliran Jing Xiao Leng


Jing Xiao Leng maju ke arena pertandingan dan menunggu lawannya


tak berselang lama seseorang turun dari atas dan terlihat wajah lawan Jing Xiao Leng memiliki sebuah bekas goresan yang cukup besar


Jing Xiao Leng mulai mempersiapkan dirinya setelah melihat lawannya


sedangkan lawan Jing Xiao Leng menyeringai dan segera berlari ke arah Jing Xiao Leng dengan sangat cepat seraya mengeluarkan sebuah pisau kecil dan mencoba menusuk Jing Xiao Leng


Jing Xiao Leng menyadari pergerakan dari lawannya dan segera menghindar


lawan Jing Xiao Leng tidak menyerah dan terus menerus mencoba menusuk Jing Xiao Leng dengan berbagai cara akan tetapi gagal


Jing Xiao Leng tersenyum dan berbalik ke arah Xie Lin dengan percaya diri dilain sisi terlihat lawan Jing Xiao Leng menyeringai dan dengan cepat berlari dan menusuk Jing Xiao Leng dari belakang

__ADS_1


Jing Xiao Leng terkejut dan berbalik melihat ke arah belakangnya dan ternyata dia berhasil ditusuk dari belakang oleh lawannya dan seketika juga Jing Xiao Leng tumbang tak sadarkan diri


Jing Xiao Leng dibawa lari ke tabib dengan sangat cepat oleh penjaga yang bertugas menjaga arena pertandingan


sedangkan kini Xie Lin menatap lawan Jing Xiao Leng dengan tatapan membunuhnya dan membuat lawan Jing Xiao Leng merinding kemudian pergi dari sana


dan sekarang giliran Liu Duan mu untuk maju ke arena pertandingan


Xie Lin Dan pengajar Li wenji melihat pertarungan Liu Duan mu dengan lawannya yang memiliki kekuatan seri


terlihat dengan sangat jelas lawan Liu Duan menggunakan cara yang curang akan tetapi para juri duduk diam tak menghentikannya


Xie Lin merasa aneh dengan para juri yang duduk didepannya dan beralih menatap Liu Duan mu yang tengah bertarung


lawan Liu Duan mu mengeluarkan pedangnya yang terdapat racun di ujungnya


lawan itu menghunuskan pedangnya ke arah Liu Duan mu dengan sangat cepat


Liu Duan mu berhasil menghindari hunusan pertama dan seterusnya hingga dia terus terusan mendapatkan hunusan akan tetapi Liu Duan mu dapat menghindarinya


dan hunusan ke sepuluh kalinya Liu Duan mu terkena karena kecerobohan dan kelalaiannya


dan terpaksa Liu Duan mu harus mengalah dan membiarkan lawannya menang darinya


Xie Lin menatap lawan Liu Duan mu dengan tatapan tajam nan membunuh


sekarang giliran Xie Lin peserta terkahir yang maju ke arena pertandingan


Xie Lin menunggu lawannya dengan sangat sabar hingga lawannya turun dengan sangat anggun di hadapan Xie Lin


Xie Lin menatap datar lawannya kemudian berdiri santai melihat lawannya


terlihat Lawan Xie Lin melangkah maju dan menyerang Xie Lin


Xie Lin dengan santai menghindari setiap serangan dari lawannya dan membuat lawannya semakin kesal setiap detiknya


Xie Lin tersenyum menyeringai kemudian mengeluarkan kipasnya dan menutupi setengah wajahnya


lawannya melihat Xie Lin mengeluarkan sebuah kipas yang cukup bagus dan menutupi wajahnya menjadi semakin kesal


lawan Xie Lin mengeluarkan pedangnya dan mulai menyerang Xie Lin dengan membabi buta


Xie Lin dengan santai nya menangkis serangan dari lawannya menggunakan kipasnya


lawan Xie Lin ternganga melihat kipas Xie Lin yang tidak bisa rusak karena serangannya

__ADS_1


para juri juga terkejut dan menganga melihat kipas yang Xie Lin gunakan tidak bisa rusak


kini Xie Lin tersenyum dan mulai menyerang balik lawannya tanpa memberikan peluang untuk menghindar ataupun menangkis


sang lawan terpaksa menerima setiap serangan dari Xie Lin dengan suka rela karena tidak dapat menghindar atau menangkis


lawan Xie Lin belum menyerah dan mengeluarkan senjata andalannya yaitu sebuah pedang ganda yang terbang


lawan Xie Lin mengarahkan kedua pedangnya dan menyerang Xie Lin


Xie Lin yang masih santai menghindari serangan dari lawannya membuat lawannya semakin kesal dan kesal sampai urat uratnya terlihat di bagian kepalanya


Xie Lin Terekekeh dan memegang kedua pedang kawannya dengan sangat mudah membuat lawannya tak bisa berkata kata


kipas Xie Lin seketika berubah jadi sebuah pedang nyang cukup indah dan melayang di samping Xie Lin


sedangkan kedua pedang terbang lawan Xie Lin kini Xie Lin pegang dan pakai sebagai senjatanya


sang lawan menjadi tak bisa bergerak melihat Xie Lin yang begitu menakjubkan


"hei kawan! lawan dia! habisi dia!" ucap teman teman lawan Xie Lin yang Menyemangatinya


Xie Lin mengeleng gelengkan kepalanya melihat harapan dari teman teman lawannya yang tak pudar sedikitpun


Xie Lin sudah kelelahan bermain dengan lawannya dan dengan singkat mengakhiri pertarungan mereka berdua


sang lawan yang mendapat serangan kuat dari Xie Lin terjatuh dan tak bergerak sedikit pun


dan akhirnya juara satu adalah Xie Lin Dan juara kedua adalah lawan Liu Duan mu dan juara ketiga akan ditentukan besok


Xie Lin kini berjalan menuju ke tempat dimana kedua temannya berada sekarang tanpa menunggu pengajar Li wenji


pengajar Li wenji yang diabaikan oleh Xie Lin menghela napas pasrah dan segera menyusul Xie Lin yang telah jauh


sedangkan disisi lain terlihat Jing Xiao Leng dan Liu Duan mu yang baru sadarkan diri


"ugh… tak disangka aku kalah." ucap Jing Xiao Leng pada dirinya sendiri sambil memegangi perutnya yang mendapatkan tusukan


"hm…aku juga sama." ucap Liu Duan mu pada Jing Xiao Leng sambil memegangi bagian tubuhnya yang terhunus pedang beracun


sedangkan Xie Lin yang mendengarnya dari luar merasa kasihan dan berjalan masuk ke sana


"tidak apa apa jika kalian kalah yang penting kalian selamat." ucap, Xie Lin sambil tersenyum


Jing Xiao Leng dan Liu Duan mu yang menyadari keberadaan Xie Lin menoleh dan melihat Xie Lin yang berjalan mendekati mereka berdua

__ADS_1


see you


__ADS_2