
Cuplikan
"sepertinya kalian berdua memiliki banyak saingan disini." ucap Xie Lin pada Liu Duan mu dan Jing Xiao Leng
kedua pemuda itu menganggukkan kepalanya sambil melihat sekelilingnya
"benar, tak disangka banyak peserta unggulan dari berbagai Perguruan dan sekte ternama yang mengikuti pertandingan ini."ucap Jing Xiao Leng pada Xie Lin
Xie Lin tidak menggubris perkataan Jing Xiao Leng dan terus menatap seorang murid perempuan dari Perguruan Chengdu yang memegang sebuah cambuk beracun
'sepertinya aku harus hati hati terhadap wanita itu.' Gumam Xie Lin dalam hatinya dengan tatapan serius yang tertuju pada murid wanita itu
...----------------...
diarea arena pertandingan terlihat Xie Lin Dan pengajar Li wenji serta Jing Xiao Leng dan Liu Duan mu yang berdiri menunggu perintah dari para juri
sementara Xie Lin yang terus memperhatikan murid wanita Perguruan Chengdu itu dengan sangat waspada dan teliti
"para peserta harap mengambil tempat masing masing dan menunggu giliran kalian." ucap juri yang ada di atas arena pertandingan
Xie Lin Dan rombongannya duduk di sebuah tempat duduk yang ada di paling depan Dan tepat di belakang juri
Xie Lin menatap metiap peserta yang maju ke arena pertandingan
"hei kalian berdua, kalian sebaiknya hati hati jika lawan kalian adalah wanita itu."ucap Xie Lin pada Jing Xiao Leng dan Liu Duan mu
Jing Xiao Leng dan Liu Duan mu menatap ke arah yang Xie Lin tunjukkan pada mereka berdua
keduanya segera menganggukkan kepalanya dan kembali fokus ke pertandingan
dan tak terasa sekarang giliran Jing Xiao Leng
Jing Xiao Leng maju ke arena pertandingan dan menunggu lawannya
tak berselang lama seseorang turun dari atas dan terlihat wajah lawan Jing Xiao Leng memiliki sebuah bekas goresan yang cukup besar
Jing Xiao Leng mulai mempersiapkan dirinya setelah melihat lawannya
sedangkan lawan Jing Xiao Leng menyeringai dan segera berlari ke arah Jing Xiao Leng dengan sangat cepat seraya mengeluarkan sebuah pisau kecil dan mencoba menusuk Jing Xiao Leng
Jing Xiao Leng menyadari pergerakan dari lawannya dan segera menghindar
lawan Jing Xiao Leng tidak menyerah dan terus menerus mencoba menusuk Jing Xiao Leng dengan berbagai cara akan tetapi gagal
Jing Xiao Leng tersenyum dan berbalik ke arah Xie Lin dengan percaya diri dilain sisi terlihat lawan Jing Xiao Leng menyeringai dan dengan cepat berlari dan menusuk Jing Xiao Leng dari belakang
__ADS_1
Jing Xiao Leng terkejut dan berbalik melihat ke arah belakangnya dan ternyata dia berhasil ditusuk dari belakang oleh lawannya dan seketika juga Jing Xiao Leng tumbang tak sadarkan diri
Jing Xiao Leng dibawa lari ke tabib dengan sangat cepat oleh penjaga yang bertugas menjaga arena pertandingan
sedangkan kini Xie Lin menatap lawan Jing Xiao Leng dengan tatapan membunuhnya dan membuat lawan Jing Xiao Leng merinding kemudian pergi dari sana
dan sekarang giliran Liu Duan mu untuk maju ke arena pertandingan
Xie Lin Dan pengajar Li wenji melihat pertarungan Liu Duan mu dengan lawannya yang memiliki kekuatan seri
terlihat dengan sangat jelas lawan Liu Duan menggunakan cara yang curang akan tetapi para juri duduk diam tak menghentikannya
Xie Lin merasa aneh dengan para juri yang duduk didepannya dan beralih menatap Liu Duan mu yang tengah bertarung
lawan Liu Duan mu mengeluarkan pedangnya yang terdapat racun di ujungnya
lawan itu menghunuskan pedangnya ke arah Liu Duan mu dengan sangat cepat
Liu Duan mu berhasil menghindari hunusan pertama dan seterusnya hingga dia terus terusan mendapatkan hunusan akan tetapi Liu Duan mu dapat menghindarinya
dan hunusan ke sepuluh kalinya Liu Duan mu terkena karena kecerobohan dan kelalaiannya
dan terpaksa Liu Duan mu harus mengalah dan membiarkan lawannya menang darinya
Xie Lin menatap lawan Liu Duan mu dengan tatapan tajam nan membunuh
sekarang giliran Xie Lin peserta terkahir yang maju ke arena pertandingan
Xie Lin menunggu lawannya dengan sangat sabar hingga lawannya turun dengan sangat anggun di hadapan Xie Lin
Xie Lin menatap datar lawannya kemudian berdiri santai melihat lawannya
terlihat Lawan Xie Lin melangkah maju dan menyerang Xie Lin
Xie Lin dengan santai menghindari setiap serangan dari lawannya dan membuat lawannya semakin kesal setiap detiknya
Xie Lin tersenyum menyeringai kemudian mengeluarkan kipasnya dan menutupi setengah wajahnya
lawannya melihat Xie Lin mengeluarkan sebuah kipas yang cukup bagus dan menutupi wajahnya menjadi semakin kesal
lawan Xie Lin mengeluarkan pedangnya dan mulai menyerang Xie Lin dengan membabi buta
Xie Lin dengan santai nya menangkis serangan dari lawannya menggunakan kipasnya
lawan Xie Lin ternganga melihat kipas Xie Lin yang tidak bisa rusak karena serangannya
__ADS_1
para juri juga terkejut dan menganga melihat kipas yang Xie Lin gunakan tidak bisa rusak
kini Xie Lin tersenyum dan mulai menyerang balik lawannya tanpa memberikan peluang untuk menghindar ataupun menangkis
sang lawan terpaksa menerima setiap serangan dari Xie Lin dengan suka rela karena tidak dapat menghindar atau menangkis
lawan Xie Lin belum menyerah dan mengeluarkan senjata andalannya yaitu sebuah pedang ganda yang terbang
lawan Xie Lin mengarahkan kedua pedangnya dan menyerang Xie Lin
Xie Lin yang masih santai menghindari serangan dari lawannya membuat lawannya semakin kesal dan kesal sampai urat uratnya terlihat di bagian kepalanya
Xie Lin Terekekeh dan memegang kedua pedang kawannya dengan sangat mudah membuat lawannya tak bisa berkata kata
kipas Xie Lin seketika berubah jadi sebuah pedang nyang cukup indah dan melayang di samping Xie Lin
sedangkan kedua pedang terbang lawan Xie Lin kini Xie Lin pegang dan pakai sebagai senjatanya
sang lawan menjadi tak bisa bergerak melihat Xie Lin yang begitu menakjubkan
"hei kawan! lawan dia! habisi dia!" ucap teman teman lawan Xie Lin yang Menyemangatinya
Xie Lin mengeleng gelengkan kepalanya melihat harapan dari teman teman lawannya yang tak pudar sedikitpun
Xie Lin sudah kelelahan bermain dengan lawannya dan dengan singkat mengakhiri pertarungan mereka berdua
sang lawan yang mendapat serangan kuat dari Xie Lin terjatuh dan tak bergerak sedikit pun
dan akhirnya juara satu adalah Xie Lin Dan juara kedua adalah lawan Liu Duan mu dan juara ketiga akan ditentukan besok
Xie Lin kini berjalan menuju ke tempat dimana kedua temannya berada sekarang tanpa menunggu pengajar Li wenji
pengajar Li wenji yang diabaikan oleh Xie Lin menghela napas pasrah dan segera menyusul Xie Lin yang telah jauh
sedangkan disisi lain terlihat Jing Xiao Leng dan Liu Duan mu yang baru sadarkan diri
"ugh… tak disangka aku kalah." ucap Jing Xiao Leng pada dirinya sendiri sambil memegangi perutnya yang mendapatkan tusukan
"hm…aku juga sama." ucap Liu Duan mu pada Jing Xiao Leng sambil memegangi bagian tubuhnya yang terhunus pedang beracun
sedangkan Xie Lin yang mendengarnya dari luar merasa kasihan dan berjalan masuk ke sana
"tidak apa apa jika kalian kalah yang penting kalian selamat." ucap, Xie Lin sambil tersenyum
Jing Xiao Leng dan Liu Duan mu yang menyadari keberadaan Xie Lin menoleh dan melihat Xie Lin yang berjalan mendekati mereka berdua
__ADS_1
see you