
Cuplikan
ah! kalian! aku bicara baik baik pada kalian dan kalian Memerlukan ku seperti ini." ucal, Xie Lin lalu maju dan menyerang semuanya hingga tuntas
"sekarang beritahu aku musibah apa yang menimpa kalian semua hingga menjadi bandit disini." ucap Xie Lin sembari membersihkan bajunya yang terkena debu
"baik-baik, sebenarnya.. " ucap laki-laki itu
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"baik-baik, sebenarnya desa kami baik baik saja saat pertama kali orang itu datang ke desa, tapi ketika orang itu pergi dari desa sebuah wabah penyakit tiba tiba muncul dan menyerang semua warga desa dan sudah banyak warga desa yang mati karena wabah penyakit itu."ucap laki-laki yang menyerang Xie Lin pertama kali itu
Xie Lin memikirkan penjelasan dari laki-laki itu dengan teliti dan serius dan mengeluarkan sebuah kotak panjang yang berisi uang dengan ukuran besar
"ambil kotak ini, isi nya adalah uang dan mungkin.. cukup untuk membangun rumah baru dan menghidupi kalian." ucap Xie Lin sembari memberikan kotaknya
"oh dan satu lagi, tolong kumpulkan orang orang yang terkena penyakit, nanti saat aku pulang aku akan memeriksa mereka dan mencari tahu obat penawarnya serta penyebabnya." ucap Xie Lin lalu pergi
"kalian dengar dengan apa yang dikatakan orang itu kan, cepat kumpulkan orang orang yang terkena penyakit." ucap laki-laki itu dan serempak semuanya pergi membawa orang orang yang terkena penyakit
sedangkan Xie Lin yang telah tiba di kota Kekaisaran berhenti sejenak dan melihat sekelilingnya
"seperti dugaanku, semua yang ada disini berubah, orang yang berhati murni berkurang dan yang berhati jahat semakin banyak, semua ini pasti gara gara kaisar sialan itu."ucap, Xie Lin yang lihat seorang pengemis kecil yang di tindas
"haih.. " Xie Lin menghela napas lelah dan menghampiri anak pengemis yang di tindas itu
"hei kalian, berhenti." ucap Xie Lin dengan Wajah malasnya
laki-laki itu berbalik melihat Xie Lin yang berani menghentikan nya, "siapa yang berani mengentikanku?!" ucap laki-laki itu
Xie Lin mengangkat tangannya sembari berkata "aku." ucap Xie Lin dengan malas
"ternyata cuma wanita." ucap laki-laki itu sembari mendekati Xie Lin dengan tatapan mesum
"hehe.. cantik, apa kau mau menemani paman sebentar? hehe.. " ucap laki-laki itu yang air liurnya tak berhenti menetes
Xie Lin merasa jijik den sikap mesum dari sang laki-laki dan menjauhinya, "kalau aku tidak mau kenapa?" ucap Xie Lin dengan tangguh
laki-laki itu berhenti dan menatap Xie Lin dari atas sampai bawah lalu mengangkat sebelah tangannya
"kalian keluar dan tangkap wanita ini untuk ku." ucap laki-laki itu dengan Tatapan menjijikan
seketika beberapa orang berbaju seperti penjaga muncul di depan Xie Lin dengan membawa sebuah pedang dan tombak
Xie Lin mundur beberapa langkah ke belakang dan mempersiapkan diri dengan serangan yang akan datang
"hehe.. walaupun kau memakai cadar tapi aku tahu kau itu cantik.. cepat tangkap dia." ucap laki-laki itu
__ADS_1
orang orang yang berpakaian penjaga mengelilingi Xie Lin Dan bersiap menyerang Xie Lin kapan saja
Xie Lin menyeringai dan segera maju dan menyerang para orang orang itu dengan gesit
orang orang yang mengelilingi Xie Lin terkejut dengan serangan dadakan dari Xie Lin yang tidak mereka sadari
"a-apa?" ucap orang orang itu secara bersamaan
Xie Lin berhenti di belakang mereka dan menusuk salah satu orang itu dengan belatinya
"Argh!" jerit orang tersebut sembari kesakitan Akibat tusukan Xie Lin
orang orang lainnya berbalik dan melihat teman mereka yang menjerit kesakitan
"Argh! beraninya kau membunuh teman ku."teriak salah satu teman orang itu sembari mengayunkan pedangnya ke tubuh Xie Lin
"ouch! meleset." ucap Xie Lin sambil mengindar lalu menusuk nya
"ugh!" pekik orang itu dan berhenti bernapas untuk selamanya
sisa orang suruhan itu maju secara bersamaan dan menyerang Xie Lin dari segala arah membuat Xie Lin tidak punya jalan keluar sedikitpun
"hmp!" seringai Xie Lin kemudian maju dan melemparkan jarum akupuntur ke arah mereka dengan sekali serangan dan berhasil menumbangkan semuanya
"hehe.. sekarang tidak ada yang bisa menghentikan ku menghajar mu." ucap Xie Lin sambil mengepalkan tangannya dan berjalan menuju bocah yang menindas seorang pengemis
bocah itu mundur beberapa langkah dan berlari pulang ke rumahnya sembari menangis keras
"Terima kasih tuan." ucap pengemis itu dengan rasa terharu
"tidak perlu meminta maaf sudah seharusnya aku melindungi mu." ucap Xie Lin sambil menggelengkan kepalanya
"oh iya, namaku Xie Lin siapa namamu? dan apakah kau punya teman lain disekitar sini?" ucap Xie Lin sambil menanyakan nama pengemis itu
"namaku Bing, aku memiliki kelompok pengemis didaerah sekitar kerajaan." ucap Bing dengan senang
"ooh, apa kau mau bergabung dengan oraganisasi ku Bing?" ycap Xie Lin dengan menawarkan kerja sama pada Bing
Bing menganggukkan kepalanya dengan cepat dan menyetujui Xie Lin, "tentu saja aku tuan." ucap Bing dengan gembira
"baiklah, pertama kau carilah orang lagi yang mau bergabung ke organisasi ku, kau juga bisa menanyakan pada teman teman mu yang lainnya." ucap Xie Lin
"setelah kau mendapatkan orang pergilah ke restoran ku yang namanya restoran bulan bintang." ucap Xie Lin
jadi disini aku ubah nama restoran nya yang awalnya adalah the moon star restaurant jadi restoran bulan bintang ya
jadi lanjut..
__ADS_1
"baiklah, serahkan saja tugas ini padaku tuan Xie Lin." ucap Bing lalu berlari ke markasnya dengan cepat
Xie Lin menghela napas lega dan melanjutkan perjalanan nya menuju restoran nya
setelah beberapa saat berjalan Xie Lin tiba di restorannya yang kini sudah tutup akan tetapi pekerjanya masih ada didalam restoran yang sedang bersih bersih
kring!
pekerja restoran Xie Lin berbalik dan melihat siap yang membuka pintu restoran mereka padahal mereka sudah tutup
"siapa yang masuk? ini sudah jam tutup." ucap pekerja itu lalu melihat ke luar dan ternyata yang masuk adalah Xie Lin
"apa san ada di dalam?" ucap Xie Lin sembari duduk di kursi pelanggan
"maaf tuan restoran kami sudah tutup, silahkan datang lagi besok." ucap pekerja itu dengan sopan pada Xie Lin
"oh, apa kau pekerja baru yang san Terima bekerja disini?" ucap, Xie Lin sembari memeriksa pekerja tersebut dengan teliti
"iya tuan, saya baru bekerja disini selama beberapa hari." ucap pekerja itu dengan sopan
"ooh, apa san masih ada di dalam atau dia sudah pulang duluan? kalau dia masih ada tolong panggilkan dia dan bilang kalau aku sedang mencarinya."ucap Xie Lin dengan sopan
"kalau begitu Mohon tunggu sebentar saya panggilkan tuan san kemari." ucap pekerja itu sembari masuk ke dalam
beberapa saat kemudian pekerja itu keluar lagi dan bersama san
san yang bingung dengan siapa yang memanggilnya dan ingin bertemu dengan nya melihat ke kanan dan ke kiri dan mendapati Xie Lin yang sedang duduk menunggu nya
san segera saja berlari menuju Xie Lin dengan terburu buru
"nona Xie Lin, sejak kapan anda datang?" ucap san sambil memberi Xie Lin hormat dengan membungkuk sedikit dan berdiri lagi
sang pekerja bingung dengan sikap sopan dan hormat san pada Xie Lin yang Hanyalah seorang gadis muda
"permisi tuan san, kalau boleh tau tuan ini siapanya tuan san ya?" Tanya pekerja itu dengan sopan
"dia adalah pemilik restoran ini, lain kali kalau melihat dia kau harus memeberi hormat mengerti." ucap san
sang pekerja menganggukkan kepalanya dan kembali ke pekerjaanya
"bagaimana perkembangan restoran selama aku pergi?" ucal Xie Lin pada san
"lancar tuan, semua nya baik baik saja semenjak tuan pergi kecuali beberapa hari yang lalu beberapa pengganggu datang dan ingin menghancurkan restoran tuan tapi ada beberapa orang berpakaian hitam yang melawan mereka sehingga restoran baik baik saja dan tidak ada yang rusak."hcap san dengan panjang lebar
ditengah pembicaraan mereka ada seseorang yang mengetuk pintu restoran dengan keras
tok! tok! tok!
__ADS_1
"siapa itu?" ucap Xie Lin sembari berjalan ke pintu restoran dan membukanya secara perlahan dan ternyata
konichiwa~