
cuplikan
"resep obat yang bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit, wow! resep pil yin yang juga ada! ini buku yang sangat berharga!" ucap Xie Lin dengan bahagia
Xie Lin kemudian membuka halaman selanjutnya dan menjadi terkejut lagi lalu membuka halaman selanjutnya dan terkejut berulang kali ketika membuka satu halaman
"ternyata semua isi buku ini sangat berharga, lebih berharga dari harta yang ada di kerajaan mana pun." ucap Xie Lin sambil melompat lompat riang
...----------------...
Xie Lin menyimpan bukunya di dalam kotak hitamnya dan menaruhnya lagi di dalam ruang dimensinya
"sekarang pergi mandi dan makan malam lalu tidur hingga puas." ucap Xie Lin
Xie Lin lalu pergi menjadi selama 15 menit dan mengganti pakaiannya dengan pakaian yang baru
"waktunya makan malam." ucap Xie Lin Dan berjalan ke arah kantin
sambil berjalan Xie Lin memainkan seruling nya dengan suara merdunya
.•♪•.♪.•.♪.•♪.•♪.•♪.•♪.•♪.•♪.•♪.•♪.•♪.•♪.•♪.~.~
suara seruling memang begitu menghibur dan terdengar sangat nyaman dan memenangkan
semua murid yang mendengar nya terpukau dengan suara seruling dari Xie Lin yang indah
"hei lihat, itu Xie Lin." ucap seorang murid laki laki yang tanpa sengaja melihat Xie Lin yang sedang memainkan seruling
"suara seruling Xie Lin sangat merdu." ucap murid perempuan yang ada di dekat murid laki laki tersebut
"sudah lah ayo kita pergi sekarang." ucap murid laki laki itu kemudian menarik tangan murid perempuan tersebut pergi dari sana
sedangkan Xie Lin yang masih asik memainkan seruling nya mengabaikan perkataan dari kedua murid tersebut dan berjalan ke kantin
setelah sampai di kantin terlihat saudara dan saudari Xie Lin sedang menunggu Xie Lin di sebuah meja yang ada di paling sudut
"gege Shao!" teriak Xie Lin dari kejauhan yang dapat didengar oleh Xuan Yuan Shao dan yang lainnya
"itu Xie Lin." ucap Xuan Yuan Shao pada yang lainnya sambil menunjuk ke arah Xie Lin
yang lainnya melihat ke arah Yang Xuan Yuan Shao tunjukkan pada mereka
'anak itu lagi.' Gumam Xuan Yuan Yao yang melihat Xie Lin yang berlari ke arah mereka
Xuan Yuan lang memperhatikan ekspresi wajah Xuan Yuan Yao yang kelihatan agak kesal dengan kedatangan Xie Lin
__ADS_1
"kenapa kau kesal Yao? kau kesal karena Xie Lin datang ke sini?" ucap Xuan Yuan lang pada Xuan Yuan Yao
"hah?! kesal?! bagaimana mungkin aku kesal karena kedatangan Xie Lin ke sini." ucap Xuan Yuan Yao dengan keringat dingin di dahinya
"oh, begitu ya…" ucap Xuan Yuan lang dengan ragu ragu
"iya…hahaha…aku merasa sedikit tidak enak badan, aku pergi dulu ya kak." ucap Xuan Yuan Yao seraya pergi dari sana
"sepertinya sikap jiejie Yao sedikit aneh belakangan ini." ucap Xie Lin
"benar, apa ada yang sedang dia sembunyikan?" ucap Xuan Yuan Shao
Xuan Yuan lang dan Xuan Yuan Mei memikirkan apa yang Xie Lin Dan Xuan Yuan Shao katakan di dalam benak mereka berdua
'apa mungkin Yao juga sama dengan Xuan Yuan Yin?' Gumam Xuan Yuan lang dalam hatinya
'tidak tidak tidak, Yao mana mungkin seperti Xuan Yuan Yin itu.' Gumam Xuan Yuan Mei dalam hatinya
"gege malam ini kau yang traktir aku." ucap Xie Lin sembari duduk di kursinya
Xuan Yuan lang menghela napasnya dan pasrah dengan sikap Xie Lin, "baiklah…" ucap Xuan Yuan lang
"ternyata kalian semua disini."ucap Xuan Yuan Yu yang muncul tiba tiba lagi dari belakang Xie Lin
Xie Lin yang baru duduk terkejut karena kedatangan Xuan Yuan Yu yang tiba tiba, " gege Yu! bisakah kau muncul secara baik baik?"ucap Xie Lin dengan kesal
"jadi kau tidak mau berhenti muncul secara tiba tiba? sepertinya kita sepemikiran Yu." ucap Xuan Yuan Mo yang ikutan muncul tiba tiba
"siapa juga yang sepemikiran dengan mu." ucap Xuan Yuan Yu dengan ketus
"Yu, kau sungguh…membuat hatiku sakit." ucap Xuan Yuan Mo yang pura pura patah hati
Xuan Yuan Yu mengabaikan Xuan Yuan Mo yang banyak bicara dan beralih ke Xie Lin, "Xie Lin bagaiamana keadaan mu sekarang? apa sudah tidak apa apa?" ucap Xuan Yuan Yu pada Xie Lin
Xie Lin menganggukkan kepalanya, "sudah tidak apa apa." ucap Xie Lin, ' sebenarnya aku cuma pura pura pingsan siang tadi.' Gumam Xie Lin dalam hatinya
"tabib bilang kau harus banyak istirahat, istirahatlah yang banyak supaya kau tidak pingsan lagi." ucap Xuan Yuan Shao dengan tatapan polos sambil makan
Xie Lin terus menerus menganggukkan kepalanya terlebih dahulu sebelum menjawab mereka, "iya." ucap Xie Lin
"sudah sudah, kalian pasti sudah lapar, sana pesan makanan." ucap Xuan Yuan Mei pada Xie Lin Dan Xuan Yuan Mo dan Yu
Xie Lin menuruti perkataan Xuan Yuan Mei dan memesan makanan
setelah beberapa menit makanan Xie Lin Dan yang lainnya tiba dan Xie Lin menyantap makanan nya dengan sangat rakus seperti tidak pernah makan
__ADS_1
"oh iya, besok lusa aku akan pergi ke sekte di Kerajaan Ling sebagai murid utusan." ucap Xie Lin sambil makan
"tapi kondisi tubuhmu bagaiamana…" ucap Xuan Yuan lang dengan khawatir
Xie Lin tersenyum ramah menanggapi perkataan dari Xuan Yuan lang, "jangan khawatir gege lang, aku akan menjadi kesehatan ku di sana nanti." ucap Xie Lin
"kau sungguh keras kepala Xie Lin." ucap Xuan Yuan Shao pada Xie Lin
"siapa suruh aku adik kalian, hahaha…" ucap Xie Lin sembari tertawa kecil dan lanjut makan
"dasar kau ini, selalu saja menyusahkan kami." ucap Xuan Yuan Yu seraya mengusap Kepala Xie Lin
Xie Lin yang kepalanya diusap oleh sang gege merasa senang dan ingin diusap lagi
setelah selesai makan Xie Lin langsung pulang ke paviliun nya dengan perut kenyangnya
"hm…ah…pelan pelan…ah…"
"suara apa itu?" ucap Xie Lin yang mendengar sebuah suara ******* dari balik semak semak
dan berapa terkejut nya Xie Lin melihat hal yang ia lihat di balik semak semak,
ternyata yang ada di balik semak semak adalah Xian du dan seorang pelayan yang sedang melakukan transaksi
Xie Lin berjalan dan menguping pembicaraan mereka berdua di balik semak semak dan transaksi yang mereka berdua lakukan
"taruh ini ke dalam makanan Xie Lin itu, mengerti." ucap seseorang yang mengenakan jubah hitam sambil memberikan sebuah bungkusan kecil yang isinya racun
sang pelayan menggosok gosokkan kedua tangannya seraya mengambil bungkusan kecil yang seseorang itu berikan
seseorang itu tersenyum dan memberikan sekantong uang kepada sang pelayan, "ingat jangan katakan apa pun pada orang lain." ucap seseorang itu dengan ancaman
"baik baik, saya pasti tidak akan mengatakannya pada orang lain, nona tenang saja." ucap pelayan itu
"baiklah pergi sana, aku akan memberi mu lagi ketika tugas mu telah selesai di lakukan."ucao seseorang itu
sang pelayan menganggukkan kepalanya dan segera pergi dari sana meninggalkan seseorang itu sendirian di sana
sedangkan Xie Lin yang melihat hal tersebut menjadi kesal dan mengepalkan tangannya denger kuat hingga berdarah
"kenapa semua orang berencana ingin membunuh ku? kenapa?" ucap Xie Lin dengan Amarah nya yang kini memuncak tinggi
Xie Lin akhirnya pergi dari sana dengan wajah kesal sambil memprban luka yang ada di tangannya tadi karena kepalan tangannya
setelah selesai memperban luka di tangan nya Xie lanjut berjalan ke paviliun nya
__ADS_1
ohayou