
Cuplikan
"aku yang merekrut mu, aku melihat kekuatan mu yang cukup memenuhi syarat untuk mengikuti pertandingan itu." ucap pengajar Li wenji dengan santai
sedangkan Xie Lin yang masih terkejut tak bisa berkata apa apa di hadapan semua murid lainnya dan pengajar Li wenji
"haih.. sudahlah, yang sudah terjadi biarlah terjadi." ucap Xie Lin dengan pasrah dan melanjutkan kegiatan nya yaitu membaca buku pelajarannya sedangkan pengajar Li wenji yang tengah mengajar
......................................
pengajar Li wenji bisa merasakan rasa kepasrahan Xie Lin akan tetapi hal tersebut ia lakukan demi keselamatan Xie Lin
'Untung ada undangan dari sekte dari kerajaan Ling, kalau tidak mungkin Xie Lin akan dalam bahaya.' Ucap pengajar Li wenji dalam hatinya sembari melirik Xie Lin yang tengah membaca buku
'sebenarnya kenapa putri Xuan Yuan Yao ingin menjatuhkqn Xie Lin? bukankah putri Xuan Yuan Yao dan Xie Lin akrab dan merupakan saudara?' Gumam pengajar Li wenji dalam hatinya sembari mengingat kajadian kemarin malam yang sempat ia lihat
flashback on
saat malam hari...
"tak di sangka Putra ku satu satunya bisa dirasuki iblis perubah wujud dan bahkan iblis yang bertingkat tinggi, tapi untungnya Xie Lin ada dan berhasil mengalahkan iblis itu." ucap pengajar Li wenji sambil berjalan ke arah rumahnya
"hei, apa kau sudah menyiapkan racun yang ku pesan kemarin?" ucap seseorang dari balik semak semak yang terdengar oleh telinga tajam pengajar Li wenji
'suara siapa itu?' Gumam pengajar Li wenji sambil pergi ke arah suara
pengajar Li wenji berjalan perlahan menuju ke semak semak yang ada di depan dan menampakkan seorang wanita dan satu pelayan laki laki
"siapa mereka." bisik pengajar Li wenji sendiri sambil memperhatikan pergerakan mereka berdua
"sudah nona, saya jamin setelah si sampah Xie Lin itu memakan makanan yang ditaburi racun maka dia akan langsung mati di tempat."ucap pelayan laki laki itu dengan penuh senyuman jahat
wanita yang ada di depan pelayan laki laki itu mengeluarkan kantong uangnya dan memberikannya pada sangat pelayan
sang pelayan pun pergi dengan terburu buru dan meninggalkan sang wanita sendirian di sana
sedangkan pengajar Li wenji yang mengerti sesuatu tetap berada di sana memperhatikan pergerakan sang wanita
"hahaha.. Xie Lin Xie Lin, siapa suruh kau mengambil semua perhatian saudara ku dari ku makan jangan salahkan kau jika berbuat jahat padamu." ucap wanita itu dengan senyuman dan tawa jahatnya
pengajar Li wenji terkejut dan mengenal suara wanita tersebut, ' tunggu tunggu tunggu, dia bilang tadi ingin meracuni Xie Lin? dan kalau tidak salah dengar itu suara dari putri... ' Gumam pengajar Li wenji dalam hatinya sembari mundur beberapa langkah lebih belakang
krak!
dan tanpa sengaja pengajar Li wenji menginjak ranting pohon alhasil pengajar Li wenji ketahuan oleh wanita itu
"siapa itu?" pekik wanita itu dari balik pohon seraya bergerak ke arah pengajar Li wenji
pengajar Li wenji melihat sejenak wajah wanita itu dan ternyata wanita itu adalah putri Xuan Yuan Yao saudara Xie Lin sendiri
'apa?! Putri Xuan Yuan Yao?! jadi dia yang ingin meracuni Xie Lin!' Pekik pengajar Li wenji dalam hatinya dengan terkejut dan tidak percaya
setelah mengetahui rencana Xuan Yuan Yao pengajar Li wenji segera melarikan diri dari kejaran Xuan Yuan Yao
pengajar Li wenji menggunakan jurus bayangannya dan membuat bayangan dirinya untuk mengalihkan pandangan Xuan Yuan Yao dan berhasil kabur dari Xuan Yuan Yao
flashback off
'Kasihan Xie Lin, hatinya selalu tersakiti oleh orang orang dekat nya.' Gumam pengajar Li wenji dalam hatinya seraya berhenti menjelaskan pelajaran nya
"Xie Lin apa kau sudah siap berangkat ke sana besok lusa." ucap pengejar Li wenji pada Xie Lin yang tengah belajar
__ADS_1
Xie Lin menganggukkan kepalanya tanda mengerti dan lanjut membaca buku selanjutnya yang ia bawa
"baik anak anak pelajaran hari ini selesai sampai disini dulu, kalian boleh istirahat sekarang." ucap pengajar Li wenji dan pergi dari sana
di dalam kelas Kini tinggal Xie Lin Dan beberapa murid perempuan yang mengelilingi Xie Lin
"hei sampah, atas dasar apa kau dipilih menjadi peserta yang ikut pertandingan di sekte kerajaan Ling?!" ucap, seorang murid perempuan yang selalu duduk di samping Xie Lin
Xie Lin mengabaikan perkataan sang murid dan beranjak pergi dari sana akan tetapi dihalangi oleh beberapa murid perempuan lainnya
"heh! siapa yang menyuruh mu pergi?" ucap murid perempuan yang menghalangi Xie Lin
"biar Kuperkenalkan diriku dulu, namaku xian du dan dua perempuan kembar yang menghalangi mu itu namanya xian liu dan xian luo mereka adalah adik kembar ku." ucap Xian du dengan sombong
"gak nanya." ucap Xie Lin dengan sikap dingin dan wajah datar
"kau..beraninya kau berbicara begitu padaku!" Pekik Xian du sembari mendekati Xie Lin Dan melayankan satu tamparan ke pipi Xie Lin
Xie Lin menatap datar sikap Xian du yang ingin menamparnya lalu menangkap tangan Xian du dan balik menampar Xian du dengan keras di hadapan kedua adik kembar Xian du
"kakak! Argh! beraninya kau menyakiti kakak kami." ucap kedua gadis kembar itu secara bersamaan Seraya menyerang Xie Lin menggunakan elemen api
Xie Lin menghindari semua serangan yang di layankan pada nya dengan mudah dan tanpa ada luka sedikit pun
kedua gadis kembar itu melih Xie Lin yang tak terluka sedikit pun karena serangan mereka berdua
"hehe.. apa kalian sudah selesai?" ucap, Xie Lin dengan senyuman devil dan berganti tempat dengan secepat kilat dan menggores bagian bagian tubuh kedua kembaran itu dengan cepat
"Argh! beraninya kau merobek baju kami! dasar j@l@ng." pekik keduanya bersamaan ketika Xie Lin berhenti dengan merobek kedua baju mereka hingga telanjang bulat
"hihi.. siapa suruh kalian mengganggu ku." ucap Xie Lin yang kini kembali ke senyuman polosnya
"kau?!"Pekik Xian du dengan tak berdaya sama sekali di wajah nya
" Xie Lin! dasar sampah! awas saja kau."ucsp Xian du dengan wajah kesal yang sangat kelihatan
sementara di sisi lain kini Xuan Yuan Shao dan yang lainnya tiba di kantin dan memesan makanan
"berapa lama lagi Xie Lin sampai di sini?" ucap Xuan Yuan Yao dengan cemas
"hm? kenapa kau kelihatan sangat cemas? dan kenapa kau sepertinya sangat menantikan Xie Lin?" ucap Xuan Yuan lang dengan curiga pada Xuan Yuan Yao
"eh? ah? tidak.. tidak ada apa apa, aku hanya sedikit rindu pada Xie Lin dan ingin melihat nya." ucap Xuan Yuan Yao dengan gelagapan
"syukur lah kalau begitu, tapi awas saja kalau kau berani menyakiti Xie Lin sedikit saja maka aku tidak akan segan segan padamu meskipun kau adalah adikku." ucap Xuan Yuan lang dengan tatapan ancaman pada Xuan Yuan Yao
Xuan Yuan Yao seketika berkeringat dingin dan membasahi seluruh tubuhnya
setelah beberapa saat berbincang bersama uang lainnya Xie Lin tiba di kantin bersama dengan Li Jiancheng dan Yin Jihan
"dimana saudara saudari ku? apa kalian melihat nya?" ucap Xie Lin sambil melihat kesana kemari mencari saudara saudarinya
"apa itu mereka?" ucap Li Jiancheng pada Xie Lin sembari menunjuk ke arah beberapa orang yang duduk di sebelah barat
Xie Lin melihat ke arah yang Li Jiancheng tunjuk dan benar saja mereka adalah saudara saudari Xie Lin
"ah! benar itu mereka, ayo ke sana." ucap Xie Lin dengan gembira dan berlari ke arah sana
Li Jiancheng dan yin Jihan hanya mengikuti Xie Lin berlari ke arah Xuan Yuan Shao dan yang lainnya
"gege lang! gege shao!" teriak Xie Lin yang masih jauh dari Xuan Yuan lang dan yang lainnya
__ADS_1
Xuan Yuan lang dan Xuan Yuan Shao yang merasa dipanggil berbalik dan melihat Xie Lin yang berlari ke arah mereka
"itu dia Xie Lin." ucap Xuan Yuan Shao
Xuan Yuan Yao yang mendengar Xie Lin sudah datang di kantin segera berdiri dari duduknya, "ehm.. aku- aku pergi ke kamar mandi dulu, aku kebelet pipis." ucap Xuan Yuan Yao dengan segera berlari ke arah yang berlawanan dari arah kamar mandi
dan di waktu bersamaan Xie Lin sampai di tem mereka bersama dengan Li Jiancheng dan yin Jihan
"kemana jiejie Yao pergi? sepertinya buru buru." ucap Xie Lin
"abaikan saja dia, sini duduk makan sama kami." ucap Xuan Yuan Shao dengan ramah
Xie Lin menganggukkan kepalanya dan duduk bersama dengan Li Jiancheng dan yin Jihan
Xuan Yuan Mei menatap Li Jiancheng dan yin Jihan secara bergantian dengan tatapan tajamnya, "apa yang disampingmu itu benar benar Li Jiancheng dan yin Jihan?" Ucap Xuan Yuan Mei dengan curiga
Li Jiancheng yang tengah minum air putih seketika tersedak air dan terbatuk batuk karena Ucapan dari Xuan Yuan Mei yang tepat menusuk hati Li Jiancheng
"ini benar benar aku." ucap Li Jiancheng dengan penuh percaya diri setelah tersedak air putih
Xuan Yuan Mei berhenti bertanya pada Li Jiancheng dan memakan makanannya akan tetapi tetap menatap waspada Li Jiancheng dan mengurangi kewaspadaan nya di yin Jihan
'dia anggap aku apa?' Gumam Li Jiancheng dengan senyuman canggung di wajahnya yang tampan
Xie Lin terkekeh dalam hatinya melihat Li Jiancheng yang diberikan sikap waspada kepada Xuan Yuan Mei
sedangkan di sisi lain sekarang Xuan Yuan Yao sampai di dapur kantin dan menyogok pelayan dapur yang dia lihat
"hei, jika seorang gadis bersambut putih keperakan dan di bawah berwarna merah darah memesan makanan, taruh ini ke dalam makanannya,mengerti?" ucap Xuan Yuan Yao sembari memberikan bungkusan kecil yang isinya racun
sang pelayan Menganggukkan kepalanya dengan patuh sambil gemetaran dan menerima racun dan uang bayarannya
Xuan Yuan Yao tersenyum puas dan pergi dari dapur segera
setelah beberapa menit Xuan Yuan Yao tiba di meja Xie Lin Dan yang lainnya
"wah! Xie Lin, kau sudah datang! sudah lama aku tidak melihat mu." ucsl Xuan Yuan Yao dengan senyuman Ramah pada Xie Lin
Xie Lin balik tersenyum ramah pada Xuan Yuan Yao, "lama tidak bertemu jiejie Yao."ucao Xie Lin dengan singkat dan memesan makanan
Xuan Yuan Yao yang melihat Xie Lin memesan makanan seraya tersenyum kecil dan duduk di tempat nya
'hehehe.. Xie Lin Xie Lin, sekarang nikmati lah makanan terakhir mu di dunia ini.' Gumam Xuan Yuan Yao dalam hatinya
setelah beberapa menit makanan pesanan Xie Lin datang dmyang dibawakan oleh pelayan yang Xuan Yuan Yao sogok
Xie Lin hendak memakan makanan nya akan tetapi tercium bau lain di makanan nya, ' ini seperti bau racun? tapi siapa yang berani meracuni ku?' gumam Xie Lin dalam hatinya lalu lanjut memakan makanannya yang telah si racuni
setelah beberapa saat memakan makanannya Xie Lin berhenti sejenak dan seketika Kepala Xie Lin terasa sangat sakit dan akhirnya tak sadarkan diri
"Xie Lin? Xie Lin?! ada apa dengan mu?! cepat bangun!" ucap Xuan Yuan Shao dengan panik
yang diikuti oleh yang lainnya yang ikutan panik karena Xie Lin yang tiba tiba tak sadarkan diri
'hihi.. racunnya sudah mulai bekerja.' Gumam Xuan Yuan Yao dengan penuh senyuman keberhasilan atas rencana nya yang telah berhasil
"cepat bawa Xie Lin ke tabib akademi!" ucap Xuan Yuan Mei dengan khawatir
sedangkan Xuan Yuan Yao menyusul dari belakang dengan hati yang berbunga bunga karena merasa telah berhasil menyingkirkan Xie Lin
__ADS_1
ohayou -