
Cuplikan
pengajar Li wenji yang diabaikan oleh Xie Lin menghela napas pasrah dan segera menyusul Xie Lin yang telah jauh
sedangkan disisi lain terlihat Jing Xiao Leng dan Liu Duan mu yang baru sadarkan diri
"ugh… tak disangka aku kalah." ucap Jing Xiao Leng pada dirinya sendiri sambil memegangi perutnya yang mendapatkan tusukan
"hm…aku juga sama." ucap Liu Duan mu pada Jing Xiao Leng sambil memegangi bagian tubuhnya yang terhunus pedang beracun
sedangkan Xie Lin yang mendengarnya dari luar merasa kasihan dan berjalan masuk ke sana
"tidak apa apa jika kalian kalah yang penting kalian selamat." ucap, Xie Lin sambil tersenyum
Jing Xiao Leng dan Liu Duan mu yang menyadari keberadaan Xie Lin menoleh dan melihat Xie Lin yang berjalan mendekati mereka berdua
...----------------...
mereka tak berani menatap Xie Lin Dan memilih menundukkan Kepala mereka
Xie Lin terkekeh melihat melakukan mereka yang tidak berani menatapnya
"kalian jangan sedih lagipula aku tetap juara satu, hahahahahaha…" ucap Xie Lin seraya tertawa di hadapan kedua pemuda itu
kedua pemuda itu kembali berani menatap Xie Lin Dan ikutan tertawa
"memang seharusnya, kau itu sangat hebat dan tidak ada yang bisa membandingkan dirimu." ucap Liu Duan mu pada Xie Lin
"memang dan untuk menentukan juara ketiganya besok Liu Duan mu yang akan melawan orang yang sebelumnya menjadi lawannya Xiao Leng itu." ucap Xie Lin pada Liu Duan mu
Liu Duan mu menganggukkan kepalanya seraya melihat ke arah Jing Xiao Leng
Jing Xiao Leng tersenyum dan menyemangati Liu Duan mu
"dan untungnya aku membawakan salep yang sangat ampuh untuk kalian, cepat pakai dan luka kalian akan segera sembuh tanpa bekas luka." ucap Xie Lin dengan senang sembari mengeluarkan sebuah obat salep dari dalam ruang dimensinya
yah walaupun sebenarnya obat salep itu adalah obat salep kakaknya yang ada di dalam ruang dimensinya
Jing Xiao Leng dan Liu Duan mu menggunakan salep tersebut ke luka mere dan setelah beberapa saat luka mereka mulai pulih dan tidak meninggalkan bekas luka
Xie Lin mengambil kembali salepnya dan menaruhnya kemudian berjalan keluar dari tempat istirahat Jing Xiao Leng dan Liu Duan mu
__ADS_1
"kalau gitu aku pergi dulu ya, jaga diri kalian baik baik." ucap Xie Lin kemudian pergi dari sana meninggalkan Jing Xiao Leng dan Liu Duan mu serta pengajar Li wenji
mereka bertiga akhirnya mengobrol bersama hingga larut malam
pengajar Li wenji dan kedua pemuda tersebut berangkat dan pergi dari sana menuju ke kamar masing masing
sedangkan kini terlihat di ruang rapat ada beberapa Tetua dan juga pemimpin Perguruan Chengdu yaitu Luo Ya
"peserta perempuan terakhir itu sangat hebat dan aku rasa dia itu jenius, kalau tidak salah dia dari Perguruan Yingzhou dan adalah putri kerajaan Xuan." ucap Tetua Ji pada Luo ya
"aku dengar Xuan Xie Lin yang merupakan Putri ke empat Kaisar Xuan itu sampah dan tidak bisa melakukan apa apa, tapi malah sebaliknya dia terlihat sangat hebat bahkan dia memiliki sebuah senjata aneh yang belum pernah kita lihat." ucap Tetua Ling pada Luo ya
"dia benar benar sesuatu, dia seorang tabib muda, seorang murid Perguruan yang sangat hebat, benar benar." ucap Luo ya pada semua tetua yang ada di sana
"padahal dia cuma dari Perguruan Yingzhou kerajaan Yin, kerajaan kita jauh lebih kuat dari Kerajaan kecil itu tapi memiliki seorang murid jenius dari Kerajaan Xuan yang sangat lemah." ucap Tetua Ji pada Luo ya
"yang tetua Agung katakan benar adanya, dan mungkin saja dia adalah orang yang akan melindungi seluruh dunia dari kehancuran yang ditakdirkan dalam buku ramalan." ucap Luo ya
"aku setuju dengan pendapat pemimpin Perguruan." ucap tetua Ling pada Luo ya
mereka berbincang mengenai Xie Lin Dan ramalan yang akan datang suatu hari nanti
sedangkan orang yang dibicarakan kini tertidur lelap sambil menutup seluruh wajahnya dengan selimut hingga membuatnya sesak napas
karena tidak ada orang Xie Lin berjalan menyusuri jalan hingga tanpa diduga dia sampai dikantin
akhirnya dia mampir ke kantin dan makan di sana hingga perutnya kenyang
setelahnya seperti biasa Xie Lin kembali ke kamarnya tanpa mendapatkan sebuah cemoohan dan hinaan yang dia dapat dari orang orang sekitar
Xie Lin setibanya dikamar dia langsung membaringkan Tubuhnya diatas kasur dan kembali tertidur hingga pagi
keesokan paginya Xie Lin mengumpulkan barang bawaannya dan segera pergi ke gerbang Perguruan Chengdu
disana terlihat pengajar Li wenji dan Liu Duan mu serta Jing Xiao Leng
"Duan mu, kau telah selesai di pertarungan itu? siapa yang menang dan jadi juara tiganya?" ucap Xie Lin oada Liu Duan mu
"hehehe…tentu saja aku dan ini adalah hadiahnya, ini hadiahku dan yang ini hadiah mu." ucsp Liu Duan mu pada Xie Lin seraya memberikan sebuah kantong pada Xie Lin yang berisikan sebuah hadiah kemenangan untuk Xie Lin
Xie Lin mengambilnya dan menaruhnya didalam cincin ruangnya kemudian bersiap berangkat pulang
__ADS_1
sedangkan diwaktu yang bersamaan terlihat Luo ya yang berlari kencang menuju ke arah Xie Lin Dan rombongannya
"Xie Lin! Xie Lin! tunggu dulu!" teriak Luo ya pada Xie Lin yang masih jauh di hadapannya
Xie Lin mendengar Luo ya memanggilnya dan akhirnya berbalik dan melihat Luo ya yang berlari ke arahnya
"ada apa pemimpin Luo? apa ada sesuatu yang ingin anda sampaikan pada saya?" ucap Xie Lin dengan sopan dan hormat pada Luo ya
"begini Xie Lin, Kaisar mengundangmu ke istananya, katanya sih dia ingin kau menyembuhkan dirinya yang tidak bisa naik tingkat sejak delapan tahun yang lalu." ucap Luo ya pada Xie Lin
Xie Lin mengangguk nganggukkan kepalanya tanda mengerti dengan apa yang Luo ya katakan padanya
Xie Lin selanjutnya melihat ke arah Xiao Ba dan rombongannya sejenak kemudian berbalik lagi melihat Luo ya
"baiklah, tunjukkan Jalan menuju istana sekarang." ucso Xie Lin dengan tegas pada Luo ya
"kalian bertiga pulanglah lebih dulu, aku akan menyusul kalian bertiga secepatnya." uczo Xie Lin kepada ketiga pria yang ada di belakangnya
ketiganya Menganggukkan kepalanya dan pergi dari sana sedangkan Xie Lin Dan Luo ya Pergi menuju ke istana
terlihat Xie Lin yang menunggangi Xiao Ba dan Luo ya yang terbang menggunakan pedang terbangnya
Xie Lin berjalan santai dibawah dan mengikuti Luo ya ke istana dengan santai
setibanya di istana Xie Lin langsung dibukakan gerbang masuk ke istana oleh kedua penjaga tersebut
Xie Lin masuk dengan santai ranpa menatap kearah kiri kanannya
Xie Lin berjalan menuju ke tempat yang Kaisar katakan bersama dengan Luo ya dengan wajah datar dan tatapan dingin
setibanya ditempat tujuan Xie Lin melihat begitulah banyak bunga pir di sekitar nya dan terlihat Kaisar yang sedang duduk di sebuah gazebo menunggu Xie Lin datang
Xie Lin bersama dengan Luo ya kesana dan menghadap ke Kaisar
Lou ya dan Xie tanpa memberikan hormat kepada Kaisar kemudian duduk berhadapan dengan Kaisar
"apa anda bernama Xuan Xie Lin? nona yang dirumorkan bisa menyembuhkan racun aneh putri pemimpin Perguruan Chengdu?" ucsl Kaisar pada Xie Lin dengan penuh pertanyaan
Xie Lin menjawab semua pertanyaan dari Kaisar dengan sekali anggukan kepala
Kaisar masih merasa curiga akan tetapi dia harus mencobanya
__ADS_1
Kaisar pun memberitahukan Xie Lin masalahnya dan membiarkan Xie Lin menyembuhkan dirinya
see you