
Cuplikan
ketiga pria itu tak mengeluarkan suara sedikit pun dan saling menatap satu sama lain
"Hai, namaku Liu Duan mu, senang bertemu dengan mu." ycao Liu Duan mu dengan tatapan datar dan wajah dingin
"namaku Jing Xiao Leng, salam kenal."ucap Jing Xiao Leng yang tidak kalah dinginnya dengan Liu Duan mu
Bai Xue Hua menatap kedua pria tersebut silih berganti dengan tatapan bingungnya
"namaku Bai Xue Hua." ucpa Bai Xue Hua dengan tatapan bingung
sedangkan Xie Lin yang asik membuat teh tidak menghiraukan mereka bertiga yang seperti berlomba siapa yang paling dingin dan datar
...----------------...
setelah beberapa menit menyeduh air panas akhirnya air panas Xie Lin telah sangat panas dan pasukan untuk diseduhkan untuk tehnya
Xie Lin berjalan ke kamarnya dengan membawa loyan yang berisi teh panas di atasnya
"teh panas telah datang, ayo nikmati tehnya selagi masih panas." ucap Xie Lin pada ketiga pria tersebut
ketiga pria tersebut terkejut dan segera mengambil teh buatan Xie Lin dengan cepat dan meminumnya dengan perlahan dan anggun
"Terima kasih atas tehnya adik Xie Lin." ucap Bai Xue Hua pada Xie Lin dengan tatapan lembut
"tehmu sangat enak Xie Lin, dari mana kau mempelajari semua bakat ini?" ucap Jing Xiao Leng dengan bodohnya
"hehe…ibuku yang mengajariku." ucap Xie Lin pada Jing Xiao Leng
"pantas saja rasanya sangat familiar, ternyata ibu yang mengajarimu." ucap Bai Xue Hua pada Xie Lin
Xie Lin mendengar suara dari Bai Xue Hua yang seperti ingin membongkar rahasia nya segera menatap tajam Bai Xue Hua
Bai Xue Hua yang mendapat tatapan tersebut segera diam dan menghabiskan tehnya dalam sekali tegukan
sedangkan Jing Xiao Leng dan Liu Duan mu yang penasaran dan bingung segera bertanya pada Xie Lin
"Xie Lin dia juga kakakmu? tapi kenapa marganya Bai dan bukan Xuan?" tanya Liu Duan mu pada Xie Lin
__ADS_1
"benar, apa dia kakak angkatmu atau apa?" ucap Jing Xiao Leng pada Xie Lin yang juga penasaran
Xie Lin melihat kedua orang itu dengan gugup dan berkeringat dingin, "itu…dia adalah…kakak angkatku…ya dia adalah kakak angkat ku." ucap Xie Lin dengan gelagapan pada Jing Xiao Leng dan Liu Duan mu
"oh…kakak angkat mu ya…tapi aku tidak pernah mendengar kaisar Xuan mengangkat putra angkat." ucap ucap Liu Duan mu pada Xie Lin
Liu Duan mu dan Jing Xiao Leng mulai menatap Xie Lin dengan penuh kecurigaan yang tampak jelas di wajah mereka
"eh…hehe…itu ya…itu aku…aku…yah sebenarnya kaisar Xuan tidak ingin membocorkannya dan ingin merahasiakannya dari dunia luar karena permamintaan dari kakakku sendiri." ucap Xie Lin pada Jing Xiao Leng dan Liu Duan mu dengan penuh kepura puraan
kedua orang tersebut menganggukkan kepalanya dan lanjut meminum teh mereka sampai habis
"kalau begitu kami pamit dulu ya Xie Lin." ucap Liu Duan mu pada Xie Lin kemudian menarik kerah baju Jing Xiao Leng keluar dari kamar Xie Lin
"hei, sepertinya sikap Xie Lin sangat aneh ketika kita mengajukan pertanyaan padanya tentang kakaknya yang bermarga Bai itu." bisik Liu Duan mu pada Jing Xiao Leng yang telah berada di luar kamar Xie Lin
Jing Xiao Leng Menganggukkan kepalanya dan menyetujui perkataan dari Liu Duan mu
"aku juga merasa begitu." ucap Jing Xiao Leng pada Liu Duan mu, "sepertinya ada sesuatu yang disembunyikan oleh Xie Lin." ucap Jing Xiao Leng lagi
karena tidak ingin terlalu mengurusi kehidupan Xie Lin mereka berdua akhirnya pergi dari sana menuju ke kamar masing masing untuk mempersiapkan barang bawaan mereka
"gege! lain kali kalau ada tamu lagi atau teman temanku dan kau ada di sana maka jangan pernah bocorkan rahasia mengenai kau kakak ku, aku akan mengatakannya pada mereka pada waktu yang tepat nanti." ucso Xie Lin pada Bai Xue Hua
Bai Xue Hua yang merasa membuat masalah untuk Xie Lin segera menunduk kebawah dan tidak berani menatap Xie Lin sedikit pun
"maafkan aku adik Xie Lin, lain kali tidak akan ku ulangi lagi." ucap Bai Xue Hua dengan rasa bersalah diwajahnya
"haih…kali ini aku maafkan tapi lain kali jangan ulangi lagi."ucap Xie Lin pada Bai Xue Hua kemudian pergi ke kamar mandinya
"gege tunggu disitu saja dan jangan mengintip, aku sedang mandi." uvso Xie Lin pada Bai Xue Hua
Bai Xue Hua Menganggukkan kepalanya dengan patuh dan menunggu Xie Lin hingga selesai berpakaian dan menemuinya kembali
setelah setengah jam berlalu Xie Lin selesai mandi dan berpakaian
Xie Lin segera menemui sang gege yang telah menunggu nya sangat lama
"gege maaf membuatmu menunggu lama."ucap Xie Lin pada Bai Xue Hua
__ADS_1
"tidak apa apa, oh iya ngomong ngomong aku akan tinggal di mana?" ucap Bai Xue Hua pada Xie Lin
Xie Lin tersenyum menyeringai dan segera memasukkan sangat kakak ke dalam ruang dimensinya
sang kakak yang tiba tiba dimasukkan kedalam ruang dimensi terkejut
Bai Xue Hua melihat ruang dimensi Xie Lin yang penuh dengan tanaman tanaman obat dan sebuah Villa yang dia anggap sebagai paviliun yang aneh
"ini dimana Xie Lin? kenapa banyak benda aneh disini?" ucap Bai Xue Hua dengan penuh pertanyaan
"ini adalah ruang dimensi ku, tumbuhan yang ada di sekitar kita adalah tanaman obat dari yang biasa hingga ke yang sangat langka, dan yang didepan sana adalah villaku, itu sama seperti paviliun tapi lebih canggih dari paviliun yang ada di luar sana."ucap Xie Lin dengan panjang lebar pada Bai Xue Hua
Xie Lin mengajak Bai Xue Hua berjalan jalan di dala vilanya
sedangkan Bai Xue Hua yang baru pertama jakai melihat barang barang yang ada di vila Xie Lin merasa asing dan aneh
Xie Lin lanjut mengajak Bai Xue Hua dari satu tempat ke tempat yang lainnya dan juga Xie Lin menjelaskan bagaimana cara menggunakan berbagai alat dan benda yang ada di setiap ruangan dan tempat yang ada di dalam vilanya
mulai dari ruang tamu hingga terakhir ruang tidur yang begitu luas untuk satu orang
kemudian Xie Lin naik ke lantai dua vilanya bersama Bai Xue Hua
dilantai Duan terlihat kamar Xie Lin Dan beberapa ruangan lainnya
selanjutnya Xie Lin mengajak Bai Xue Hua ke loteng yang ada dilantai dua
disana terlihat begitu indah, pemandangan yang sangat indah untuk dinikmati oleh setiap orang
Bai Xue Hua yang melihat dan belajar menggunakan alat dan benda benda yang ada di vila Xie Lin merasa rakjub pada vila Xie Lin yang begitu canggih
"aku tidak menyangka kau akan memiliki ruang dimensi, ayahku saja sangat susah mencari baru mendapatkan satu ruang dimensi." ucap Bai Xue Hua pada Xie Lin
"hmp! itulah yang gege tidak tahu, aku ini istimewa." ucap Xie Lin pada Bai Xue Hua
"untuk sementara gege tinggal di dalam ruang dimensi dulu, jika gege ingin keluar tinggal fokuskan pikiran gege ke dunia luar dan secara otomatis gege akan keluar dari ruang dimensi dan jika ingin masuk ke ruang dimensi lakukan saja hal yang sama seperti keluar dari ruang dimensi."ucap Xie Lin pada Bai Xue Hua
setelahnya Xie Lin keluar dari ruang dimensi meninggalkan Bai Xue Hua sendirian di dalam ruang dimensi nya
sedangkan kini Xie Lin langsung tertidur pulas diatas tempat tidurnya
__ADS_1
see you