
Cuplikan~
"ternyata cuma sampai di situ kemampuan mu." ucap Xie Lin yang tersenyum meremehkan
para juri yang melihat kekuatan Xie Lin terkejut bukan main, "bagaiamana sampah ini bisa berkultivasi? pasti dia menggunakan ilmu hitam." ucap salah satu juri yang berdiri dan memfitnah Xie Lin
Xie Lin mengernyitkan keningnya dan menatap tajam sang juri dengan aura membunuh
...----------------...
"apa maksud anda tuan?! jelas jelas aku bermain dengan adil tapi kenapa aku yang di salahkan?! harusnya yang disalahkan itu Xuan Yuan yin, karena dia bermain curang!" bentak Xie Lin dengan amarah yang menggebungebu sedari tadi
Xie Lin mengepalkan tangannya dan berjalan ke arah juri yang memfitnahnya menggunakan ilmu hitam
"siapa kau yang berani memfitahku hah?!"ucap Xie Lin sembari menggebrak meja juri tersebut dengan keras sehingga membuat meja juri itu terbelah dua
sang juri menatap Xie Lin dengan tatapan dengki dan menyerang Xie Lin secara diam diam
para juri lainnya terkejut dengan penyerangan diam diam dari juri tersebut, "bola angin." Gumam juri tersebut
sedangkan Xie Lin yang tak sempat menghindari serangan sang juri terpental ke belakang sejauh beberapa meter darijuri
"ketua wang! apa yang kau lakukan?!" teriak salah satu juri pada tetua wang yang menyerang Xie Lin secara tiba tiba
"apa yang aku lakukan? tentu saja menghukum murid yang melanggar aturan akademi." ucap tetua wang tanpa rasa bersalah sedikit pun
Xie Lin yang mendengar tetua Wang yang masih memfitnah nya menggunakan ilmu hitam seketika membuat amarah Xie Lin meledak
Xie Lin berdiri dan menyeka sisa darah yang ada di samping bibirnya
"tetua Wang ya? kalau begitu tetua Wang.. sekarang giliranku." ucap Xie Lin dengan aura membunuh disekitarnya
semua orang yang ada di dekat Xie Lin pingsan akibat tidak bisa menahan tekanan dari Xie Lin
tiba tiba beberapa bola angin yang cukup besar dan beberapa pisau angin muncul di sekitar Xie Lin
kini amarah Xie Lin meledak karena perkataan dari tetua Wang yang memfitnah nya habis Habisan
__ADS_1
tetua Wang menatap remeh Xie Lin Dan membuat dinding spiritual di sekelilingnya Dengan berlapis lapis
Xie Lin yang marah Mengarahkan serangannya ke tetua Wang
sedangkan tetua Wang yang menganggap enteng serangan dari Xie Lin menyeringai, "heh! sampah seperti mu tidak mungkin mengalahkan diriku... " ucap tetua Wang yang tiba tiba terpencil ke belakang
"apa yang tetua Wang katakan tadi? aku tidak dengar." ucap Xie Lin dengan penuh penekanan dan aura membunuh yang pekat
"dasar sampah! beraninya kau menyerangku! Terima ini!" teriak tetua Wang yang tidak Terima dikalahkan oleh Xie Lin
beberapa bola angin yang dilengkapi racun mengarah ke Xie Lin, Xie Lin yang sudah menduga hal tersebut akan terjadi menyeringai, "heh! apa racun rendahanmu itu bisa menumbangkan diriku?" ucap Xie Lin dengan penuh senyuman devil yang menakutkan
beberapa terua lainnya dibuat menganga oleh Xie Lin yang berani melawan tetua Wang
pengajar Li wenji yang kebetulan ada disana segera berlari ke arah arena dan menghentikan Xie Lin menyerang tetua Wang
"Xie Lin! berhenti Xie Lin!" teriak pengajar Li wenji dengan panik
Xie Lin mengabaikan perkataan dari pengajar Li wenji dan terus mendekati tetua Wang hingga tetua Wang kencing di tempat sambil gemetaran
'Ke-kenapa aku tidak bisa bergerak?!'Gumam tetua Wang dengan ketakutan
"hehehe.. tetua Wang, kau tidak akan bisa lari dari ku." ucap Xie Lin dengan senyuman devil nya
tetua Wang yang sudah tidak tahan dengan tekana dan tatapan mematikan dari Xie Lin akhirnya pingsan di tempat
sedangkan para murid lainnya yang masih bisa bertahan melihat sifat lain dari Xie Lin tiba tiba merinding ketakutan dan tidak berani menentang Xie Lin
"sebaiknya kita tidak mencari masalah dengannya." ucap seorang murid laki laki yang kelihatan lebih tua dari Xie Lin
murid perempuan yang ada di sampingnya menganggukkan kepalanya setuju dengan perkataan sang murid laki laki
sementara Xie Lin yang tidak mempedulikan kondisi tubuhnya yang kesakitan dan berlumuran darah di bagian yang terluka tetap berjalan ke arah tetua Wang yang telah tidak sadarkan diri
"ck! baru segini aja udah pingsan, dasar lemah." ucap Xie Lin lalu jongkok dan melihat keadaan tetua Wang
"haih... ternyata penyakit jantung." ucap Xie Lin sembari mengeluarkan sebuah pil dari dalam cincin ruangnya dan memasukkan pil tersebut ke dalam mulut tetua Wang yang terus terbuka
__ADS_1
"hei! apa yang kau masukkan dalam mulut tetua Wang?! apa itu racun?! kau ingin membunuh nya?!" teriak salah seorang murid senior dari belaak Xie Lin
Xie Lin menatap murpid tersebut dengan tatapan membunuh dan berhasil membuat murid Senior tersebut terdiam dia tempat dan tak berani melangkah
"jika ingin tetua Wang kembali sehat maka jangan ikut campur." ucap Xie Lin sembari mengeluarkan aura membunuh nya lagi
para tetua lainnya hanya diam di tempat tak berani membantah Xie dan melihat kondisi tetua Wang yang kelihatan nya sudah agak membaik
tak berselang lama tetua Wang terbangun dari pingsan nya dan melihat sekelilingnya yang berantakan, "apa yang terjadi?" tanya tetua Wang sembari melihat sekitarnya
"akhirnya kau sadar juga, bagaiamana kondisi tubuh mu sekarang." ucap Xie Lin pada tetua Wang
"hah?! kau?! apa yang kau lakukan padaku?!" pekik tetua Wang pada Xie Lin sembari mendeteksi kondisi tubuhnya
setelah mendeteksi kondisi tubuhnya tetua Wang terkejut dan menatap Xie Lin dengan tatapan yang tidak percaya dengan apa yang terjadi pada dirinya
"apa yang kau lakukan pada tubuh ku?! kenapa aku tiba tiba sembuh?!.bukankah aku memiliki penyakit aneh di jantungku?!"ucap tetua Wang dengan keterkejutan nya
Xie Lin berdiri dan membersihkan bajunya yang terkena debu, " hm, tidak banyak hanya menyembuhkan penyakit jantung mu itu, dan ih iya tidak perlu berterima kasih padaku."ucap, Xie Lin sembari pergi dari sana
"a-apa?! menyembuhkan penyakit jantung ku?! jadi nama penyakit ini adalah penyakit jantung.. eh?! kau mau kemana? bagaiamana bisa kau tau nama penyakit yang menyerang ku." ucap tetua Wang
"kau tidak perlu tahu bagaimana aku tahu nama penyakit mu, kau cukup bersyukur karena diberikan hidup yang baik dan berhenti berbuat yang jahat." ucap Xie Lin lalu pergi dari arena pertandingan menuju ke tempatnya
para tetua lainnya melihat kepergian Xie Lin dan membuat tetua Wang sadar dengan apa yang dia lakukan
"mungkin.. yang dikatakan Xie Lin itu benar." ucap tetua sembari berdiri, "aku kembali dulu ya, sisanya aku, serahkan padamu." ucap tetua Wang lalu pergi dari sana
"anak itu sungguh sebuah sesuatu yang baru,benar kan tetua Shi." ucap pengajar Li wenji yang ada di dekat seorang tetua perempuan
"benar pengajar Li, dia akan masa depan akan berubah cepat atau lambat." ucap tetua Shi dengan senyuman penuh arti
disisi lain Xuan Yuan Shao dan yang lainnya yang melihat kejadian tersebut terdiam di tempat dan merenungkan apa yang telah terjadi
- khoniciwa -
mohon maaf bila banyak typo
__ADS_1