
Cuplikan
Li wenji yang mendengar penjelasan Xie Lin terhadap Perguruannya terkejut dan tak berkata apa pun
"ckckck! ternyata orang yang ingin Xian du bentak dan memaki serta ingin dimenamparnya tadi adalah Queen pembunuh bayaran red lotus, dia telah menyinggung orang yang seharusnya tidak disinggung." ucap murid yang ada didekat Li wenji
seketika Li wenji naik pitam dan menoleh menatap tajam Xian du
Xie Lin yang sudah keluar dari Perguruan Yingzhou segera pergi dari sana menuju ke pasar ibukota kerajaan Xuan
Xie Lin berjalan jalan dan menikmati harinya seharian penuh di pasar ibukota
ketika menjelang malam Xie Lin baru pulang dari pasar dan menuju ke kediaman Perdana Menteri ding
...----------------...
sesampainya Xie Lin dikediaman Perdana Menteri ding Xie Lin langsung masuk dan menuju ke kamar mandinya dan mandi dengan sangat cepat kemudian memakai pakaian tidurnya dan langsung tidur
Zhuo Zhang yang baru dari ruang makan melihat Xie Lin yang telah tertidur pulas di atas kasur menghela napas pasrah kemudian ikut tidur di samping Xie Lin
keesokan paginya Xie Lin bangun duluan dan pergi ke gunung yang dekat dengan ibukota keeaj Xuan untuk memetik tanaman obat
Xie Lin menggunakan pedang terbangnya ke gunung
disana terlihat banyak pepohonan dan bunga bunga kecil yang memenuhi gunung
Xie Lin turun dari pedang terbangnya dan mulai mencari tanaman obat
Xie Lin berjalan di sekitar gunung dan mencari tanaman obat yang dia Inginkan akan tetapi tidak ia temukan
sesaat setelah Xie Lin putus asa untuk mencari tanaman obat yang dia inginkan sesuatu muncul dari dalam Tanah yang dia pijaki
terlihat sebuah tangkai bunga yang muncul dan memiliki satu bunga yang masih kuncup
hal tersebut membuat Xie Lin terkejut untuk beberapa saat kemudian kembali normal seperti biasa
"bunga ini muncul dari dalam tanah? emang bisa ya?" ucap Xie Lin pada dirinya sendiri sambil menyentuh bunga tersebut
"bunga ini kelihatan cukup cantik dan indah, aku ambil saja pulang ke rumah dan merawatnya." ucap Xie Lin kemudian ia mencabut dan memasukkan bunga tersebut ke dalam keranjangnya
__ADS_1
setelahnya Xie Lin lanjut kencari tanaman tanaman obat herbal yang biasa tumbuh di sekitar gunung tertinggi tersebut
setelah beberapa jam berada di gunung Xie Lin pulang dari gunung dengan membawa beberapa macam tanaman obat herbal
Xie Lin pulang dengan menggunakan pedang terbangnya lagi agar tidak ketahuan oleh orang sekitar
sesampainya di kediaman perdana menteri ding Xie Lin langsung berjalan menuju ke tanam dan menanam bunga tersebut kemudian menyiramnya dengan sedikit air
setelahnya Xie Lin memasukkan semua tanaman obat herbalnya ke dalam ruang dimensi dan secara otomatis ruang dimensi Xie Lin menanam kembali tanaman obat herbal tersebut
kemudian Xie Lin pergi dari sana dan menuju ke ruang makan
disana terlihat ding Liu Xing dan Gao meng ji'a serta Zhuo Zhang dan Bai Qing Cheng yang telah menunggunya
Xie Lin langsung masuk dan makan bersama mereka berempat
"apa kau baru saja pulang?" tanya Bai Qing Cheng pada Xie Lin
"iya." ucap Xie Lin sambil menganggukkan kepalanya dan makan
"pantas saja aku mencium bau yang tidak enak dan menyengat ternyata dari dirimu yang penuh dengan keringat." ucap Bai Qing Cheng pada Xie Lin
"iya iya, nanti setelah makan aku pergi mandi segera dan membuat badanku wangi hingga kau tak tahan dengan wanginya." ucap Xie Lin pada Bai Qing Cheng
"eh? kau tidak marah? padahalkan aku sudah mulai memanas manasimu agar kau marah." ucap Bai Qing Cheng dengan kecewa pada Xie Lin
"entahlah, mungkin aku bosan memarahimu terus." ucap Xie Lin dengan santai sambil makan
sedangkan Zhuo Zhang yang melihat Bai Qing Cheng yang seperti diabaikan oleh Xie Lin terkekeh kecil kemudian lanjut makan
setelah beberapa saat Xie Lin selesai makan dan langsung pergi Meninggalkan yang lainnya dan, segera berjalan ke arah kamarnya
Xie Lin langsung mandi dan menggosok seluruhnya dengan sabun mandinya dan mengeramas rambutnya hingga harum
setelahnya Xie Lin berdiri dan menggunakan pakaiannya lalu menyisir rambutnya kemudian mendandani dirinya sedikit dan terlihatlah Xie Lin yang cantik
setelahnya Xie Lin keluar kamar dan pergi melihat tanaman bunganya yang ada di taman
sesampainya disana Xie Lin melihat tanaman bunganya tersebut menjadi besar dan sangat berbeda jauh dengan yang tadi dia baru tanam
__ADS_1
Xie Lin berlari dan mendekati tanaman tersebut dan melihatnya dengan teliti
"sepertinya ada yang aneh dengan tanaman bunga ini, aku tanam di dalam ruang dimensi ku saja." ucap Xie Lin kemudian mencabut tanamannya kemudian memasukkannya ke dalam ruang dimensinya
setelahnya Xie Lin pergi dari sana dengan cepat dan berjalan menuju ke ruang keluarga
sesampainya disana Xie Lin melihat sang nenek yang sibuk membaca buku Keuangannya
"nenek, apakah kakek ada di dalam situ?" ucap Xie Lin oada Gao meng ji'a
"kakekmu mungkin ada di ruang belajarnya, kau pergi ke sana memeriksanya."ucap Gao meng ji'a pada Xie Lin
Xie Lin menganggukkan kepalanya kemudian pergi dari sana dan menuju ke ruang kerja sang kakek
dan benar saja disana terlihat sang kakek yang sedang mengerjakan sebuah dokumen yang menumpuk di atas meja kerjanya
"kakek sedang apa tuh?" ucap Xie Lin pada sang kakek sambil memasuki ruangan ding Liu Xing
"kakek sedang mengerjakan dokumen dokumen penting, apa yang membuatmu kemari mencari kakek?" ucap ding Liu Xing pada Xie Lin
"hehe…kakek seperti tau tau aja apa tujuan kedatanganku kemari." ucap Xie Lin pada ding Liu Xing
"hm…jadi begini kakek, tadi pagi ketika aku digunung aku menemukan sebuah bunga yang sangat cantik dan indah, bunga itu tiba tiba muncul dari dalam Tanah dan mengagetkanku, tapi karena terlihat sangat indah jadi aku mengambilnya dan menanamnya." ucap Xie Lin dengan panjang lebar pada ding Liu Xing
"bunga? muncul dari dalam tanah secara tiba tiba?" ucap ding Liu Xing dengan bingung pada Xie Lin
ding Liu Xing berhenti mengerjakan dokumen dokumennya dan memikirkan bunga yang xie Lin katakan tersebut
"sepertinya aku pernah mendengar cara tumbuh bunga ini…tapi dimana ya?" ucap ding Liu Xing pada Xie Lin
"ah! aku ingat aku pernah membaca buku kakekku dan ada juga yang tertulis tentang bunga yang tiba tiba muncul dari dalam tanah." ucap ding Liu Xing oada Xie Lin seraya berdiri dan mencari buku yang dia maksud
"nah ini dia." ucap ding Liu Xing sambil mengambil Buku tersebut kemudian membukanya
"didalam buku ini tertulis bahwa bunga yang tiba tiba muncul dari dalam tanah bernama bunga iblis, bunga iblis hanya Mekar sebanyak satu kali setiap seratus ribu tahun, bunga iblis dapat dimakan oleh iblis atau monster, jika iblis yang akan naik tingkat memakan bunga tersebut maka ia akan naik tingkat sebanyak 2 tingkat, jika yang memakannya adalah manusia maka mereka akan naik 1 tingkat akan tetapi seluruh tubuhnya akan terasa sangat panas dan seperti cabik cabik, Bentuk bunga itu sangat besar dan berwarna hitam pekat."ucap ding Liu Xing pada Xie Lin
"dan yang lebih parahnya lagi adalah……lembaran selanjutnya robek dan aku tidak tahu kelanjutannya." ucap ding Liu Xing lagi pada Xie Lin
see you
__ADS_1