
cuplikan
"benua Chang Ming? kebetulan Sekali, aku tinggal di benua Chang Ming kalau boleh kakak Xie Lin boleh ikut denganku ke kediamanku setelah sampai di benua Chang Ming nanti, jadi kakak Xie Lin tidak perlu menyewa tempat tinggal lagi." ucap Jia Ning Shu pada Xie Lin
Xie Lin mengangguk anggukkan kepalanya menanggapi perkataan dari Jia Ning Shu
"Baiklah kak, temui aku besok di kapal bagian belakang." ucap Jia Ning Shu kemudian pergi bersama dengan pelayannya
...----------------...
"anak kecil itu lumayan imut dan baik juga, jarang ada anak kecil yang baik seperti dia yang kutemui." ucap Xie Lin kemudian membersihkan piring makannya
"sebaiknya setelah sampai di kediaman gadis itu kau harus berhati hati, mungkin saja ada seseorang yang membencimu disana dan mencoba untuk menyakitimu." ucap Zhuo Zhang pada Xie Lin
Xie Lin mengangguk anggukkan kepalanya seraya pergi dari sana
setelahnya Xie Lin pergi ke kamarnya dan lanjut tidur sambil menunggu pagi hari datang
keesokan harinya Xie Lin bangun dengan tidak teratur seperti biasanya
kasur Xie Lin berantakan bantal bantalnya ada di bawah kaki Xie Lin Dan selimutnya hanya menyelimuti kepalanya saja
ketika Xie Lin bangun terlihat rambutnya yang kocar kacir
"uh…ini pertama kalinya aku tidur dengan tidak teratur begini." ucap Xie Lin pada dirinya sendiri
"hm…oh iya, aku harus menemui Ning Shu." ucap Xie Lin kemudian pergi mandi dan menggunakan pakaian sederhana agar tidak terlihat terlalu mencolok setelahnya pergi Jia Ning Shu
disana terihat Jia Ning Shu yang telah menunggu dirinya dengan sangat sabar bersama dengan ayah dan ibunya
"nona kecil aku sudah datang." ucap Xie Lin pada Jia Ning Shu
__ADS_1
Jia Ning Shu berbalik dan melihat Xie Lin seraya berlari dan memeluk Xie Lin
"oh kakak cantikku tersayang…perkenalkan mereka adalah ayah dan Ibuku, nama ayahku Jia Ning Guan dan ibuku Chi Shi Yang." ucap Jia Ning Shu pada Xie Lin
"hai…namaku Xuan Xie Lin, panggil saja aku Xie Lin." ucap Xie Lin pada Ayah dan ibu Jia Ning Shu
"marga Xuan? kau putri kerajaan Xuan?" ucap Jia Ning Guan pada Xie Lin
"ah iya, aku putri keempatnya kaisar Xuan." ucap Xie Lin pada Jia Ning Guan
"ternyata itu kau…sudah lama kami mencarimu." ucap Jia Ning Guan pada Xie Lin
"eh? mencari apa? untuk apa itu?" ucap Xie Lin yang tidak mengerti dengan apa yang Jia Ning Guan katakan padanya
"nak…kau pergilah dulu cari kakak pelayanmu dan bermain bersamanya, ayah ingin berbicara dengan kakak Xie Lin mu dulu." ucap Jia Ning Guan pada Jia Ning Shu
"baik ayah, aku pergi dulu ya kak Xie Lin." ucap Jia Ning Shu kemudian pergi dari sana
"sebenarnya kami mencarimu untuk memberikanmu ini." ucap Jia Ning Guan pada Xie Lin seraya mengeluarkan sebuah token berwarna hitam dan putih
Xie Lin mengambilnya dan menatap token hitam putih tersebut dengan teliti, "ini token apa? dan untuk apa diberikan padaku?" ucap Xie Lin dengan kebingunan
"itu adalah token pasukan malam." ucap Chi Shi Yang pada Xie Lin
"apa? pasukan malam? pasukan malam yang terkenal dengan kehebatannya itu? yang membuat seluruh rakyat mengaguminya sekaligus menakutinya?" ucap Xie Lin pada Chi Shi Yang
"benar, dan itu kami berikan padamu karena kaulah pemimpin pasukan malam berikutnya." ucap Jia Ning Guan pada Xie Lin
"tapi…atas dasar apa aku harus mengambilnya?" ucap Xie Lin pada Jia Ning Guan
"yah…karena kau adalah putri dari pemimpin tentara malam sebelumnya yaitu Bai Qing Liang, dan Bai Qing Liang mengatakan padaku kalau pemimpin pasukan malam berikutnya adalah putrinya yang tinggal di benua bawah tepatnya kerajaan Xuan bernama Xuan Xie Lin." ucap Jia Ning Guan pada Xie Lin
__ADS_1
"tapi ini terlalu berharga bagiku, aku juga sudah mempunyai oraganisasi pembunuh bayaran red lotus jadi tidak perlu beri aku pasukan malam lagi."ucap Xie Lin pada Jia Ning Guan
"meskipun kau memiliki red lotus tapi kau juga harus menerima wasiat dari ayahmu, kau harus menerimanya apa adanya, dan satu lagi, ayahmu telah memberitahukan namamu pada seluruh pasukan malam sebelum dia pergi." Chi Shi Yang pada. Xie Lin
"hm…baiklah…akan ku Terima demi ayahku…" ucap Xie Lin dengan sedikit terpaksa
"baiklah…kami pergi dulu! selamat bersenang senang dengan putriku." ucap Jia Ning Guan pada Xie Lin
dan secara bersamaan Jia Ning Shu muncul dari balakang Xie Lin Dan mengajak Xie Lin jalan jalan
Xie Lin dengan terpaksa mengikuti kemauan Jia Ning Shu dan berjalan jalan di kapal bersama
tanpa terasa hari telah siang dan secara bersamaan beberapa pembunuh bayaran muncul dan membuat gaduh di kapal
Xie Lin yang melihat itu menyerang pembunuh bayaran itu dan menanyakan asal mereka
mereka mengatakan kalau mereka dari red lotus
Xie Lin tidak percaya dan merobek pakaian seluruh anggota pembunuh bayaran itu
"heh! pembunuh bayaran red lotus? kau saja tidaktidak memiliki tanda tato bunga lotus hitam di selangkanganmu, bagaiamana kau bisa disebut pembunuh bayaran red lotus?" ucap Xie Lin pada pembunuh bayaran itu
"kau mau mencemari nama baik organisasi pembunuh bayaran red lotus?" ucap Xie Lin dengan aura membunuh dan tatapan tajam
"ka-kau…bagaimana kau bisa tahu hah?" ucap pembunuh bayaran itu pada Xie Lin
"karena…aku adalah Ketua pembunuh bayaran red lotus." uvap Xie Lin dengan tatapan membunuh dan menakutkan
semua orang yang mendengar hal tersebut terkejut dan tak berani berbicara di area yang terdengar oleh Xie Lin
sedangkan para membunuh bayaran itu seketika gemetaran ketakutan melihat Xie Lin
__ADS_1
see you