
Cuplikan
sesampainya di taman Zhuo Zhang menemukan Xie Lin yang sedang jalan jalan menyusuri taman tersebut
"Xie Lin! ternyata kau ada di sini, aku sudah mencarimu kemana mana dan tidak menemukanmu." ucap Zhuo Zhang pada Xie Lin
"eh? kau mencariku? ada apa mencariku?" ucap, Xie dengan penasaran pada Zhuo Zhang
"uh…lupakan saja, Terima kasih sudah menyelimutiku." ucap Zhuo Zhang pada Xie Lin
"oh tidak perlu berterima kasih, oh iya aku menyuruh para pejabat untuk pulang karena mereka sudah menunggumu sangat lama dan kau tidak datang datang." ucap Xie Lin pada Zhuo Zhang
Zhuo Zhang meng oh kan saja perkataan Xie Lin sambil mengangguk anggukkan kepalanya
...----------------...
"tidak apa apa, sekarang kita pergi." ucap Zhuo Zhang pada Xie Lin
"hah? pergi ke mana?" ucap Xie Lin dengan bingung pada Zhuo Zhang
"ya terserah, kita juga bisa pergi ke rumah kakek nenekmu dan tinggal disana beberapa hari." ucao Zhuo Zhang pada Xie Lin
Lin mengangguk anggukkan kepalanya dan mengerti dengan apa yang Zhuo Zhang katakan
setelahnya Xie Lin pergi ke kamarnya dan mengambil sesuatu dan segera pergi dari sana bersama Zhuo Zhang menuju ke kediaman Perdana Menteri ding
beberapa menit berlalu Xie Lin Dan Zhuo Zhang terlihat telah sampai di depan kediaman Perdana Menteri ding
tanpa basa basi Xie Lin langsung maju dan membuka pintunya dan masuk bersama dengan Zhuo Zhang
didalam sana terlihat sang nenek yang sedang duduk bersama sang kakek dan terlihat sedang berbicara bersama
"kakek nenek! aku pulang." ucap Xie Lin dari jauh sambil berlari ke arah sang nenek
Gao meng ji'a yang mendengar suara Xie Lin segera menoleh dan berdiri menunggu sang cucu memeluknya
Xie Lin dengan sigap langsung memeluk sang nenek, sang nenek juga membalas pelukan dari Xie Lin
"aku sangat merindukan nenek." ucap Xie Lin yang ada Gao meng ji'a sambil memeluknya
"apa kau tidak merindukan kakekmu ini hah?" ucap ding Liu Xing pada Xie Lin
__ADS_1
"eh? aku juga rindu kakek." ucap Xie Lin seraya melepaskan pelukannya dari sang nenek
"aku ingin tinggal disini beberapa hari boleh kan?" ucap Xie Lin pada Gao meng ji'a dan ding Liu Xing
"jika kau ingin tinggal selamanya disini juga akan kami izinkan." ucap Gao meng ji'a pada Xie Lin
"oh iya, Zhang juga datang loh." ucap Xie Lin pada Gao meng ji'a dan ding Liu Xing
"eh? cucu menantu juga datang? dimana dia?" ucap Gao meng ji'a pada Xie Lin
"ada di sana, dia sedang berteduh dibawah pohon disana." ucap Xie Lin pada Gao meng ji'a
Gao meng ji'a dan ding Liu Xing melihat ke arah yang Xie Lin tunjukkan dan benar disana terlihat Zhuo Zhang yang berteduh karena kepanasan
"cucu menantu, kemarilah." ucap Gao meng ji'a pada Zhuo Zhang dari jauh
Zhuo Zhang yang mendengar panggilan dari Gao meng ji'a langsung ke sana dan berdiri di samping Xie Lin
"karena kalian telah datang makan ayo masuk dan biarkan nenek tua ini memasakkan kalian makanan enak." ucap Gao meng ji'a pada Xie Lin Dan Zhuo Zhang
Gao meng ji'a langsung berjalan ke dapur sedangkan Zhuo Zhang dan Xie Lin serta ding Liu Xing berjalan ke arah ruang makan
terlihat gak meng ji'a yang memasak dan dibantu oleh pelayannya
"makanan apa yang akan nenek buatkan ya…aku penasaran sekali." ucap Xie Lin pada ding Liu Xing dan Zhuo Zhang
"pastinya makanan yang akan kau sukai nanti." ucap ding Liu Xing pada Xie Lin
Xie Lin menatap jahil sang kakek kemudian beralih menatap Zhuo Zhang dan tersenyum penuh makna
Zhuo Zhang dan ding Liu Xing yang bingung dengan sikap Xie Lin yang tiba tiba aneh menengadah
disaat yang bersamaan Gao meng ji'a bersama dengan beberapa pelayan datang dan menyajikan berbagai macam makanan
Xie Lin yang melihat makanan lezat dimeja seperti biasa langsung memakannya tanpa mempedulikan tata krama
ding Liu Xing dan Gao meng ji'a serta Zhuo Zhang terkekeh kecil sambil menggeleng gelengkan kepalanya
beberapa menit kemudian Xie Lin selesai makan dan terlihat perut Xie Lin yang sedikit membuncit karena kekenyangan
"Xie Lin…apa kau tidak merasakan kekenyangan? perutmu terlihat membuncu seperti sedng hamil." ucap Zhuo Zhang pada Xie Lin
__ADS_1
"aku mungkin…kekenyangan…egh!" ucap Xie Lin pada Zhuo Zhang Seraya sendawa
"hahaha…kau bahkan sampai bersendawa karena kekenyangan." ucap Gao meng ji'a sambu tertawa kecil melihat kelakuan Xie Lin yang tidak menggunakan tata krama
"hehe…maafkan aku." ucap Xie Lin seraya menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal
"ah…baiklah aku kembali ke kamar duluan ya, sampai jumpa." ucap Xie Lin pada yang lainnya seraya berdiri dan berjalan Pulang menuju ke kamarnya
disana terlihat Xie Lin yang langsung membaringkan tubuhnya di atas kasur dan langsung tertidur
sedangkan Zhuo Zhang yang baru tiba di kamar Xie Lin melihat Xie Lin yang tidur tanpa selimut bagaikan anak kecil
"haih…bagaiamana aku bisa memiliki ratu yang seperti ini? sangat bodoh dan ceroboh." ucap Zhuo Zhang sambil menggeleng gelengkan kepalanya seraya menyelimuti Xie Lin dan ikut tidur
keesokan harinya Xie Lin bangun pagi dan pergi membantu pelayan dapur dalam menyiapkan sarapan pagi
para pelayan dapur bingung dan penasaran dengan sikap Xie Lin yang berbeda jauh dengan putri putri bangsawan lainnya yang suka acara minum teh dan pakaian mewah
sedangkan Xie Lin yang suka membantu dan tidak jijik sama sekali dalam melakukan hal kasar dan kotor
"cucu nyonya ini sangat berbeda dengan bangsawan lainnya, semua putri bangsawan semuanya sangat sombong dan terus memarahi pelayan pelayannya." ucap salah satu pelayan dapur yang ada di belakang Xie Lin
Xie Lin yang mendengarnya hanya menggeleng gelengkan kepalanya sambil menghela napas pasrahnya dan lanjut memasak
"benar benar, putri bangsawan rata rata sangat jijik menginjakkan kaki di tempat seperti ini dan benci melakukan pekerjaan kasar dan Kotor, sangat berbeda dengan cucu nyonya." ucap pelayan yang satunya lagi
Xie Lin mengabaikan perkataan kedua pelayan yang ada di belakangnya dan terus memasak
tak berselang lama masakan masakan Xie Lin telah jadi dan semua koki yang melihatnya bingung dan penasaran dengan masakan baru Xie Lin
"ini semua apa nona muda? apakah ini bisa dimakan?" ucap salah satu koki masak yang ada di sana
"ini namanya steak, ini ayam panggang, ini mie rebus, ini sup ayam, ini ikan tumis, ini telur balado…" ucap Xie Lin sambil memperkenalkan semua makanannya pada semua koki yang ada di sana
"kalau kalian penasaran dengan rasanya kalian bisa mencobanya sedikit dan rasakan bagaimana rasanya." ucap Xie Lin pda semua Koki lagi
para koki dengan ragu ragu mencoba makanan Xie Lin Dan berakhir menyukainya dan menjadi ingin lagi
sayangnya semua makanan terse Xie Lin siapkan untuk keluarganya makan
tapi karena ingin berbagi Xie Lin memberikan beberapa masakannya dan membiarkan pelayan yang ingin Mencobanya memakannya
__ADS_1
see you