
“Kakek! Nenek! Hiks…aku kira kalian telah…telah…hiks…” tangis xie lin serempak memeluk keduanya dari belakang
Sontak saja keduanya tersentak menyadari bahwa xie lin datang dan lantas memeluk mereka berdua
Keduanya berbalik dan memeluk balik xie lin dengan penuh kasih sayang keluarga
......................
“Kami baik baik saja nak, tenanglah.” Ucap Ding liu xing pada xie lin seraya menepuk nepuk pundak xie secara perlahan
“Aduh…adikku yang sangat kuat ternyata bisa menangia juga, berhentilah menangis, atau aku akan memanggilmu anak cengeng.” Ucap Bai qing cheng pada xie lin
Xie lin berhenti menangis dan berbalik memarahi bai qing cheng sambil menjewer telinganya
“Jika kau memberitahuku dengan cepat bahwa benua kanan kita hancur dan kaliassih hidup aku tidak akan menangis begini.” Ucap xie lin
“Jika kau memberitahuku lebih cepat, mungkin aku…aku bisa menyelamatkan mereka…” Sedih xie lin seraya melepaskan jewerannya pada telinga bai qing cheng
Bai qing cheng terkejut melihat xie lin yang akan menangis lagi dan segera memeluknya, “kami tidak tahu jika mereka akan datang dan menghancurkan semuanya, tapi kau jangan khawatir, kak baik baik saja, semua rakyat telah kami selamatkan, kini mereka ada di sebuah gunung dan mengungsi di sana.” Ucap bai qing cheng pada xie lin
Xie lin tertegun mendengar bahwa rakyat rakyat masih hidup dan mengungsi di sebuah gunung tinggi
Betapa bahagianya xie lin mendengar berita tersebut dan sontak melepaskan pelukan bai qing cheng
“Baguslah kalau begitu, aku dengan pasukan malam baru saja pulang dari sekte dao, kini sekte dapat telah menghilang.” Ucap xie lin
Seketika saja orang orang yang mendengarnya terkejut dan menatap takjun xie lin
“Memang pantas menjadi cucu kami, sikapnya yang begitu kuat mirip seperti ibunya dulu, benarkan ji'a?.” Kekeh ding liu xing
__ADS_1
Gao meng ji'a tersenyum sambil mengangguk anggukkan kepalanya
“Karena masalah disini sudah selesai maka kami akan pamit, semoga tuan menikmati hari tuan dengan keluarga tuan.”
Dari belakang terdengar suara wanita yang agak tua
“Sekarang kami akan pergi, jaga diri tuan saat kami tidak ada, dan jika tuan butuh bantuan kami jangan sungkan.”
Sekali lagi suara wanita itu terdengar lagi dan terasa semakine dekati xie lin
“Baiklah, bibi chi, tolong jaga jia ning shu untukku.” Ucap xie lin
“Baik tuan, kami pergi dulu.”
Ternyata wanita itu adalah chi shi yang yang pamit pulang bersama dengan anggota pasukan malam lainnya
Zhuo zhang dapat mengerti perasaan xie lin saat ini dan memilih pergi dari sana dan tidak mengganggu pertemuan Xie lin dengan keluarganya
Xie lin terlihat sangat bahagia melihat keluarganya masih hidup dan rakyat rakyat yang tidak bersalah juga masih hidup
‘Terima kasih tuhan, kau menyelamatkan keluargaku dari bencana.’ Batin xie lin dengan begitu bahagianya
“Baiklah, makan malam nanti aku yang siapkan khusus untuk berterima kasih pada semuanya karena telah menggantikanku menyelamatkan keluargaku dan menyelamatkan rakyat rakyat yang lain.” Ucap xie lin dengan lantang
Semuanya bersorak ria mendengar xie lin akan membuatkan mereka makan malam
Di malam hari yang penuh dengan kebahagiaan xie lin memasak dengan penuh semangat dan bahagia
Zhuo zhang yang diam diam memantau keberadaan xie lin juga terkekeh kecil, “Dasar xie lin, kalau diingat ingat saat pertama kalo bertemu dengannya dia agak bersikap dingin dan cuek, tapi sekarang setelah mengenalnya dengan cukup lama ternyata dia menggemaskan juga dan ceria, dia juga terlihat sangat cantik.” Ucap zhuo zhang dengan senyum merona
__ADS_1
‘Benar benar bahagia rasanya melihat dia tersenyum bahagia seperti itu, dan untuk pertama kalinya aku melihat dia tersenyum seperti itu.’ Batin zhuo zhang
“Untung saja keluarganya baik baik saja, semuanya berkat anak buahnya yang sigap dalam bergerak, mereka bisa mengetahui akan terjadi bencana dan segera menyelamatkan orang orang.” Ucap Zhuo zhang
Di saat yang bersamaan terlihat Xie lin muncul tiba tiba di hadapan wajahnya
“Apa yang kau katakan zhang? ayo turun makan.” Ucap xie lin pada zhuo zhang
Zhuo zhang agak terkejut dengan kemunculan xie lin yang tiba tiba, “Ha…kau ini, kau duluanlah, ada sesuatu yang ingin ku ambil di ruang tamu.” Uvap zhuo zhang pada xie lin
Xie lin mengangguk pelan dan turun dari atap dan ke halaman depan markasnya dan makan bersama dengan yang lainnya
Zhuo zhang yang merasa sudah waktunya membulatkan tekadnya dan segera pergi mengambil barang itu
Di sana ia mengambilnya dengan cepat dan segera ke tempat makan
Ia duduk tepat di samping xie lin dan menunggu waktu yang tepat untuk memberikannya pada xie lin
Setelah semuanya selesai makan zhuo zhang langsung mengalihkan perhatian semuanya ke arahnya
“Permsi semuanya, mohon jangan ada yang pergi dulu, aku ingin kalian menjadi sanki bagi ku dan xie lin malam ini.” Ucap zhuo zhang dengan nada yang lantang
Semuanya berhenti di tempat mereka dan kembali duduk
“Bai xie lin…maukah kau menikah denganku?” Ucap Zhuo zhang seraya membuka kotak kecil yang ada ditangannya yang berisi sebuah cincin pernikahan
Sontak saja semuanya terkejut dan seraya menyemangati xie lin untuk menerima lamaran dari zhuo zhang
see you
__ADS_1