
Cuplikan
kau kenapa?" tanya Xuan Yuan lang pada Xuan Yuan Yao
"aku.. dari.. aku dari.. aku dari Aula informasi.. dan melihat bahwa Xie Lin bisa mengalahkan.. mengalahkan.. iblis perubah wujud tingkat tinggi.. karena.. menggunakan Ilmu Hitam.. " ucap Xuan Yuan Yao yang ngos ngosan
Xuan Yuan lang dan yang lainnya terkejut dengan perkataan Xuan Yuan Yao
"apa?!!" serempak semuanya bersamaan
...----------------...
"bagaiamana bisa?" tanya Xuan Yuan Mei pada Xuan Yuan Yao
"aku juga tidak tahu, yang pasti ada seseorang yang sengaja ingin menjatuhkan nama Xie Lin." ucap Xuan Yuan Yao
Xuan Yuan Shao dan yang lainnya menganggukkan kepalanya menyetujui perkataan Xuan Yuan Yao
sedangkan di tempat lain terlihat Xie Lin sedang memegang sebuah kotak hitam di tangannya
"hm.. ini kotak apa?" ucap Xie Lin sambil membolak balikkan Kota tersebut dan menemukan sebuah pesan yang tertulis di bagian bawah kotak tersebut
"jangan pernah membuka kotak ini atau kau akan mati." ucap Xie Lin yang membaca pesan tersebut, "hehe.. jika kotak ini dibuka apa yang akan terjadi? aku penasaran sekali." ucap Xie Lin lagi
Xie Lin ingin membuka kotak tersebut akan tetapi sebuah penghalang menghalanginya, "hah?! lah kok?!" Pekik Xie Lin yang tidak bisa membuka kotak hitam tersebut
Xie Lin mulai menggunakan kekuatannya untuk membuka kotak tersebut akan tetapi hasilnya nihil, kotak itu tidak bisa terbuka sama sekali bahkan tidak ada lecet sedikit pun
"kotak sialan!" Pekik Xie Lin lalu melemparkan Kotak tersebut ke lantai kamarnya
"hahahahaha! gadis kecil, kau tidak akan bisa membuka kotak itu hihihi... " ucap seseorang yang entah ada di mana
"siapa itu? tunjukkan dirimu sekarang juga."ucap Xie Lin sembari mundur beberapa langkah ke belakang
"hahaha.. jangan takut, aku tidak akan menyakitimu." ucap seseorang itu
"kalau kau tidak mengapa ngapakan diriku, apa tujuan mu hah?!" ucap Xie Lin dengan waspada
"haih.. kau ini, aku hanyalah serpihan jiwa yang tinggal di kotak hitam ini jadi jangan takut." ucap seseorang itu lalu menampakkan dirinya di hadapan Xie Lin
__ADS_1
"kau.. ternyata hantu!" teriak Xie Lin
seseorang itu malah terkejut dan menutup mulut Xie Lin, "st.. jangan teriak atau akan ada orang yang datang kemari." ucap seseorang itu, "dan lagi aku sudah bilang aku ini serpihan jiwa dan bukan hantu, mengerti." ucap seseorang itu
Xie Lin menganggukkan kepalanya dengan patuh dan akhirnya serpihan jiwa itu berhenti menutup mulut Xie Lin
"ekhem, jadi.. bagaimana cara nya serpihan jiwa mu berada di dalam kotak itu?" ucap Xie Lin
"oh, jadi begini, dulu aku ini seorang Alkemis sekaligus seorang pendekar, semua pil yang aku ciptakan sangat langka dan tidak ada yang tahu resepnya dan dikarenakan pil ciptaan ku yang langka juga luar biasa semua orang mengincar ku tapi aku berhasil lolos dari mereka, akan tetapi.. suatu hari aku bertemu seorang pendeta,
pendeta itu berhasil membunuhku dalam sekejap mata dan menghancurkan jiwa ku, untungnya salah satu serpihan jiwa ku masih ada dan tersimpan di kotak hitam itu yang isinya adalah buku alkemis ku, dalam buku itu tertulis dengan teliti semua resep obat ku dan juga pil ku."ucap serpihan jiwa itu
"jadi.. karena serpihan jiwaku sudah mulai menghilang, aku ingin kau mewarisi semua kekuatan ku dan melanjutkan perjuangan ku."ucap serpihan jiwa itu
"tapi aku tidak setuju." ucap Xie Lin yang langsung menolak permintaan dari serpihan jiwa itu
Xie Lin mundur beberapa langkah kebelakang dan mencoba melarikan diri akan tetapi gagal, seluruh tubuhnya tidak bisa dia gerakkan sama sekali
serpihan jiwa itu mulai mendekati Xie Lin dan menyentuh tepat di tengah dahi Xie Lin menggunakan jari telunjuk nya
seketika kepala Xie Lin terasa sangat sakit bagaikan di tusuk tusuk ribuan jarum, "argh!" teriak Xie Lin yang kesakitan
"bertahanlah, sedikit lagi selesai." ucap serpihan jiwa itu
Xie Lin yang merasa sudah tidak apa apa menatap sang serpihan jiwa, "sekarang kau sudah puas?" ucap Xie Lin dengan tatapan benci
serpihan jiwa itu tersenyum dan menganggukkan kepalanya, "sekarang seluruh ilmu ku sudah aku wariskan padamu, dan toloojaga baik baik buku yang ada dalam kotak hitam itu." ucap serpihan jiwa itu lalu menghilang
Xie Lin mengambil kembali kotak hitam itu dan secara otomatis kotak itu terbuka dan memperlihatkan sebuah buku dengan sampul hitam tanpa judul
"apa ini buku yang orang itu katakan tadi?" ucap Xie Lin lalu membuka halaman pertama buku itu dan di halaman pertama buku itu tercatat resep pil Tang Yuan
Xie Lin memeriksa halaman berikutnya dan menemukan sebuah catatan terpisah dan sebuah gambar wanita yang berparas cantik
"sebuah catatan kecil dan gambar wanita cantik." ucap Xie Lin sembari mengambil kedua kertas tersebut
Xie Lin menutup buku nya dan memperhatikan Gambar wanita itu dan beralih ke kertas catatan tersebut
" “gang, aku tidak akan pernah melupakan mu.” isinya ternyata hanya ini? apa mungkin ini wanita yang orang itu tadi cintai?" ucap Xie Lin sambil melihat gambar wanita itu
__ADS_1
"sudah lah, untuk apa aku sibuk memikirkan nya? aku punya kesibukan ku sendiri." ucap Xie Lin lalu berbaring di kasurnya
"ngomong ngomong aku menemukan kotak itu di halaman belakang dan terkubur sangat dalam, tapi.. tadi aku juga menemukan sebuah gelang dengan ukiran naga di dekat kotak hitam itu, apa mungkin.. " ucap Xie Lin sambil memikirkan bagaimana dia menemukan kotak tersebut
Dan akhirnya Xie Lin tertidur pulas hingga malam tanpa gangguan dari musuh atau pun dari teman temannya
"hoam... apa sudah pagi?" ucap, Xie Lin sembari meregangkan tubuh nya yang kaku setelah tertidur begitu lama
Xie Lin membuka pintu nya dan melihat ternyata masih malam dan masih lama untuk pagi, "ternyata belum pagi, lebih baik aku melihat keadaan di dalam ruang dimensi ku." ucap Xie Lin lalu masuk ke dalam ruang dimensinya
Xie Lin berjalan ke vilanya dan melihat situasi vilanya, "kemana mereka pergi?" ucap Xie Lin Dan pergi ke tempat lain mencari hewan kontrak nya
setelah beberapa mencari, Xie Lin sama sekali tidak menemukan mereka dan akhirnya menyerah dan beristirahat sejenak
"aduh! dimana mereka semua?" ucap Xie Lin
"coba aku hubungi mereka."ucap Xie Lin lalu mengeluarkan batu transportasi suaranya
"semoga berhasil." ucap, Xie Lin
tak berselang lama batu transportasi suara Xie Lin terhubung, "xiao ba? Oliver? Shiro? kalian dimana?" ucap Xie Lin segera setelah menyadari batu transportasi suaranya terhubung
"hah? xiao ba? Oliver? Shiro? mereka siapa Xie Lin?" tanya seseorang
Xie Lin terkejut mendengar suara yang ada di batu transportasi suaranya bukanlah suara dari salah satu hewan kontrak nya
"gege yan? apa itu kau?" tanay Xie Lin sedikit ragu ragu
"iya ini aku, ada apa kau menghubungi ku Xie Lin?" ucap seseorang itu yang ternyata adalah yan
"aku kira gege adalah Xiao ba atau Oliver mau pun Shiro ternyata bukan, seperti nya aku salah sambung, gege aku matikan dulu batunya." ucap Xie Lin lalu segera mematikan batu transportasi suaranya
"siapa yan?" tanya Qing dari belakang yan
"oh bukan siapa siapa, hanya Xie Lin yang salah menghubungi, sudah cepat, ayo kita pergi." ucap yan
mereka berdua pun pergi...
__ADS_1
halo -