Avenge The Princess

Avenge The Princess
EP 58


__ADS_3

Cuplikan


Xie Lin duduk di sofa panjangnya dan menonton TV sendirian, "sungguh bosan menonton TV sendirian di vila sebesar ini." ucap Xie Lin dengan bosan


Xie Lin laku mematikan TVnya dan berjalan keluar dari ruang dimensinya dengan aura kemalasan dan kebosanan


"sungguh membosankan tinggal sendirian." ucap Xie dengan lalu membaringkan dirinya di atas kasur nya dan kembali tertidur karena kebosanan


sedangkan kini semua saudaranya dan teman temannya mencari tahu apa yang membuat Xie Lin bersikap dingin dan berwajah datar begitu


"sebenarnya apa yang menbuat Xie Lin begitu?" ucap Xuan Yuan Shao


...----------------...


"aku juga tidak tahu." ucap Xuan Yuan Mo yang terus memakan jajanan


"memangnya kau tahu apa tentang Xie Lin."ucap Xuan Yuan Yu yang mengejek Xuan Yuan Mo


mereka berdua akhirnya berkelahi lagi sedangkan saudara nya yang lain memperhatikan mereka berdua berkelahi dan menertawai Xuan Yuan Mo dan Xuan Yuan Yu


"kalian ini sungguh seperti anak kecil saja." ucap Xuan Yuan Shao sambil terkekeh kecil melihat tingkah laku kedua saudaranya


"sudah, ayo kita kembali ini sudah malam." ucap Xuan Yuan Lang pada yang lainnya


mereka pun pergi dari sana dan ke kamar mereka masing masing


keesokan harinya…


di dalam sebuah kamar yang sederhana terlihat Xie Lin yang baru bangun tidur dan segera pergi mandi


"hari baru lagi…oh iya, hari ini adalah hari keberangkatan ku." ucap Xie Lin pqda dirinya sambil mandi


'hm…aku akan berangkat hari ini, kira kira apa mereka akan mengantar keberangkatan ku?' Gumam Xie Lin dalam hatinya


"sudahlah lebih baik aku menyelesaikan mandi ku dulu." ucap Xie Lin lagi kemudian kembali mandi


setelah Xie Lin mandi seperti biasa Xie Lin memaka bajunya tapi kali ini menggunakan sebuah jubah hitam


sangat serasi dengan baju Xie Lin yang berwarna hitam


"sepertinya sangat cocok dengan ku." ucap Xie Lin kemudian keluar dari kamar nya menuju ke tempat berkumpulnya


"sekarang sudah sangat pagi, sebaiknya aku bergerak lebih cepat lagi." ucap Xie Lin kemudian berlari dengan cepat


setelah beberapa menit berlari Xie Lin tiba di tempat tujuannya dan di sana terlihat saudara saudari Xie Lin yang menunggu Xie Lin


"kapan Xie Lin datang pengajar Li?" tanya Xuan Yuan Yao pada pengajar Li wenji


"mungkin sebentar lagi." ucap pengajar Li wenji dengan singkat tanpa memandang Xuan Yuan Yao sedikitpun


"hei! aku sudah datang." ucap Xie Lin yang masih jauh dari pengajar Li wenji dan yang lainnya


Xuan Yuan Yao yang mendengar suara Xie Lin dari jauh segera membalikkan badannya dan melihat Xie Lin yang berlari menuju mereka


"itu dia Xie Lin." ucap Xuan Yuan Shao sambil menunjuk ke arah Xie Lin

__ADS_1


"kenapa kau lambat sekali?" ucap pengajar Li wenji pada Xie Lin


"maafkan aku pengajar Li, aku tidak akan mengulangi nya lagi lain kali." ucap Xie Lin


"sudahlah, bukankah kita akan segera berangkat ayo cepat." ucap pengajar Li wenji pada Xie Lin


"kita akan naik apa?" ucap Xie Lin dengan penasaran


"hehe…tentu saja menaiki itu." ucap pengajar Li wenji sembari menunjuk ke arah sampingnya


Xie Lin Menatap ke arah yang pengajar Li wenji tunjukkan padanya dan di samping itu terlihat seekor burung rakasa yang cukup besar


"kita akan naik burung ini?" tanya Xie Lin pada pengajar Li wenji


pengajar Li wenji menganggukkan kepalanya menanggapi perkataan dari Xie Lin


"kalau begitu…baiklah, terserah apa yang pengajar Li katakan." ucap Xie Lin


"baiklah ayo kita pergi sekarang, jangan membuang buang waktu." ucap pengajar Li wenji seraya menaiki burung tersebut


Xie Lin pun ikut menunggangi burung yang ada di sampingnya, "baik, aku auda siap." ucap Xie Lin setelah berada di atas burungnya


"sampai jumpa, aku akan kembali dengan kemenangan." ucap Xie Lin pada saudara saudarinya yang melihat Xie Lin dari bawah


akhirnya burung Xie Lin mulai terbang dan bergerak menuju ke ke tempat tujuan Xie Lin Dan pengajar Li wenji


Xuan Yuan Shao dan yang lainnya melambai lambaikan tangan mereka melihat Xie Lin yang terbang semakin jauh


"Xie Lin, jangan sampai kau terluka atau sakit di sana." ucap Xuan Yuan Mo pada Xie Lin yang telah terbang jauhw


Xie Lin yang sudah terbang menjauh berbalik melihat saudara nya dan menganggukkan kepalanya seraya melambaikan tangannya kemudian berbalik menatap arah depan


"kuharap tidak terjadi sesuatu pada Xie Lin di sana nanti." ucap Xuan Yuan Yu pada yang lainnya


mereka pun pergi dari sana dan menuju ke kelas masing masing


sedangkan Xie Lin yang sudah dalam perjalanan menuju Kerajaan Yang tanpa sengaja terjatuh


Buk!


"akh!" Pekik Xie Lin yang tiba tiba terkena sesuatu dan berakhir terjatuh


"pengajar Li!" teriak Xie Lin yang telah terjatuh pada pengajar Li wenji


pengajar Li wenji yang mendengar teriakan Xie Lin yang semakin jauh pun berbalik dan melihat Xie Lin yang ternyata Xie Lin telah terjatuh


"Xie Lin!" Pekik pengajar Li wenji yang melihat Xie Lin yang sudah jatuh ke bawah


"Xie Lin! aku akan menyelamatkanmu." ucap pengajar Li wenji kemudian terjun ke bawah menyusul Xie Lin yang terjatuh


pengajar Li wenji mengeluarkan dan menggunakan pedang terbangnya dan segera meluncur ke Xie Lin untuk menyelamatkan Xie Lin


akan tetapi pengajar Li wenji tidak berhasil menangkap Xie Lin Dan akhrinya Xie Lin terjatuh dan mengenai beberapa ranting pohon dan terakhir setelah mendarat kepalanya tepat mengenai sesuatu yang sangat keras


sedangkan pengajar Li wenji yang baru sampai di darat segera pergi mencari Xie Lin yang terjatuh

__ADS_1


"Xie Lin? Xie Lin? kau dimana?" panggil pengajar Li wenji yang meneriaki nama Xie Lin untuk mencari Xie Lin


Xie Lin mendengar teriakan pengajar Li wenji yang meneriaki namanya akan tetapi ia tidak bisa bersuara atau membuat sebuah gerakan kecil


trang!


sedangkan disisi lain tepat nya di markas Xie Lin terlihat Shiro yang tanpa sengaja menjatuhkan sebuah gelas


"eh?! kenapa aku tiba tiba merasa sakit di bagian Kepala dan perut?! semoga saja tidak terjadi sesuatu pada tuanya…" ucap Shiro dengan khawatir pada Xie Lin


"ada apa Shiro?"tanya Xiao ba pada Shiro


" tidak apa apa…hanya tiba tiba merasa khawatir pada tuan saja."ucap Shiro pada Xiao ba


"jangan khawatir tuan pasti baik baik saja, eng…ngomong ngomong aku merasa sakit di kepala dan perut." ucsp Xiao ba kemudian pergi dari sana


sedangkan orang yang di khawatirkan kini terluka parah dan tidak dapat bergerak kemana mana


seluruh tubuhnya terasa sangat sakit dan tulangnya terasa seperti parah semuanya dan membuat Xie Lin tidak bisa melakukan apa apa selain berbaring di tanah menunggu seseo menolongnya


'seseorang...tolong aku... ' Gumam Xie Lin dalam hatinya yang mencoba untuk meminta tolong


"kumohon.. tolong lah aku dewa... " ucap Xie Lin dengan lemas yang bahkan tidak bisa didengar oleh orang lewat sekali pun


sedangkan kini pengajar Li wenji entah berjalan kemana untuk mencari Xie Lin, "Xie Lin!? kau dimana?" teriak pengajar Li wenji yang mencari sang murid yang terjatuh


sedangkan murid yang ia cari cari kini terpapar sekarat dan mengalami pendarahan di bagian Kepala dan perutnya


"batu.. roh.. aku butuh batu roh.. " ucap, Xie Lin dengan lemas sembari terus menggoyang goyangkan tubuhnya hingga sebuah batu keluar dari pakaiannya


"panggil Shiro.. " lemas Xie Lin


setelah beberapa saat batu roh antara Xie Lin Dan Shiro tersambung


"eh?! tuan menghubungi kita lagi?" ucap Shiro yang menyadari batu rohnya yang terhubung dengan Xie Lin


"hah?! si bocah itu menghubungi kita lagi? apa di lupa lagi kita di mana?" ucap Oliver pada Shiro


"shiro…" ucap Xie Lin yang memanggil Shiro


Shiro yang mendengar suara Xie Lin yang terdengar lemas seketika menjadi panik, "tuan?! apa terjadi sesuatu pada tuan?!" pekik Shiro sambil memegangi batu rohnya


Oliver yang melihat panik menjadi curiga dan mendekati Shiro yang tengah berbicara dengan Xie Lin


"Shiro, ada apa?" tanya Oliver pada Shiro


"Shiro…tolong aku…aku tidak bisa bergerak, semua tulangku sepertinya patah…" ucap Xie Lin pada Shiro


"tuan jangan khawatir! aku segera ke sana!" ucap Shiro pada Xie Lin kemudian memutuskan sambungannya


"cepat berkumpul! tuan sedang terluka parah saat ini!" ucap Shiro samni berteriak pada yang lainnya


"apa?!" pekik semuanya secara bersamaan sesaat setelah mendengar perkataan Shiro mengenai Xie Lin yang sedang terluka parah


ohayou

__ADS_1


__ADS_2