Avenge The Princess

Avenge The Princess
Kesepakatan xie lin dengan qing


__ADS_3

"i - ini... " ucap qing yang sedikit terkejut dengan ucapan xie lin


"bagaimana qing? apa kau tertarik?" ucap xie lin sesaat setelah qing terkejut


"hm, baiklah aku setuju dengan kesepakatan kita" ucap qing sambil menyesap tehnya kembali


"baiklah besok lusa aku akan kemari lagi dan membicarakannya secara detail lagi" ucap xie lin sambil berdiri dari kursinya


setelah pertemuan antara xie lin dan qing selesai xie lin kembali dan mencari yan dan yang lainnya


beberapa saat kemudian.....


"akhirnya aku sampai juga. sungguh melelahkan berjalan sangat jauh" ucap xie lin yang langsung duduk di kursi


"apa putri sudah bertemu dengan ketua kami?" ucap bai yin


"iya" ucap xie lin singkat


"apa kata ketua kami putri?" ucap bai yin lagi dan dengan penuh penasaran


"heh! tentu saja dia menyetujuinya"ucap xie kin dengan bangganya


" ketua menyetujuinya berarti kesepakatan putri pasti sangat menguntungkan bagi ketua kami"ucap yang


"tentu saja. sudahlah aku sudah mau pulang" ucap xie lin lalu bangkit dari kursinya


"putri sudah mau pulang?" ucap xiao bai


"iya" ucap xie lin singkat


"lain kali jangan panggil aku putri, panggil saja aku xie lin" ucap xie lin kepada ke lima pembunuh


"tapi..." ucap yan belum sampai tapi xie lin sudah memotongnya


"aku tidak menerima penolakan" ucap xie lin balik


"hm baiklah... " ucap yan


"kalau begitu aku pergi dulu, kalau ada waktu luang aku akan kesini lagi" ucap xie lin


xie lin berjalan mulai menjauh dari mereka kemudian xie lin melompat ke atas tembok lalu menggunkan teknik meringankan tubuh kemudian melompat dari pohon yang satu ke pohon yang lainnya


beberapa menit kemudian....


xie lin akhirnya sampai di halaman belakang rumahnya


dan karena sudah hampir pagi jadi xie lin lewat jendela masuk karena takut ketahuan oleh orang lain kalau dia keluar rumah tengah malam


skip....


saat sudah pagi pelayan xie lin yang bernama mei mei mengetuk pintu xie lin


tok... tok... tok...


suara ketukan pintu


"apa kau sudah bangun xie lin?" ucap mei mei


"iya, aku sudah bangun, kalau kau mau masuk masuk saja" ucap xie lin kepada Mei mei


kriekkk....


suara pintu terbuka


"xie lin, ini air untuk mencuci mukamu" ucap mei mei sambil memberi wadah air kepada xie lin


"Terima kasih Mei" ucap xie lin lalu membasih mukanya


"xie lin hari ini kau mau mandi dengan aroma apa?" tanya mei mei


"aroma mawar saja" ucap xie lin


"baik aku akan siapkan air mandinya dulu ya" ucap mei mei lalu pergi mengambil air untuk xie lin mandi


10 menit kemudian...


"xie lin air mandimu sudah siap" ucap meivmei


"baiklah, kau tunggulah aku diluar" ucap xie lin


meimei pun keluar dari kamar xie lin dan menunggu xie lin selesai mandi di luar


mei mei mendengar xie lin mandi sambil bernyanyi


saat kau tak disini


terasa benar benar membosankan


tapi saat aku bilang kesepian, kau tertawa


kau terus memastikan apa saja yah tersisa


sesuatu yang bersinar dan tak akan hilang


maka aku terus menghirup setiap hal yang aku tinggalkan


tetapi ia bersinar dan tak jua padam


bagaikan langit setelah hujan, hati ini kan jadi cerah


mengingat senyumanmu membuatku ikut tersenyum


seperti halnya sejak hari itu kita berdua tak berubah, masih polos


kita akan berlari lewati musim berganti untuk melihat hari esok


"nona menjadi sangat berubah setelah sadar, bahkan nona sangat pandai bernyanyi, suaranya juga sangat merdu dan enak didengar" ucap meivmei yang memuji xie lin


yah, xie kin bisa bernyanyi dengan sangat baik karena dia pernah memiliki cita cita untuk menjadi musisi tapi cita citanya seakan akan musnah saat kedua orang tuanya meninggal dunia


dan disaat itulah xie lin berubah dari yang polos ke yang kejam dan menjadi ketua mafia yang sangat ditakuti oleh semua orang


ok.. next 🍃🍃🍃


beberapa saat kemudian....


akhirnya xie lin selesai mandi


"Mei masukkan" ucap xie lin


kriekkk...


suara pintu dibuka

__ADS_1


"xie lin, apa da yang bisa ku bantu?" ucap mei mei


"iya, tolong carikan aku baju yang agak tipis dan yang lebih sederhana" ucap xie lin


"baik, tunggu sebentar aku cari bajunya" ucap, meimei lalu pergi mengambilkan baju yang diinginkan xie lin


beberapa saat kemudian....


"ini bajunya xie lin" ucap meimei



ilustrasi baju yang akan xie lin pakai da anggap aja lagi pakai cadar juga ya


"lumayan, baiklah bantu aku pakai baju" ucap xie lin


lalu meimei membantu xie lin berpakaian setelah selesai berpakaian xie lin berali ke meja rias


sesaat selelah xie lin melihat pantulan wajahnya di cermin dan....


"Argh!!! wajah siapa ini! jelek sekali!!! " ucap xie lin yang terkejut dengan penampilan wajahnya


"xie lin ada apa?" ucap meimei


"apa yang ada di cermin ini adalah wajahku" ucap xie lin yang tidak terima kenyataan


"i - iya, itu wajahmu xie lin" ucap meimei yang agak gugup menanggapinya


"kenapa wajahku jelek sekali?" ucap xie lin agak kecewa dengan dirinya di masa lalu


"xie lin jangan sedih walaupun kau jelek tapi hatimu bersih dan murni" ucap meimei yang berusaha membujuk xie lin agar tidak sedih


"hm, baiklah" ucap xie lin


dan tiba tiba saja utusan kaisar datang dan...


"kasim yu telah tiba" teriak pengawal


setelah mendengar kedatangan kasim yu xie lin dan meiemei langsung bergegss keluar dan memberi hormat kepada kasim yu


"mei, cepat ambilkan cadarku" ucap xie lin dengan buru buru


"baik" ucap meimei lalu pergi mengambilkan cadar untuk xie lin


setelah xie lin memakai kabar dia keluar dengan meimei dan menyambut kedatangan kasim yu


"xuan xie lin memberi hormat kepada kasim yu"ucap xie lin sambil memeberi hormat


" hamba memberi hormat kepada kasim yu"ucap meiemi sambil memberi hormat


"silahkan berdiri putri dan terimalah undangan dari Kaisar" ucal kasim yu kepada xie lin


"baik" ucap xie lin


"dengan ini kaisar mengundang putri xie lin untuk menghadiri acara ulang tahun kaisar" ucap kasim yu


"putri xie lin menerima undangan dari kaisar" ucap xie lin


"kalau begitu hamba mohon undur diri dulu putri" ucap kasim yu


"baik, mari saya antar kasim yu" ucap xie lin


"Terima kasih atas kebaikan putri "ucap kasim yu


setelah kasim yu pergi xie lin kembali ke kamarnya dan merias rambutnya lagi


oke skip....


di taman belakang


xie lin dan meimei duduk di sebuah kursi sambil memakan cemilan


"huh! kenapa kaisar mengundangku ke acara ulang tahunnya?bukankah dia sangat tidak ingin melihatku?" ucap xie lin kesal sambil makan cemilan


"xie lin, mungkin ini ulah putri kedua" ucap meimei yang menebak nebak


"tapi kenapa putri kedua mau mengundangku ke acara ulang tahun kaisar,bukankah dia sangat membenciku dan ini adalah kesempatan emas bagi dirinya kan" ucap xie lin


"pasti putri kedua sedang membuat rencana untuk mempermalukanmu lagi xie lin" ucap meimei lalu menyesap tehnya


"kalau memang begitu aku akan mengikuti alur rencananya dan melihat seberapa hebat dirinya berakting" ucap xie lin sambil tersenyum evil


meimei merinding ketakutan melihat nonanya yang memancarkan senyuman mengerikan


"xie lin kenala kau tersenyum begitu? apa kau tidak takut dengan putri kedua?" tanya meimei


"takut? mana mungkin aku takut, malahan yang seharusnya takut itu Putri kedua"ucap xie lin


" hah!"ucap meimei


"aku sudah punya rencana" ucap xie lin


setelah mendengar ucap xie lin meimei berdiri dan molompat lompat kegirangan


"benarkah? berarti kita tidak perlu takut lagi dengan rencana putei kedua besok dong!" ucap meimei dengan senang


"iya, dan mulai sekarang dan seterusnya tidak akan ada yang berani menyakiti kita lagi di Kerajaan ini dan dimanapun kita berada" ucap xie lin


"jadi mulai sekarang kita tidak perlu takut pada mereka lagi" ucap xie lin lagi


"baiklah,,, kalau begitu aku akan pergi mempersiapkan baju untukmu besok" ucap Mei Mei lalu pergi


"hais!" helaan napas xie lin pasrah dengan sikap Mei Mei


"kenapa sih, saat hariku mulai tenang ada aja pengganggu, huh!" kesal xie lin


setelah cemilan dan tehnya habis xie lin pergi masuk ke kamarnya dan beristirahat


saat malam hari seperti biasa xie lin melakukan kebiasaannya yaitu mandi sambil bernyanyi ria dan setelah mandi xie lin memanggil Mei Mei masuk ke kamarnya


kriekk.....


suara pintu dibuka


"xie lin ini makan malam kita hari ini" ucap Mei Mei


xie lin melihat makan malamnya yang terlihat sudah basi dan tidak bisa dimakan lagi


"hah! apa ini?" ucap xie lin berdiri dari kursi makan


"i-ini makan malam kita xie lin" ucap Mei Mei terbata bata karena xie lin yang tiba tiba berdiri


"makan malam macam apa ini? binatang aja gak mau makan ini apalagi manusia! cepat buang" marah xie lin

__ADS_1


"tapi xie lin... kita tidak punya makanan selain ini" ucap Mei Mei


"buang aja, kau tidak perlu khawatir kita tidak makan malam ini" ucap xie lin


"baik_baiklah akan aku buang dulu" ucap Mei Mei lalu pergi membuang makanan basinya


5 menit kemudian....


"xie lin aku sudah membuang makanannya sekarang kita makan apa?" tanya Mei Mei


"hm,,, apa didapur sudah tidak ada orang lagi?" tanya xie lin


"iya, semua koki dan pelayanan di dapur semuanya sudah tidur" ucap xie lin


"kalau begitu bawa aku ke dapur" ucap, xie lin


"kita mau apa ke dapur?" tanya Mei Mei


"tentu saja memasak untuk makan malam" ucap xie lin


"cepat tunjukkan jalannya Mei" ucap xie lin


"iya iya" ucap Mei Mei


beberapa menit kemudian...


"kita sudah sampai xie lin" ucal Mei Mei


"baiklah Mei kau tinggulah di tempat duduk di situ,, aku akan memasak makanan" ucap xie lin


"hah! xie lin kau bisa memasak?" tanya Mei Mei


"iya dong, masa enggak sih" ucap xie lin


oke skip....


setelah semua masakan telah selesai xie lin menyajikan semua masakannya dan memperlihatkan nya pada Mei Mei


Mei Mei yang mencium aroma masakan xie lin menjadi sangat lapar dan mencoba salah satu masakan xie lin


"wah xie lin apa kau uang memasak ini? apa namanya ini yang kumakan?" ucap mei mei


xie lin terkekeh melihat Mei Mei makan dengan lahap masakannya


"yang kau makan itu namanya rendang, yang ini namanya steak,yang ini namanya BBQ, dan yang ini namanya sate" ucap xie lin memberi tahu nama nama masakannya


mereka berdua pun makan dengan senang dan penuh canda tawa


setelah selesai makan xie lin mencuci semua piring lalu pulang ke paviliun nya bersama Mei Mei


"oh ya ampun, aku lupa mengambilnya tadi" ucap xie lin yang teringat sesuatu


"apa yang kau lupakan xie lin?" tanya Mei Mei


"Mei, tolong pergi ke dapur dan ambilkan aku lemon dan madu aku lupa mengambilnya tadi" ucap xie lin


"oh, baiklah" ucap Mei mei lalu pergi meninggalkan xie lin di kamar sendirian


10 menit kemudian....


"xie lin ini masuk dan lemonnya" ucap Mei Mei


"Terima kasih, sekarang kau boleh pergi" ucap xie lin


"memangnya kau mau melakukan apa dengan madu dan lemon itu?" tanya Mei Mei


"tentu saja malakukan ritual" ucap xie lin


"ritual? ritual apa"tanya Mei Mei


"kau tidak perlu tahu,,, sudahlah ini sudah larut malam kau pulanglah dan istirahat besok kita akan ke acara ulang tahun kaisar kan" ucap xie lin


"ah, kau benar baiklah aku pulang dulu ya xie lin, selamat malam" ucap Mei Mei lalu pulang


selelah xie lin malakukan ritual yang dia maksud dia kemudian pergi tidur


pagi hari....


tok... tok... tok...


suara ketukan pintu


"xie lin apa kau sudah bangun?" ucap Mei Mei


"iya, kau masuklah" ucap xie lin


kriekkk....


suara pintu terbuka


"eh! xie lin kau sudah mandi?" tanya Mei Mei


"iya sudah selesai, bagaimana penampilan ku sekarang?" tanya xie lin


"wah! wajahmu terlihat lebih baik dari yang kemarin xie lin! apa yang kau pakai?" tanya Mei Mei


"hehe, aku menggunakan lemon dan madu yang kemarin" ucap xie lin


"ah, ternyata ritual yang kau maksud adalah ini" ucap Mei Mei


"Mei tolong ambilkan aku cadar" ucap xie lin


"eh? kenapa pakai cadar? bukankah ada baiknya jika kau menunjukkan wajahmu pada semua orang agar tidak ada lagi yang mengolok olok mu lagi?" tanya Mei Mei sambil memberikan cadar kepada xie lin


"apa kau sudah lupa dengan apa yang aku ucapkan saat kita dalam perjalanan pulang dari kuil waktu itu?"ucap xie lin


" ah,,, benar juga, baiklah aku akan ingat dan tidak akan lupa lagi"ucap Mei Mei


"oh iya,,, xie lin apa kau sudah mempersiapkan hadiah untuk kaisar?" tanya Mei Mei lagi


"iya, tapi aku tidak tahu apakah kaisar menyukainya" ucap xie lin


"ah, sudahlah ayo kita pergi sekarang nanti kita terlambat lagi" ucap xie lin


selama perjalanan ridak terjadi masalah apapun sampai xie lin riba di istana


oke next.....


acara ulang tahun Kaisar


jangan lupa vote dan favorit kan juga like 👍


makasih yang udah baca karya pertama aku

__ADS_1


bye bye 👋👋👋


__ADS_2