
Cuplikan
Xie Lin berhenti berjalan dan menatap Li Jiancheng yang ada di sampingnya, "bukan urusan mu." ucap Xie Lin lalu berjalan pergi dari sana menuju ke ke kantin
"hari ini Xie Lin sungguh aneh, mungkin ada seseorang yang menyinggung nya di kelas dan membuat Xie Lin dingin dan datar." ucap Yin Jihan
"yang kau katakan ada benarnya." ucap Li Jiancheng sambil melihat panggung Xie Lin dari kejauhan
"sebaiknya kita cari tahu dulu sebelum menyimpulkan." ucap Yin Jihan kemudian pergi ke kelas Xie Lin bersama Li Jiancheng
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Xie Lin yang kesal terus berjalan hingga di kantin tapi bahkan dia melewati kantin dan tidak mendengar saudara saudarinya memanggilnya
"kemana Xie Lin akan pergi? kenapa dia tidak mendengar kita yang sedang memanggilnya." ucap Xuan Yuan Mei yang bingung dengan Xie Lin hari ini
"pasti ada yang terjadi di kelas Xie Lin hari ini." ucap Xuan Yuan lang dengan menebak nebaknya
"sebaiknya kita jangan ganggu Xie Lin dulu." ucsp Xuan Yuan Shao pada yang lainnya
Xuan Yuan Mei dan yang lainnya menganggukkan kepalanya dan beralih memesan makanan
sedangkan Xie Lin yang masih dilanda kekesalan yang belum menurun langsung memasuki kamarnya dengan wajah datar dan dingin kemudian merebahkan dirinya diatas kasur
"aku dengar si Xie Lin itu menggoda pengajar Li supaya dirinya lah yang terpilih sebagai murid utussan." ucap seorang petugas kebersihan
"dasar menjijikkan, sudah sampah tidak tahu pula, dasar rubah penggoda." ucap petugas kebersihan yang satunya lagi
"ck! bisakah kalian mengerjakan tugas kalian saja dan berhenti menggosip di belakang orang!?"teriak Xie Lin yang ada di dalam kamarnya yang masih bisa di dengar oleh kedua petugas kebersihan itu
seketika keduanya terkejut dan segera mengerjakan kembali tugas mereka berdua dan setelah selesai mereka berdua akhrinya segera pergi dari sana
"dasar tidak tahu diri, bisanya cuma menggosip di belakang."ucap Xie dengan kesal yang akhirnya tertidur tanpa ia sadari
tok... tok... tok...
suara ketukan pintu
__ADS_1
"permisi, apa ini kamar Nona Xie Lin?" tanya seseorang yang ada di luar kamar Xie Lin
Xie Lin tiba tiba terbangun dan segera berdiri dan berjalan ke arah pintu kamarnya, "benar ini kamar ku, ada apa?" ucap Xie Lin dengan dingin
"ini ada sebuah hadiah dari tuan saya untuk anda nona."ucap sesorang itu dengan sopan di depan pintu kamar Xie Lin
"taruh saja hadiah itu di situ dan pergi dari sini."ucap Xie Lin sambil mengintip dari sebuah celah kecil
seseorang itu terdengar menaruh hadiah tersebut dan segera pergi dari sana menyisakan hadiah itu sendiri di depan pintu kamar Xie Lin
setelah memastikan bahwa seseorang itu pergi akhirnya Xie Lin membuka pintu kamarnya dan segera mengambil hadiah itu lalu menutup kembali pintu kamarnya
"apa isinya?" tanya Xie Lin oada dirinya sendiri sembari mengguncang guncang kotak hadiah tersebut
"aku buka saja dulu." ucap Xie Lin kemudian membuka hadiah tersebut dan ternyata isi kotak hadiah itu adalah setumpuk batu Roh yang berkualitas tinggi
"ternyata cuma batu Roh berkualitas tinggi, aku punya cukup banyak di ruang dimensiku." ucap Xie Lin dengan tatapan malas dan kemudian menaruh hadiah tersebut ke dalam cincin ruangnya
"apa yang harus kulakukan untuk menghilangkan kebosanan ku?,tapi aku juga malas berjalan dan memikirkan apa yang harus kulakukan." ucap Xie Lin dengan wajah malasnya
"aku makas bergerak tapi aku juga bosanwdi sini terus…" rengek Xie Lin pada dirinya sendiri
Xie Lin turun dari kasurnya dan bergegas mandi sambil bernyanyi seperti biasanya kemudian setelah mandi Xie Lin menggunakan pakaian sederhana nya dan keluar dari kamarnya dengan wajah masam
di setiap perjalanan Xie Lin menghela napasnya karena setiap perjalanannya selalu mendengar cemooh dan hinaan serta hal hal lainnya
"ck! kalau tau begini aku tidak akan keluar kamar seharian." ucap Xie Lin dengan wajah kesalnya
Xie Lin yang awalnya mau ke kantin beralih menuju ke ruang kepala akademi
setelah beberapa saat berjalan dan menahan penghinaan terhadap dirinya akhirnya Xie Lin tiba di ruang Kepala akademi
tok... tok... tok...
suara ketukan pintu
"apa pengajar Li ada di dalam?" tanya Xie Lin dari luar ruangan pengajar Li wenji
__ADS_1
"kepala akademi tidak ada, kalau ada yang ingin anda sampaikan silahkan beritahu saya, saya akan menyampaikannya pada kepala akademi nanti." ucap seseorang yang ada di dalam ruangan kepala akademi
"oh begitu ya…baiklah b beritahukan saja pada kepala akademi nanti kalau muridnya sedang mencarinya." ucal Xie Lin yang ada di luar ruangan
"baik akan saya sampaikan pada kepala akademi nanti setelah kepala akademi kembali ke sini." Ucap seseorang itu dari dalam ruangan kepala akademi
"kalau begitu saya mohon undur diri dulu." ucO Xie Lin dengan formal dan segera pergi dari sana
"pengajar Li tidak ada di ruangannya, ingin mencari gege gege ku tapi aku malas ke sana." ucap Xie Lin yang kembali menampakkan wajah masam dan malasnya
Xie Lin akhirnya tidak punya pilihan selain berjalan jalan di dalam ruang dimensinya yang sunyi dan tak ada penghuninya
sedangkan di sisi lain terlihat seseorang sedang berjalan dengan penuh waspada ke sebuah semak semak
"hei, apa tugas mu sudah selesai?" bisik seseorang itu pada seseorang yang ada di balik semak semak
"belum nona karena seharian ini dia tidak ada di kantin untuk makan pagi atau siang maupun malam." bisik seseorang itu pada seseorang yang dia panggil nona
"ck! baiklah kau boleh pergi sekarang, tapi ingat masukkan bubuk itu ke dalam makanan dia, mengerti."bisik seseorang itu kemudian pergi dari sana dengan cepat
seseorang yang ada di balik semak semak itu akhirnya juga ikutan pergi dari sana dengan terburu buru
'Xie Lin, awas saja kau, berani merebut semuanya dari ku jadi jangan salahkan aku yang tidak baik pada mu.' Gumam seseorang itu dalam hatinya sembari mengepalkan tangannya
sedangkan Xie dengan yang dibicarakan sedang memasak sesuatu di dapur ruang dimensinya, "hatchi!" siapa yang membicarakan ku dari belakang?"tanya Xie Lin pada dirinya sendiri sambil mengusap ngusap hidungnya
"hm…sudahlah untuk apa kau mengurusinya? lebih baik menyelesaikan pekerjaan ku disini dan pergi menonton TV." 3ucap Xie Lin lalu membersihkan dapur nya
"entah apa yang sedang saudara saudara ku lakukan saat ini." ucap Xie Lin lalu menyalakan TVnya
Xie Lin duduk di sofa panjangnya dan menonton TV sendirian, "sungguh bosan menonton TV sendirian di vila sebesar ini." ucsl Xie Lin dengan bosan
Xie Lin laku mematikan TVnya dan berjalan keluar dari ruang dimensinya dengan aura kemalasan dan kebosanan
"sungguh membosankan tinggal sendirian." ucap Xie dengan lalu membaringkan dirinya di atas kasur nya dan kembali tertidur karena kebosanan
sedangkan kini semua saudaranya dan teman temannya mencari tahu apa yang membuat Xie Lin bersikap dingin dan berwajah datar begitu
__ADS_1
"sebenarnya alam yang menbuat Xie Lin begitu?" ucap Xuan Yuan Shao
ohayou