Avenge The Princess

Avenge The Princess
EP 56


__ADS_3

pengajar Li wenji yang kebetulan sudah sampai di kelas melihat Xie Lin yang di hina terus menerus


'haih…setiap hari, setiap hari Xie Lin menerima penghinaan tapi dia terus menahannya.' Gumam pengajar Li wenji dalam hatinya yang kasihan melihat Xie Lin yang terus di hina


"ekhem!", pengajar Li wenji yang pura pura batuk di hadapan para murid


para murid sekaligus Xie Lin Menatap ke arah pengajar Li wenji yang pura pura batuk


...****************...


"kenapa pengajar Li tiba tiba jadi sakit? perasaan pagi tadi pengajar Li masih sehat sehat saja." ucap Xie Lin yang tepat menusuk hati pengajar Li wenji


'anak ini sungguh tak bisa menghargai pertolongan dari orang lain.' Gumam pengajar Li wenji dalam hatinya


Xie Lin menatap aneh dan datar pengajar Li wenji yang memasuki ke kelas


sedangkan pengajar Li wenji yang di tatap seperti itu tiba tiba berkeringat dingin dan berjalan dengan cepat menuju ke mejanya


'kenapa anak ini selalu menatapku.' Gumam pengajar Li wenji dalam hatinya dengan keringat dingin yang bercucuran di dahinya


"ba-baik anak anak, hari ini kita tidak akan belajar dulu, kita hanya akan melakukan tanya jawab saja." ucap pengajar Li wenji


"nah, jadi yang akan bertanya nanti adalah aku dan yang menjawab adalah kalian, angkat tangan kalian jika kalian tahu jawabannya." ucap pengajar Li wenji lagi


semuanya duduk diam di tempat masing masing menunggu pertanyaan dari pengajar Li wenji


"pertanyaan pertama, siapa nama pendiri Perguruan ini?" tanya pengajar Li wenji


"Lord Shen." ucap Xie Lin dengan singkat dan cepat tanpa menatap ke arah depan


para murid menatap ke arah Xie Lin dengan menganga, "sampah ini ternyata bisa menjawabnya, sedangkan kita? kita bahkan tidak tahu siapa pendiri Perguruan ini." ucap murid laki laki yang ada di samping Xian du


"hmp! ini baru satu pertanyaan, siapa tau nanti dia tidak akan menjawab pertanyaan selanjutnya." ucap Xian du


"oke oke, pertanyaan selanjutnya Kepala akademi ini selanjutnya siapa?" ucap pengejar Li wenji sambil menatap Xie Lin


"Li Jiancheng." ucap Xie Lin yang ternyata lagi lagi benar

__ADS_1


"apa?! Li Jiancheng? hei sampah kau jangan asal sebut nama orang, mana mungkin Li Jiancheng menjadi kepala akademi selanjutnya?" ucap Xian du dengan kesal


"Li Jiancheng memang akan menjadi kepala akademi selanjutnya karena ayahnya adalah Kepala akademi." ucap Xie Lin dengan jelas


seketika satu kelas menganga di buat oleh Xie Lin dengan perkataan yang dilemparkan kepada Xian du


"apa?!" pekik semu murid yang ada di dalam kelas setelah mengetahui sebuah hal, "ja-jadi…pengajar Li adalah…kepala akademi…" ucap Xian du yang gelagapan


"ini tidak mungkin kan?" ucap murid laki laki yang ada di samping Xian du


"yang Xie Lin katakan benar, aku adalah Kepala akademi yang sekarang." ucap pengajar Li wenji sambil tersenyum ringan


"pertanyaan selanjutnya dan ini yang terakhir, bagaiamana perasaan kalian ketika kalian di hina dan di tindas oleh keluarga kalian masing masing?" ucap pengajar Li wenji sembari menatap Xie Lin


"tentu saja rasanya sakit, lebih sakit dari kematian, di tindas oleh keluarga sendiri sangatlah menyakitkan, kita tidak akan dianggap dan mungkin… meraka hanya akan menganggap kita sampah, aib keluarga atau apa pun itu, setiap hari makan seadanya dan bekerja demi menghidupi diri sendiri,dan hidup dalam kegelapan selamanya juga tinggal sendirian."ucao Xie Lin dengan rasa sedih di wajahnya


"akan tetapi…aku berbeda, meski terjatuh ke dalam kegelapan aku tetap berdiri kembali dan berlari ke arah cahaya, dan aku juga tidak akan menyerah pada hidup ku, dan bagi kalian, teruslah menjalani hidup kalian dengan bahagia bersama keluarga kalian, jangan seperti aku yang memiliki keluarga tapi serasa tidak memiliki keluarga."ucap Xie Lin lagi


seketika para murid termasuk Xian du da saudara kembar Xian du yang ada di kelas terdiam di tempat dan tak berani berbicara setelah mendengar jawaban dari Xie Lin


pengajar Li wenji meneluk tangannya beberapa kali sambil berjalan mendekati meja Xie Lin


"siapa yang bersedih, lebih baik kau pikirkan dulu dirimu sebelum menenangkan seseorang,dan lagi, seluruh akademi ini bukan keluarga ku, keluargaku hanyalah saudara ku yang berguru disini." ucap Xie Lin dengan terapan kosong lalu pergi dari sana dengan suasana hati yang kurang baik


"haih…seharusnya aku tidak memberikan pertanyaan seperti itu kepadanya tadi." ucpa pengajar Li dengan rasa bersalah


"pengajar Li tidak perlu merasa bersalah, mungkin dia sudah mengalaminya ratusan kali jadi sudah terbiasa dengan rasa seperti itu." ucap murid yang ada di belakang meja Xie Lin


"aku rasa dia akan pulih dengan cepat karena disini kan ada saudara saudarinya yang bisa membantunya." ucap seorang murid laki laki yang ternyata sebangku Xian du


pengajar Li wenji Menganggukkan kepalanya dan segera pergi dari sana meninggalkan semua murid yang tersisa di sana


sedangkan di sisi lain terlihat Xie Lin yang berjalan menuju ke kantin dengan wajah datarnya


'kenapa semua orang membenci ku?' Gumam Xie Lin dalam hatinya sambil mengepalkan tangannya


"Xie Lin!" Teriak seseorang yang muncul dari belakang Xie Lin secara tiba tiba

__ADS_1


Xie Lin yang tidak memperhatikan terkejut dan segera berbalik melihat seseorang yang mengagetkan dirinya dan ternyata orang itu adalah Li Jiancheng


"ternyata kau." ucap Xie Lin yang dari barwajah terkejut kini kembali datar dan kembali berjalan tanpa menghiraukan seseorang itu


"hei Xie Lin, bisakah kau tersenyum sedikit saja? kau terlihat jelek dengan wajah datar." ucap Li Jiancheng


"terserah aku mau tersenyum atau tidak itu bukan urusan mu." ucap Xie Lin dengan dingin


"kelihatannya kau sedang kesal Xie Lin, ada apa? kau bisa ceritakan padaku masalah mu, aku akan membantu mu." ucap Yin Jihan yang muncul tina tiba di hadapan Xie Lin


Xie Lin menatap wajah Yin Jihan sejenak dan lanjut mengabaikan Yin Jihan dan berjalan terus menerus


"bukan urusan mu." ucap Xie Lin dengan wajah datar dan dingin


Li Jiancheng dan Yin Jihan melihat Xie Lin yang hari ini terlihat begitu pendiam dan dingin menjadi khawatir pada Xie Lin


"kenapa hari ini Xie Lin tiba tiba dingin dan datar begitu?" tanya Yin Jihan pada Li Jiancheng


Li Jiancheng menggeleng gelengkan kepalanya, "aku juga tidak tahu." ucap Li Jiancheng


"sebaiknya kita tanyakan saja pada Xie Lin sendiri, bagaimana?" ucap Yin Jihan


Li Jiancheng menganggukkan kepalanya dan segera berjalan sedikit cepat untuk menyamai kecepatan berjalan Xie Lin


"Xie Lin apa terjadi sesuatu di kelas mu? atau ada seseorang yang menghina atau menindas atau memfitnah mu?" tanya Li Jiancheng pada Xie Lin


Xie Lin berhenti berjalan dan menatap Li Jiancheng yang ada di sampingnya, "bukan urusan mu." ucap Xie Lin lalu berjalan pergi dari sana menuju ke ke kantin


"hari ini Xie Lin sungguh aneh, mungkin ada seseorang yang menyinggung nya di kelas dan membuat Xie Lin dingin dan datar." ucap Yin Jihan


"yang kau katakan ada benarnya." ucap Li Jiancheng sambil melihat panggung Xie Lin dari kejauhan


"sebaiknya kita cari tahu dulu sebelum menyimpulkan." ucap Yin Jihan kemudian pergi ke kelas Xie Lin bersama Li Jiancheng


ohayou


__ADS_1


mampir ke karya temen aku yuk 😄😄


bantu support 💪


__ADS_2