
Cuplikan
kau sudah selesai makan?" ucap pengajar Li wenji pada Xie Lin
"cepat sekali makannya." ucap Liu Duan mu pada Xie Lin
"apa kau sungguh Xie Lin yang kami kenal? apa kau kerasukan sesuatu Xie Lin?" ucap Jing Xiao Leng pada Xie Lin
"aku tidak apa apa, aku hanya merasa sedikit lapar tadi dan menghabiskan makanannya lebih cepat, kalian cepatlah makan aku tunggu kalian." ucap Xie Lin pada ketiga pria tersebut
seketika ketiga pria tersebut berlomba lomba memakan makanan mereka dengan cepat
sedangkan Xie Lin yang melihat mereka yang berlomba lomba untuk segera selesai makan terkekeh dan beralih menatap ke arah lain
......................
setelah beberapa saat ketiga pria tersebut selesai makan dan pergi bersama Xie Lin ke arena pertandingan
mereka bercanda dan tertawa bersama sama dan tak terasa mereka telah sampai di arena pertandingan
Xie Lin pergi ke tempat yang dulu dia tempati dan melihat ke arah para juri yang jauh di depannya
babak kedua dimulai dengan sangat lancar selama beberapa jam dan terakhir Xie Lin yang maju dan berakhir Xie Lin yang menang
"Terima kasih karena kalian telah mau mengikuti pertandingan ini, hari ini kami akan mengumumkan peserta yang lolos ke babak selanjutnya." ucap salah satu juri
juri itu mulai menyebutkan nama masing masing peserta hingga tiba juri tersebut menyebut nama Xie Lin
"Xuan Xie Lin dari Perguruan Yin, Liu Duan mu dan Jing Xiao Leng dari sekte Tian Ao." ucap juri tersebut
Xie Lin tersenyum menyeringai dan menatap beberapa peserta yang berhasil lolos
terlihat beberapa peserta itu seperti sedang mengkritik beberapa peserta yang lolos dan termasuk Xie Lin
"bagaimana bisa murid sampah sepertinya bisa lolos? pasti dia menyuap para juri untuk meloloskannya." ucap peserta itu
"tapi aku rasa murid itu memang pantas untuk lolos karena dia berhasil mengalahkan Liu Duan mu yang terkenal sangat kejam dan hebat itu." ucap peserta yang satunya lagi
Xie Lin mengabaikan perkataan mereka dan berbincang bersama ketiga pria yang ada di sampingnya
__ADS_1
Xie Lin yang sedang berbincang dengan ketiga pria tersebut tidak menyadari ada seseorang yang sedang menatapnya dari kejauhan dengan tatapan jahat
"Xie Lin, karena kita bertiga lolos bagaimana kalau kita berangkat bersama menuju kerajaan Yang?" ucap Liu Duan mu pada Xie Lin
"boleh juga, apa pengajar Li setuju?" ucap Xie Lin pada pengajar Li wenji
pengajar Li wenji tidak memperhatikan Xie Lin Dan hanya Menganggukkan kepalanya secara perlahan
Xie Lin yang melihat pengajar Li wenji tidak memperhatikannya segera menegur pengajar Li wenji
"pengajar Li, apa yang sedang kau perhatikan?" ucap Xie Lin pada pengajar Li wenji
pengajar Li wenji mengalihkan perhatiannya dan menatap Xie Lin seraya membuat pelindung suara agar tidak ada yang "hm…perhatikan orang yang ada di bawah arena pertandingan itu, gerak geriknya sangat aneh ditambah dia terus menatapmu sadari tadi." bisik pengajar Li wenji pada Xie Lin yang dapat didengar oleh Jing Xiao Leng dan Liu Duan mu
setelah mendengar perkataan dari pengajar Li wenji Xie Lin segera mengarahkan penglihatannya pada orang yang pengajar Li wenji tunjukkan padanya
benar saja orang itu menatap Xie Lin dengan penuh amarah yang mendalam dan tatapan yang membunuh
sedangkan Jing Xiao Leng dan Liu Duan mu yang juga melihat orang itu terkejut dan segera mengalihkan perhatiannya pada Xie Lin
"Xie Lin, dia adalah kepala sekte kami." ucap Liu Duan mu dan Jing Xiao Leng secara bersamaan pada Xie Lin
"apa?! kepala sekte kalian? bagaimana bisa? dia jelas terlihat sangat muda dan sepertinya dia seumuran dengan kalian." ucap Xie Lin pada Liu Duan mu dan Jing Xiao Leng
"dan tidak ada yang tahu jika orang yang membunuh Kepala sekte yang lama adalah dia kecuali kami berdua, juga dia itu sangat kejam, seringkali dia membunuh salah satu murid perempuannya dan meminum darahnya." ucap Liu Duan mu pada Xie Lin
"begitu menyeramkan kah?" ucap Xie Lin oada kedua pria tersebut dengan sedikit tidak percaya
sedangkan pengajar Li wenji yang mendegar cerita tersebut langsung gemetaran seraya mengalihkan perhatiannya ke orang yang menatap Xie Lin sadari tadi
"meski kau tidak percaya tapi tuan Li percaya, lihat saja dia yang gemetaran itu." ucap Jing Xiao Leng pada Xie Lin sambil menunjuk ke arah pengajar Li wenji yang gemetaran
"ugh…" Xie Lin manatap pengajar Li wenji dengan penuh tatapan aneh dan segera beralih menatap orang yang terus menatapnya
Xie Lin tak henti hentinya menatap seseorang itu dengan waspada sedangkan seseorang yang terus ditatap itu menyeringai dan pergi dari sana
sedangkan Jing Xiao Leng dan Liu Duan mu serta pengajar Li wenji yang melihat Xie Lin sedang mengawasi seseorang tidak bergerak sedikitpun
mereka yang berada di samping Xie Lin Yang sedang fokus mengawasi seseorang merasa barada di ujung kematian
__ADS_1
"kenapa rasanya tiba tiba dingin di sini?" ucap seorang peserta yang ada di belakang Liu Duan mu sambil menggigil
Liu Duan mu mendengar suara dari peserta itu dan segera berbalik melihat peserta tersebut
"jika kau tidak ingin mati maka berhenti berbicara dan diam." bisik Liu Duan mu pada peserta itu dengan tatapan membunuh
peserta itu terkejut dan langsung terdiam di tempat dan tidak berbicara sepatah katapun
setelah beberapa menit berlalu para peserta diperbolehkan untuk bubar
Xie Lin yang telah berada jauh di arena pertandingan tiba tiba berhenti dan melihat ke arah belakangnya
"sepertinya wda seseorang yang sedang mengikutiku." ucap Xie Lin dengan ragu ragu
'kebetulan sekarang aku sedang jalan sendiri, pasti benar ada yang sedang mengikutiku, aku harus waspada.'Gumam Xie Lin dalam hatinya kemudian berjalan lebih cepat
setelah berjalan dengan sangat cepat Xie Lin sampai di depan pintu kamarnya
kriekkk....
suara pintu di buka
Xie Lin membuka pintunya secara perlahan dan langsung masuk ke dalam kamarnya dan mengunci pintunya rapat rapat
Xie Lin segera berbalik dan menatap ke arah luar jendela secara diam diam dan melihat seseorang yang telah mengikutinya
dan benar saja seseorang yang telah mengikutinya ternyata adalah Kepala sekte muda yang Liu Duan mu dan Jing Xiao Leng bicarakan padanya
"untuk apa Kepala sekte itu mengikuti ku sampai kemari?" bisik Xie Lin pada dirinya sendiri sambil melihat Kepala sekte muda itu yang berjalan bolak balik
sedangkan di dunia atas terlihat ayah dan ibu Xie Lin serta sang kakak tengah memperhatikan Xie Lin
"sepertinya laki laki itu ada niat yang tidak baik pada adik Xie Lin." ucap Bai Xue Hua pada Ding xia Ling dan Bai Qing Liang
"aku setuju padamu nak, sepertinya kita harus mengirim pertolongan untuk Xie Lin." ucap Ding xia Ling pada Bai Qing Liang
"baiklah, Hua kau turunlah ke dunia bawah dan lindungi adikmu secara diam diam, jangan sampai Xie Lin mengetahuinya." ucap Bai Qing Liang pada Bai Xue Hua
Bai Xue Hua menganggukkan kepalanya dan segera bergerak ke dunia bawah
__ADS_1
see you
mampir ke karya aku yang lainnya yuk judulnya "time travel the secret agent"