
Cuplikan
pengajar Li wenji yang melihat kedua pemuda tersebut yang naik dengan wajah kecewa karena Xie Lin tidak ada menghela napas pasrah dan makan sendirian
sedangkan orang yang dipikirkan kini tertidur pulas dan memasuki alam mimpi yang sangat aneh
didalam mimpi tersebut terlihat Xie Lin yang telah dewasa sekitar umur delapan belas tahun dengan sengaja ditusuk oleh sang pelayan dari belakangnya
hal tersebut membuat Xie Lin terbangun secara tiba tiba di tengah malam yang begitu dingin
karena tidak bisa tidur Xie Lin bangun dan keluar dari kamarnya dan jalan jalan di depan penginapan sambil menatap bulan
...----------------...
dimalam yang sunyi
angin malam berhembus dan menerpa pohon pohon dan bunga bunga
rembulan bersinar menyinari setiap sudut bumi dengan cahayanya yang indah
di suatu tempat di sebuah kerajaan yaitu kerajaan Yin tepatnya perguruan Yingzhou terlihat saudara saudara Xie Lin telah tertidur di kamarnya masing masing dengan rasa lelah
[perguruan yin aku ubah jadi perguruan Yingzhou ya]
Xuan Yuan Yao yang tengah sibuk mengurusi rencananya untuk membunuh Xie Lin Dan Xuan Yuan Yin yang juga mencari rencana yang cukup bagus untuk membunuh Xie Lin
dan ditempat lain terlihat Xie Lin yang tidak bisa tertidur sedang berjalan jalan di halaman penginapan Ryuji
Xie Lin terkena hembusan angin malam yang sejuk dan disinari oleh sinar rembulan malam membuat suasana di sana menjadi indah
Xie Lin menatap ke arah rembulan malam dengan mata merah yang sangat indah
"cahaya bulan sangat indah dan memukau banyak orang, hah… andaikan saja aku bisa ke sana." ucap Xie Lin oada dirinya sendiri
Xie Lin yang tengah menikmati cahaya bulan tidak menyadari jika seseo tengah memperhatikannya dari atas penginapan Ryuji
seseorang itu tersenyum dan melihat Xie Lin dengan penuh makna
"akhirnya aku menemukanmu gadis kecilku." ucap seseorang itu dengan senyuman diwajahnya
Xie Lin terbawa suasana dan menari di bawah sinar bulan tanpa sebuah musik yang mengiringi tariannya
seseorang yang memperhatikan Xie Lin terpukau dan tersenyum melihat Xie Lin yang menari
__ADS_1
Xie Lin yang tiba tiba menyadari ada seseorang yang sedang memperhatikannya segera berhenti menari dan melihat kesana kemari
"sepertinya ada seseorang yang sedang memperhatikan ku…" ucap Xie Lin sambil melihat kekanan dan kekiri
seseorang itu yang merasa telah disadari keberadaannya segera pergi dari sana dengan cepat tanpa meninggalkan jejak sedikit pun
Xie Lin berhenti melihat kesana kemari dan kembali masuk ke penginapan dan naik ke kamarnya lalu tidur sampai pagi datang
pengajar Li wenji turun ke lantai satu dan belum melihat salah satu rombongannya lalu naik kembali dan membuka pintu kamar masing masing rombongannya
didalam setia kamar terlihat masing masing rombongannya yang msi tertidur di atas tempat tidur
pengajar Li wenji menjadi kesal dan segera membangunkan semuanya bergantian
Xie Lin, Jing Xiao Leng, dan Liu Duan mu yang dibangunkan secara paksa bingung dan melihat pengajar Li wenji dengan mata setengah terbuka
"hoam…ada apa pengajar Li membangunkan ku pagi pagi begini…" ucap Xie Lin sambil menguap
"Tuan Li, apa terjadi sesuatu yang sangat buruk hingga kau membangunkan kami semua? hoam…" ucap Jing Xiao Leng pada pengajar Li wenji
pengajar Li wenji menggeleng gelengkan kepalanya melihat ketiga rombongannya yang masih dalam keadaan tertidur tapi bisa berbicara
"haih…sebaiknya kalian pergi mandi dan bersihkan diri kalian kemudian turun ke lantai bawah." ucap pengajar Li wenji pada ketiga orang itu
di lantai bawah terlihat pengajar Li wenji yang sedang menunggu mereka bertiga dengan banyak hidangan di hadapan pengajar Li wenji
"sini cepat, sebelum makanannya dingin." ucap pengajar Li wenji kepada ketiga orang tersebut
ketiganya turun dengan malas dan makan dengan sangat lambat bagaikan kura kura
pengajar Li wenji melihat mereka yang makan dengan sangat lambat jadi bingung dan menggaruk kepalanya
"sebenar kalian ini kenapa? seperti tidak ingin melakukan sesuatu dan hanya ingin berbaring dan tidur terus." ucap pengajar Li wenji kepada ketiganya
"kami tidak bisa tidur dengan nyenyak kemarin malam." ucap ketiganya secara bersamaan sambil menatap pengajar Li wenji
pengajar Li wenji memiringkan kepalanya tanda tidak mengerti dengan apa yang mereka katakan
"sudah, kalau kalian sudah kenyang kita akan berangkat sekarang ke Perguruan Cang Qi." ucap pengajar Li wenji pada ketiganya
ketiganya berhenti makan dan berjalan ke luar penginapan dengan loyoh
mereka menunggangi hewan kontrak mereka masing masing dan menunggu pengajar Li wenji yang sedang membayar makanan yang mereka makan
__ADS_1
pengajar Li wenji kemudian berjalan keluar dari penginapan Ryuji dan menunggangi hewan kontraknya lalu jalan ke arah Perguruan Cang Qi bersama dengan Xie Lin, Jing Xiao Leng, dan Liu Duan mu
setelah beberapa menit menempuh perjalanan akhirnya mereka tiba di gerbang masuk Perguruan Cang Qi
di depan gerbang terlihat dua murid yang sedang berjaga dengan sangat ketak
pengajar Li wenji maju dan meminta mereka berdua untuk membiarkan mereka masuk sambil memperlihatkan tanda pengenalnya
kedua murid itu pun membukakan pengajar Li wenji dan yang lainnya pintu dan membiarkan mereka masuk
Xie Lin masuk dengan ekspresi dingin dan wajah datar membuat kedua murid yang berjaga itu sedikit ketakutan saat melihat Xie Lin
sedangkan Jing Xiao Leng dan Liu Duan mu yang terlihat biasa biasa saja tersenyum melihat kedua murid yang berjaga itu dan alhasil membuat kedua murid itu semakin ketakutan
Jing Xiao Leng dan Liu Duan mu terkekeh dalam hati mereka melihat kedua murid yang sedang berjaga itu ketakutan melihat mereka
Xie Lin mengabaikan kedua laki laki di belakangnya dan fokus melihat pemandangan yang ada di dalam Perguruan Cang Qi
"sepertinya Perguruan Cang Qi bukanlah Perguruan yang begitu mengerikan." ucap Xie Lin pada pengajar Li wenji sambil melihat lihat
"mau belum melihat sisi semua murid Pergurua Cang Qi ini." ucap pengajar Li wenji dengan tatapan serius
Xie Lin penasaran dengan Perguruan Cang Qi dan akhirnya turun dari atas Xiao Ba dan berjalan jalan sendirian
pengajar Li wenji yang tidak menyadari Xie Lin pergi tetap berjalan menuju ke tempat pemimpin Perguruan Cang Qi
sedangkan Jing Xiao Leng dan Liu Duan mu yang melihat Xie Lin pergi tidak menghentikannya dan terus berjalan bersama pengajar Li wenji
seperti biasa Xie Lin berjalan jalan sambil memainkan serulingnya dengan nada yang merdu dan enak didengar
para murid yang ada di sana berhenti pada kegiatan mereka dan menatap Xie Lin yang sedang memainkan serulingnya
tanpa diduga seorang pria mendekati Xie Lin dari. samping dan menanyakan nama Xie Lin
Xie Lin yang yang sedang tidak mood langsung memberitahukan namanya kemudian pergi dari sana dan menuju ke tempat lain
"disini biasa biasa saja dan tidak ada yang menakutkan atau mengerikan ataupun murid murid yang kejam."ucap Xie Lin pada dirinya sendiri
Xie Lin berjalan menyusuri jalanan hingga tak terduga Xie Lin tiba di sebuah sungai kecil yang ada di perguruan Cang Qi
"sepertinya sungai ini memiliki penghalang, tapi untuk apa sungai ini diberikan penghalang?" ucap Xie Lin dengan penasaran
Xie Lin mencoba untuk memasuki area sungai tersebut akan tetapi tidak berhasil dan malahan tertangkap basah Xie Lin yang ada di dekat sungai tersebut
__ADS_1
see you