
Cuplikan
"dan lagi aku akan ikut denganmu menyaksikan Penobatanmu." ucap Xie Lin pada Zhuo Zhang yang masih menutup matanya
"hah? kau akan ikut denganku saat penobatan nanti?" ucap Zhuo Zhang yang langsung membuka matanya
Xie Lin menganggukkan kepalanya sedangkan Zhuo Zhang yang melihat Xie Lin menganggukkan kepalanya seketika senang dan langsung mandi dan ganti baju dalam sekejap mata
sedangkan Xie Lin yang melihat perubahan Zhuo Zhang yang begitu singkat dan cepat menganga tak percaya
"baiklah, kita pergi pamit pada kakek dan nenek dulu." ucap Xie Lin pada Zhuo Zhang
akhirnya keduanya keluar kamar dan menuju ke ruang keluarga bersama untuk pamit pada keduanya
...****************...
disana terlihat ding Liu Xing dan Gao meng Ji'a yang sedang duduk dan asik berbicara
"kakek nenek." ucap Xie Lin seraya masuk ke dalam ruang keluarga
"ada apa nak?" ucap Gao meng Ji'a pada Xie Lin
"aku ingin pamit pulang ke istana Zhuo Zhang." ucap Xie Lin pada Gao meng Ji'a
"eh? kenapa? apa kau merasa tidak nyaman tinggal disini?" ucap Gao meng Ji'a pada Xie Lin
"bukan itu nek, kan Zhuo Zhang kini menjadi dewa para iblis dan kami ingin pulang dan mempersiapkan acara penobatannya, nanti gege Cheng yang akan mengantar kalian ke istana Zhang." ucap Xie Lin pada Gao meng Ji'a
"hm…baiklah, hati hati dijalan." ucap Gao meng Ji'a dengan sedih kepada Xie Lin
Xie Lin tersenyum kecil kemudian berjalan keluar dari ruang keluarga
"kami pergi dulu ya nek." ucap Xie Lin seraya menghilang dari sana bersama dengan Zhuo Zhang
__ADS_1
sesaat kemudian mereka berdua tiba di depan istana Zhuo Zhang
disana terlihat Xie Lin Dan Zhuo Zhang yang telah memasuki ruangan bersama
terlihat banyak Menteri yang telah menunggu kepulangan Zhuo Zhang
"siapa wanita yang ada di samping yang mulia kaisar." bisik salah seorang Menteri pada masing masing Menteri
"aku juga tidak tahu." bisik Menteri lainnya sambil melihat Zhuo Zhang dan Xie Lin
sedangkan Xie Lin Dan Zhuo Zhang yang mendengar bisikan bisikan dari Menteri Menteri tersenyum dan tetap berjalan menuju ke singgahsananya
sesampainya Zhuo Zhang dan Xie Lin langsung duduk di singgahsananya dan melihat para Menteri
"beri hormat pada yang mulia kaisar yang Agung!" teriak kasim yang ada di samping Zhuo Zhang
seketika semua Menteri membungkuk dan memberi salam pada Zhuo Zhang
"berikan hormat kalian juga pada ratuku, Xie Lin." ucap Zhuo Zhang pada seluruh Menteri
"yang mulia, apa hak wanita murahan itu sehingga dia berhak menjadi ratumu? apa bagusnya dia dibanding denganku?" ucap mo Feng Ling
"kau ingin tahu kenapa aku memilih Xie Lin menjadi ratuku? itu karena aku mencintainya dan kami saling mencintai." ucap Zhuo Zhang pada mo Feng Ling
"apa? atas dasar apa hanya karena dia mencintaiku dan kau mencintainya, kau rela menjadikannya ratumu? dia itu hanyalah rakyat biasa yang entah tidak memiliki status dan derajat." ucap mo Feng Ling yang terus menghina Xie Lin di hadapan Zhuo Zhang
"bukan hanya karena aku mencintainya, tapi karena aku membantunya naik tingkat menjadi dewa dari seluruh iblis dan monster, juga aku merupakan ketua Pembunuh bayaran red lotus." ucap Xie Lin dengan mendominasi
mendengar kata red lotus seketika semua orang yang ada disana termasuk mo Feng Ling terkejut dan tak berbicara sepatah katapun
"apa apaan! apa kau punya bukti bahwa kau ketua pembunuh bayaran red lotus?" ucap mo Feng Ling yang tidak mau kalah dengan Xie Lin
Xie Lin menghela napas pasrah dan memanggil Xiao ba, Oliver, Shiro, black, dan red ke sana
__ADS_1
semua orang yang melihat kaki tangan Xie Lin yang tiba tiba ada disana terkejut dan berakhir berkeringat dingin dan memalingkan penglihatan mereka
"apa sekarang kau percaya? nona mo Feng Ling?" ucap Xie Lin dengan melantunkan nama mo Feng Ling
mo Feng Ling sungguh tak percaya dengan apa yang dilihatnya
"i-ini tidak mungkin…kau tidak mungkin ketua pembunuh bayaran red lotus…" ucap mo Feng Ling pada Xie Lin
"perdana menteri mo, silahkan bawa putrimu pulang dan rawat dia baik baik." ucap Zhuo Zhang pada perdana menteri mo
perdana menteri dengan sikat langsung menarik putrinya pulang dan memberinya pelajaran yang akan dia ingat seumur hidupnya
"baiklah, silahkan lanjutkan acaranya." ucap Zhuo Zhang dan akhrinya acara tersebut dimulai dan dirayakan dengan sangat meriah
"akhirnya kau menjadi dewa pada iblis dan Monster." ucap Xie Lin pada Zhuo Zhang
"itu semua berkat dirimu, jika bukan dirimu yang membantuku mungkin aku tidak akan sampai di tingkat ini." ucap Zhuo Zhang pada Xie Lin
Xie Lin tersenyum dan pergi dari sana dan keluar menghirup udara segar dan disusul oleh Zhuo Zhang yang di belakang
"sepertinya rencana pembalasan dendamku akan aku majukan." ucap Xie Lin pada Zhuo Zhang
"lupakan tentang balas dendam, kita tunangan dulu baru bahas itu lagi." ucap Zhuo Zhang pada Xie Lin sambil merangkul Xie Lin
"tidak tidak tidak, aku ingin menyelesaikan semua masalahku dulu baru bertunangan denganmu." ucap Xie Lin pada Zhuo Zhang
Zhuo Zhang menghela napas pasrah dan mengikuti kemauan Xie Lin
setelahnya mereka pergi kembali ke ruangan tersebut dan melanjutkan acaranya
tak berselang lama larut malam telah tiba dan semua Perdana menteri dan tamu tamu yang lainnya telah pulang ke rumah masing masing
dan Xie Lin yang kini pulang dan mandi kemudian tidur sedangkan Zhuo Zhang yang langsung pergi ke ruang kerjanya dan mengerjakan dokumen dokumennya
__ADS_1
see you