Avenge The Princess

Avenge The Princess
Akademi Kerajaan yin


__ADS_3

xie kin dan rombongannya masuk ke ruang vip di restorannya dan memesan berbagai macam makanan yang ada disana


"adik Xie lin, aku tidak menyanka kau pemilik restoran ini! kau sangat hebat!"puji pangeran ke tiga sambil memakan steak


"haha! siapa dulu! nah, kalian makanlah sampai kenyang! aku yang traktir!" ucap Xie lin


"hah? trak... apa? apa yang kau katakan tadi? aku tidak mengerti?" bingung putra mahkota sebab dia baru pertama kali mendengar kata traktir


"traktir! traktir itu semacam membayarkan makanan orang!" ucap Xie lin yang berusaha menjelaskannya walaupun dia juga tidak tahu


"oh! seperti aku yang membelikan adik yi permen!?" ucap pangeran ke dua


"yah, semacam itulah! cepat makan, nanti kita terlambat!" ucap Xie lin


mereka pun melanjutkan sarapan mereka dan setelah selesai makan mereka melanjutkan perjalanan mereka menuju akademi Kerajaan yin


mereka lebih memilih belajar di Akademi Kerajaan yin karena Kerajaan yin mengundang mereka secara istimewa dan mereka mau tak mau harus pergi, hal itu juga berkaitan dengan kaisar Xuan yang ingin menjalin hubungan baik dengan Kerajaan tetangga


waktu yang dibutuhkan untuk sampai di kerajaan yin sekitar satu dua hari karena cukup dekat


Xie lin yang terus menerus duduk di kereta merasa kesakitan dan terus mual mual dan muntah karena kereta yang selalu bergoyang dan Xie lin memang tidak terbiasa naik kereta jadi yah begitu akibatnya


"ugh! kapan kita sampai! aku sudah tidak kuat lagi!" ucap Xie lin dengan lemas


"adik Xie lin, bertahanlah sebentar lagi! kita akan segera sampai!" ucap putri ke-tiga


Xie lin hanya mengangguk kecil dan melihat keluar jendela


setelah beberapa saat mereka akhirnya tiba di kerajaan yin dan disana sudah ada orang yang menunggu mereka


"akhirnya kita sampai juga! lain kali aku akan menunggangi xiao ba saja daripada menggunakan kereta saat kita pulang nantinya!" ucap Xie lin sambil meregangkan tubuhnya yang sudah kaku


"selamat datang kembali para pengeran dan putri kerajaan xuan!" ucap seorang lelaki sambil mempersilahkan mereka masuk


"ayo masuk, kepala akademi sudah menggu kalian di area pendaftaran!" ucap lelaki itu sambil menuntun mereka ke area pendaftaran


setelah beberapa menit mereka sampai di area pendaftaran dan melihat begitu banyak orang yang mendaftarkan dirinya di akademi


"Kepala akademi ada disana! silahkan para pangeran dan putri kesana!" ucap lelaki itu. sambil menunjuk ke arah seorang lelaki tua


"wah! ternyata sudah banyak yang mengantri!" ucap putri ke lima


"permisi Kepala akademi!" ucap Putra Mahkota


"ah! ternyata Putra mahkota Xuan! membuatku kaget saja" ucap kepala akademi


"apa ada yang bisa saya bantu Putra Mahkota xuan?" tanya Kepala akademi


"aku punya satu adik lagi yang mau mendaftar di akademi ini! jadi bisakah dia ikut dalam pendaftaran? namanya Xie lin!"ucap Putra Mahkota


seketika saja semua orang yang ada disana berbalik dan melihat ke arah rombongan Putra Mahkota


" putra mahkota Xuan mau mendaftarkan putri tak berguna itu di akademi ini!? apa aku sedang bermimpi?!"ucap seorang wanita yang kelihatan cukup tua


"apa Putra mahkota Xuan bercanda!? tidak mungkin kan sampah itu didaftarkan di sini!? coba pikir bagaimana nasib akademi kita nanti jika sampah itu mendaftar!" ucap seorang laki-laki


"iya bener bener!" ucap perempuan itu yang membenarkan ucap sang laki-laki


sedangkan Kepala akademi sepertinya sedang memikirkan sesuatu


"Xie lin!? em... Putra mahkota tidak perlu khawatir! dia memang tidak bisa berkultivasi tapi saya akan menerimanya di akademi saya!" ucap Kepala akademi dengan senyuman ringan


'Putra mahkota ini sungguh perhatian pada adiknya! dia sama sekali tidak peduli adiknya bisa berkultivasi atau tidak dan langsung mendaftarkannya di akademi Kerajaan! dia seorang kakak yang perhatian!' batin Kepala akademi


"Baik! putri Xie lin tidak perlu mendaftar lagi! dia sudah diterima di akademi! dia hanya tinggal melakukan tes untuk memilih kelas apa yang cocok untuknya" ucap Kepala akademi


"kalau begitu kami sangat berterima kasih pada Kepala akademi karena telah menerima adik kami!" ucap para pangeran dan putri sambil memberi hormat


sang Kepala akademi merasa tersanjung dan mengajak mereka ke tempat masing masing


"besok baru akan dilakukan tes untuk para murid yang baru masuk! tes tersebut dilakukan untuk pemilihan kelas yang tepat untuk murid murid baru!" ucap Kepala akademi


disaat yang sama seseorang tiba tiba datang dari belakang dan membuat rombongan Xie lin dan Kepala akademi terkejut


"Kepala akademi, ternyata anda disini! saya sudah mencari anda dimana mana tapi tidak ketemu! tak disangka anda ada disini!" ucap seseorang itu


Kepala akademi menoleh ke belakang dan melihat seseorang itu


"ternyata wakil kepala akademi! kau membuat kami terkejut saja! " ucap Kepala akademi pada seseorang itu yang tidak lain adalah wakil kepala akademi


"maafkan aku! aku mencarimu hanya ingin menanyakan sesuatu padamu! ngomong ngomong siapa nona itu!?" tanya Wakil kepala akademi


"ah, perkenalkan dia adalah putri keempat kaisar xuan dari Kerajaan xuan!"ucap Kepala akademi sembari memperkenalkan Xie lin


" oh, ternyata putri ke empat ya!"bisik wakil kepala akademi sambil tersenyum aneh tanpa dilihat oleh yang lainnya kecuali Xie lin yang masih bisa melihat senyum anehnya itu


"memangnya kenapa kau mencari ku!" ucap Kepala akademi


"tidak ada apa apa! aku hanya mencarimu untuk membicarakan tentang masalah tes pemilihan kelas untuk murid murid baru!"ucap Wakil kepala akademi


"ternyata masalah itu! tenang saja aku sudah membicarakannya dengan tetua yang lain!"ucap Kepala akademi


"ternyata sudah kalian diskusikan rupanya! kalau begitu aku kembali dulu!" Ucap wakil kepala akademi


Wakil kepala akademi kemudian pergi dan tak lama disusul oleh kepala akademi


"karena aku sudah menunjukkan tempat kalian maka aku pergi dulu! sampai jumpa di tempat tes besok Putri keempat!" ucap kepala akademi lalu pergi


"adik Xie lin! kau harus beristirahat, besok kau akan di tes!" ucap putri ke tiga


"baik, kalau begitu aku masuk dulu ya! sampai jumpa besok gegeku dan jiejie ku serta meimei yi ku!" ucap Xie lin lalu masuk


para pangeran dan para putri kemudian kembali ke tempat masing masing dan beristirahat


Xie lin disaat ini berada di dalam kalung Dimensinya bersama dengan kelima hewan kontraknya


"nona! aku sangat merindukanmu!" ucap Xiao ba dengan sikap manjanya


"bisakah kau berhenti bersikap begitu manja hah!" ucap sirius yang muak dengan sikap Xiao ba yang manja


"tidak bisa berhenti dan tidak akan bisa, selamanya!"ucap Xiao ba


sirius menjadi marah dan memilih pergi dari sana dan ke tempat nya lalu tidur lagi

__ADS_1


"ada apa nona tiba tiba masuk ke kalung dimensi?"tanya red


"aku butuh bantuan kalian untuk melakukan sesuatu!" ucap Xie lin


"nona butuh bantuan kami untuk melakukan apa?"tanya dark


"tadi aku melihat ada sesuatu yang aneh dari Wakil kepala akademi! jadi aku butuh bantuan kalian untuk mencari tahu informasi tentang Wakil Kepala akademi!" ucap Xie lin pada hewan hewan kontraknya


"ternyata seperti itu, baik! nona tenang saja!serahkan saja tugas ini pada kami!" ucap, Xiao ba dengan semangat


"baiklah, Terima kasih semuanya!" ucap Xie lin


"oh iya! bagaimana cara menyembunyikan tingkat kultivasi?" tanya Xie lin


"caranya sangat mudah! tapi tuan juga bisa menyembunyikan tingkat kultivasi tuan kapan saja menggunakan kalung dimensi! caranya cukup mudah! teteskan tiga tetes darah tuan!" ucap Shiro


"oh kalau begitu, Terima kasih! aku keluar dulu ya! sampai jumpa!" ucap Xie lin lalu keluar dari kalung dimensi


"kenapa tuan ingin menyembunyikan tingkat kultivasi nya!?" tanya red


"kau tidak tahu, diluar sana banyak yang mengincar tuan dan ingin membunuhnya! dan tuan menyembunyikan tingkat kultivasi nya itu karena tuan ingin memancing semua musuhnya keluar dari sarangnya agar tuan bisa menghabisi semuanya sekaligus!"jelas Xiao ba pada red


keempat hewan kontrak lainnya mengangguk tanda mengerti


dan saat ini didunia luar sedang terjadi keributan tepar di luar penginapan yang Xie lin tinggali untuk sementara


"dasar sampah!!! keluar kau, " teriak seorang perempuan


"beraninya sampah sepertimu belajar di Akademi Kerajaan!" ucap seorang laki-laki


"dasar tidak tahu malu! sampah yg tidak berguna!"ucap seorang gadis yang terbilang muda


Xie lin yang ada didalam hanya diam dan santai santai saja dan mengabaikan orang orang yang ada di luar


sedangkan Putra Mahkota dan yang lainnya sudah kehilangan kesabaran dan keluar dan berniat mengusir mereka


seorang gadis mulai melempari penginapan dengan telur busuk


"hei j*l*ng! keluar kau! kami tahu kau ada didalam!" ucap gadis itu lagi lalu melemparkan sebuah telur busuk


dan benar saja telur busuk itu tepat mengenai Kepala Putra Mahkota


"beraninya kalian! siapa yang menyuruh kalian melakukannya! katakan sekarang juga sebelum aku menghukum kalian semua!"ucap Putra Mahkota yang sudah marah


gadis yang melempar telur busuk itu menjadi takut dan mulai gemetaran sebab dia tidak tahu kalau lemparan nya akan mengenai Putra Mahkota


Xie lin yang mendengar suara gedenya yang seperti sedang marah bsegera keluar dan melihat apa yang sudah terjadi pada gegenya


Xie lin berlarian turun ke bawah dan keluar dari penginapan dan melihat Kepala gegenya yang dipengaruhi telur busuk


"prrrt!!! gege, apa yang terjadi dengan Kepala mu!?"ucap Xie lin yang pura-pura bertanya sambil menahan tawa


"hmp! lihatlah kerumunan orang yang menghinamu ini! mereka melempari ku telur busuk! cepat usir mereka dari sini!" ucap Putra Mahkota dengan kesal


Xie lin menurutinya dan mencoba mengusir semuanya tapi tidak berhasil dan malah di doorong sampai terjatuh


bruk!!


"memangnya kenapa kalau kami mendorongmu! heh! sampah tetaplah sampah, sampai kapan pun tidak akan berubah!"ucap laki laki yang ternyata orang yang mendorong Xie lin tadi


"sampah!!!? kalian bilang aku sampah?!"ucap Xie lin yang mulai berdiri dan mengeluarkan Aura membunuhnya


semua orang yang ada disekitarnya juga merasakannya serta orang orang yang ada dalam penginapan juga ikut keluar karena merasakan Aura membunuh Xie lin yang sangat pekat


orang yang tidak bisa menahan Aura Xie lin langusng pingsan dan yang berhasil menahan Aura Xie lin hanyalah orang orang yang memiliki tingkat kultivasi yang cukup tinggi


kerumunan orang yang merasakan Aura membunuh Xie lin membuat mereka gemetaran dan ketakutan dan ada juga beberapa orang yang berlarian koncar kancir karena Aura Xie lin yang menakutkan


"sa-sampah sepertimu... bagaimana bisa... bisa memiliki kekuatan yang sangat kuat!?" ucap gadis yang menghina Xie lin tadi


"karena kau tidak percaya dengan kemampuan ku maka akan ku tunjukkan padamu bagaimana kekuatan seorang sampah yang sebenarnya!" ucap Xie lin dengan mata merah darah yang bersinar dan tatapan tajam bagaikan pisau tajam yang haus darah


Xie lin mulai melangkah maju ke hadapan gadis yang menghinanya dengan tatapan mata yang tajam dan Aura membunuh yang menakutkan


"ka-kau mau apa hah!?? jangan mendekat atau aku akan membunuhmu!" ucap gadis itu dengan gemetar ketakutan


"membunuh ku!? kalau begitu coba saja jika kau mampu!" ucap Xie lin dengan senyuman jahat nan menakutkan


"heh! sampah! jangan salahkan aku jika aku membunuh mu hari ini!" ucap gadis itu lalu mulai maju dan menyerang Xie lin dengan kekuatan spiritual


'pisau angin' ucap gadis itu dan muncul beberapa pisau yang terbuat dari angin


Xie lin menghindari serangan dari gadis itu dengan mudah dan mulai menyerang balik


"apa hanya itu kemampuan mu?! heh! akan ku perlihatkan pisau angin yang sebenarnya!" ucap Xie lin


'pisau angin' ucap Xie lin dan tiba tiba saja muncul ratusan pisau angin di hadapan Xie lin dengan ujung yang tajam


'apa!!! bagaimana sampah ini bisa mempelajari jurus pisau angin dengan cepat!?"batin gadis itu dengan terkejut


semua orang yang menyaksikan adegan tersebut juga ikutn kaget karena bagaimana baisa seorang sampah bisa menggunakan kekuatan spiritual


"heh! serang!" ucap Xie lin dengan senyuman jahatnya sambil menunjuk ke arah gadis itu


dan secara otomatis semua piaau angin mulai menyerang gadis itu


Xie lin berkali kali menyerang sang gadis dengan serangan yang sama yaitu jurus pisau angin secara bertubi-tubi


"Argh!!" teriak gadis itu dengan kesakitan


"hentikan!" teriak sangat gadis yang mulai memohon pada Xie lin


semua orang yang ada di sekitarnya hanya diam mematung melihat adegan penyiksaan yang Xie lin lakukan pada gadis itu


"sangat kejam! aku kira dia sampah tapi tak disangka dia malah kebalikannya!" bisik seorang laki, laki dari lantai dua yang di penginapan


"su-sudah cukup... hentikan! aku sudah... tidak Sanggup... lagi!" ucap sang gadis lalu pingsan


kini tubuh gadis itu penuh dengan luka goresan yang diakibatkan oleh jurus pisau angin Xie lin


Xie lin tersenyum puas dan berbalik arah dan berjalan menuju penginapan nya


"hmp! lain kali cari tahu dulu orang seperti apa yang kau lawan!" Ucap Xie lin lalu melanjutkan perjalanan nya menuju penginapan

__ADS_1


Putra mahkota dan yang lainnya hanya melihat kepergian Xie lin dari tempat kejadian dengan sikap yang sama yaitu mematung dan tidak percaya dengan apa yang meraka lihat barusan


"aku tidak menyangka adik Xie lin sangat kuat!" ucap pangeran ke empat


Putra mahkota dan yang lainnya kembali ke kamar masing-masing dan beristirahat


Putra mahkota yang mandi dan membersihkan telur busuk yang tersisa di tubuhnya, para pangeran lainnya yang sedang istirahat di tempat tidur mereka dan para putri yang sedang mandi dan mengganti baju dengan yang baru dan tidur


sedangkan Xie lin saat ini masih melamun dan memikirkan tentang surat yang ibunya tulis mengenai ayah kandung nya yang sebenarnya dan ibunya yang masih hidup


"aku harus menemukan ayah secepatnya!" ucap Xie lin dengan penuh tekad


brak!!!


"sudahku putuskan! aku akan berlatih dan menjadi kuat supaya vakum akisa bertemu dengan ibu dan mencari ayah!"ucap Xie lin dengan semangat


setelah membulatkan tekadnya Xie lin pergi mandi seperti bisa dan tidur lebih awal


pagi hari


🌼🌼🌼


'cuit! cuit! cuit' suara kicauan burung di pagi hari sungguh membuat hati senang kecuali satu orang yang tidak lain adalah Xie lin


Xie lin bangun dari tempat tidurnya dengan expresi marah dan ngantuk yang bercampur


"Hoam... ini masih pagi buta dan burung burung itu malah mengacaukan mimpi indahku! benar benar sial!" ucap Xie lin sambil berjalan menuju kamar mandi dan mandi


setelah Xie lin mandi seperti biasa dia memakai pakaian yang lebih sederhana dan tidak mencolok


kriekkk....


suara pintu di buka


"aku sudah siap tapi ini masih sangat pagi! lebih baik aku keluar Jalan jalan dulu aja!" ucap Xie lin sambil jalan jalan


Xie lin pergi keluar jalan jalan di Pasar dan tak sengaja menemukan sebuah tokoh pembuat senjata


"tokoh pembuat senjata!?" ucap Xie lin yang melihat tokoh tersebut dari kejauhan


Xie lin berjalan menuju tokoh tersebut. saat sampai di depan tokoh Xie lin berhenti lagi dan melihat papan nama tokoh tersebut


"aku tak menyangka akan ada tokoh seperti ini! lebih baik aku masuk dan melihat lihat, siapa tahu akan ada hal menarik yang ku jumpai nanti!" ucap Xie lin lalu masuk ke tokoh tersebut


Xie lin masuk ke tokoh tersebut dan melihat berbagai macam senjata yang baru selesai ditempa


"permisi nona manis! apa ada yang bisa saya bantu?" tanya seorang pelayan toko


"apa saya bisa bertemu pemilik tokoh ini paman?" tanya Xie Lin dengan sopan


pelayan Toko itu merasa tersanjung akan panggilan Xie Lin yang memanggilnya paman


"bisa, silahkan ikuti saya nona manis!" ucap pelayan Toko dengan sopan


"ini pertama kalinya ada seorang pembeli yang sopan dan memanggil saya paman! saya merasa tersanjung nona!" ucap pelayan Toko sambil berjalan menuju tempat pemilik toko


"haha, paman tidak perlu sesopan itu pada saya! nama saya Xie Lin! Paman bisa panggil nama saya!" ucap Xie Lin


pelayan Toko itu tertawa kecil menanggapi perkataan dari Xie Lin


"kita telah sampai nona! ini tempat pemilik toko! silahkan masuk! saya akan menunggu diluar!" ucap pelayan Toko itu lalu mengetuk pintu


tok... tok... tok...


suara ketukan pintu


"siapa!" ucap seorang laki laki yang kedengeran sudah cukup tua


"permisi tuan! ada pembeli yang ingin bertemu dengan anda!" ucap pelayan Toko itu dari luar pintu


"seorang pembeli?! biarkan dia masuk!" ucap pemilik toko


kriekkk....


suara pintu di buka


"nona silahkan masuk!" ucap pelayan Toko sambil membukakan pintu


Xie Lin tersenyum manis melihat sikap sangat pelayan Toko yang Ramah


Xie Lin masuk ke dalam dan melihat pemilik toko itu sedang duduk ditempatnya sambil menatap Xie Lin dengan penuh kewaspadaan


"ada apa nona ingin bertemu dengan saya?" tanya pemilik toko dengan singkat


"tidak ada apa apa, saya hanya ingin tuan membantu saya membuat sebuah senjata!" ucap Xie Lin dengan ramah


"senjata!? senjata apa yang ingin nona saya buatkan!?" tanya pemilik toko


"yang ingin kubuat itu senjata ciptaanku sendiri! tapi karena aku lupa membawa Sketsanya aku akan menggambar ulang Sketsanya disini apa boleh?" Ucap Xie Lin


"oh! kalau begitu nona bisa menggambarkan Sketsanya disini! saya akan menyiapkan kertasnya!" pemilik toko


Xie Lin menganggukkan kepalanya dan duduk diam dan menunggu pemilik toko membawakan kertas


tak berselang lama pemilik toko tersebut datang dengan beberapa lembar kertas


"ini kertasnya dan ini kuasnya nona! silahkan buat Sketsanya!" ucap pemilik toko


Xie Lin mengambil kertasnya serta kuasnya dan menggambar sebuah Sketsa


setelah beberapa menit gambar sketsa senjata buatan Xie Lin selesai digambar dan diserahkan kepada pemilik toko


sang pemilik toko yang melihat sketsa senjata Xie Lin terkejut setengah mati dikarenakan sketsa senjata yang dibuat Xie Lin sangat unik dan baru pertama kali dilihatnya sepanjang hidupnya


"i-ini... ini sangat luas biasa! aku belum pernah melihat sketsa seunik ini dan serumit ini!" ucap pemilik toko


"nona tenang saja! saya pasti akan membuatkan senjata nona dengan hati hati dan akan saya pastikan senjata nona akan selesai dengan cepat dan sempurna!" ucap pemilik toko dengan sopan


"tapi ingat jangan menyebarluaskan tentang senjata ku ini! aku tidak ingin ada orang lain yang memiliki senjata ku!" ucap Xie Lin dengan aura membunuh yang sangat pekat


"baik baik! akan saya pastikan tidak akan ada diantara orang-orang saya yang akan menyebarluaskan tentang senjata nona!"ucap pemilik toko dengan keringat dingin yang bercucuran


Xie Lin bangun dari duduknya dan keluar dari ruangan pemilik toko lalu keluar dari toko pembuatan senjata tersebut dan berjalan pulang ke akademi

__ADS_1


__ADS_2