
Bella yang berhasil lolos kemudian berlari menuju hutan di wilayah kerajaan Zuma.
"Dimana kelincinya? Hah...aku dimana sekarang ya?
"Eh ada sungai! Wah...
Karena Bella sangat asyik bermain air, ia tak menyadari bahwa sesorang sedang mengintainya dari kejauhan.
"Hei siapa disana? (teriak Ran)
Bella yang mendengar suara orang dibelakangnya langsung kabur ketakutan.
"Hei nona...tunggu....! (panggil Ran) sepertinya dilihat dari ciri-cirinya dia memang orang yang dimaksud Prajurit itu...(sambil mengejar bella) Nona tolong jangan lari...aku hanya ingin bertanya padamu...
"Tidak...(jawab Bella sambil berlari sekuat tenaga)
Hingga tak tarasa menjelang malam ia pun tidak tahu harus ke mana untuk pulang, Bella yang merasa mulai tersesat kemudian mendapati dirinya di sebuah hutan yang di dalamnya terdapat gua.
"Sebaiknya aku bersembunyi disana untuk sementara! (gumam Bella)
Di malam yang gelap gulita Ran masih terus mencari orang yang melewati wilayah perbatasan itu, tanpa penerangan hanya mengandalkan sinar bulan.
"Huff...dimana gadis itu pergi?
Sedikit berhenti ia kemudian melangkah lagi, namun karena tersandung kayu yang tidak ia lihat dikegelapan itu membuat tubuh Ran terjatuh ke bawah jurang hingga ia pingsan.
[Di Istana Kerajaan Ludo]
"Kalian semua tidak becus! Bagaimana bisa tugas semudah itu kalian tidak bisa?
"Maaf Yang Mulia Ratu, kami benar-benar kehilangan petunjuk Putri Bella kabur kemana! (kata Hugo)
"Panglima...aku sangat mempercayaimu untuk menjaga Putri tapi kali ini kau benar-benar telah mengecewakanku...
"Ampun Yang Mulia, saya mohon berikan kami waktu untuk mencari keberadaan Sang Putri. Saya berjanji akan membawanya kembali!
"Hmm...baiklah, aku memberimu kesempatan 1 minggu untuk menemukan Bella dan jika kau tidak bisa menemukannya dalam kurun waktu yang ku tentukan itu maka kau akan kehilangan posisimu sebagai Panglima kerajaan Ludo. Ingat itu!
"Baik Yang Mulia! Hei kalian...ikut aku...(ajak Panglima Hugo)
"Aku harap Putriku itu baik-baik saja! (gumam Ratu Ludo, khawatir)
[Situasi Kerajaan Zuma]
__ADS_1
"Hah..., Ella...aku tidak tahu apakah aku harus melakukan ini? Jujur saja sangat berat untukku melupakan kenangan kita, tapi aku juga tidak bisa menolak perintah Raja...katakan keputusan apa yang harus ku ambil sekarang? (gumam Pangeran Zen memegang gelang kenangan Ella) Hmm...aku harap Ran baik-baik saja, biasanya kalau sedang bingung begini aku pasti sudah berlatih pedang dengannya. Entah dimana ia sekarang? (ucap Zen kemudian melihat bulan Purnama)
[Keesokan Harinya]
Ran yang sudah pingsan dari tadi malam itu kini mulai tersadar.
"Ah...(sambil memegang kepalanya) Apa yang terjadi semalam? (kemudian mengingat) Oh iya... aku pasti tersandung dan terjatuh sampai pingsan ke jurang ini.
Ran kemudian mencari sumber air dan makanan ke dalam hutan. Saat hendak mencari buah-buahan untuk sarapan ia melihat gadis yang kemarin ia kejar itu sedang memetik buah di pohon.
"Hei...kau masih disini? Tunggu...tolong jangan kabur lagi, aku tidak ingin bermaksud jahat padamu.
"Lalu kenapa kau mengejarku? (tanya Bella)
"Aku hanya ingin menanyakan...kau ini berasal dari mana?
"Aku...aku berasal dari...
"Putri...Putri...(terdengar dari kejauhan)
"Itu pasti Hugo dan Para Pengawal kerajaan...tidak...aku tidak ingin pulang begitu saja sekarang setelah sejauh ini. Aku sudah melewatkan bulan purnama di daftar utama keinginanku..sekarang aku tidak ingin melewatkan hal penting lainnya yang harus ku lakukan hari ini. (pikir Bella)
"Siapa mereka? (tanya Ran)
"Tidak tahu...(jawab Bella lalu pergi)
"Hei...mau kemana kau....tunggu..(kata Ran kemudian mengikutinya)
[Di dalam Gua]
"Hei Nona...sebaiknya kau tidak mencoba kabur lagi karena kau akan mendapatkan masalah jika terus...
Belum sempat berbicara, Bella yang langsung menari pedang Ran kemudian mengancamnya.
"Diamlah...aku sudah bersusah payah kemari hanya untuk mewujudkan Daftar keinginanku di hari ulangtahunku yang ke 18 tahun ini dan aku tidak akan membiarkanya batal hanya karena seorang lelaki yang berisik sepertimu.
"Apa...berisik katamu?
"Sstt....jangan bicara terlalu keras, mereka bisa saja mendengar suaramu dan menemukan ku. (menodongkan lagi pisau)
"Baik...baik...aku tidak akan berisik! (sambil mengangkat tangannya)
"Bagus...kalau begitu tolong bantu aku mencari daftarku....
"Daftar? Daftar apa maksudmu?
"Iya...selembar kertas yang berisi keinginan-keinginanku...(sambil mencari kertasnya)
"Apakah ini yang kau maksud?
__ADS_1
"Coba kulihat..., ya...ini...terimakasih...(lalu segera keluar dari gua)
[Di luar Gua]
"Hei...! (panggil Ran sambil memegang tangannya)
"Itu dia Sang Putri...(teriak seorang Prajurit Ludo)
"Dimana...(kata Panglima Hugo)
"Itu di sebelah sana....
"Putri Bella...
"Gawat...mereka melihat kita...(kata Bella)
"Hei bagaimana mereka bisa masuk kemari? (tanya Ran)
"Ayo cepat kabur...(Sambil menarik tangan Ran)
"Putri...(teriak Hugo) Sial! ternyata Prajurit Zuma telah menculik Bella...kita harus memberitahukan hal ini kepada Ratu...ayo...(ajak Hugo, kembali ke istana bersama beberapa Pengawalnya)
Bella yang terus berlari itu tidak sadar terus memegang tangan Ran untuk ikut bersamanya.
"Berhenti...berhenti...! huff...hah....aku sudah lelah berlari...(kata Bella)
"Mereka sudah tidak mengejar kita lagi, sekarang katakan siapa kau dan mereka yang mengejar itu siapa mereka?
"Mereka adalah orang-orang kerajaan Ludo...dan aku...
"Apa orang-orang kerjaan Ludo? sudah kuduga... mereka bisa-bisanya melewati perbatasan kerajaan kami...ini tidak bisa di biarkan...Pasukan kerajaan Zuma pasti tidak tahu mereka menyusup dengan diam-diam...aku harus segera memberitahukan ini kepada Raja dan Pangeran. Tapi tunggu sebentar...mereka tadi memanggilmu Putri....apakah kau salah satu dari mereka, hah? Jawab..., aku yakin mereka tidak akan semudah itu kemari jika tanpa sebab yang jelas.
"Gawat...sepertinya orang ini mulai curiga padaku, aku tidak boleh mengatakan yang sebenarnya sampai semua keinginanku terwujud...(gumam Bella)
"Hei...cepat jawab...apa kah kau adalah...
"Bukan...aku tidak tahu siapa mereka...dan aku juga bukan bagian dari mereka...
"Lalu katakan..., mengapa kau terlihat ketakutan saat melihat mereka hah?
"Itu...itu....,(gugup), aduh...aku harus membuat sebuah alasan yang tidak mencurigakan..(gumamnya) Hah...iya...itu....aku baru ingat, kemarin itu aku mencuri beberapa makanan mereka karena kelaparan tapi mereka melihatku dan terus mengejarku sampai sekarang..
"Oh...jadi kau ini buronan mereka? tapi jika kau bukan dari orang-orang itu lalu dari mana kau berasal? dan gaun itu... kau mencurinya juga?
"Iya...aku sebenarnya berasal dari desa terpencil yang jauh dari kerajaan besar namun sejak Peperangan besar itu terjadi aku tidak memiliki tempat tinggal sehingga untuk bertahan hidup aku terpaksa harus mencuri di kerajaan-kerajaan besar.
"Ternyata gadis ini adalah korban Peperangan kerajaan saat itu (gumam Ran, percaya) Hmm...baiklah..kalau begitu kau bisa ikut bersamaku ke istana kerajaan Zuma...disana ada tempat yang aman untukmu tinggal sementara sampai kau menemukan desa baru untuk menetap.
"Istana Zuma? berarti orang ini adalah...(gumam Bella)
"Kau tenang saja, orang-orang kami sangat peduli terhadap rakyat miskin sepertimu, jadi tidak ada yang perlu kau khawatirkan.
__ADS_1
"Tapi aku....
Tanpa mendengar alasan Bella ia langsung menariknya untuk ikut bersama Ran ke istana.