Beauty And The Wolf Prince

Beauty And The Wolf Prince
Chapter 37


__ADS_3

[Sesampainya di kerajaan Ludo]


“Hugo...bagaimana? Apakah kau sudah berhasil merebut wilayah itu...


“Maaf Yang Mulia kami masih belum bisa...tapi kami masih menunggu kabar dari sebagian Pasukan kami yang menyerang.


“Hmm...lalu gadis yang ada diatas kudamu itu siapa dia?


“Aku menemukan dia pingsan di jalan...aku pikir dia akan lebih aman jika aku membawanya kesini.


“Hmm...apa kau yakin dia bukan musuh?


“Aku akan bertanggung jawab untuk ini. Mohon Ratu mengijinkan...


“Baiklah...bawa dia kedalam...


“Baik yang mulia...


[Ke situasi Leona]


Leona yang perlahan mulai terbangun dari pingsan kemudian sadar.


“Dimana...dimana aku...dan kau...siapa? (katanya dengan suara lemah)


“Kau sebaiknya beristirahatlah tidak usah banyak bergerak! Kau sekarang ada dikerajaan Ludo...aku menemukanmu jatuh ke jurang tadi dan membawamu kemari.


“Aku ingat sekarang...aku dikejar beruang hutan hingga terjatuh ke jurang...huff aku kira aku tidak akan selamat, terimakasih kau telah menyelamatkanku.


“Jangan berterimakasih...aku membantumu bukan karena aku baik, jika bukan karena Ratu yang mengijinkan maka kau tidak akan berada di ruangan ini sekarang.


“Memang siapa nama Ratu yang kau maksud itu?


“Ratu Ludo...


"Hmm...aku rasanya pernah mendengar nama itu?


“Tentu saja...Ratu dan kerajaan kami ini sangat terkenal dahulu jadi mungkin kau pernah mendengarnya. Beristirahatlah dan makan ini...(katanya sambil memberikan makan)


“Terimakasih tapi aku tidak lapar...


“Makan saja...karena setelah ini kau akan kami introgasi..(lalu meninggalkan Leona)


“Apa...? Hei! Aghk...siapa dia itu? (katanya kemudian kembali beristirahat)


[Di aula istana Ludo]


“Apa....kalian tidak berhasil? (kata Ratu Ludo) Hugo, apa ini?


“Ampuni saya Yang Mulia...Hei kau! Apakah kau tidak meninggalkan jejak apapun disana?


“Maaf Panglima...kami berhasil menghilangkan jejak kecuali seorang Pasukan yang tertangkap rakyat desa...


“Gawat...mereka mungkin mengetahui siapa yang barusaja membuat kekacauan disana! Kalian benar-benar...(kata Panglima)


“Maafkan kami Panglima...Yang Mulia, tapi kami setidaknya berhasil menangkap sesorang yang tak terduga.


“Siapa?


“Benar Ratu...dia adalah seseorang dari Kerajaan Zuma yang mana juga telah menculik Puti Beauty saat itu. (ungkap salah satu Prajurit itu)


“Benarkah? Lalu dimana dia sekarang?

__ADS_1


“Itu orangnya Yang Mulia. (Kemudian memperlihatkan Ran yang mereka bawa itu) Kami berhasil melumpuhkannya dengan obat bius ketika ia lengah.


“Bagus! Setidaknya kita dapat mengumpan yang lebih besar...segera bawa dia ke ruang Hukuman...cepat!


“Baik Yang Mulia...sesuai perintah..akan kami laksanakan!


Beberapa dari Prajurit itu kemudian menggotong tubuh Ran yang tak sadarkan diri akibat bius itu. Disisi lainnya Ratu Ludo juga penasaran dengan keadaan si gadis yang Hugo temukan, mengira ia juga adalah orang dari kerajaan Zuma. Ratu kemudian pergi memeriksa untuk memastikan kecurigaan itu.


“Hugo...bagaimana dengan gadis itu?


“Dia baik-baik saja Yang Mulia. Dia sudah sadar dan sedikit membaik sekarang...


“Baiklah...aku akan menemuinya.


[Ke situasi Leona]


“Ratu Ludo...sepertinya aku mengenali nama itu...ah...benar dia itu adalah....(pikirnya mondar-mandir)


Belum sempat menebak namanya, Ratu Ludo dan Ran tiba-tiba memasuki ruangan tempat Leona istirahat. Leona cukup terkejut sekaligus tidak menyangka melihat orang yang dikenalinya sewaktu kecil masih hidup yang mana ia sebenarnya adalah seorang Ratu.


“Bagaimana keadaanmu, Nak? (kata Ratu Ludo tiba-tiba masuk) apa kau baik-baik saja...


“Aku baik-baik saja...


“Sekarang katakan...siapa dan dari kerajaan mana kau berasal?


“Ratu...jadi Nyonya ini adalah seorang Ratu...ya ampun. Ini aku...apa kau tidak mengingatku?


“Hei bersikaplah biasa...(peringat Hugo)


“Hmm...katakan siapa namamu?


“Ini aku Leona Ratu...Putri kerajaan Selatan...apa kau ingat?


“Iya...kita sering bertemu sewaktu masih kecil...ingat? Aku sering mencarimu dan menghawatirkanmu sejak kau pergi tanpa memberitahuku. Aku pikir kau telah menghilang sejak hari itu...


“Jadi kau benar Leona anak itu...benarkah? Tapi ku kira kau sudah tiada sejak kebakaran di festival itu...


“Aku selamat Nyonya...dan kau tahu aku sangat senang mengetahui kau masih mengingatku juga. (katanya memeluk)


“Aku juga...(lalu memeluk Leona)


“Jadi Ratu dan Leona sudah saling mengenal? (ucap Hugo tidak percaya)


“Itu benar! Kami dulu sangat akrab waktu Leona masih kecil...bahkan dia sudah ku anggap sebagai anak sendiri. (kata Ratu)


“Terimakasih kau telah menolongku...(kata Leona)


“Hmm...kau benar-benar sudah banyak berubah Nak, kau tumbuh menjadi gadis yang cantik sekarang...Oh iya...kakakmu dimana?


“Kakakku...dia mungkin sedang mencariku sekarang bersama Pangeran Zen!


“Pangeran....siapa?


“Iya...jadi aku dan kak Beauty sedang mengikuti Pertandingan di kerajaan Zuma...dan kami...


“Apa kerajaan Zuma?


“Iya...aku sebenarnya sedang ke hutan bersama dua pangeran bersaudara mereka untuk melihat pemandangan dan ketika kembali aku terjatuh dari jurang setelah beruang di hutan mengejarku dan syukurlah aku masih selamat...aku tidak tahu harus mengatakan apalagi selain terimakasih.


“Hmm....iya. Sebaiknya kau tetap disini sampai keadaanmu benar pulih..

__ADS_1


“Baik Ratu...(kata Leona)


“Hugo...kemarilah sebentar! (kemudian mengajaknya menepi untuk berbisik) Sebaiknya kau tetaplah disini sebentar untuk mengawasi Leona, dan setelah ia tertidur pergilah ke ruanganku...ada yang harus kita bicarakan!


“Ada apa Ratu? (penasaran Leona)


“Tidak...tidak ada apa-apa! Hugo...(kata Ratu, lalu meninggalkan mereka)


“Ada apa Panglima...kenapa Ratu terlihat cemas?


“Hmm....Ratu hanya sedikit lelah....kau sebaiknya beristirahat juga!


"Benar juga...menjadi seorang Ratu memang tidak semudah kelihatannya.


[Malam Harinya]


“Hoam....(kata Leona menguap)


“Nona...anda sudah bangun? Apakah Nona merasa baikan sekarang?


“Hah...huff...ya ampun bibi...kau mengagetkanku!


“Maaf Nona...


“Tidak apa-apa...aku sekarang sudah merasa baik-baik setelah cukup beristirahat, terimakasih!


"Syukurlah kalau begitu...., Ratu mengundang anda untuk makan malam.


"Benarkah?


"Benar Nona...dan sebelum itu Nona harus bersiap-siap dulu. Mari ikut dengan saya...


“Apa...mau kemana?


Leona hanya mengikuti Pelayan tersebut ke dalam sebuah ruangan yang telah tersedia kolam air panas bertabur bunga, setelah mandi ia pun kemudian didandani hingga menjadi cantik malam itu sebagai seorang putri sekaligus tamu spesial Ratu.


Setelah semuanya siap, Leona pun digiring ke ruang makan kerajaan yang mewah dihiasi lampu lilin dan meja panjang dimana di atasnya telah tersedia makanan dan buah-buahan enak.


“Apa anak itu masih belum sadar juga? (ucap Ratu berbisik)


“Belum Ratu...dia masih belum sadar dari kemarin! (jawab Hugo)


"Permisi Ratu....Nona Leona sudah siap!


"Hmm....panggil dia masuk!


Sesaat setelah Ratu mengijinkan, Leona kemudian masuk dengan sangat menawan dengan langkah sepatu indah melenggak anggun layaknya berjalan di karpet merah, gaun panjang berwarna merah gelap teruntai kebelakang serta rambut tersanggul indah membuat mata Hugo tak bisa berkedip beberapa menit.


....***Bersambung....


*


*


*


*


*


*

__ADS_1


Hai sobat Readers B&WP👋terimakasih telah mampir dan baca chapter ini ya😊 Kalau kalian suka sama ceritanya, jangan lupa tambahkan di list favorit kalian ya...biar bisa dapat notif setiap up chapter baru ok👌👍, dan dukung authornya dengan Like, vote dan comment ya temen-temen. Kenapa? karena dukungan kalian akan menjadi semangat untuk membuat karya yang lebih berkualitas***:)


__ADS_2