
“Silahkan mampir Nona! (kata seorang pedagang pakaian)
“Pakaianku sudah kotor dan aku butuh baju yang sesuai untuk aku kenakan..
“Oh tentu Nona, kami menjual berbagai pakaian disini. Mari..
Pedagang tersebut kemudian menjajakan pakaian terbaiknya kepada Bella dengan harga yang mahal, setelah ia melihat wajah Bella yang pedagang perkiraan mendapatkan untung darinya.
“Nah ini sangat pas untuk Nona, cantik!
“Oh ya kalau begitu aku pilih yang ini, terimakasih...(ucap Bella lalu pergi)
“Eh...Nona tunggu, Nona belum bayar...
“Loh...bukannya festival kerajaan itu semuanya gratis ya?
“Iya Nona, tapi itu berlaku untuk beberapa pedagang tertentu saja, dan kami bukan salah satunya.
“Oh...maaf kalau begitu, saya tidak tahu banyak tentang festival kerajaan soalnya ini pertama kali saya keluar dari...
“Tidak apa-apa Nona, saya mengerti tapi sebenarnya Nona ini punya uang tidak? Kalau Nona tidak punya, tolong dikembalikan pakaiannya.
“Memang kamu pikir saya siapa? Rakyat miskin? Asal kamu tahu saya ini Putri dari kerajaan...., tidak Bella kau harus tahan emosi ini akan semakin buruk jika mereka tahu yang sebenarnya kalau aku ini Putri dari kerajaan Ludo. (tiba-tiba berpikir matang sebelum melanjutkan perkataannya)
“Maaf Nona tapi kami punya peraturan dalam melayani pembeli yang tidak membayar jadi ku harap kau bisa mengerti itu.
“Hmm...baiklah...baiklah..., memang berapa harga pakaian jelek ini?
“ Harganya hanya lima keping perak Nona...
“Baiklah aku akan membayarnya, tapi nanti setelah aku kembali ke kerajaan aku akan membayarnya bahkan lebih dari harga yang kau tawarkan itu...
“Sekali lagi maaf Nona, kami hanya menerima pembayaran saat ini juga. Tapi kalau memang Nona tidak mampu membayarnya, kami bisa memberikan baju itu tetapi Nona harus bekerja untuk kami selama seminggu disini sampai festival berakhir, bagaimana?
“Hm...jika aku tidak membayar aku akan mendapat masalah disini dan kalau aku tinggal disini mungkin beberapa jadwalku akan tertunda tapi aku tidak punya cara lain, aku tidak punya siapapun untukku meminta uang sekarang, huff...harusnya sebelum kabur aku setidaknya membawa sedikit uang untuk ini...(gumam Bella)
“Nona...Nona!
“Eh..., iya baiklah aku menerima tawarannya!
“Baiklah Nona, kalau begitu mulai sekarang Nona bekerja bersama kami untuk memasarkan pakaian dagangan kami dan untuk tempat tinggal kebetulan kami masih ada satu ruangan kosong untuk mu.
“Hm...jadi aku hari ini mulai bekerja ya, baiklah kalau begitu. Mana dagangangannya?
Bella yang tidak memiliki pilihan lain kini harus bertanggung jawab untuk membayar baju yang ia kenakan. Bukan hal yang mudah untuk ia lakukan mengingat ia sudah terbiasa tinggal di istana yang fasilitasnya tersedia kapanpun ia inginkan.
“Hah...sulit sekali untuk mencari pembeli apalagi bajunya juga jellek untuk dibayar mahal, pedagang memang selalu mencari untung. Maaf tuan...apakah tuan ingin membeli baju ini?
__ADS_1
“Nona kau...(katanya sesaat setelah berbalik)
Ternyata orang yang ditawarkan Bella barusan adalah Ran yang sedang berkeliling untuk menjaga keamanan festival. Karena takut, Bella langsung berlari menjauh untuk mengindari Ran yang mengejarnya.
“Hei Nona tunggu..., huff..aku kehilangan dia lagi.
Bella yang bersusah payah kabur itu lalu bersembunyi dibalik orang-orang banyak disamping sebuah barang pedagang sayur dan buah-buahan. Setelah melihat Ran pergi, Bella kemudian keluar dari persembunyiannya dan bernafas lega.
“Huff...untunglah aku bisa menghindar dari orang itu.
“Hei...(sambil menepuk pundak Bella dari belakang)
Bella yang terkejut bercampur takut jika orang yang menepuk pundaknya itu adalah orang yang sama kemudian perlahan berbalik untuk memastikan.
“Baju itu harganya berapa kalau boleh tahu? (kata seorang Pria paruh baya)
“Oh ini harganya lima perak!
“Baiklah aku ingin membelinya satu. Terimakasih...
Festival di hari pertama itu pun selesai, Bella sangat lega tugasnya ia kerjakan dengan cukup menguras energi meski ia tetap harus membiasakan diri mulai sekarang.
“Seharian Nona hanya bisa menjual beberapa pakaian, itu bahkan tidak mencukupi untuk membayar beberapa pakaian yang Nona hilangkan barusan.
“Maaf tapi saya benar-benar tidak sengaja menghilangkannya, soalnya tadi ada pria aneh dan menakutkan mengejar saya jadi saya tidak menyadari ada pakaian yang jatuh.
“Baiklah...kalau begitu saya berhenti bekeja disini. Daripada saya bersusah payah lalu tidak di hargai seperti ini lebih baik, saya memakai pakaian yang kotor saja.
“Tidak bisa Nona, sesuai kesepakatan. Nona tidak boleh pergi sebelum melunasi pakaian yang Nona sudah hilangkan.
“Huff...begini saya pasti aka melunasinya tapi tidak sekarang soalnya saya tidak bawa uangnya...
“Tidak bisa Nona...kami tidak...
“Apa ini cukup melunasi hutangnya? (sambil memberikan sekantung perak)
Ran yang ternyata menunggu waktu sampai festival itu selesai untuk menemukan Bella yang terus saja menghindar itu seketika memberikan uang yang ia miliki untuk membantunya karena mendengar ia dalam kesulitan.
“Iya tuan ini sudah cukup...terimakasih!
Bella hanya terdiam melihat Ran yang dengan mudahnya memberikan uang kepada pedagang itu.
“Terimakasih...
“Nona tidak perlu berterimakasih karena saya hanya meminjamkan bukan membantu Nona.
“Apa? Jadi maksudmu kau barusan meminjamkan uangmu, hanya agar kau bisa memanfaatkanku juga seperti pedagang-pedagang tadi,begitu? Aku pikir kau orang yang baik yang membantu orang miskin tanpa pamrih ternyata kau sama saja dengan mereka.
__ADS_1
“Hei Nona, kau jangan salahpaham dulu. Aku bukan sedang memanfaat maupun memeras rakyat lemah tapi aku kebetulan sangat membutuhkan tenaga kerja sekarang ini.
“Heh...bagaimana aku bisa percaya akan hal itu?
“Aku tidak berbohong, lihatlah seragam dan pedangku ini dan lihatlah juga lambang dibelakangnya. Aku ini seorang Prajurit setia kerajaan Zuma jadi mana mungkin aku melakukan hal rendah seperti itu. Kau tahu upah yang kudapatkan sebagai Prajurit itu sangatlah cukup untuk membeli apapun kebutuhanku jadi yang kau tuduhkan padaku barusan itu tidak benar.
“Hmm...baiklah. Lalu apa yang kau inginkan dariku?
“Aku ingin membantu sekaligus memberikanmu tempat tinggal untuk sementara waktu.
“Tunggu dulu...jika yang kau maksud adalah kembali ke istana itu, aku lebih baik berdagang bersama mereka dibanding dihusir oleh ibu kerajaan yang galak itu.
“Bukan..., ikutlah bersamaku dan aku akan menunjukkanmu sesuatu.
[Di sebuah Rumah penampungan]
“Siapa mereka semua?
“Mereka adalah rakyat dari desa-desa yang terkena dampak peperangan yang Pangeran Zen usulkan dibentuk untuk membantu mereka yang sudah kehilangan keluarga dan tempat tinggal mereka.
“Benarkah? Sungguh mulia hati Pangeran itu. Ini pertama kalinya aku melihat kerajaan besar seperti kerajaan Zuma sangat peduli pada mereka yang kesulitan, ini sangat berbanding terbalik dari apa yang kudengar selama ini.(gumam Bella)
“Benar, ini semua karena Pangeran sangat Peduli terhadap keadilan dan kedamaian Dunia.
“Hmm...lalu apa yang bisa aku lakukan untuk membayar hutangku?
“Oh iya, jadi karena usulan ini belum sepenuhnya diresmikan jadi kami sangat kesulitan mendapatkan bantuan terutama tenaga kerja yang ditugaskan di bagian persediaan makanan sehari-hari, yang dananya sebagian masih disumbangkan dari beberapa kerajaan besar yang mau bekerjasama dan membantu kami.
“Oh jadi begitu...baiklah aku terima pekerjaan ini.
“Kalau begitu kau sekarang bisa tinggal disini bersama yang lainnya untuk ikut membantu.
“Hmm...terimakasih.
“Madam...(panggil Ran)
“Iya Ran!
“Ini ada bantuan tenaga baru...
“Oh iya..., kenalkan saya Madam Zoya. Ibu pengurus disini!
“Salam kenal Madam, nama saya Bella!
“Nama yang indah, kalau begitu mari kita mulai berkeliling!
“Baik!
__ADS_1
Jika bukan karena keinginan Bella yang amat sangat besar demi mewujudkan daftar impiannya itu mungkin ia tidak akan membuat dirinya berada diposisi yang serumit sekarang ini, terlebih ia harus membayar hutang dengan memasak dan membersihkan setiap hari mulai sekarang, meski itu masih cukup mudah untuk membantu orang-orang yang kesusahan.