
[Sesampainya di depan gerbang istana]
“Aku harus beralasan apa sekarang? Ibu pernah bilang bahwa Raja dan orang-orang di kerajaan Zuma itu sangat kejam dan sekarang aku benar-benar akan tamat jika mereka sampai tahu kalau aku adalah seorang Putri dari kerajaan Ludo. (gumam Bella)
“Ayo masuk!
“Eh...mm...sebaiknya aku tidak usah masuk, soalnya aku ini orang miskin yang suka mencuri dan aku tidak pantas untuk menginjakkan kaki di istana yang megah ini.
“Istana Zuma selalu terbuka bagi orang-orang yang membutuhkan bantuan Raja jadi kumohon ikutlah masuk...
“Baiklah...
Dengan penuh kekhawatiran Bella dengan perlahan melangkah masuk ke istana.
“Aku datang bersama orang miskin dari desa terpencil jadi tolong berikan kami jalan. (Kata Ran kepada Pengawal yang berjaga)
Belum sempat masuk, Ibu Ratu tiba-tiba muncul dari arah yang sama dan menghentikan langkah Ran dan Bella.
“Berhenti...
“Salam Ibu Ratu...
“Siapa yang mengijinkanmu membawa warga asing kemari, Ran?
“Maafkan hamba Yang Mulia tapi bukankah sudah ada aturan yang memungkinkan orang yang membutuhkan pertolongan Raja bisa masuk ke istana dan saya saat ini membawa seorang warga miskin dari desa terpencil untuk diberikan pertolongan.
“Hei Ran...peraturan itu memang ada tapi itu masih dalam proses pertimbangan jadi saat ini tidak ada izin untuk itu.
“Tapi Yang Mulia...dia adalah korban peperangan yang...
“Maaf atas kelancangan saya Yang Mulia, saya tahu saya tidak pantas kemari dan saya mohon jangan menghukum tuan ini atas ketidaktahuannya...kalau begitu saya permisi...(kata Bella lalu pergi)
“Hei...tunggu Nona...!
“Ran sebaiknya kau tidak mengejar gadis itu ataukauakan dihukum atas pelanggaran yang kau lakukan...
“Ada apa ini Ibu Ratu! (kata Pangeran Zen) Ran! Kau sudah kembali...
__ADS_1
“Pangeran! Pangeran...tolong maafkan saya karena tidak bisa melakukan tanggung jawab saya dengan baik. Saya benar-benar menyesalinya dan...
“Ran kau tidak perlu meminta maaf akan itu, semuanya baik-baik saja disini dan yang terpenting kau kembali dengan selamat...ayo masuk...(mengajak Ran)
“Baik Pangeran..., Yang Mulia saya permisi...
[Kembali ke Situasi Bella]
“Huff...akhirnya aku bisa terbebas dari orang itu..., Hmm...sekarang aku mulai dari mana dulu ya? (sambil melihat daftar) aha...ini dia...ke festival rakyat...baiklah mari kita mulai petualangan ini...
Sesuai daftar keinginannya, Bella kemudian segera mencari tahu festival desa setempat untuk ia kunjungi. Tanpa rasa takut, Bella yang masih berpakaian kotor itu bertanya-tanya ke warga yang ia temui dan akhirnya ia bertemu beberapa anak desa yang juga ingin ke sana sehingga Bella pun ikut bersamanya.
[Ke situasi Ran]
“Hm...ke manakah sekarang gadis itu pergi, apakah dia akan baik-baik saja? (gumam Ran)
“Ran...bagaimana menurutmu jika aku akan menikah segera?
“Hah...maaf Pangeran! Pangeran tadi bilang apa? Mau menikah? Tapi bukankah Pangeran sendiri yang mengatakan tidak ingin terburu-buru untuk itu?
“Iya...itulah yang menjadi bimbangku saat ini Ran, aku tidak tahu harus memutuskan apa? Kau tahu aku sangat mencintai Ella meskipun aku tahu dia tidak akan kembali tapi disisi lain Ayahku sangat menginginkan aku untuk segera menikah..
“Hmm...mungkin kau benar...aku juga sempat berfikir begitu.
“Pangeran...aku yakin diluar sana ada seseorang yang benar-benar akan di takdirkan untuk menjadi pendamping hidupmu tanpa melihat kekurangan yang kau miliki dan membuatmu bahagia...Pangeran hanya perlu yakin dan mengambil langkah yang tepat untuk itu.
“Hm..terimakasih karena kau telah mendengarkanku Ran. Rasanya aku cukup lega sudah mengeluarkan isi hatiku.
“Kapanpun kau butuh Pangeran...
“Ku harap yang kau katakan itu benar, Ran. Orang yang di takdirkan untukku akan datang dan menyembuhkanku dari kelemahan ini.(gumamnya)
“Oh iya Pangeran, saya hampir lupa memberitahu Pangeran bahwa saya sempat melihat beberapa Pasukan dari kerajaan Ludo masuk ke wilayah kita.
“Apa?
“Benar Pangeran, saya sempat melihat mereka saat di hutan.
__ADS_1
“Lalu bagaimana mereka bisa memasuki wilayah kita dan apa alasannya?
“Entahlah Pangeran, tapi mungkin saja yang Nona itu katakan benar.
“Nona? Siapa yang kau maksud?
“Ya Pangeran, sebenarnya sebelum bertemu mereka saya bertemu dengan seorang gadis yang mengaku kalau ia adalah salah satu korban peperangan dulu dan sedang dikejar oleh Pasukan Ludo akibat mencuri makan dan pakaian untuknya bertahan hidup.
“Jadi mereka menyusup karena mengejar seorang gadis? Aku pikir itu bukan alasan yang benar untuk melewati perbatasan tanpa izin.
“Itulah yang juga aku pikirkan Pangeran, mungkin saja itu hanya alasan mereka untuk bisa masuk ke wilayah kita dengan memanfaatkan kondisi rakyat miskin.
“Hm...kalau begitu kita harus lebih memperketat lagi keamanan kita. Terimakasih atas informasi yang kau berikan (kata Pangeran lalu beranjak)
“Pangeran...kau mau kemana?
“Aku akan melaporkan ini kepada Raja, kau beristirahatlah dahulu sampai lukamu pulih.
“Hmm...baiklah.
Ran yang masih terpikir kepada gadis desa yang ia ajak tadi pagi, kemudian pergi mencarinya untuk memastikan ia baik-baik saja. Namun ketika ia memeriksanya diluar gerbang istana ia tidak menemukannya kecuali sebuah gelang tembaga yang tergeletak dijalanan.
“Gadis desa itu pergi sendirian, apakah dia tidak takut? Ah...sepertinya dia sudah terbiasa bepergian sendiri lagipula ia tahu cara bertahan hidup jadi aku tidak perlu merasa bersalah dan mencemaskannya. (ucap Ran lalu berbalik) Eh..(kemudian membungkuk untuk mengambil benda yang ada dibawah kakinya) Apa ini? Gelang...,tapi siapa yang memakai gelang unik seperti ini?
Ran yang menemukan gelang itu kemudian bertanya kepada Pengawal yang sedang berjaga di gerbang istana.
“Apakah kau tahu siapa yang menjatuhkan gelang ini?
“Tidak tuan, tapi Ini seperti bukan gelang yang dijual dipasaran, saya belum pernah melihat yang seperti ini sebelumnya.
“Hm..baiklah terimakasih.., sepertinya ini adalah gelang yang berharga bagi pemiliknya. Haruskah aku menyimpannya untuk jaga-jaga? (gumam Ran,lalu menyimpan gelang tersebut)
[Ke situasi Bella]
“Terimakasih ya anak-anak...
“Sama-sama kak..., kami pergi dulu...dah...
__ADS_1
“Dah..., akhirnya aku bisa mewujudkan keinginan pertamaku. Festival kerajaan...senangnya..
Bella yang amat senang impiannya selama ini bisa ia wujudkan tanpa harus menunggu lagi. Di festival kerajaan di adakan setiap tahunnya di desa-desa kerajaan Zuma untuk menghormati kematian Ratu Rubi dan sekaligus merayakan hari kemenangan atas peperangan yang kerajaan Zuma peroleh.