Bereinkarnasi Bersama System

Bereinkarnasi Bersama System
Bersama Elizabeth dan Meng Luo


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Baiklah, masalahnya yang mengancam keamanan dunia sudah beres kalian tidak perlu khawatir" Ucap Hiro dengan tenang.


Mereka yang mendengar nya pun sangat senang, mereka sudah menduganya bahwa Hiro tidak akan pernah berdiam diri saat ada sesuatu hal yang mengancam keselamatan mereka semua. Hiro memanglah seorang penguasa yang bertanggungjawab walaupun Hiro sedikit emosional kalau di singgung.


"Terimakasih tuan!" Ucap mereka semua.


"Tidak masalah… Sudah menjadi tugas ku untuk menjaga wilayah dan bawahan ku" Ucap Hiro tersenyum.


Mereka semua mengangguk senang, perasaan khawatir belakangan ini telah hilang setelah mendengar perkataan Hiro.


"Kalian boleh kembali ataupun berisitirahat terlebih dahulu di sini, tetapi kalau kalian ingin tinggal lebih lama suruh lah orang-orang kalian untuk menjaga kerajaan masing-masing" Ucap Hiro.


"Maaf tuan, tetapi apakah boleh?" Tanya Raja kerajaan Ringtone.


"Tentu saja" Jawab Hiro.


Mereka saling berpandangan dan mengangguk.


"Baiklah tuan… Kami akan tinggal terlebih dahulu disini selama 3-5 hari saja" Ucap Raja kerajaan Ringtone.


"Baiklah terserah kalian saja" Ucap Hiro.


Setelah itu pertemuan tersebut di bubarkan oleh Hiro, karena sudah tidak ada lagi pembahasan yang dapat di bahas.


Hiro di dalam ruangannya di landa kebingungan karena tidak ada kegiatan atau apapun yang menurutnya seru.


"Ahh sial!!… Ku kira berdiam diri dan hidup dengan tenang tanpa melakukan apapun itu menyenangkan ternyata rasanya sama saja seperti menemani para wanita berbelanja" Ucap Hiro dengan frustasi.


"Hmmmm? Apa yang kamu katakan sayang?" Ucap Yue tiba-tiba muncul di samping Hiro.


'Ah aku lupa… wanita kan tidak ingin hobinya yang menurutnya menyenangkan di katakan membosankan oleh pria nya'


"Ahh-… Tidak, hanya saja hari ini aku sangat bosan" Ucap Hiro terbata-bata.


"Haishh… Bukankah selama ini kamu ingin seperti ini? Kenapa sekarang bosan?" Ucap Yue.


"Haha" Hiro tertawa tidak jelas.


"Ahh benar… Bagaimana kalau aku menemui Elizabeth dan Meng Luo?" Ucap Hiro.


"Terserah kamu saja… Aku akan kembali ke dunia jiwa kasihan Rachel sendirian" Ucap Yue kemudian menghilang.


"Nice… Kamu sangat perhatian Yue" Ucap Hiro senang.


Setelah ia bersiap-siap dan akan segera pergi, saat ia membuka pintu tiba-tiba di dapat di sangka kedua orang yang ingin ia temui ternyata sudah ada di depan Hiro dengan eskpresi terkejut.

__ADS_1


"Sejak kapan kalian ada disini?" Tanya Hiro yang sama terkejut juga.


"Ah-itu…" Ucap mereka tidak jelas.


"Apakah kalian sudah lama disini?" Tanya Hiro.


Mereka tidak menjawab nya, mereka hanya menganggukkan kepalanya.


"Haishh… Kenapa kalian tidak mengetuk pintunya?" Tanya Hiro.


Mereka hanya menggelengkan kepalanya, mungkin karena malu?.


"Ahh… Aku tau kenapa kalian tidak berbicara…" Ucap Hiro dengan wajah menjengkelkan.


"Kalian pasti terpesona dengan ketampanan ku kan?" Ucap Hiro dengan tersenyum bangga.


Hiro tertawa senang tanpa memperhatikan bahwa dua buah telapak tangan yang mengepal tengah melesat ke perutnya.


Buakkk… Swoshhhh… Boommmm…


Tanpa adanya persiapan pertahanan diri, pada saat Hiro terkena pukulan mereka, ia dengan cepat melesat dan tertanam di tembok ruangan kamarnya.


Hiro memuntahkan seteguk darah dari mulutnya.


"Hey…hey… Kenapa kalian memukul?" Ucap Hiro yang menyangka bahwa yang memukulnya adalah Elizabeth dan Meng Luo.


Hiro yang mendengarnya terkejut bahwa itu bukanlah suara Elizabeth dan Meng Luo tetapi Yue!.


Ia dengan kaku melihat ke arah sumber suara tersebut dan benar saja disana terlihat Yue menatap nya dengan tajam.


"Ahh…" Hiro tercekat tidak dapat berkata-kata.


"Bagus-bagus ternyata begitu caramu menggoda wanita-wanita lain? Mengandalkan ketampanan? Mau ku rubah wajah mu menjadi jelek sayang?" Ucap Yue.


"Tidak tidak, aku hanya bercanda Yue" Ucap Hiro ketakutan.


"Dan bukankah kamu juga sudah mengijinkan ku untuk menemui mereka?" Ucap Hiro mengalihkan topik pembicaraan.


"Yah memang tapi hanya menemui bukannya menggoda ataupun mendekati" Ucap Yue.


Hiro hanya terdiam dan mengangguk karena sekali lagi ia mencari alasan maka tamat sudah riwayat nya.


"Elizabeth dan Meng Luo Kan? Kalian boleh saja menyukai ataupun mencintai Hiro, tetapi apakah itu tulus atau tidak akan ku lihat terlebih dahulu dan ingat satu hal ini, siapapun di antara kalian kalau ada yang mengkhianati kepercayaan Hiro ataupun memanfaatkan kebaikannya maka cuci lah leher kalian setiap saat karena kalian tidak akan tahu kapan kepala kalian masih terpasang" Ucap Yue dengan dingin dan tatapan matanya tajam.


Mereka berdua merinding merasakan tekanan yang keluar dari tubuh Yue dan merasakan sesuatu yang mengerikan saat menatap matanya Yue.


"Anda bisa yakin terhadap kami nona Yue!" Ucap mereka berdua.

__ADS_1


"Baiklah, aku pergi dulu" Ucap Yue kemudian menghilang.


Hiro menggelengkan kepalanya, "Jangan memasang wajah seperti itu, karena walaupun ia terlihat menakutkan tetapi sesungguhnya ia adalah orang terbaik yang ada di dunia ini" Ucap Hiro.


Mereka menganggukkan kepalanya karena mereka pun mengerti kenapa Yue bersikap seperti itu.


"Baiklah sudah tidak usah terlalu di pikirkan, karena kebetulan kalian ada disini aku akan mengajak kalian berkeliling dunia, bagaimana apakah kalian ikut?" Ucap Hiro mengulurkan tangannya.


Dengan cepat mereka memegang erat uluran tangan Hiro dan mengangguk sambil tersenyum manis.


Pertama-tama sebelum berangkat Hiro menemui masing-masing orangtuanya Elizabeth dan Meng Luo untuk meminta ijin mengajak mereka pergi.


Sudah Hiro duga bahwa mereka sudah pasti akan dengan mudah mengijinkan mereka bahkan orangtua mereka terlihat bahagia karena anak mereka berpergian bersama Hiro.


Setelah berpamitan dengan orangtua kedua perempuan yang Hiro bawa, mereka pergi menuju ke tempat pertama kalinya Hiro bertarung dengan para monster yaitu di hutan terlarang di wilayah kerajaan Moonlight.


"Ini adalah tempat pertama kalinya aku melakukan pertarungan dan mengasah kemampuan ku" Ucap Hiro.


"Di hutan ini? Bukankah ini hutan terlarang yang dimana monster-monster kuat bertahan hidup" Ucap Elizabeth dengan kagum.


"Kamu benar… Waktu itu aku membunuh 10.100 ekor monster" Ucap Hiro.


"Hebat! Kamu benar-benar luar biasa" Ucap Elizabeth terkagum-kagum.


Meng Luo tidak berbicara tetapi tatapan nya berbinar-binar seperti melihat seorang pria sejati.


"Haha benarkah? Menurutku itu biasa saja" Ucap Hiro dengan menyombongkan diri.


Setelah itu Hiro pergi menelusuri hutan terlarang sampai yang terdalam.


"Kalian tidak perlu takut karena semua monster disini telah mengetahui siapa aku jadi mereka tidak akan berani bertindak macam-macam kepada kalian yang sedang bersama ku" Ucap Hiro yang melihat mereka berdua ketakutan.


Setelah mendengar perkataan Hiro mereka pun berusaha menenangkan diri karena mereka sepenuhnya percaya kepada Hiro.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


***Halooo!!! Author newbie kembali up walaupun seperti biasa selalu telat 🤣


Dukung terus author karena dukungan kalian adalah penghasilan author 🤭


Dah lah males berbasa-basi jadi pada intinya sesi Tanya jawab author buka!!!


Tanya di kolom komentar dan author pasti jawab!


See you next up 👋


^^^^^^Asmodeus***.^^^^^^

__ADS_1


__ADS_2