Bereinkarnasi Bersama System

Bereinkarnasi Bersama System
Hadiah Hari Perayaan


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Ayah, ibu.. kalian pasti sudah mengenal teman-teman ku bernama Yan Xiu dan Ning Quan kan? Itu adalah mereka berdua" ucap Ru Jian mengenalkan mereka kepada orangtuanya.


"Sedangkan beliau adalah tuan muda Hiro"


Ibu, ayah dan paman nya menjadi terdiam kaget mendengar anaknya memanggil pemuda seumuran dengan sebutan 'tuan muda'?


"Tuan muda Hiro?" tanya mereka bertiga.


"Iyah tuan muda Hiro, ia datang kemari karena penasaran dengan ras Phoenix... "


"Itu pun aku di paksa oleh bibi Ning Kuan, paman Ning Guan dan paman Ling San" ucap Ru Jian.


"Salam kenal paman, bibi semuanya" ucap Hiro dengan tersenyum ramah.


Mereka bertiga langsung saling bertukar pandangan dan langsung memasang wajah terkejut.


"Jangan-jangan anda..?"


"T-tuan penguasa?!" ucap mereka serentak.


Hiro hanya tersenyum dan melemparkan setetes darah emas kepada kening mereka bertiga. Kekuatan besar secara seketika merembes masuk ke dalam aliran darah mereka dan ibunya Ru Jian pun yang kelelahan langsung kembali pulih seperti sedia kala.


BRUK..


Mereka bertiga langsung bersujud dan memberikan penghormatan kepada Hiro.


"Ru Lan memberi hormat kepada tuan penguasa.."


"Ru Kang memberi hormat kepada tuan penguasa..."


"Ru Hu Lun memberi hormat kepada tuan penguasa.."


"Maafkan ketidaktahuan kami tuan penguasa... Kami sungguh memohon ampunan karena tidak dapat mengenali anda!" ucap mereka bertiga.


"Sudah bangunlah, kenapa kalian selalu saja berlebihan sekali... Lagipula kesalahan yang kalian tidak di sengaja karena tidak mengenali ku saja jadi aku maklumi" ucap Hiro.


"Baik, terimakasih tuan..."

__ADS_1


"Kami senang bertemu kembali dengan anda tuan penguasa" ucap mereka semua.


"Baik, baik aku juga senang kalian dapat hidup bahagia sampai-sampai membentuk sebuah keluarga yang cukup besar" ucap Hiro tersenyum kecil.


"Ahh iyah tuan, kebetulan sekali anda ada disini..."


"Tuan penguasa, apakah anda bersedia untuk memberikan nama kepada anak ketiga kami yang baru lahir ini?" tanya Ru Lan dengan tatapan mata berbinar-binar.


Seketika seisi ruangan terdiam menjadi hening, mereka semua melihat ke arah Hiro yang menatap terkejut Ru Lan di depannya.


"Aku? Kenapa tidak sama kalian saja?" ucap Hiro menatap Ru Kang merasa tidak enak.


"Hemmm kalau istri saya sudah berkata begitu, maka saya tidak masalah tuan.. lagipula suatu berkat kalau anak kita di beri nama oleh anda Sang Dewa Naga" ucap Ru Kang yang mengerti arti tatapan Hiro.


"Ugh-.. benar boleh aku yang beri nama? Tidak masalah?" ucap Hiro sekali lagi memastikannya.


"Benar tuan penguasa, tidak masalah tolong berikan nama untuk anak kami.." ucap Ru Lan.


"Hahhh baiklah, mengambil arti dari burung Phoenix yang menyimbolkan elemen api yang panas dan indah maka ku beri nama anak kalian... Ru Lian, artinya Phoenix yang cantik dan lembut" ucap Hiro.


Setelah Hiro memberikan nya nama tidak ada satupun yang berbicara dan hal tersebut membuat Hiro kebingungan dan malu karena ia berpikir nama yang ia berikan tidak bagus.


"Woahhhh! Bagus sekali tuan muda, jadi nama adikku adalah Ru Lian?"


"Nama yang cantik dan indah, anda memang luar biasa tuan penguasa"


"Tidak hanya di beri nama oleh tuan penguasa tetapi nama yang di beri pun memiliki arti yang sangat luar biasa.."


"Terimakasih tuan Penguasa, terimakasih banyak" ucap Ru Lan dengan senang.


Hiro terdiam sesaat lalu berkata, "Jadi namanya bagus? Tidak jelek?".


"Mana mungkin? Nama sebagus ini memang cocok untuk putri bungsu kami" ucap Ru Lan dan Ru Kang.


"Benar tuan muda! Nama yang anda berikan sangat luar biasa" ucap Ru Jian.


"Hahh syukurlah kalau kalian menyukai nya, ku harap dia juga suka" ucap Hiro sambil menyentuh kening bayi di depannya dan di memberikan sesuatu yang mungkin berguna untuknya di kemudian hari nanti.


"Terimakasih banyak tuan penguasa.." ucap mereka semua.

__ADS_1


***


Setelah itu pada malam harinya di adakan pesta acara besar-besaran di istana kerajaan Langit.


Walaupun hanya tokoh-tokoh penting yang di undang, namun semuanya turut datang ikut serta dalam meriahkan acara tersebut.


Satu hal yang membuat mereka begitu antusias hadir di acara tersebut yaitu karena di bawah surat undangan nya tertuliskan tanda tangan yang sangat mereka kenali.


Yaitu tanda tangan Hiro waktu dulu sebagai Dewa Naga Synhak! Karena itulah mereka tidak berani untuk tidak datang, kalau sampai berani mengabaikan undangan dari penguasa Dewa Naga, maka kehancuran pada keluarga mereka akan terjadi di saat itu juga.


Ru Kang menjadi perwakilan dari istana untuk berbicara terlebih dahulu di depan semua orang setelah itu Ru Lan dan Ru Jian.


Kemudian yang terakhir adalah Hiro. Saat dirinya berdiri hanya sorak penyambutan biasa yang ia terima karena mereka belum tahu siapa pemuda tersebut.


"Siapa pemuda itu?"


"Mengapa ia terlihat sangat akrab dengan keluarga kerajaan?"


"Apa mungkin keponakan nya raja dan ratu?"


"Tidak mungkin, aku belum pernah mendengar tentang hal tersebut" ucap mereka bisik-bisik namun masih dapat di dengar oleh Hiro yang di tanggapi hanya dengan tersenyum saja.


"Pertama-tama perkenalkan namaku adalah Hiro Akame dari Kerajaan Es"


"Aku ucapkan selamat atas perayaan ke 100 tahunnya berdiri kerajaan Langit, semoga ke depannya terus berkembang dan maju pesat"


"Aku akan memberikan.."


SWOSHHH...


Kemudian muncul 10 peti besar di depan mereka semua.


"Itu hadiah dariku atas perayaan hari ini, semoga bisa membantu kemajuan kerajaan Langit" ucap Hiro kemudian duduk kembali dengan tenang tidak memperdulikan kehebohan yang terjadi para orang-orang di bawah sana.


***


Terimakasih buat teman-teman yang telah memberikan Like dan Vote nya serta memberikan RATING Bintang Lima, juga buat teman-teman yang telah berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat author lebih bersemangat dalam menulis novel ini.


Author doakan semoga sehat selalu buat para pembaca yang suka memberikan Like dan Komen, entah itu komentar positif ataupun negative.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2