Bereinkarnasi Bersama System

Bereinkarnasi Bersama System
Hak Khusus Menjaga Dunia Jiwa


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Kembalinya para pasukan kekaisaran dengan raut wajah kecewa dan tangan hampa membuat seluruh wilayah kekaisaran heboh.


Para rakyat banyak membuat spekulasi masing-masing tetapi setiap spekulasi mereka berisikan hal yang sama yaitu kekalahan pertama kekaisaran.


Banyak orang bertanya-tanya mengapa para pasukan kekaisaran kembali begitu saja, mereka seperti itu karena pihak kekaisaran tidak memberikan penjelasan sama sekali. Mereka memerintahkan untuk menutup mulut atas semua yang terjadi sebelumnya.


Setelah kembali ke istana, para pasukan di kumpulkan terlebih dahulu dan para jendral menyampaikan pesan bahwa apabila ada perintah selanjutnya maka mereka semua akan di beritahukan dan di panggil kembali.


Hiro yang akan kembali terpaksa harus mengikuti para jendral karena adanya pemberian hadiah yang sebelumnya di janjikan.


'Mungkin ini kesempatan…' pikir Hiro.


Ia dengan senang hati bersedia masuk ke dalam istana dan di bawa menuju ke ruangan pertemuan khusus dengan kaisar.


"Salam Yang Mulia, kami telah membawa orang yang bernama Huroi seperti yang anda perintahkan…" ucap jendral kedua yang membawa Hiro ke depan kaisar.


"Salam Yang Mulia…" seperti biasa Hiro memberi salam sederhana.


Kaisar sedikit terkejut dengan perubahan sikap Hiro tersebut, karena sebelumnya dia tidak seperti itu.


"Hey kamu?! apa yang kamu lakukan hah? cepat beri hormat yang benar!" ucap jendral kedua dengan tegas.

__ADS_1


Tetapi Hiro hanya menatapnya dengan tenang tidak mendengarkan nya sama sekali.


"Sudah biarkan saja… Namamu Huroi kan?" ucap kaisar.


"Benar Yang Mulia…" ucap Hiro.


"Menarik sekali, biasanya orang lain apabila bersikap seperti diriku maka keesokan harinya ia akan mengulang dari dunia ini tetapi aku biarkan karena khusus kepada mu saja kali ini" ucap kaisar.


"Ahh baiklah terimakasih" ucap Hiro.


"Baiklah mari ke poin utama pembicaraan kita… Sebelumnya aku menjanjikan akan memberikan penghargaan kan kepadamu? sebutkan lah apa yang kamu mau?" ucap kaisar langsung menuju ke inti pembicaraan.


"Hak khusus untuk menjaga perbatasan wilayah misterius" ucap Hiro.


"Maksudmu?" ucap kaisar mengernyit.


Jendral kedua sangat geram kepada Hiro yang seperti tidak menghormati kaisar sedari awal.


Hiro mengabaikan tatapan tajam jendral yang mengarah kepadanya karena ia sedang berpikir harus bagaimana dan melakukan apa, kalau kaisar menolak permintaannya itu.


"Baiklah aku akan berikan ijin tetapi dengan satu syarat...." Ucap kaisar.


Jendral kedua yang mendengarnya terkejut tidak menyangka bahwa kaisar akan mengijinkannya.

__ADS_1


Begitupun dengan Hiro, ia sebenarnya sudah menyiapkan kata-kata apabila kaisar menolaknya tetapi setelah mendengar jawaban tersebut Hiro pun menelan kembali perkataan yang akan di lontarkan.


"Apa syarat tersebut Yang Mulia?" Tanya Hiro.


"Mudah saja, kamu hanya perlu memberikan laporan rutin setiap hari tentang apa saja yang terjadi disana..... Ingat sekecil apapun harus di laporkan dan sampaikan kepadaku, terserah mau itu melalui surat atau apapun yang penting ada laporan masuk kepadaku, bagaimana apa kamu akan menerimanya?" Ucap kaisar.


"Tentu saja itu mudah sekali Yang Mulia, saya menerimanya" ucap Hiro tersenyum senang.


"Hahaha baiklah, sekarang kamu boleh pergi" ucap kaisar.


Hiro mengangguk dan langsung pergi dengan senang, akhirnya rencananya mulai berjalan secara bertahap.


Setelah kepergian Hiro, jendral kedua pun mendekat ke kaisar dan mempertanyakan kenapa kaisar mengijinkannya begitu saja.


"Kau ingin tahu?"


"Apabila di perbolehkan, mohon penjelasannya Yang Mulia" ucap jendral kedua.


"Sepertinya ada sesuatu yang di rencanakan oleh pria itu tetapi selagi tidak bertentangan atau mengganggu kita, maka aku tidak mempermasalahkannya jadi aku mengijinkannya hanya karena ingin melihat apa sebenarnya yang di rencanakan oleh pria tersebut dan jangan lupa perintahkan seseorang untuk mengawasinya setiap saat tanpa lengah sedikitpun!" Ucap kaisar.


"Baik Yang Mulia!" Ucap jendral kedua kemudian pergi meninggalkan kaisar seorang diri.


"Hahhh.... Sepertinya akan ada sesuatu yang menarik terjadi pada kekaisaran ini, setelah sekian lamanya akhirnya aku merasa semangat lagi dalam menjalani hidup" ucap kaisar saat setelah tidak ada seorangpun di ruangan tersebut.

__ADS_1


Ia menatap langit-langit ruangan dengan tatapan yang tidak dapat di artikan.


Setelah pergi dari istana, Hiro pun pergi ke penginapan yang telah di pesan oleh Tutu sebelumnya dan beristirahat sehari penuh.


__ADS_2