Bereinkarnasi Bersama System

Bereinkarnasi Bersama System
Sekte Elang Putih


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah menenangkan dirinya Hiro kembali melanjutkan perjalanannya menuju ke Sekte Elang Putih .


' Hmmmm Padahal aku telah menjadi pemimpin 2 dunia tetapi masih suka berpetualang ? Hahaha mungkin setelah menghancurkan kekaisaran Argadwija aku berhenti berpetualang sebentar ' Pikir Hiro .


" Ohh yah Yue tunjukan status ku ! " .


......................


>Nama : HIRO AKAME


>Level : Heavenly God 1 (?)


>Status :


- PENGUASA TANAH KULTIVATOR


- PENGUASA DUNIA ATAS ( Upperworld )


>Ras :


- God ( Dewa )


- Dragon ( Naga )


- Lucifer ( ½ Malaikat - ½ Iblis )


>Gelar :


- Pemilik System


- King of Destruction


- Dragon Lord


- Lord Human


>Job :


- Alkemist - Master Array


- Summoner - Necromancer


>Elemen :


- Void ( Kehampaan )


>Tipe Tubuh :


- Perfection


>Teknik/Skil :


- Penciptaan ( Creation )


>Poin Sistem : ∞


>Poin Pengalaman : 1.000/10.000.000


>Koin Emas : ∞


>Senjata :


- Pedang Penghancur Surga Dan Neraka(100%)


- Pedang Langit Suci (100%)


>Artefak :


- Gelang Mustika Naga

__ADS_1


- Gelang Kekacauan


>Penyimpanan :


- Kotak Hadiah Misteri (???)


- Kotak Hadiah Misteri Spesial (2)


- Kotak Hadiah Misteri Legendaris (1)


- Telur Misterius


>Partner/Beast Kontrak :


- Long Wang ( Raja Naga )


- Yuki ( Kura-kura )


- Raa ( Phoenix )


>Bawahan :


- Raphael ( Malaikat )


- Diablo ( Iblis )


- Rachel ( Dewa )


- Liya ( Elf )


- Gorgon ( Dwarf )


>Shop


......................


" Hahh … Padahal waktu pertama kali ku lihat status ku sangat singkat dan lemah, namun aku tidak menyangka akan menjadi sekuat ini " Ucap Hiro bernostalgia .


" Baiklah aku harus cepat menyelesaikannya agar aku bisa dengan tenang mencari Syarat untuk membentuk tubuh Yue dan mencari orangtua dari pemuda sebelumnya yang tubuhnya aku tempati saat ini ! " Ucap Hiro kemudian bergegas dengan lebih cepat .


Karena Hiro bergerak dengan cepat akhirnya ia sampai di wilayah timur .


" Pantas saja di sebut sekte Elang Putih karena disini banyak sekali burung Elang yang berwarna putih untuk di tunggangi " Ucap Hiro tersenyum .


Hiro berjalan menuju gerbang pintu masuk wilayah timur dan di periksa oleh prajurit penjaga dengan sopan dan ramah , Hiro diam-diam mengangguk karena sikap seperti inilah yang mencerminkan sekte aliran putih .


Setelah di periksa kemudian Hiro di perbolehkan untuk memasuki kota . Di dalam kota Hiro mencari penginapan dan restoran untuk mencari informasi tentang sekte Elang Putih .


Hiro menemukan restoran dan masuk memesan makanan kemudian ia duduk di meja yang di sudut ruangan untuk mendengarkan percakapan orang lain yang biasa nya adalah sebuah informasi yang berguna untuk Hiro .


Hiro menunggu dengan tenang hingga ada salah satu pengunjung bersama temannya sedang membicarakan sesuatu hal yang menarik.


" Apa benar yang kau katakan ? " Ucap nya .


" Benar … Sekte Elang Putih 3 hari kemudian akan mengadakan kompetisi penerimaan murid tahunan ! " Ucap rekannya tersebut .


" Bagaimana dengan persyaratan mengikuti nya ? " Tanya nya .


" Ku dengar persyaratan nya sederhana … Yang ingin mengikutinya harus masih belum mencapai umur 30 tahun " Ucapnya .


" Arghh aku lewat setahun baru kemarin aku berumur 31 tahun !!! " Ucap nya kesal . Dan di tertawakan oleh rekannya tersebut .


Hiro diam-diam tersenyum misterius mendengar informasi yang cukup berguna tersebut, ia mulai berpikir rencana apa yang harus di lakukan .


Hingga pesanan Hiro telah datang dan ia menikmatinya dengan tenang . Setelah makan Hiro menuju penginapan untuk beristirahat .


Setelah keesokan harinya Hiro yang terbangun di penginapan berencana untuk berkeliling kota untuk mencari tahu hal-hal yang ia dapat untuk melancarkan rencananya .


Hiro berencana untuk pergi ke sekte Elang Putih karena ' tidak mungkin kan ia mengikuti pertandingan penerimaan murid seharusnya Hiro menjadi Patriak bukan murid ' Begitulah pikir Hiro sepanjang jalan .


" Berhenti tuan … Mohon maaf sebelumnya tetapi ada keperluan apa tuan ke sekte Elang Putih ? " Ucap sopan penjaga .

__ADS_1


Hiro tersenyum dan melihat kan tanda pengenal Kamar Dagang Emerald .


" Aku hanya ingin bertemu Patriak untuk membicarakan sesuatu hal yang lumayan penting " Ucap Hiro .


Penjaga tersebut terkejut saat melihat lencana yang Hiro keluarkan karena lencana tersebut menunjukkan tanda bahwa Hiro adalah orang penting di Kamar Dagang Emerald .


" B-baik t-tuan mohon tunggu sebentar akan saya beritahukan terlebih dahulu kepada Patriak " Ucap penjaga tersebut .


Hiro hanya mengangguk dan menunggu dengan tenang .


***


Di suatu ruangan terdapat seorang pria paruh baya dan seorang gadis sedang mengobrol .


Tok… Tok… Tok


Suara ketukan pintu terdengar dan memperlihatkan sosok prajurit yang Hiro temui tadi .


" Ada apa dengan mu ? Kenapa seperti terburu-buru sekali ? " Ucap pria paruh baya tersebut .


" Di d-depan a-ada pemuda yang menunjukkan lencana ini tuan " Ucap penjaga tersebut menunjukkan lencana yang di maksud .


" Apa !!! Dia pasti orang penting dari Kamar Dagang Emerald ! Cepat suruh dia masuk … Tidak biar aku sendiri yang menyambut nya " Ucap nya .


" Ayah ada apa ? " Tanya gadis itu keheranan .


" Lihat lah nak … Lencana ini adalah lencana yang hanya di miliki oleh pemimpin Kamar Dagang Emerald yang berarti pemuda di depan adalah orang yang penting di Kamar Dagang Emerald " Jelas nya .


" Namun kenapa ayah repot-repot menyambut nya ? Biarkan saja dia datang kemari " Ucap gadis itu .


" Tidak boleh … Kita harus memperlakukannya dengan baik agar tidak menyinggung Kamar Dagang Emerald " Ucap nya kemudian berdiri dan pergi mengikuti penjaga tersebut .


***


Sedangkan Hiro saat ini sedang duduk di meja yang ia beli di toko sistem beserta makanan dan minuman yang hanya ada di toko sistem .


" Haha jadi seperti rasa makanan mahal di dunia ku dulu pantas saja harga nya selangit " Ucap Hiro senang dapat menikmati makanan pada saat di dunianya sebelumnya tidak dapat ia rasakan .


Beberapa saat kemudian Hiro merasakan hawa keberadaan mendekat dan ia melihat penjaga yang tadi pergi telah kembali bersama seorang pria paruh baya.


Hiro tersenyum dan menyambut nya, " Tidak kusangka Patriak sendiri yang mendatangi ku … Suatu kehormatan untuk ku " Ucap Hiro .


" Haha tidak perlu seperti itu tuan muda … Sudah sewajarnya saja menyambut kedatangan anda " Ucap pria paruh baya tersebut .


" Baiklah mari kita masuk terlebih dahulu tuan " Ucapnya kembali .


Hiro mengangguk dan mengikuti di belakang . Saat Hiro melihat kediaman Sekte Elang Putih , ia banyak sekali melihat para murid yang menunggangi elang dan adapula yang masih belajar menunggangi nya .


Para murid yang melihat kedatangan Patriak mereka dengan serempak memberi hormat dan mereka pun banyak sekali berbisik tentang menanyakan Hiro namun mereka tidak berani bertanya pada Patriak .


" Siapa pemuda yang bersama Patriak ? " Ucap seorang murid .


" Kau bertanya padaku ? Serius ? " Jawab temanya murid itu .


" Kau lihat tampan sekali pemuda yang bersama Patriak " Ucap seorang murid wanita .


" Cihh lebih tampan aku ! " Ucap murid pria yang iri .


Hiro mendengarkan semua yang mereka bicarakan namun ia tidak peduli hanya tersenyum menyapa balik para murid yang menyapanya dengan tersenyum.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Author Bener-bener Minta Maaf 🙏


Sibuk Banget Kemarin Kerja Sampe Jam 10 Malem Jadi Gk Ada Waktu Buat Menulis 🙏


Bagi Yang Nabung Bab Tolong Besok Di Baca Oke ?! Soal nya Untuk Meningkatkan Level Karya Author Biar Dapat Penghasilan 🙏


Kalian Pasti Ngerti Lah Bagaimana Kalau Kerja Kagak Dapat Penghasilan ? Jadi Mudah-mudahan Bulan Depan Author Dapet Penghasilan 🤲


Semoga Kalian Tetap Stay Di Karya Author Yg Serampangan Ini 🙏

__ADS_1


See You Next Up 👋


__ADS_2